Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Pergerakan terakhir dari seluruh pasukan kota zenai


__ADS_3

Episode 223


pertarungan antara isel dan paman Yazerd yang masih berlanjut, isel menyerang dengan penuh emosi dan tekanan, sebaliknya paman Yazerd dengan tenang menghadapinya.


"(kekuatan ku masih belum cukup untuk mengalahkan paman ini, apakah hanya sebatas ini kekuatan dari ramuan penguat itu). " kata isel didalam hatinya dengan ekspresi kesal.


beberapa saat kemudian setelah mengatakan itu tiba-tiba saja kekuatan besar keluar dari tubuh isel dan lepas kendali.


"kekuatan besar, mengalir, teruslah mengalir !!. " kata isel yang dirinya kehilangan kendali dan menjadi haus kekuatan.


"sepertinya sudah tidak bisa ditolong lagi, dia terlalu lelap dengan kekuatan yang terus mengalir itu, sebenarnya darimana kekuatannya itu. " gumam paman Yazerd yang sudah agak waspada.


lalu beberapa saat setelah mengeluarkan kekuatan yang terus mengalir tubuh isel pun berubah, di bagian-bagian tubuhnya juga berubah menjadi besi.


"sekarang dengan kekuatan ini aku tidak akan bisa dikalahkan !!. " kata isel dengan lantang.


"(aku harus segera mengakhirinya). " kata paman Yazerd didalam hatinya dengan ekspresi serius.


"serbuan jarum besi !!. " ucap isel yang menggunakan kekuatan besi nya untuk menggerakkan beberapa jarum besi tajam dan panjang ke arah paman Yazerd.


paman Yazerd pun menangkis beberapa jarum besi itu dengan pergerakan pedangnya yang cepat, tapi beberapa jarum besi pun berhasil menusuk paman Yazerd di bagian perutnya sehingga ia mengeluarkan darah dari mulutnya.


"paman, kau tidak akan bisa menangkis semua serbuan jarum besi ku itu, kali ini pasti tidak akan ada yang bisa kau tangkis. " kata isel yang menyerang kembali menggunakan serbuan jarum besi nya.


"hmp, kau terlalu naif ya. " kata paman Yazerd sambil tersenyum kecil.


saat serbuan jarum besi itu mengarah ke arah paman Yazerd dan hampir mengenainya, paman Yazerd pun mengeluarkan kekuatan yang disembunyikan nya selama ini, ia pun langsung berpindah tempat dengan cepat menggunakan kekuatan teleportasi nya dan berdiri di belakang isel dalam sekejap lalu dengan tenang menyentuh pundaknya.


"huh, tidak mungkin, apakah paman ini pengguna kekuatan esper. " kata isel yang langsung terdiam setelah menyadarinya.


"sepertinya kau melawan orang yang salah, anak muda. " kata paman Yazerd sebelum melakukan serangan terakhirnya.


paman Yazerd pun akhirnya mengakhiri pertarungan itu dengan pukulan kuat nya, memukul isel tepat di perutnya saat berbalik badan sehingga isel pun terhempas kebelakang dengan sangat kuat dan membuatnya langsung pingsan, di saat yang sama kekuatan yang mengalir di tubuh isel pun sedikit demi sedikit perlahan-lahan menghilang dan wujud isel pun kembali normal seperti semula.

__ADS_1


"huh, ada-ada saja. " gumam paman Yazerd sambil menghela nafas.


setelah itu paman Yazerd pun mengikat isel di pohon dengan keadaan pingsan.


"semoga saja perang bodoh ini cepat selesai. " kata paman Yazerd setelah mengikat isel.


I--------------------------------------------i


Di lain tempat, pasukan tiga yang masih berusaha mati-matian menghentikan iblis api........


"cih, kita memang tidak sebanding melawan nya. " kata Sonik yang sudah babak belur.


"dia sangat kuat. " ucap Sonsu yang juga sudah terlihat kelelahan.


"apakah kalian sudah selesai, cih, membosankan. " kata iblis api yang mengeluarkan ledakan api nya dari bawah tanah sehingga sonik, Sonsu dan sebagian pasukannya pun terhempas kebelakang terbaring di tanah.


"aku sama sekali tidak bisa memprediksi serangannya. " kata Sonik tergeletak di tanah sambil menahan rasa sakitnya.


"(apakah sampai disini saja perjuangan kami, maaf Ardian, aku tidak bisa menepati janji mu). " kata Sonik didalam hatinya yang sudah terpuruk tidak bisa melakukan apapun dengan kondisinya itu.


tiba-tiba saja di tengah keterpurukan dan keputusasaan itu, pasukan empat yang menjadi bala bantuan pun tiba tepat waktu.


"Ombak air !!. " ucap salah satu orang dari pasukan empat yang tidak asing.


saat bola api raksasa itu sudah hampir menelan sonik dan pasukan-pasukannya, tiba-tiba saja sebuah ombak pun menghantam bola api raksasa itu dan memadamkan nya dengan seketika menjadi uap.


"bala bantuan pasukan empat telah tiba. " kata Niver Sensei yang menjadi pemimpin pasukan empat.


"huh, syukurlah. " ucap sonik tersenyum senang saat melihatnya.


"pasukan medis, segera bawa beberapa orang dari pasukan tiga yang terluka. " kata Kirana Sensei yang memimpin pasukan medis sekaligus tangan kanan Niver Sensei dalam perang.


"cih, ternyata masih ada lagi ya, akan ku ratakan kalian semua. " kata iblis api yang terlihat kesal.

__ADS_1


"hmph, coba saja kalau bisa. " kata Sera Sensei sambil tersenyum kecil.


"kobaran api, pedang api !!. " ucap iblis api yang membuat sebuah pedang berapi dari kekuatan nya sendiri.


"Niver, aku yang akan beradu pedang dengannya, aku ingin mencoba seberapa kuat nya orang yang dijuluki iblis api itu. " kata Sera Sensei mengeluarkan pedangnya dari sarung dibelakang baju nya.


"baiklah, jangan memaksakan diri mu, Sera. " kata Niver Sensei.


seketika Sera Sensei pun langsung maju ke arah iblis api dengan mengayunkan pedangnya yang mengeluarkan percikan api di setiap tebasan nya.


"hmp, aku puji kau karena bisa mendekati ku, tapi kau tidak akan bisa mengalahkan ku. " kata iblis api yang memberikannya beberapa tebasan api kuat sehingga Sera beberapa kali terhempas kebelakang dengan kuat.


"sepertinya julukan iblis api itu memang cocok untuk mu ya, kekuatan api mu itu benar-benar seperti monster. " kata Sera Sensei yang bisa menilai kekuatan yang sama dengan nya.


"kau tangguh juga ya, kurasa pertarungan ini tidak akan membosankan. " kata iblis api yang melanjutkan pertarungan adu pedangnya itu dengan Sera Sensei.


"kelihatannya mereka berdua seimbang ya. " kata Kirana Sensei.


"tidak, saat ini kekuatan Sera mungkin bisa mengimbangi iblis api tapi itu masih belum cukup untuk mengalahkannya. " kata Niver Sensei dengan ekspresi serius memperhatikan pertarungan adu pedang itu.


"apa maksudmu ?. " tanya Kirana Sensei.


"kekuatan Sera saat ini bersifat sementara, jika ia lengah atau kehilangan keseimbangannya, seketika kekuatan Sera akan melemah seiring waktu. " jawab Niver Sensei.


"jadi karena itu Sera lebih berfokus pada kekuatannya sendiri daripada lawan yang dihadapi ya. " kata Kirana Sensei yang mulai mengerti.


"ini gawat, aku sudah menyuruhnya untuk tidak memaksakan diri tapi sepertinya dia benar-benar akan menghadapi iblis api sampai ujung tanduk. " kata Niver Sensei yang khawatir dengan Sera Sensei.


Sera Sensei yang tiba-tiba saja kesakitan dengan sendirinya sambil menyentuh dada nya dan di waktu yang sama ia sempat mengeluarkan darah dari mulutnya.........


"(cih, sepertinya aku tidak bisa bertarung lebih lama lagi). " kata Sera Sensei yang menahan rasa sakit di dadanya sambil mengatur nafasnya dengan ekspresi serius.


BERSAMBUNG..............

__ADS_1


__ADS_2