Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
naga dan pengendalinya - jejak kakek jelan bagian 3


__ADS_3

episode 111


setelah beberapa saat di warung, Ardian dan teman-temannya melanjutkan perjalanan mereka ke rumah gerad untuk bertemu dengan paman azerd, lalu sesampainya di depan rumahnya.......


"ayo masuk saja, mungkin ayahku sekarang sudah pulang. " kata gerad sambil membuka pintu rumahnya.


setelah itu mereka semua pun masuk ke dalam rumah gerad, saat sudah didalam gerad pun memanggil ayahnya untuk keluar menemui mereka semua.


"ada keperluan apa kalian ingin menemui ku ?. " tanya paman azerd.


"ini saudara ku Ardian ingin meminta saran kepada paman. " jawab mbak ciria.


"saran. " ucap paman azerd.


"ya, begini, kami ingin..... " kata Ardian langsung dipotong oleh paman azerd.


"oohh, kau cucunya zenah ya. " ucap paman azerd dengan lantang memotong perkataan pembicaraan Ardian.


"eh. " ucap mbak ciria dengan ekspresi datar.


"begitulah ayahku. " kata gerad dengan pelan sambil membawa teh dan beberapa cemilan.


"kau sudah besar ya, kapan kau datang kesini ?. " tanya paman azerd dengan bersemangat.


"kemarin. " jawab Ardian.


"tunggu, Ardian kau masih ingat kan tujuan kita. " kata mbak ciria mengingatnya.


"oh, ya, paman..... " kata Ardian di potong lagi.


"tunggu sebentar, kau pasti ingin tahu kebenarannya Kakek mu jelan kan. " kata paman azerd langsung memasang ekspresi serius.


"kebenaran kakek. " ucap Ardian seketika terkejut


"ya, sepertinya sudah saatnya aku mengatakannya kepadamu, ayo kita bicarakan di luar. " ujar paman azerd.


kemudian mereka semua pun keluar dan duduk di teras rumah untuk membicarakan kebenarannya Kakek jelan itu.


"kebenaran apa yang dimaksud oleh kakek ku, paman ?. " tanya Ardian yang semakin penasaran.


"kebenaran tentang ketujuh naga yang merupakan belahan dari 1 naga tunggal. " jawab paman azerd dengan ekspresi serius.


"belahan 1 naga tunggal. " ucap mbak ciria sambil berfikir.

__ADS_1


"apakah kau mengetahui sesuatu, mbak ciria ?. " tanya Lena.


"sepertinya aku pernah mendengarnya, oh, itu ada di buku pribadi ayahku saat aku tidak sengaja menjatuhkan bukunya hingga terbuka. " jawab mbak ciria yang mengingatnya.


"hmp, sudah kuduga dia pasti akan mencatatnya. " kata paman azerd sambil tersenyum kecil.


"heh, paman kenal ayahku ?. " tanya Mbak ciria terburu-buru.


"tenanglah sedikit, mbak ciria. " kata Nizar.


"maaf. " ucap mbak ciria.


"tentu saja aku kenal, dulu, aku, ayahmu, dan ayahnya mizhura, kami adalah ksatria pelindung naga. " kata paman azerd.


"(aku tidak menyangka jika ayahku bisa ikut terlibat). " kata mizhura didalam hatinya dengan tenang.


"ksatria pelindung naga. " ucap mbak ciria.


"ya, itu adalah julukan tim yang dibentuk oleh ayahnya mizhura, nizuan, untuk melindungi jelan dan mencari misteri tentang naga yang ada didalam dirinya itu. " kata paman azerd.


"(kenapa ayahku yang menjadi dalangnya). " kata mizhura didalam hatinya dengan tenang.


"karena nizuan adalah sahabat dekatnya kakek mu, nizuan berusaha sangat keras untuk meneliti tentang naga dan mulai mempelajari teknik-teknik khusus untuk membantu Kakek mu itu, ya, kakek mu memang mengatakan berkali-kali jangan repot-repot dan berlebihan atau semacamnya, tapi nizuan tidak menyerah, dia terus membantu Kakek mu dengan tulus sampai akhir hayatnya. " kata paman azerd kemudian melihat ke arah mizhura.


"kuharap kau tidak membencinya. " kata paman azerd.


"lalu tentang ketujuh naga itu. " ucap Ardian.


"ya, ketujuh naga itu berasal dari satu naga tunggal yang ada di dalam dirinya kakek mu. " kata paman azerd.


"hmm, nenek ku bilang jika kakek ku sudah bisa mengendalikan naga nya dengan sempurna kan, kenapa tragedi naga itu terjadi paman ?. " tanya Ardian sambil berfikir.


"itu benar, tragedi naga itu terjadi karena sebuah kesalahan, itulah yang aku dengar, aku tidak tahu lebih rincinya, orang yang tahu pasti mengenai tragedi itu adalah nenekmu, saudarinya Nitin dan orang tuanya mizhura. " kata paman azerd dengan ekspresi serius.


"begitu ya, jadi apa yang paman tahu tentang tragedi naga itu ?. " tanya Ardian.


"ketujuh naga yang membelah itu, kau pasti sudah mendengarnya dari nenek mu kan. " kata paman azerd.


"ya, salah satu naga itu ada didalam diriku. " ucap Ardian.


"hmp, karena saat itu aku yang bertugas mencatat ketujuh naga itu, aku tahu siapa saja yang menjadi seorang pengendali naga seperti mu. " kata paman azerd sambil tersenyum kecil.


"benarkah, siapa saja paman ?. " tanya Ardian yang semakin penasaran.

__ADS_1


"baiklah, akan ku mulai dari naga yang ada didalam tubuh mu, kau sudah mengetahui jenis naga mu itu bukan. " kata paman azerd.


"ya, jenis naga yang ada didalam tubuh ku ini adalah naga api kan. " kata Ardian.


"benar, naga itu merupakan naga yang paling berat dan dialah yang menjadi dalang dari pemberontak oleh semua naga. " kata azerd.


"naga ini. " ucap Ardian seketika langsung terkejut setelah mendengar perkataan paman azerd.


"sepertinya kakek mu memberikan kepercayaan yang besar kepada mu sampai-sampai kau dijadikan seorang pengendali naga yang paling sulit dari yang lain, kau harus ekstra hati-hati Ardian, jangan sampai kau mengulangi kesalahan yang kami lakukan dulu. " kata paman azerd.


"aku akan memenuhi harapan kakek ku, karena itu aku akan terus mencari cara agar bisa menjadi pengendali naga yang sempurna seperti yang kakek ku lakukan dulu. " kata Ardian dengan ekspresi serius.


"baguslah kalau begitu, lalu selanjutnya, ada naga petir pengendalinya adalah saudaramu, aku lupa namanya, yang ketiga ada naga tanah pengendalinya adalah saudarimu Sheila, dia merupakan pengendali naga yang baru, lalu keempat ada naga air pengendalinya adalah adik kandung mu yang dibesarkan di sini, defa, dia juga merupakan pengendali naga yang baru karena tergolong anak-anak sama seperti Sheila, lalu kelima ada naga angin pengendalinya adalah seorang gadis yang umurnya hampir setara dengan ciria, maaf aku lupa namanya, lalu yang ke enam ada naga kegelapan pengendalinya adalah saudaramu yang umurnya juga setara dengan ciria atau mungkin lebih tua, aku juga lupa namanya, tapi dia saat ini sedang mengembara mengelilingi negeri untuk mengetahui kebenaran dunia ini itulah katanya, dia juga di temani oleh saudarimu yang menjadi pengendali naga angin itu, yang terakhir...... " kata paman azerd dengan ragu saat sampai di penjelasan akhirnya.


"yang terakhir apa paman ?. " tanya Ardian dengan penasaran.


"naga cahaya, sekarang ini masih belum ditemukan siapa yang akan menjadi pengendalinya, untuk saat ini naga itu masih dibiarkan didalam guci yang disegel itu. " kata paman azerd.


"ternyata sesulit itu ya. " kata Ardian.


"kau dengar kan Ardian, bukan kau saja yang menjalani hidup seperti mu, tetapi juga saudara dan saudari mu. " kata mbak ciria.


"ya, kau benar. " kata Ardian dengan ekspresi sedih.


"wah sudah sore ya, kalian menginap lah disini untuk semalaman. " ujar paman azerd saat melihat ke atas awan.


"heh, apa tidak masalah, bagaimana ini kak ?. " tanya Nizar yang panik sendiri.


"ya, kalo kita kembali bukankah itu jauh sekali, kita dari tadi hanya berjalan kaki kan. " jawab Ardian.


"Ardian benar, kakiku rasanya masih pegal ini. " kata mbak ciria yang mencari alasan.


"haduh, merepotkan. " ucap grane.


"tidak masalah kok. " kata gerad.


"bukankah sebaiknya kita terima saja tawarannya, kondisi kita juga begini kan. " kata Lena sambil membisiki grane.


"ya, baiklah, bagaimana lagi. " ucap grane.


akhirnya mereka semua pun setuju untuk menginap di rumah gerad untuk satu hari.


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2