
Episode 138
"ledakan nya lebih kuat dari sebelumnya. " ucap nurados yang terkejut saat melihat bebatuan yang menutupi mulut gua itu hancur berkeping-keping.
"apa yang sebenarnya terjadi didalam. " ucap gerad.
"ayo kita lihat. " ucap mbak ciria yang masuk kedalam gua.
sementara itu di dalam gua.........
"kita berhasil, nak, maksudku Ardian. " kata naga itu yang duduk kelelahan serta kehabisan tenaga.
"terserah saja, akhirnya kita berhasil mengalahkan iblis itu ya, walaupun dengan susah payah, aku tidak bisa membayangkan berapa banyak iblis yang sangat kuat seperti ini. " kata Ardian yang terbaring kelelahan dan tidak bisa berdiri untuk sementara waktu karena kehabisan tenaga.
"kakak !!. " teriak Nina yang datang menghampirinya.
"Nina, aku menepati janji ku, aku berhasil mengalahkan iblis itu, sekarang tidak ada yang mengincar mu lagi dan kita bisa pulang ke rumah dengan tenang. " kata Ardian.
"sepertinya sudah waktunya aku kembali kedalam tubuh mu. " kata naga api.
"hmp, padahal kau sudah bebas, tapi kau malah memilih untuk berada didalam tubuh ku. " kata Ardian sambil tersenyum kecil.
"aku sudah mendapatkan kebebasan yang melebihi apapun di dunia ini, bagiku bertarung bersama orang yang berharga adalah hal yang kuinginkan sejak dulu, aku merasa seperti pernah melakukannya tapi sekarang aku tidak mengingatnya. " kata naga api sambil memejamkan kedua matanya.
"begitu ya. tenang saja, kita akan selalu bertarung bersama apapun musuhnya kita akan menghadapinya bersama-sama. " kata Ardian dengan ekspresi tenang.
"hmp, itulah kata-kata yang kutunggu darimu, sepertinya aku akan tidur selama beberapa hari untuk memulihkan tenaga ku, kita tidak bisa berkomunikasi untuk sementara waktu ini. " kata naga api sambil tersenyum kecil lalu perlahan-lahan merubah dirinya menjadi seperti kabut.
"tidak masalah, aku akan baik-baik saja. " ucap Ardian.
"kalau begitu sampai jumpa lagi. " ucap naga api yang sudah menjadi gumpalan kabut kemudian masuk kedalam tubuh Ardian dengan perlahan-lahan.
"padahal kau berada didalam tubuh ku, tidak perlu juga mengatakan sampai jumpa lagi. " kata Ardian didalam hatinya.
"kakak, naga itu. " ucap Nina yang hanya diam saat melihatnya.
"ya, naga ku sudah kembali kedalam tubuh ku. " kata Ardian.
"berarti kakak sudah menjadi seorang pengendali naga sungguhan, wah, hebat sekali. " kata Nina yang sangat senang.
"benarkah. " ucap Ardian
__ADS_1
Nina hanya menunduk nunduk kan kepalanya sambil tersenyum.
tidak lama kemudian, mbak ciria dan yang lainnya sudah datang menemukan mereka berdua.
"Ardian, Nina, apakah kalian baik-baik saja ?. " tanya Mbak ciria yang datang menghampirinya dengan ekspresi khawatir.
"kami baik-baik saja, kak Ardian sudah berhasil mengalahkan iblis itu. " kata Nina.
"tidak mungkin. " ucap gerad yang terkejut saat mendengarnya dan hampir tidak mempercayainya.
"Ardian, bagaimana kau melakukannya ?. " tanya Alan yang penasaran.
"kak, Ardian, dia bertarung bersama naga nya. " kata Nina yang menjawabnya.
"Ardian, apakah itu benar ?. " tanya Mbak ciria yang masih ragu.
"aku takut jika kalian tidak percaya. " jawab Ardian.
"lihatlah, ini adalah bukti jika Ardian mengalahkan iblis itu bersama naga nya. " kata nurados yang mengambil jantung iblis yang tergeletak dan menunjukkannya kepada mereka semua.
"itu benar-benar jantung iblis. " ucap mbak ciria yang terkejut saat melihatnya.
"aku baik-baik saja, ibu, ayah, syukurlah kalian juga baik-baik saja. " jawab Nina dengan senang.
Ardian pun terharu dan ikut senang saat melihat Nina dan keluarganya bahagia bisa bertemu kembali, disaat itu semuanya pun ikut senang dan kekhawatiran langsung hilang seketika.
"kakek, nenek, aku sangat senang bisa menolong orang yang berharga, aku akan terus berlatih dan bertambah kuat hingga aku bisa mendamaikan dunia ini. " kata Ardian didalam hatinya sambil tersenyum dan terharu.
"terimakasih banyak, nak, kau sudah menolong anak kami yang sangat berharga, kami tidak tahu harus membalasnya dengan apa. " kata ayahnya Nina yang meneteskan air mata karena terharu.
"itu tidak perlu, aku sudah senang jika bisa menolong orang lain senang. " kata Ardian.
"kau memang anak yang baik nak, jarang sekali ada anak sebaik dirimu di seluruh dunia ini. " kata ibunya Nina kepada Ardian dengan terharu.
"mungkin karena keinginan ku untuk mendamaikan dunia ini yang membuat ku seperti itu. " kata Ardian.
"kami juga mendukung keinginan mu itu nak. " kata ayahnya Nina.
"sejak dulu kami juga berharap dunia bisa menjadi damai, karena itulah kami datang ke kota ini untuk tujuan menemui orang yang bernama jelan. " kata ibunya Nina.
seketika itu semuanya langsung terkejut saat mendengar perkataan ibunya Nina.
__ADS_1
"huh. " ucap Ardian yang terkejut saat mendengarnya.
"apakah kalian mengetahuinya ?. " tanya ibunya Nina saat melihat mereka semua terkejut.
"beliau adalah kakek ku dan beliau sudah meninggal 7 tahun yang lalu. " jawab Ardian dengan ekspresi resah.
"maaf aku bertanya hal yang berat ya, aku tidak tahu jika kau adalah cucu nya. " kata ibunya Nina yang membaca suasananya.
"tidak apa-apa. " ucap Ardian.
"ibu, selama ini aku tinggal bersama keluarga nya kak Ardian, mereka semua sangat baik kepada ku terutama nenek zenah, dia lah yang menyelamatkan ku saat dikejar oleh para pembunuh itu lalu beliau mengajak ku kerumahnya, merawat ku dengan baik dan lembut dan memperkenalkan ku kepada semuanya, tapi aku harus mengerjakan pekerjaan rumah agar bisa tinggal di sana, itu kesepakatan kami. " kata Nina.
"kami benar-benar tidak tahu harus membalasnya dengan apa, kalian sudah menjaga Nina dengan baik. " kata ibunya Nina.
"kalau boleh aku ingin selalu menjadi kakak nya yang merawat nya disini. " kata Ardian yang mengatakan permintaan nya itu.
"kakak. " ucap Nina yang sangat senang saat mendengarnya.
"kalau permintaan yang seperti itu, sepertinya hanya Nina yang bisa menyetujui nya, benarkan Nile. " kata ayahnya Nina.
"kau yakin hanya itu ?. " tanya ibunya Nina yang masih merasa kurang dengan permintaan Ardian.
"bagiku itu sudah lebih dari cukup, aku sudah bahagia mempunyai adik seperti Nina disini. " jawab Ardian dengan percaya diri.
"dasar Ardian. " ucap mbak ciria sambil tersenyum.
"dia memang seperti itu kan. " kata Alan yang ikut senang.
"baiklah, aku akan selalu menjadi adik mu. " kata Nina dengan percaya diri.
lalu tidak lama kemudian, nenek zenah datang bersama sekelompok pasukan ninja kota lesar didalam gua itu.
"semuanya, apakah kalian baik-baik saja ?. " tanya nenek zenah dengan ekspresi khawatir saat bergegas kedalam gua itu.
"nenek. " ucap Ardian yang terkejut saat melihatnya datang.
"kami mendengar sebuah ledakan yang tidak jauh dari sini beberapa saat yang lalu. " kata paman Yazerd.
kemudian mereka semua pun di evakuasi ke tempat pemulihan sontak gua itu pun langsung ditutup oleh pemerintah, nurados juga menyerahkan jantung iblis itu kepada paman Yazerd untuk diteliti, Ardian menceritakan semuanya yang terjadi didalam gua itu kepada neneknya saat di tempat pemulihan dan Nina bersama keluarganya itu juga menceritakan apa yang terjadi sebenarnya kepada nenek zenah,
BERSAMBUNG............
__ADS_1