Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
masa kecil yang menyedihkan (prolog: masa lalu kakek jelan bab 17)


__ADS_3

episode 89


di sekolah ninja, deros sensei masih bertarung melawan anaki untuk menghalangi nya mengejar jaylain dan teman-temannya.


"jangan halangi aku !!. " teriak anaki sambil maju ke arah deros sensei dan hendak menusuknya menggunakan pisau.


saat anaki sudah dekat, deros sensei tidak menghindarinya tapi memegang tangan anaki yang membawa pisau.


"kenapa, kenapa !!. " teriak anaki dengan kesal.


"apakah kau sudah menyerah, tidak ada gunanya kau melakukan ini. " kata deros sensei yang masih menahan tangan anaki yang hendak menusuknya dengan pisau.


"kau tidak tahu, kau tidak tahu bagaimana rasanya memiliki kekuatan kutukan ini, lebih baik bunuh saja aku. " kata anaki dengan lantang.


"aku tidak akan membunuh murid ku sendiri, aku tidak peduli jika kau mempunyai kekuatan kutukan, hatimu adalah kunci untuk mengendalikan kekuatan mu itu, jika kau menggunakan kekuatan mu dijalan yang salah maka dirimu juga akan salah, sebaliknya jika kau menggunakan kekuatan mu dijalan yang benar maka diri mu juga akan benar, pada dasarnya dirimu lah yang menentukan, apakah kau akan tetap dijalan yang salah atau ingin kembali ke jalan yang benar. " kata deros sensei menasehatinya.


setelah mendengar perkataan deros sensei, seketika anaki langsung menjatuhkan pisaunya dan mengingat masa lalunya yang menyedihkan.


"apakah aku bisa berubah, orang yang dikutuk seperti ku, apa mungkin bisa. " kata anaki didalam hatinya dengan gemetar.


FLASHBACK


masa kecil anaki yang menyedihkan.....


suatu hari di taman, anaki di caci maki oleh anak-anak seumurannya karena mereka merasa aneh dengannya.


"dasar anak aneh, kenapa kau ada disini, pulang saja sana. " kata salah satu anak yang mencaci maki dirinya.


"kenapa, kenapa kalian sekejam itu kepada ku, aku hanya ingin ikut bermain, apa ada yang aneh dengan itu. " kata anaki dengan ekspresi kesal sambil meneteskan air matanya.


"heh, dasar cengeng, kami tidak ingin bermain dengan orang seperti mu, ayo semuanya kita tinggalkan dia. " kata salah satu anak yang mencaci maki dirinya kemudian pergi meninggalkan anaki sendirian sendirian.


lalu dari kejauhan seorang gadis yang melihat anaki yang dicaci maki hanya bisa melihatnya, setelah anaki sendirian di taman, gadis itu pun perlahan mendekati anaki yang sedang kesal dengan dirinya sendiri.


"kenapa, kenapa, apa ada yang salah dengan ku, aku hanya menginginkan seorang teman yang mengajakku bermain, apa teman itu sulit untuk didapatkan, apa dunia ini sekejam itu kepada ku. " kata anaki yang berbicara sendiri dengan kesal sambil duduk menutupi dirinya.


"hey, apakah kau baik-baik saja ?. " tanya gadis yang menghampirinya.


"siapa kau, apakah kau datang untuk menghina ku juga ?. " tanya anaki yang masih duduk menutupi dirinya.


"tidak, aku hanya khawatir saat kau di caci maki oleh mereka tadi. " kata gadis itu.


"baru pertama kali ada seseorang yang menghawatirkan ku, kenapa kau bicara dengan orang aneh seperti ku ?. " tanya anaki.


"menurutku kau tidak aneh, kau ingin berteman dengan seseorang kan. " jawab gadis itu.

__ADS_1


"ya, begitulah, pada akhirnya aku menjadi bahan cacian mereka. " kata anaki.


"kau pasti sangat menderita ya, tidak hanya kau saja di dunia ini yang merasakannya, aku yakin pasti masih ada seseorang yang peduli dengan mu. " kata gadis itu.


"apakah aku bisa menjadi teman mu ?. " tanya anaki yang masih menutup mukanya diantara kakinya.


"tentu saja, tapi sebelum itu tunjukkanlah dulu wajahmu. " pinta gadis itu.


"jika aku menunjukkan wajahku, apakah kau masih mau menjadi teman ku ?. " tanya anaki.


"apakah wajahmu seburuk itu untuk diperlihatkan, tidak apa-apa, aku tidak akan lari kok. " jawab gadis itu.


setelah itu dengan perlahan-lahan anaki menunjukkan separuh wajahnya dan melihat gadis itu.


"dia gadis yang imut, kenapa dia mendatangi orang seperti ku. " kata anaki didalam hatinya yang terkejut saat perlahan melihat gadis itu.


"wajahmu tidak buruk juga. " kata gadis itu saat melihat muka anaki.


"benarkah itu. " ucap anaki sambil menahan rasa malunya.


"oh aku belum memperkenalkan diri ku ya, namaku nisan, lalu namamu. " kata nisan memperkenalkan dirinya setelah mengangguk.


"anaki. " ucap anaki memperkenalkan dirinya.


"apakah dia adalah dewi yang menyelamatkan ku. " kata anaki didalam hatinya sambil mengulurkan tangannya.


"kalau begitu ayo kita bermain. " kata nisan sambil menarik tangan anaki dan mengajaknya bermain.


hari-hari sudah berlalu sampai mereka berdua sudah bersama selama 1 bulan, lalu munculah sebuah kejadian yang tidak terduga, saat mereka berdua sedang bermain di taman, tiba-tiba saja mereka didatangi oleh anak-anak yang mencaci maki anaki dulu.


"hey, bermainlah bersama kami. " kata anak yang mencaci maki anaki dulu mengajak nisan untuk bermain bersama mereka.


"sungguh. " ucap anaki dengan ekspresi senang.


"siapa yang mengajakmu, kami hanya mengajaknya, lagipula kau tidak pantas untuk bermain berdua dengannya. " kata anak salah satu teman anak yang mencaci maki anaki.


"tidak, aku hanya ingin bermain dengan anaki. " kata nisan sambil bersembunyi di belakang anaki.


"nisan. " ucap anaki dengan terrharu setelah mendengar perkataan nisan.


"cih, kenapa kau bermain dengan anak aneh seperti dia. " kata anak yang mencaci maki anaki.


"jika nisan tidak mau, jangan memaksanya. " kata anaki dengan ekspresi serius.


"heh, jangan sok keren !!. " kata salah satu anak yang mencaci maki anaki sambil memukulnya pipinya.

__ADS_1


lalu saat dipukul anaki terhempas dan jatuh ke tanah dengan keras sehingga kepalanya terbentur dan membuatnya berdarah, nisan yang melihatnya langsung menghampiri anaki yang sedang terluka itu, lalu anak-anak yang mencaci maki anaki langsung pergi meninggalkan mereka begitu saja.


"anaki, bertahanlah. " kata nisan yang mengobatinya dengan kekuatannya.


"nisan, kau bisa menyembuhkan. " kata anaki yang terkejut karena baru pertama kali melihatnya menggunakan kekuatannya.


"sebenarnya aku mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan seseorang tapi aku baru saja belajar dan belum terlalu ahli. " kata nisan sambil tersenyum.


"begitu ya, kurasa kau sudah cukup hebat untuk menyembuhkan seseorang. " kata anaki.


"heh. " ucap nisan dengan ekspresi terkejut.


"lihat, pendarahan ku sudah terhenti. " kata anaki.


"kau benar. " kata nisan saat melihatnya baik-baik.


"sebenarnya selama ini aku mempunyai kutukan. " kata anaki dengan ekspresi gelisah.


"kutukan. " ucap nisan dengan terkejut.


"aku sangat ingin menghilangkan kutukan ku ini tapi aku belum menemukan caranya. " kata anaki dengan ekspresi resah.


"darimana kau mendapat kutukan ?. " tanya nisan.


"mungkin saat kekuatan ku bangkit, dulu ayahku juga mempunyai kutukan yang sama saat kekuatannya bangkit, kekuatan yang mengerikan, aku selalu bermimpi buruk saat itu tapi kau sudah menyelamatkan ku waktu itu. " jawab anaki.


"benarkah, lalu apa type kekuatan mu ?. " tanya nisan.


"kegelapan. " jawab anaki dengan pelan.


"oh kegelapan ya. " ucap nisan dengan tenang.


"kenapa kau tidak sedikitpun takut, padahal aku sangat ketakutan dengan kekuatan ku sendiri, aku takut jika suatu saat nanti kekuatan ku akan membawaku kedalam jalan yang salah. " kata anaki dengan terkejut.


"hmm, hatimu lah yang bisa mengendalikan kekuatan mu, untuk apa kau takut jika kau masih berada di jalan yang benar, dan juga aku akan selalu bersama mu jadi kau tidak perlu takut. " kata nisan sambil tersenyum.


"nisan, kukira kau akan menjauhi ku jika aku mengatakan yang sebenarnya kepada mu. " kata anaki dengan lega.


"aku senang jika kau jujur, aku menerima temanku apa adanya jadi tidak perlu merasa khawatir. " kata nisan.


"nisan, terimakasih sudah menemani ku selama ini. " ucap anaki dengan terharu sambil meneteskan air matanya.


setelah kejadian itu bertahun-tahun yang lalu, akhirnya tibalah saat dimana anaki jatuh kedalam kegelapan karena diancam oleh seseorang yang mengetahui kutukannya.


BERSAMBUNG...........

__ADS_1


__ADS_2