Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Teknik baru serangan pemungkas


__ADS_3

Episode 225


berlanjut paman Yazerd yang bertemu jubah hitam di tengah hutan...........


"katakan, siapa kau sebenarnya ?. " tanya paman Yazerd yang terus mewaspadainya sambil menodongkan pedang tepat dibelakang jubah hitam.


"jika paman mengingat hawa kekuatan ku baik-baik harusnya paman sudah mengetahuinya. " kata jubah hitam sambil tersenyum kecil.


"hawa kekuatan mu memang tidak asing, kekuatan ini......, jangan-jangan kau..... " kata paman Yazerd perlahan-lahan mengingat nya saat merasakan hawa kekuatan yang tidak asing itu.


"huh, akhirnya kau mengingatnya ya, paman. " kata jubah hitam tersenyum kecil menunjukkan taring gigi nya.


"ya, aku mengingatnya, tidak salah lagi, kau, Cronus, sang naga kegelapan. " kata paman Yazerd dengan ekspresi serius.


"sudah lama sekali tidak mendengar orang menyebut namaku., benar, aku adalah Cronus, sang naga kegelapan. " kata jubah hitam yang terlihat bersemangat.


"kenapa kau bisa berada disini, bukankah seharusnya kau sudah diasingkan dan dibuang ke dalam penjara kehampaan ?. " tanya paman Yazerd yang terheran-heran.


"kau benar paman, aku seharusnya berada di sana setelah kakek jelan menyegel ku di tempat itu, saat aku terlelap dalam keputusasaan, aku bertemu seorang iblis yang akhirnya membebaskan ku dari tempat itu, sekarang ini aku datang untuk membalas dendam, setelah aku menemukan naga kegelapan yang sudah diambil kakek, aku akan mengacaukan dan menghancurkan dunia ini, dengan begitu, semua orang akan tahu bagaimana rasanya penderitaan yang sebenarnya. " kata jubah hitam sambil tertawa dengan jahat nya.


"kau memang tidak berubah ya, buka mata mu dan sadarlah, ambisi mu itu bisa merusak dirimu sendiri. " kata paman Yazerd yang berusaha menasehatinya.


"berisik, paman, beritahu aku dimana naga kegelapan yang sudah kakek rebut dariku. " kata jubah hitam yang menoleh ke belakang dengan ekspresi menakutkan.


"aku tidak akan memberitahu mu, lagipula naga kegelapan itu dari awal adalah milik kakek mu, tidak masalahkan jika beliau mengambilnya kembali. " kata paman Yazerd dengan ekspresi serius.


"begitu ya, baiklah, akan ku cari sendiri naga kegelapan itu dimana pun berada, tapi sebelum itu aku akan mengambil kekuatan milik paman terlebih dahulu. " kata jubah hitam sambil tersenyum kecil.


mendengar itu paman Yazerd pun langsung melompat ke belakang menjaga jarak dengan jubah hitam.


"aku tidak akan membiarkan mu mendapatkan kekuatan ku. " kata paman Yazerd dengan ekspresi serius.


"hmp, apakah paman bisa melawan ku. " kata jubah hitam mengeluarkan cakar hitam dari tangannya.

__ADS_1


kemudian keduanya pun bertarung, dengan ambisi nya jubah hitam bersikeras bertarung melawan paman Yazerd untuk merebut kekuatan teleportasi nya, Sementara itu dilain tempat, Ardian dan Zahra yang masih berusaha menghentikan nyoren.............


"Ardian !!!. " teriak nyoren menembakkan laser cahaya ke arah Ardian dengan membabi buta.


tidak lama kemudian akibat melewati batas penggunaan laser cahaya, telapak tangan nyoren pun mulai mengeluarkan asap dan membuat tangannya kaku, melihat kesempatan itu Ardian pun menyuruh Zahra menyerang sesuai dengan rencana, Ardian secepat mungkin berlari ke arah nyoren dengan tangan kosong sementara Zahra menangkap nyoren dengan kekuatan bayangannya.


"Ardian aku sudah berhasil menangkapnya. " kata Zahra saat berhasil menangkap nyoren dengan tangan bayangan yang muncul tanpa disadari dibawah kaki.


"cih, jangan mengganggu !!. " kata nyoren yang berusaha keras memberontak.


"cepatlah, Ardian. " kata Zahra yang berusaha keras mempertahankan tangan bayangan nya.


"baiklah, nyoren, sadarlah !!. " teriak Ardian sambil melompat ke arah nyoren dengan mengepalkan kedua tangannya yang dilapisi oleh api.


saat pukulan Ardian hampir mengenai nyoren tiba-tiba saja cahaya terang membuat Ardian terhempas ke belakang, tanpa disadari Ardian hanya menghancurkan perisai cahaya nyoren yang aktif dengan sendirinya, Zahra yang menahannya pun juga ikut terhempas ke belakang dan tangan bayangan yang mengikat nyoren juga seketika lenyap.


"cih, kukira serangan tadi bisa mengakhirinya, tidak ku sangka ada sesuatu yang melindunginya. " kata Ardian yang mencoba untuk berdiri setelah terhempas ke belakang.


"apa itu tadi ?. " tanya jaylain yang melihatnya terheran-heran.


"itu adalah perisai cahaya yang muncul saat ada bahaya yang mendekat, pemicunya adalah serangan fisik, tapi perisai itu hanya sekali pakai dalam sehari, setelah dihancurkan perisai itu akan meregenerasi sedikit demi sedikit, kenapa aku baru mengingatnya ya " jawab Vana yang baru saja teringat.


"(berarti perisai itu sama seperti ku ya, hanya aktif saat ada bahaya serangan fisik yang kuat). " kata Zahra yang bisa melihat perisai bayangannya sendiri walaupun agak samar-samar.


"Ardian, kita selesaikan sekarang !!. " kata nyoren dengan mencharge kekuatan cahaya nya dan perlahan-lahan membentuk bola cahaya yang semakin besar dan kuat.


"ini gawat, dalam posisi ini aku tidak bisa menghindari serangannya. " kata Ardian yang tidak bisa melakukan apapun dengan kondisi nya setelah baru saja terhempas kebelakang.


"coba saja hindari ini, bola cahaya raksasa penghancur !!. " kata nyoren melemparkan bola cahaya raksasa itu ke arah Ardian dengan kecepatan penuh.


Ardian yang tidak bisa menghindari nya pun terkena serangan itu dan seketika ledakan pun terjadi, membuat beberapa area hutan pepohonan menjadi tumbang.


"Ardian !!. " teriak Zela.

__ADS_1


"kali ini kau pasti hancur Ardian, sekarang tidak ada seorangpun yang bisa menghalangiku. " kata nyoren lalu tertawa dengan jahat nya.


"aku pasti akan menghentikan mu. " kata Ardian yang masih berdiri dengan penuh luka.


"tidak mungkin, bagaimana bisa kau bertahan dari serangan cahaya penghancur ku itu, seharusnya kau sudah hancur, aku melihat mu dengan jelas terkena tepat serangan itu. " kata nyoren yang terkejut dan terheran-heran melihatnya.


"kau benar, aku tidak bisa menghindari serangan mu itu, sejujurnya aku juga sempat heran kenapa bisa bertahan, tapi sekarang aku sudah mengetahui jawabannya. " kata Ardian yang tiba-tiba saja mengeluarkan aura merah api menyala dari dalam tubuhnya.


"hey, lihat itu. " kata Zahra yang terkejut saat melihatnya.


"kekuatan itu. " ucap jaylain yang juga terkejut.


tidak lama kemudian, aura merah dari dalam tubuh Ardian pun membentuk wajah naga api yang membara.


"sekarang giliran ku untuk menyerang, Pusaran kobaran api tingkat tinggi !!. " kata Ardian dengan seluruh kekuatan yang dimilikinya menciptakan teknik baru kobaran api yang memiliki pusaran dalam bola api.


"itu teknik baru. " ucap Zela.


"ini tidak mungkin, bagaimana dia bisa sekuat itu, apakah ini tekadnya. " kata nyoren yang perlahan-lahan mundur dengan ekspresi ketakutan.


"UltraSonic !!. " teriak Ardian saat melemparkan pusaran kobaran api itu seperti bola menuju ke arah nyoren.


nyoren yang hendak melarikan diri pun terkena telak serangan itu dan membuatnya jatuh ke tanah dengan beberapa tubuhnya yang hangus tetapi tidak terlalu parah, Ardian sengaja mengarahkan nya ke tanah agar tidak membakar nyoren, setelah itu Ardian pun tergeletak lemas tak berdaya dan pingsan kehabisan tenaga, Zela, jaylain, dan Zahra pun langsung menghampirinya.


sementara itu Vana menghampiri kakaknya yang sudah kalah telak itu.


"kakak, bertahanlah. " ucap Vana yang berusaha menyembuhkannya perlahan-lahan.


"ternyata begitu ya Ardian, aku sudah mengerti sekarang, Vana, maaf tidak bisa melindungi mu. " ucap Nyoren sambil tersenyum sebelum pingsan.


"dengan ini semoga kakak bisa sadar. " ucap Vana sambil memeluk kepala kakaknya itu.


BERSAMBUNG.............

__ADS_1


__ADS_2