Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Keputusan dan permintaan egois dari seorang nenek kepada cucu nya


__ADS_3

Episode 207


FLASHBACK........


Sebelum kembali ke desa, neneknya sempat berbicara dengan Zahra empat mata.


"Zahra. " panggil neneknya yang melihat Zahra seperti sedang melamun.


"nenek, ada apa ?. " tanya Zahra yang sempat terkejut saat neneknya memanggil namanya.


"kelihatannya kau memiliki sebuah masalah lain ya. " ucap neneknya sambil tersenyum kecil.


"nenek, setelah semua ini, desa benar-benar sudah kembali damai kan. " kata Zahra dengan ekspresi gelisah.


"ya, tentu saja, ini karena perjuangan mu yang panjang bersama teman-teman mu, sekarang kedamaian sudah ada ditangan kita, entah itu bisa lebih lama atau sementara, kita belum tahu pasti, karena itu nenek punya permintaan yang terakhir kepadamu. " kata neneknya.


"permintaan yang terakhir, kenapa terakhir ?. " tanya Zahra yang sempat terkejut saat mendengar permintaan neneknya itu.


"karena nenek ingin melihat mu menjadi lebih kuat dan berkembang diluar sana, mengetahui hal yang belum kau ketahui sebelumnya, jika kau terus berada di sini, kau tidak akan bisa berkembang. " jawab neneknya Zahra.


"jadi nenek ingin aku mengembara, begitu. " ucap Zahra dengan ekspresi serius.


"tidak, kau cukup mengikuti saja arah pemuda yang membantumu itu, aku yakin jika kau berada disampingnya, kau akan jauh lebih berkembang. " kata neneknya Zahra sambil memejamkan matanya.


"sejujurnya itu juga keinginan egois ku, tapi aku tidak bisa meninggalkan nenek, aku tidak ingin kejadian itu terulang kembali. " kata Zahra sambil meneteskan air matanya saat mengingat masa lalunya itu.


"tenanglah Zahra, kau harus bisa menghadapi masa lalu mu dari sekarang, masa lalu biarlah berlalu, masa sekarang pikirkanlah kedepannya, nenek akan selalu menunggu mu kembali, kembali ke desa dengan badan tegak serta pandangan yang luas, aku ingin kau mewujudkannya. " kata neneknya yang meminta keegoisan nya itu.


"tapi siapa yang akan melindungi kalian, desa dan kota ini ?. " tanya Zahra yang masih ragu.


"kami akan melindungi diri kami sendiri, nenek hanya ingin melihat cucunya tumbuh berkembang dewasa, itulah keinginan egois nenek. " kata neneknya yang matanya terlihat berkaca-kaca itu.


"nenek tidak adil, bagaimana bisa aku menolak permintaan nenek jika sudah seperti ini. " kata Zahra yang juga meneteskan air matanya.


"Zahra, pergilah bersama mereka, serta ajaklah teman-teman mu ke dunia luar sana, nenek akan selalu menunggu mu. " kata neneknya sambil memeluk Zahra dengan erat.

__ADS_1


setelah itu Zahra pun sudah membulatkan tekadnya demi memenuhi permintaan egois dari neneknya itu.


"(nenek, aku pasti akan kembali, karena itu, aku akan mengabulkan permintaan nenek). " kata Zahra didalam hatinya sambil memeluk neneknya dengan erat.


setelah itu Zahra pun memberitahukan nya kepada teman-temannya yang akan ikut dengan nya secara diam-diam agar tidak diketahui oleh Ardian dan teman-temannya.


I--------------------------------------------I


Zahra setelah mengusulkan solusi kepada mereka..........


"dark eclypse. " ucap Ardian.


"dark eclypse tingkat ekstrim, jangan bilang kau akan memaksakan dirimu untuk membawa kami semua ke pulau itu kan " kata Zela dengan ekspresi serius.


"kau mudah sekali menyadarinya ya. " ucap Zahra sambil tersenyum kecil.


"ternyata memang benar ya. " ucap Zela sambil memejamkan matanya dengan ekspresi tenang.


"karena itu aku punya satu permintaan egois ku kepada kalian. " kata Zahra dengan ekspresi serius.


"katakanlah. " ucap Zela sambil membuka matanya perlahan-lahan.


"aku dan teman-temanku akan ikut bersama kalian dengan tujuan mengembara. " kata Zahra yang sudah membulatkan tekadnya.


setelah mendengar permintaan Zahra itu, Ardian dan teman-temannya pun langsung terkejut.


"kau serius ?. " tanya Zela.


"ya, aku sangat serius. " jawab Zahra.


"aku dan teman-temanku sudah memutuskannya, kami ingin mendapatkan pengalaman diluar sana. " kata Seina yang mewakili teman-temannya berbicara.


"bagaimana kak stalker, kak saula dan kak bendow ?. " tanya Alan.


"kurasa itu akan menjadi sebuah pengalaman yang bagus untuk mereka. " jawab stalker yang langsung tanpa basa-basi.

__ADS_1


"kupikir itu juga bagus. " ucap bendow.


"aku tidak mempunyai alasan untuk menolak. " ucap saula dengan ekspresi tenang.


"jadi sudah diputuskan ya, baiklah, kami akan mengabulkan permintaan mu itu, aku yakin raja api pasti bisa menerima nya.. " ucap Ardian sambil tersenyum.


saat mendengar nama raja api tiba-tiba saja Legis langsung memasang ekspresi khawatir.


"ada apa Legis ?. " tanya Opel yang berada disampingnya.


"tidak, tidak ada apa-apa, kupikir juga begitu, ayah pasti bisa menerima nya. " jawab Legis yang sempat terkejut saat Opel memanggilnya.


setelah pembicaraan itu mereka semua pun langsung menuju tepi pantai, dari situ terlihat samar-samar pulau yang pertamakali mereka datangi saat memulai menjalankan misi penyelamatan.


"baiklah, akan ku gunakan dark eclypse dari sini. " kata Zahra yang perlahan-lahan mengeluarkan aura kegelapan pekat dari dalam tubuhnya dan membuat sebuah lingkaran yang ukuran nya agak lebih besar dari sebelumnya.


"jangan terlalu memaksakan diri mu, Zahra, aku tahu tubuhmu tidaklah sekuat kekuatan mu, kau pasti sangat kesulitan dan menderita ya, menampung kekuatan kegelapan yang sangat besar didalam tubuh mu seorang diri. " kata Zela yang berada didekat Zahra.


"terimakasih sudah menghawatirkan ku, aku sudah lama ingin mengeluhkan hal ini kepada seseorang, tapi aku tidak ingin seseorang membenci ku karena kekuatan ku ini. " kata Zahra sambil menfokuskan kekuatan nya itu.


"kak Razord, kembalilah kapanpun yang mau mau, aku akan terus menunggu mu. " kata Kana meneteskan air matanya serta melambaikan tangannya.


"jagalah dirimu, Kana. " ucap razord sambil tersenyum kecil.


saat cahaya di lingkaran itu hendak memindahkan mereka, Zahra sempat membuka matanya dan melihat neneknya yang melambaikan tangan ke arahnya, melihat itu Zahra pun meneteskan air matanya, seketika cahaya menyilaukan mereka dan perlahan-lahan menghilang setelah mereka sudah berpindah tempat dengan menggunakan dark eclypse tingkat ekstrim milik Zahra itu, lalu cahaya itu pun memindahkan Ardian dan teman-temannya ke tepi pulau itu dalam 4 detik, setelah berhasil menggunakan kekuatannya, Zahra pun lemas dan hampir jatuh, beruntung Zela yang berada didekatnya pun langsung menangkapnya sebelum jatuh ke tanah.


"sepertinya berhasil. " ucap Seina.


"tunggu, bukankah hutan yang ada di gunung ini luas, kita tidak mempunyai banyak waktu, dimana kita harus mencari portalnya ?. " tanya Opel yang agak panik.


"kalau itu tenang saja, aku dan gacha sudah menandai jalannya dengan memberi petunjuk di setiap pohon didekatnya, ayo semuanya ikuti aku. " kata Legis yang memimpin perjalanan nya ke arah portal itu.


lalu setelah mendaki bukit dan masuk ke hutan, mereka pun bergegas mengikuti jalan yang sudah ada petunjuknya dibuat oleh Legis sebelumnya itu, saat sampai di ujung petunjuk, mereka semua pun terkejut saat melihat lubang portal itu yang sedikit demi sedikit kabur dan hendak menghilang.


"gawat, kita harus segera masuk. " ucap Legis yang langsung panik saat melihat keadaan lubang portal nya perlahan-lahan hendak menghilang.

__ADS_1


BERSAMBUNG............


__ADS_2