
episode 96
lalu beberapa saat kemudian setelah kakek tua yang tinggal di gua itu menceritakan apa yang terjadi dengan anaknya kepada nizuan kecil, akhirnya mereka berdua pun keluar dari ruangan itu, terlihat anak dari kakek tua itu yang wujudnya menyerupai iblis sedang termenung di depan pintu gua sambil melihat ke atas awan.
"dia sudah beberapa tahun termenung seperti itu setelah dirinya menjadi iblis, yang aku takutkan adalah jika suatu saat dia kehilangan cahaya, dengan mudah dia akan jatuh kedalam kegelapan, untuk saat ini hati dan pikirannya lah yang membuatnya bisa mengendalikan dirinya. " kata kakek tua itu dengan ekspresi gelisah.
setelah mendengar perkataan kakek tua itu, nizuan kecil memberanikan diri untuk menghampiri anaknya yang berwujud iblis itu dan mengajaknya berbicara.
"hey, terimakasih sudah menyelamatkan ku di tengah hutan yang gelap tadi. " ucap nizuan kecil kemudian duduk di dekat anaknya Kakek tua itu yang sudah berubah menjadi iblis.
"tidak masalah, aku hanya kebetulan lewat tadi dan tiba-tiba saja kau melempar batu ke arah ku. " kata anaknya Kakek tua itu sambil melihat nizuan kecil dengan ekspresi menakutkan.
"aku minta maaf soal itu, aku hanya kaget tiba-tiba saja semak-semak itu bergerak, kalau boleh tahu, siapa namamu ?. " tanya nizuan kecil.
"nezon. " jawabnya dengan ekspresi tenang memperkenalkan dirinya.
"namaku nizuan, aku sudah mendengar banyak tentang mu dari ayahmu saat di ruangan tadi. " kata nizuan kecil memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya dan mengajaknya berjabat tangan.
nezon pun menjabat tangan nizuan dengan kaku, setelah itu mereka berdua pun mengobrol sampai larut malam, lalu di pagi harinya saat nizuan kecil bangun tidur dan menuju ke depan ruangan dia terkejut melihat kakek tua itu tergeletak berlumuran darah.
"sebenarnya apa yang terjadi, siapa yang melakukan ini. " ucap nizuan kecil dengan terkejut dan panik saat melihat kakek tua itu.
"tentu saja aku. " ucap nezon yang bersembunyi didalam kegelapan sambil tersenyum kecil.
"kenapa kau melakukan ini, kukira kita teman. " kata nizuan kecil melihat ke arah nezon dengan panik.
"hmp, teman..... " ucap nezon kemudian tiba-tiba saja kepalanya pusing dan muntah darah.
"nezon. " ucap nizuan kecil dengan panik dan khawatir.
"nizuan, larilah, aku sudah tidak bisa mengendalikan diriku lagi, iblis yang ada didalam diri ku ini sudah hampir bangkit. " kata nezon dengan lantang sambil memegang kepalanya.
__ADS_1
"aku tidak akan lari, aku akan menyelamatkan mu, kita teman kan. " kata nizuan kecil sambil berlari ke arah nezon dan hendak memukulnya.
"bodoh, jangan mendekat !!. " teriak nezon dengan lantang sambil memegang kepalanya dengan erat.
"nezon, sadarlah !!!. " teriak nizuan yang hendak memukul nezon yang berada tepat didepannya.
saat nizuan kecil hendak memukulnya, tiba-tiba saja nezon memegang tangan nizuan kecil dan malah menyalurkan kekuatan iblis kedalam tubuhnya sehingga nizuan kecil merasa kepanasan lalu tergeletak jatuh dan pingsan, nezon yang melihatnya dan hendak menghabisinya tiba-tiba saja dirinya teringat perkataan nizuan kecil dan jabat tangan di waktu malam hari waktu itu, nezon pun tidak jadi membunuh nizuan kecil dan memilih untuk pergi menghilang tanpa jejak setelah itu, setelah nizuan kecil siuman dirinya mengingat saat hendak memukul nezon dan melihat mayat kakek tua itu dengan ekspresi sedih dan gelisah, nizuan kecil juga merasa dirinya berbeda dari sebelumnya, lalu saat dia merasa kesal dirinya dikelilingi oleh api amarah iblis yang membuatnya bisa merasakan kebencian didalam hatinya.
"kenapa, kenapa ini bisa terjadi. " ucap nizuan kecil dengan kebingungan dan gelisah sambil mengingat perkataan kakek tua itu di malam hari.
setelah kejadian itu nizuan kecil meninggalkan gua itu dan menelusuri hutan, pada akhirnya dia bisa kembali ke kota lesar saat sore hari, hal itu membuat keluarganya cemas, disisi lain nizuan kecil merahasiakan kekuatan iblis nya yang didapatkan dari nezon sampai dia berhadapan dengan sezon yang didalam tubuhnya menjadi tempat persembunyian iblis nezon itu..........
&+&
"nezon, akhirnya kita bertemu lagi, aku sudah menunggu mu sampai kau menampakkan dirimu. " kata nizuan kepada nezon dengan ekspresi serius.
"hmp, kau masih sama seperti dulu, nizuan yang penakut. " ucap iblis nezon sambil tersenyum kecil.
"kali ini aku akan mengalahkan mu untuk bisa terbebas dari kekuatan iblis ini. " kata nizuan kepada iblis nezon dengan lantang sambil mengeluarkan aura api iblis dari tubuhnya.
"aku ragu apakah kau bisa mengalahkan ku, kau tidak akan bisa mengalahkan seorang iblis. " kata nezon sambil tersenyum sombong.
"kami akan ikut bertarung bersama kalian. " ucap mireha yang tiba-tiba saja datang di belakang jelan dan nizuan bersama dengan zenah dengan ekspresi serius.
"mireha. " ucap nizuan yang terkejut tiba-tiba mireha datang bersama zenah di belakangnya.
"kalian berdua. " ucap jelan dengan ekspresi khawatir.
"jangan khawatirkan kami, aku dan zenah baik-baik saja. " kata mireha dengan tenang sambil memejamkan matanya.
"syukurlah mereka berdua bisa akrab dan bisa bekerja sama. " kata jelan didalam hatinya dengan senang.
__ADS_1
"aku benar-benar berterimakasih kepada kalian semua, aku sangat senang bisa berteman dengan kalian. " kata nizuan dengan terharu dan menangis karena senang.
"sudahlah, tidak perlu dipikirkan, kita akan membahasnya nanti, sekarang kita harus mengalahkan iblis itu bersama-sama. " kata jelan sambil menyentuh pundak nizuan dan menyemangati teman-temannya.
"ya. " ucap mereka bertiga dengan bersemangat.
tiba-tiba saja iblis nezon itu memegang kepalanya dengan erat.
"pertarungan ini akan menjadi pertarungan penentuan hidup dan mati kalian. " kata iblis nezon itu setelah memegang kepalanya kemudian memancarkan aura iblis yang sangat kuat hingga area disekitarnya menjadi hujan Guntur yang sangat menggelagar.
"semuanya berhati-hati, jangan sampai lengah. " ucap jelan kepada teman-temannya.
"hujan Guntur ini menjadi sangat deras, ini sangat mengganggu penglihatan kita. " kata zenah.
"bagiamana ini, apakah kak zenah dan mbak mireha akan baik-baik saja disana. " kata Nitin dengan khawatir dan gelisah sambil bersembunyi di sebuah gua kecil bersama dyrados.
"untuk saat ini kita hanya bisa mempercayakan semuanya kepada mereka, kita harus menunggu sampai ada yang datang kalau tidak sampai Guntur ini berhenti. " kata dyrados dengan gelisah.
"sepertinya kakak benar. " ucap Nitin.
"sudah kubilang jangan panggil aku kakak. " kata dyrados dengan ekspresi kesal.
"heh, kenapa, aku kan lebih muda 1 tahun dari kakak. " kata Nitin sambil tersenyum.
"huh, terserah kau saja. " ucap dyrados dengan pasrah.
lalu iblis nezon itu melihat jelan dan teman-temannya dari atas dengan terbang menggunakan sayap iblis nya di antara badai Guntur dan hujan lebat.
"nizuan, ini kesempatan terakhir mu. " ucap iblis nezon itu sambil memperhatikan nizuan dari atas dengan ekspresi serius.
BERSAMBUNG.............
__ADS_1