
episode 34
"sebenarnya apa yang sedang aku lakukan tadi, ya sudahlah, daripada terus memikirkan nya lebih baik aku tidur saja. " kata Ardian langsung berbaring di tempat tidur nya.
tiba-tiba saja Ardian kembali ke alam bawah sadarnya dan bertemu kembali dengan naga yang disegel rantai di dalam tubuh Ardian.
"dimana aku, tunggu ini... " ucap Ardian dengan kaget melihat naga yang untuk kedua kalinya.
"sepertinya kau bisa kesini lagi, bocah. " ucap naga itu sambil tersenyum.
"kau, hei naga jelek, aku ingin bertanya kepadamu. " ujar Ardian.
"cih, siapa yang kau sebut dengan naga jelek, kau pasti ingin menanyakan kepadaku tentang kekuatan yang keluar dari kedua tangan mu saat battle itu kan ?. " kata naga dengan marah.
"bagaimana kau bisa tahu ?. " tanya Ardian.
"tentu saja aku bisa tahu, aku bisa melihatmu kemana saja karena aku terjebak di dalam tubuh mu ini, bocah. " jawab naga itu dengan marah marah.
"kalau begitu beritahu aku kenapa aku bisa mengeluarkan kekuatan sebesar itu. " kata Ardian sambil membentak naga tersebut dengan keras.
"bodoh, jika kau melepaskan rantai segel ini aku akan memberi tahu mu, bocah. " kata naga itu.
Ardian teringat pesan pamannya jika naga yang ada di dalam dirinya itu sangat berbahaya jika keluar, seketika itu Ardian tidak berani untuk mendekati segel rantai itu.
"ada apa bocah, apa kau takut !!. " ucap naga itu.
__ADS_1
"tidak, aku tidak akan melepaskan mu, jika kau lepas aku yakin kau akan menghancurkan seluruh kota kan. " kata Ardian sambil menunjuk naga itu.
"tentu saja, kau tidak tahu seberapa bencinya aku dengan para manusia rendahan seperti kalian, kalian para manusia hanya mementingkan kekuatan diri sendiri tanpa mempedulikan apapun, bahkan para monster harus terlibat dalam urusan manusia karena ketakutan, kami juga tidak peduli lagi dengan perdamaian !!. " kata naga itu sambil membentak Ardian dengan keras.
"kau beruntung ada di dalam diriku, sebenarnya impianku adalah mewujudkan perdamaian walaupun itu mustahil untuk sekarang. " kata Ardian.
"perdamaian dunia ?, konyol sekali, kau tidak akan mampu meraih itu semua di zaman ini. " kata naga itu sambil tersenyum.
"aku tidak peduli walaupun itu harus dibayar dengan nyawa, aku akan terus melangkah maju walaupun zaman sudah berubah. " kata Ardian dengan percaya diri.
"akan ku ingat kata kata mu itu, dengar, jika kau mati aku bisa bebas dari tubuhmu ini. " kata terakhir naga itu sebelum Ardian terbangun.
saat Ardian terbangun, hari sudah mulai gelap.....
"apa maksud dari jika aku mati naga itu bisa keluar dari tubuh ku. " kata Ardian yang baru saja bangun.
"sebenarnya kenapa benda itu ada di tubuh bocah ini, dasar orang itu !!. " kata naga itu dengan marah-marah.
-----------------------------------------
di malam hari, para guru mengadakan rapat di kerajaan kota zenai bersama raja api.
"apakah anda bisa menjelaskan semuanya ?. " tanya niver sensei yang kebingungan.
"aku akan menceritakan semua kepada kalian, tetapi jangan sampai ada murid yang tahu tentang ini, apa kalian sanggup menjaga rahasia ini. " kata raja api dengan tegas.
__ADS_1
"kami akan berusaha sebaik mungkin menjaga rahasia ini, jadi apa yang sebenarnya terjadi, tolong beri tahu kami raja api. " kata kepala sekolah dengan memohon.
"baiklah kalau begitu, sebenarnya aku menaruh batu enemble api di dalam hati Ardian. " kata raja api.
"apa ?, kenapa anda menaruh batu enemble itu di situ. " tanya niver sensei dengan heran.
"kalian pasti sudah tahukan, banyak orang yang mengincar batu enemble itu, termasuk dezo yang sudah di segel oleh sensei ku dulu. " kata raja api.
"tapi kenapa anda menyembunyikan batu enemble itu di anak itu. " tanya kepala sekolah.
"aku melihat anak itu mempunyai impian yang sangat besar, impiannya adalah mencapai kedamaian dunia. " kata raja api.
"kami semua tahu itu, tetapi apakah anda yakin mempercayakan batu enemble itu kepada anak yang bernama Ardian. " tanya Kirana sensei.
"tentu saja aku yakin, keinginannya itu seperti sensei dulu dan satu satunya pemimpin kota zenai yang berhasil mencapai perdamaian di daerah dataran stolama itu adalah rahardafa, pemimpin kedua kota zenai yang dapat membawa perdamaian walaupun hanya sebentar. " kata raja api.
"aku mengerti, jadi karena itu anda mempercayakan batu enemble itu kepada anak itu, apakah anda tahu resikonya. " kata kepala sekolah.
"tentu saja, aku yang akan mengawasinya, lagipula dia itu merupakan anak istimewa yang datang ke kota zenai ini, cepat atau lambat dia akan segera mengetahui batu enemble itu. " kata raja api.
"baiklah kita akhiri dulu rapat malam ini, terimakasih atas kerja sama nya, raja api. " kata kepala sekolah.
"oh, baiklah, sama-sama. " ucap raja api.
setelah semua guru sudah pulang ke rumah masing-masing, raja api masih memikirkan solusi untuk mencegah siapapun tahu keberadaan batu enemble api itu.
__ADS_1
"sepertinya aku harus mengawasinya untuk sementara ini. " kata terakhir raja api sambil meminum kopinya.
BERSAMBUNG.........