Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Cerita kecil konflik kota zenai


__ADS_3

episode 3


setelah menikmati 1 hari bersekolah ninja, di hari kedua niver sensei mengajak semua siswa siswi nya untuk pergi ke ruangan uji kekuatan, disana mereka akan menunjukkan seberapa hebat kekuatan yang mereka miliki, lalu disana juga ada pengawas yang menilai mereka nanti, sebelum dimulai uji coba kekuatan, niver sensei menenangkan mereka.


" harap semua tenang, di tempat ini kalian akan menunjukkan skill dan kemampuan kekuatan kalian, " kata niver sensei


seketika itu uji coba kekuatan pun dimulai dan Ardian mendapatkan urutan terakhir, sedangkan Nizar mendapatkan urutan pertama, uji coba kekuatan terus berlangsung sampai urutan terakhir yaitu Ardian, nyoren yang merupakan siswa satu kelas dengan Ardian, penasaran dan mengintip uji coba kekuatan yang dilakukan oleh Ardian di kaca, setelah mengintip Ardian, nyoren kaget dan merasa iri Ardian mempunyai kekuatan api,


"anak itu dia mempunyai kekuatan api !, itu adalah kekuatan yang sangat langka, dia itu sebenarnya siapa dan berasal dari suku apa ?, aku tidak mau kalah dari anak itu, walaupun sekarang kekuatan api nya masih kecil tetapi dia bisa menjadi ancaman buatku, aku bisa saja tersaingi oleh nya karena kekuatan nya itu " kata nyoren yang iri melihat Ardian.


setelah beberapa saat Ardian keluar dari ruangan uji coba kekuatan, lalu tiba tiba saja nyoren menyindir dan menghina nya.


"hey, kau sangat menyedihkan, mempunyai kekuatan api tetapi api kecil, untuk apa kau disekolah ninja ini, " kata nyoren dengan tertawa terbahak-bahak.


seketika itu semua siswa siswi melihat Ardian, Ardian yang di tertawakan oleh nyoren menahan emosi nya dan pergi ke kelasnya, niver sensei yang mengetahuinya langsung menegur nyoren.


"nyoren, kau sudah keterlaluan, perbaiki sikapmu itu, atau kau tidak akan naik kelas, "


kata niver sensei dengan marah

__ADS_1


"baiklah baiklah, hmmm, apa boleh buat, " kata nyoren dengan pelan


Ardian yang masih mengingat kata-kata yang diucapkan oleh nyoren merasa kesal dan merendahkan diri di kelasnya, tiba-tiba saja raja api yang tidak sengaja melewati ruangan kelas melihat Ardian yang sedang sendirian di kelasnya langsung menghampirinya.


"Ardian, kenapa kamu disini sendirian, bukankah seharusnya kamu ikut latihan uji coba kekuatan ?." kata raja api dengan heran.


"aku sudah selesai mengikuti tes tersebut, aku hanya sedang menentramkan hati disini. "


kata Ardian dengan ragu ragu


"apa karena nyoren ? " kata raja api


"aku tahu karena dia selalu melakukan kenakalan saat bertemu dengan orang yang ia tidak senangi, biar kuceritakan sedikit tentang dia, dulu saat perang kota zenai melawan kota bintang yang pertama sudah berakhir kami mengadakan perjanjian damai, 5 tahun kemudian, raja cahaya yang merupakan pemimpin kota bintang, menitipkan anaknya di kota zenai ini, untuk mendidiknya menjadi anak baik karena menurut ramalan dari nenek moyang mereka, suatu hari ada anak dari kota bintang yang akan dirasuki oleh kebencian dari nenek moyang mereka, karena nenek moyang mereka tidak senang dengan adanya perjanjian perdamaian dengan kota zenai, itu dikarenakan insiden kota zenai pada waktu dulu pernah membantai suku kota bintang, itulah mengapa nyoren dibenci oleh masyarakat kota zenai karena kelakuannya, sekarang kamu tahu kan kenapa nyoren begitu bersikap begitu, sebenarnya tidak kamu saja yang kesal dengannya tetapi teman temanmu juga merasakan hal yang sama denganmu, apa sekarang kamu mengerti ?. " kata raja api dengan serius.


"aku mengerti sekarang raja api, sekarang disekolah ninja ini aku akan belajar bersungguh sungguh, lalu aku akan mewujudkan perdamaian di seluruh kota dengan begitu tidak ada lagi pertengkaran atau konflik yang memicu perang di kota ini." kata Ardian dengan semangat.


lalu setelah mendengar kata kata Ardian, raja api hanya tersenyum mengejamkan mata dan keluar dari kelas, tiba-tiba saja bola kekuatan yang berbentuk bulat berapi keluar dari tangan raja api dan menuju ke dalam hati Ardian, Ardian tiba tiba saja merasakan hawa panas di hatinya lalu menghilang dengan sendirinya, Ardian tidak tahu apa yang terjadi, seketika itu niver sensei datang menghampiri Ardian.


"Ardian, maaf tentang kelakuan nyoren tadi, "

__ADS_1


kata niver sensei.


"tidak apa-apa sensei, itu tidak perlu dibahas."


kata Ardian dengan tersenyum.


lalu setelah pulang dari sekolah Ardian,Nizar, veysa,Opel,gicha dan mican pulang bersama.


"aku sangat tidak suka dengan kelakuan si nyoren itu " kata Opel dengan geram.


"sudahlah, itu tidak perlu dibahas, iyakan Ardian, " kata gicha


"emm, iya. " kata Ardian yang melamun.


"ada apa Ardian, kenapa kau melamun ? " tajya veysa


"emm, tidak ada apa-apa kok, " jawab Ardian dengan ekspresi datar.


lalu mereka semua berpisah di persimpangan jalan, saat sampai di rumah, Ardian pergi ke kamarnya dan berbaring di tempat tidur lalu melihat tangannya yang mengeluarkan bola api kecil, seketika itu dimalam hari Ardian membuka jendela kamarnya lalu melihat bintang bintang di langit yang sangat terang.

__ADS_1


BERSAMBUNG............


__ADS_2