
Episode 227
Ardian yang dalam perjalanan mencari paman Yazerd dengan diikuti oleh adiknya tepat dibelakangnya..........
"sudah kubilang aku saja kan yang mencari paman Yazerd. " kata Ardian.
"aku juga mengkhawatirkannya. " kata Nizar yang sedikit kesal.
Sementara itu garen dan beberapa pasukannya yang telah menemukan jubah hitam........
"cih, kita terlambat ya. " kata garen dengan ekspresi kesal saat melihat paman Yazerd yang sudah berlumuran darah.
"ternyata memang benar, dia adalah dalang di balik peperangan ini. " kata Venar yang juga kesal melihatnya.
"benar, akulah dalangnya, hmp, aku ragu kalian bisa menghentikan ku. " kata jubah hitam sambil tersenyum kecil.
"jangan sombong dulu, jubah hitam. " kata ezen tanpa ragu mengeluarkan pedang kekuatan es nya.
"kurasa aku bisa menguji kekuatan teleportasi ku yang sudah kudapatkan kembali. " gumam jubah hitam.
"berhati-hatilah, sepertinya dia merencanakan sesuatu. " kata garen yang terus mewaspadainya.
"merencanakan sesuatu ya. " ucap jubah hitam yang tiba-tiba saja berada dibelakang mereka.
saat mereka terkejut menyadarinya, mereka pun langsung melompat ke belakang menjaganya jarak.
"huh, cepat sekali. " ucap garen setelah melompat ke belakang menjaga jarak.
lalu saat jubah hitam menggunakan kekuatan teleportasi untuk kedua kalinya ia pun langsung menendang Ezen dan Azen dengan serangan mendadak muncul dari udara.
"akan ku beri tahu, kalian tidak akan bisa menghentikan ku. " kata jubah hitam lalu tertawa dengan jahat.
"tebasan cakar hitam !!. " ucap Venar menghempaskan pedangnya dan membentuk serangan jarak jauh dengan cepat ke arah jubah hitam.
disitu terlihat jubah hitam mengindari serangannya dengan mudah menggunakan kekuatan teleportasi nya.
"apakah hanya ini kemampuan kalian. " kata jubah hitam yang meremehkan mereka semua.
"mode bertarung petir kegelapan !!. " kata garen yang menggunakan kekuatan mode bertarungnya sehingga muncul sebuah aura petir kegelapan dari dalam tubuh nya.
"huh, petir kegelapan ya, kekuatan yang langka. " kata jubah hitam yang sedikit terkejut.
kemudian dengan cepat garen pun langsung menghilang seperti petir yang menyambar menyerang jubah hitam dengan kecepatan tinggi sehingga ia pun tidak mengetahui serangan itu dan terhempas ke belakang menumbangkan beberapa pohon dibelakangnya.
"hebat, serangannya bisa mengenai jubah hitam. " kata Ezen yang terkejut dan kagum melihatnya.
__ADS_1
"itulah kekuatan kapten yang sebenarnya, petir kegelapan. " kata Venar sambil tersenyum kecil.
"huh, kau mempunyai kartu as ya. " kata jubah hitam berdiri sambil mengusap darah yang keluar dari mulutnya dengan tersenyum kecil.
"bagaimana bisa, seharusnya serangan itu sangat efektif, tapi kenapa jubah hitam itu hanya menerima luka ringan, dia benar-benar seperti monster. " kata Venar yang terkejut melihatnya.
melihat itu garen pun langsung menyerangnya dengan tangan kosong, jubah hitam yang tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama pun menggunakan kekuatan teleportasi nya dengan sedikit lebih cepat dari sebelumnya, pertarungan itu pun terus berlanjut sampai tidak bisa dilihat dengan jelas oleh mata.
"kecepatannya benar-benar tidak normal. " kata Venar.
pada akhirnya garen pun menggiringnya agak jauh dari tempat sebelumnya dan beberapa luka pun di terima setelah berhenti sejenak mengambil nafas.
"huh, huh, huh, aku sudah hampir kehabisan tenaga, jika dilihat orang berjubah hitam itu tidak terlihat kelelahan sedikit pun, dia lawan yang berat. " kata garen dengan nafas yang terlihat kelelahan.
"ada apa, kau sudah kelelahan ya, akan ku akhiri ini dengan cepat. " kata jubah hitam yang dalam sekejap memukul tepat di perut garen sehingga terhempas kebelakang dengan sangat kuat.
"hmp, sudah selesai ya. " kata jubah hitam.
I--------------------------------------------I
beberapa saat kemudian sebelum jubah hitam mengambil kekuatan esper paman Yazerd, di sungai perbatasan kota bintang dengan kota zenai, pasukan satu dan pasukan tiga yang sedang dirawat oleh beberapa pasukan medis dari pasukan empat..........
"huh, apa yang terjadi ?. " tanya Sonik saat sudah sasarkan diri.
"sonik, kau sudah sadar ya, sepertinya kita sudah berhasil mengulur waktu. " kata Sonsu yang sudah sasarkan diri beberapa saat lalu.
"ya. " ucap Sonsu.
sementara itu setelah Niver Sensei dan Kirana Sensei mengubur mayat Sera Sensei.........
"tunggu, Kirana Sensei, ngomong-ngomong dimana iblis api itu ?. " tanya Niver yang baru saja teringat dan agak panik.
"dia tiba-tiba saja menghilang entah kemana setelah dikalahkan oleh Sera Sensei. " jawab Kirana Sensei yang khawatir.
"ini gawat. " kata Niver Sensei.
lalu dari luar, beberapa korban pasukan yang terluka, Sonsu yang secara kebetulan melihat sesosok iblis api yang mencoba melarikan diri yang tidak jauh dari situ.
"sonik, apakah kau sudah baikan ?. " tanya Sonsu dengan ekspresi serius.
"ya, kurasa begitu, sebagian tenaga ku sudah pulih kembali. " jawab Sonik.
"ikuti aku. " kata Sonsu yang langsung bergegas mengejar arah iblis api itu pergi.
"huh, kemana ?. " tanya Sonik yang agak terkejut saat Sonsu tiba-tiba saja menariknya.
__ADS_1
"aku melihat iblis api. " jawab Sonsu.
mendengar itu tanpa bertanya lagi sonik pun mengikuti Sonsu yang mengetahuinya itu.
setelah beberapa saat berusaha mengejarnya dari belakang..........
"iblis api, berhenti disitu. " kata Sonsu yang terus mengejarnya dari belakang.
"cih, jika kekuatan ku sudah pulih, aku mungkin bisa menyingkirkan mereka berdua dengan mudah, tapi untuk aku harus bergegas menemui jubah hitam untuk meminta ramuan penguat itu supaya aku bisa pulih kembali dalam sekejap dan melanjutkan balas dendam ku sebelum perang ini berakhir. " kata iblis api yang terus berlari mencari jubah hitam.
I--------------------------------------------I
lalu di waktu yang sama setelah jubah hitam baru saja mengalahkan garen, iblis api pun datang.
"akhirnya aku menemukanmu juga. " kata iblis api yang penampilannya sudah babak belur.
"kau sepertinya mengalami kesulitan tersendiri ya. " kata jubah hitam sambil tersenyum kecil.
"tidak ada waktu lagi, sekarang ini ada yang mengejar ku, cepat berikan ramuan penguat itu sesuai janji. " pinta iblis api yang terlihat terburu-buru.
Venar, Ezen, Azen dan pasukannya yang terkejut melihat iblis api datang itu.........
"itu iblis api, kenapa dia berada disini. " kata Venar yang hanya bisa kesal melihatnya.
"kita saja tidak bisa menghentikan jubah hitam dan sekarang muncul musuh kuat lagi. " kata Ezen.
"ini sudah berakhir. " ucap Azen yang terlihat pasrah.
Sonsu dan sonik yang akhirnya sampai di sana pun terkejut melihat jubah hitam itu........
"itu jubah hitam. " kata Sonsu yang langsung berwaspada saat melihatnya.
"sial, kita gagal mengejarnya ya. " kata Sonik yang terlihat kesal dengan dirinya sendiri.
jubah hitam pun mengeluarkan sebuah ramuan penguat dari balik jubahnya dan memberikannya kepada iblis api........
"aku tidak akan mengingkari janji ku, ini ambilah. " kata jubah hitam yang memberikannya sebuah ramuan penguat api.
setelah itu iblis api pun meminumnya, seketika luka di tubuh iblis api pun perlahan-lahan menghilang, tenaga nya juga pulih kembali dan kekuatannya juga bertambah kuat setelah mendapatkan efek dari ramuan itu dalam waktu tertentu.
"ini dia, dengan kekuatan ini aku bisa membalaskan dendam ku kepada kota zenai, aku akan menguasai kota zenai ini. " kata iblis api sambil tertawa terbahak-bahak.
"sebelum itu aku akan menghentikan mu. " kata raja api yang tiba-tiba muncul di Medan perang itu
"huh, raja api, aku akan mengalahkan mu saat ini juga. " kata iblis api dengan kobaran api yang mengelilinginya.
__ADS_1
"coba saja. " ucap raja api dengan ekspresi serius.
BERSAMBUNG..............