Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)

Ninja Kota 1 (Sang Ninja Api)
Datang nya sang gadis kegelapan


__ADS_3

Episode 165


Nizar yang kesadaran nya masih berada di alam bawah sadar.....


"aku yakin kalau tadi aku sudah menghancurkan intinya, apa jangan-jangan itu adalah hal yang tidak seharusnya ku hancurkan. " kata Nizar yang menjadi gelisah saat melihat sebuah cahaya biru terang keluar dari inti benang listrik itu.


seketika tiba-tiba saja Nizar sudah berada di depan naga petir yang segelnya hampir sepenuhnya hancur.


"tidak salah lagi, kau, naga petir. " ucap Nizar yang terkejut dan terduduk dengan ekspresi ketakutan saat melihat naga petir tepat didepannya.


"ternyata kau hebat juga bisa sampai kemari, bocah. " kata naga petir dengan ekspresi menakutkan.


"(aku, aku...). " kata Nizar didalam hatinya yang merasa sangat ketakutan hingga tidak bisa berbicara.


"ada apa bocah, kau ketakutan saat melihat ku ya, hmp, sudah wajar kalau kau takut, manusia sampah seperti kalian akan musnah bila aku sudah keluar dari sini, lagipula aku sudah mengendalikan sebagian dirimu diluar, tapi anak yang berkacamata itu terus saja menghalangi ku, pertama-tama aku akan membunuhnya setelah convert ku ini selesai. " kata naga petir kemudian tertawa dengan jahat.


"(anak yang berkacamata, apa sekarang kakak berusaha untuk menghentikan ku yang saat ini dikendalikan oleh naga petir, aku, aku tidak boleh terus berdiam disini merenungi ketakutan ku, kakak, aku tidak akan menyia-nyiakan perjuangan kakak. " kata Nizar yang berusaha melawan ketakutannya lalu berdiri sambil menggenggam tangan kanannya.


"hmp, apa yang akan kau lakukan sekarang, semua sudah terlambat, kurang lebih dalam 5 menit aku sudah bisa keluar dari tubuh mu dengan bebas. " kata naga petir yang melihat Nizar berdiri sambil tersenyum kecil.


"naga petir, aku akan menghentikan mu. " ucap Nizar yang sudah membulatkan tekadnya dengan ekspresi serius.


"coba saja kalau kau bisa, bocah. " ucap naga petir sambil tersenyum sombong.


"kakak, tolong berikan aku sedikit waktu, kumohon bertahanlah. " kata Nizar didalam hatinya yang merasa gelisah dengan kakaknya yang sedang berjuang itu.


lalu sementara itu Ardian yang penglihatannya masih rabun serta kepalanya masih terasa pusing setelah menggunakan mode penglihatan ultra masih berusaha berdiri dan berjalan sempoyongan ke arah Nizar sambil mengulurkan tangannya ke depan, tidak lama kemudian, tubuh Nizar yang dikendalikan naga petir sudah selesai memperkuat tubuh nya, lalu berlari ke arah Ardian yang tidak berdaya itu dan hendak menyerang nya dengan tebasan tangannya yang mengeluarkan petir, saat Nizar sudah tepat didepannya, beruntung, gacha datang dan sempat menyelamatkan Ardian dengan tangan bayangan nya menarik nya masuk kedalam tanah yang dibawahnya sudah ada lubang bayangan, Ardian pun di pindahkan gacha di tempat yang tidak jauh dari situ.


"hey, kau baik-baik saja ?. " tanya gacha dengan ekspresi tenang setelah menolong Ardian dengan memindahkan nya ke tempat yang lebih aman dan tidak jauh dari Nizar.

__ADS_1


"gacha, apa itu kau ?. " tanya Ardian yang matanya masih rabun.


"makanlah ini. " kata gacha memberikan sebuah pil kepada Ardian.


lalu setelah Ardian memakannya, penglihatannya dengan perlahan-lahan kembali dan rasa pusing nya juga ikut berkurang.


"terimakasih gacha, sekarang aku sudah bisa melihat kembali walaupun masih belum sepenuhnya pulih, sebenarnya pil apa yang kau berikan kepada ku itu ?. " tanya Ardian setelah memakan pil yang diberikan oleh gacha.


"nanti saja ku jawab, sekarang ini bukankah kau harus menghentikan adik mu yang lepas kendali itu. " kata gacha dengan ekspresi tenang.


"kau benar, aku sudah tidak bisa menggunakan penglihatan ultra ku lagi, aku tidak tahu bagaimana cara menghentikan nya dengan kecepatan nya yang tidak normal itu. " kata Ardian yang terlihat kebingungan.


"kenapa kau tidak mengandalkan orang yang di samping mu. " kata gacha yang sesaat melirik ke arah Ardian lalu kembali memejamkan kedua matanya


"huh, kau mau membantuku. " kata Ardian yang terkejut mendengar perkataan gacha.


"tidak masalah, lagipula aku sedang bosan sekarang. " kata gacha.


"ada apa, apakah kau meragukan ku ?. " tanya gacha yang melihat ekspresi Ardian itu.


"tidak, hanya saja aku terkejut kau mau melakukan hal yang merepotkan dengan membantu ku. " jawab Ardian.


"anggap saja ini hutang budi ku karena sudah membantu ku selama ini. " kata gacha.


"(aku tidak merasa banyak membantu nya selama ini, bukankah hal yang wajar aku membantunya sebagai teman). " kata Ardian didalam hatinya.


"lihatlah, dia akan menuju ke kota. " kata gacha yang melihat Nizar yang dikendalikan oleh naga petir dengan cepat berlari mengarah ke kota.


"gawat, kita harus menghentikan nya. " kata Ardian yang langsung berlari mengambil jalan pintas di dalam hutan untuk mencegat Nizar.

__ADS_1


lalu Ardian dan gacha sesaat berhasil mendahului Nizar dengan melewati jalan pintas saat sampai di perbatasan hutan dan kota.


"berhenti !!, bukankah aku orang yang kau incar, naga petir, ayo kita selesaikan semuanya disini. " kata Ardian dengan ekspresi serius saat menghentikan Nizar di perbatasan itu.


di alam bawah sadar Nizar......


"cih, anak itu mengganggu saja, aku akan membunuh nya sebelum menghancurkan seluruh kota. " kata naga petir didalam alam bawah sadarnya yang sedang mengendalikan tubuh Nizar.


"jangan lupa aku masih ada di sini, naga petir. " kata Nizar yang mengeluarkan pedang petir nya didalam alam bawah sadar nya.


"cih. " ucap naga petir yang merasa kesal.


lalu sementara itu Ardian dengan tenang memunculkan pedang api nya dari tangan kanannya itu.


"bersiaplah, naga petir. " ucap Ardian setelah memunculkan pedang api dengan tatapan serius.


gacha yang berada di belakang Ardian juga sedang meningkat kan kekuatan kegelapan nya dengan tenang, lalu tanpa ragu Ardian pun berlari ke arah Nizar yang dikendalikan itu, naga petir juga memunculkan sebuah tongkat petir buatan nya dari kedua tangan Nizar sedangkan gacha juga mengeluarkan sebuah tongkat bayangan buatan nya dari bawah tanah yang terdapat lubang bayangan, seketika pertarungan adu senjata pun dilakukan, pertarungan mereka sangat sengit, walaupun dua lawan satu, Nizar yang dikendalikan oleh naga petir itu dapat mengimbangi mereka berdua, mereka terus bertarung sampai-sampai serangan mereka tidak bisa terus di hindari.


"walaupun sendirian, naga petir yang mengendalikan tubuh Nizar ini benar-benar kuat, kita tidak bisa terus mengindari serangan nya yang semakin cepat itu. " kata Ardian yang beberapa kali terkena serangan Nizar sambil menahan rasa sakitnya itu.


"kau benar, kekuatannya semakin besar, kita tidak bisa mengimbanginya. " kata gacha yang terlihat kelelahan saat bertarung dengan sekuat tenaga.


lalu didalam alam bawah sadar Nizar.....


"sepertinya waktu kalian sudah habis, ini sudah lebih dari 5 menit, aku sudah bebas sekarang. " kata naga petir yang berada di alam bawah sadarnya seketika menghancurkan segel nya.


"aku, aku harus kuat. " kata Nizar yang sudah tergeletak tak berdaya setelah bertarung melawan naga petir didalam alam bawah sadarnya.


"ternyata hanya sampai itu kekuatan mu, bocah, itu belum seberapa dengan ku, aku akan meratakan kota ini sekarang juga, aku akhirnya bebas !!. " kata naga petir dengan lantang dan senang setelah terbebas dari segel nya yang ada didalam tubuh Nizar itu.

__ADS_1


selanjutnya apa yang akan dilakukan oleh naga petir itu setelah terbebas dari segel nya. apakah masih ada harapan untuk mengubah sudut pandang naga petir, semua akan terjawab di episode selanjutnya (pertarungan naga yang sudah ditakdirkan).


BERSAMBUNG...........


__ADS_2