
Nandi dan toglo sudah kembali lagi dibengkelnya, nampak kamal, hasan dan doni lagi duduk sambil meminum kopi, sembari menunggu para klien yang datang
Kamal pun bertanya dengan kedatangan nandi dan toglo yang bermandikan keringat.
''Buseett, dari mana lo' berdua, ko pagi-pagi sudah bermandikan keringat begitu?.'' Tanya kamal.
''Habis olah ragalah, biar badan tidak kaku, dan untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh.'' Jawab nandi.
''Uluh uluuuhhh, dan kamu juga toglo, sampai basah kuyup begitu kaya habis kejebur kali.'' Celoteh kamal.
''Sama aku juga bang, habis olah raga, biasa lari-lari kecil.'' Jawab toglo.
''Wah sepertinya ada yang aneh dengan kalian berdua, ma'ap ya gua pegang tanganmu toglo.'' Ucap kamal sambil memegang tangannya sitoglo.
Setelah kamal memegang tangannya sitoglo, nampak terasa oleh kamal otot-otot ditangannya sitoglo seperti membengkak, bukan karena benturan.
''Abang rasa, kamu seperti habis menggerak-gerakan tubuhmu, abang tau sekarang, banyak bekas pergerakan ditanganmu, ooooh iya pastinya kamu habis belajar ilmu bela diri kan?.'' Tanya kamal pada toglo.
Toglo bingung ditanya begitu oleh kamal, lalu toglo melirik pada nandi, dan nandipun mengerti bahasa usaratnya dari toglo, lalu nandi memberikan jawaban pada toglo.
''Of to you.'' Ucap nandi.
''Apa sih artinya bang kamal?.'' Tanya toglo pada kamal.
''Artinya, kumaha maneh.'' Jawab kamal.
''Ko gimana aku sih.'' Toglo masih bingung.
''Naha jadi urang nu lieur ieu teh(kenapa jadi ku yang bingung).'' Ucap kamal
Hasan dan doni tertawa melihat kamal dan toglo yang beradu argumen.
''Hahaha, kamal-kamal, puyeng dibikin sendiri.'' Saut hasan
''Iya tuh jadi sama-sama bingung, hahaha.'' Celoteh doni sambil tertawa.
Disa'at itu munculah beberapa motor datang ketoko dan kebengkel, nandi pun menyerukan pada pekerjanya untuk memulai aktipitasnya.
Toglopun langsung masuk ke toko melayani beberapa prmbeli.
''Abang mau beli apa?.'' Tanya toglo.
''Sil kelep mio karbu berapa duit.'' Tanya pembeli.
''Bervareasi bang, ada yang dua lima dan ada yang dua puluh bahkan ada juga yang paling murah.'' Jawab toglo.
''Yang dua lima aja deh.'' Kata si pembeli.
''Okee.'' Ucap toglo sambil mengambilkan pesanannya sipembeli.
Keluar masuknya kendara'an yang mendatangi toko nandi, membuat sitoglo tidak bisa nyantai, tapi sitogli sangat senang sambil melatih kelincahan dan kegesitan dalam mempelajari seni bela diri.
''Waduuuuh kalau lagi ramai begini, cape juga.'' Ucap toglo.
Kini toglo sudah bisa agak nyantai karena pembeli agak berkurang, jadi toglopun tidak terlalu sibuk mondar mandir mengambil barang
•••••••••••••••
Sementara ditempat lain.
Nina yang baru sampai dirumahnya, selepas turun dan keluar dari mobilnya, nina lalu berjalan menuju teras, terus mendorong pintu depan sambil mengucapkan salam.
''Assalam mualaikum, mah mamah.'' Panggil nina.
''Wa alaikum salam, iya sayaaang ada apa sih.'' Jawab ibu yola yohana.
''Ini aku bawain apa.'' Ucap nina, sambil memberikan bungkusan dodol ubi itu.
Terus ibu yola yohana menerimanya sambil dibuka bungkusannya, begitu sudah nampak terlihat, nampak diwajah ibu yola yohana senang berseri-seri.
''Aduuh ini kesuka'an mamah sayang, dari mana ini?.'' Tanya ibu yola.
''Ya dari mana lagi atuh mah, kalau bukan dari ibu sari, nyokapnya astuti dan aa nandi.'' Jawab nina.
''Waah baik banget ibunya astuti.'' ucap ibu yola.
''Iya mah, bu sari, dan pak dirman bokapnya astuti baik sekali pada nina, tau gak mah, sekarang pak dirman pun sudah mapan usahanya biarpun bergerak dalam usaha limbah, mereka sudah cukup mapan, dan sudah punya karyawan, itu semua hasilbdari kerja kerasnya aa nandi mah, nina salut pada aa nandi, selain orangnya gagah ganteng, pekerja keras lagi, dan bengkelnya juga sudah serba modern, sayangnya dia sudah punya orang.'' Ucap nina gak sadar dengan perkata'annya itu.
Ibu yola yohana kaget pas nina bilang dikata-kata yang terakhir itu.
''Wuaalllaahh.. Jadi kamu diam-diam menyukai nandi?.'' Tanya ibu yola.
''Apa'an sih mah, nina cuma suka karena orangnya rajin dan ulet.'' Jawab nina.
''Awas kamu jangan bohongin mamah, tadi kamu berkata sepontan keluar dari hati kecilmu.'' Ucap ibu yola.
''Mamah iih.'' Ucap nina.
''Berbohong itu dosa lho.'' Kata ibu yola.
''Iya mah, jujur aja hati nina menaro simpati pada aa nandi, tapi ninapun sadar aa nandi sudah dimiliki teh sindi.'' Kata nina.
__ADS_1
''Ya terus giman lagi, jangan paksakan persa'anmu yang bukan menjadi hak mu.'' Pungkas ibu yola yohana.
''Iya nggak atuh mah, tapi terkadang bayangan aa nandi selalu mengganggu perasa'an nina mah, kenapa nina harus mencintai lelaki yang bukan miliku.'' Ucap nina.
''Ya terkadang perjalanan hidup itu penuh teka-teki dan tidak ada yang tau kehidupan kita kedepannya gimana, tapi tidak ada yang mustahil di dunia ini, kalau tuhan sudah berkehendak.'' Ucap ibu yola.
''Maksud mamah?.'' Tanya nina.
''Kalau kamu yakin dengan perasa'anmu itu, suatu sa'at nanti pasti akan menjadi milikmu, ibarat kata, jika kamu ingin memetik bunga mawar, pasti kamu akan tersakiti dan terluka oleh tusukan atau goresan dari duri-durinya itu, kalau kamu sabar dan keinginanmu kuat maka bunga itu akan berhasil kau petik.'' Ucap ibu yola yohana.
''Waah nina gak nyangka, ternyata mmah seorang pujangga juga.'' Ucap nina.
''Kan mamah juga pernah mengalami muda dulu atuh sayang, ya sudah cepetan mandi sana, bukankah kamu ada jadwal kampus pagi ini.'' Ucapnibu yola yohana.
Nina pun langsung bergegas menaiki tangga menuju lantai dua, lalu masuk kamarnya, yang kebetulan kamar mandi nina bersebelahan dengan kamarnya.
Setelah itu ninanpun memasuki kamar mandinya, untuk membersihkan badan.
Selepas sehabis mandi, nina sudah berdandan rapi sambil membawa tas, berjalan menemui ibu yola yohana yang lagi memasak didapur.
''Mah nina berangkat dulu ya.'' Pnggil nina.
Ibu yola yohanapun langsung nyamperin pada nina.
''Iya, hati-hati dijalan, jangan lupa beri kabar sama mamah dan papah kalau kamu main ketempat temen, atau ada acar lain itu, supaya mamah dan papah tidak kuatir kaya kemarin.'' Kata ibu yola yohana.
''Iya mah, assalam mualaikum mah.'' Ucap nina.
''Wa alaikum salam.'' Jawab ibu yola yohana.
Lalu nina keluar dari rumahnya berjalan menuju pada mobilnya yang terparkir didepan halaman rumahnya.
''Mang tolong buka'in gerbang ya.'' Pinta nina pada satpam penjaga gerbang.
''Iya non.'' Jawab satpam, sambil mendorong pintu gerbang tersebut.
Nina pun lalu masuk kedalam mobilnya, terus nina pun menghidupkan mobilnya itu, kini mobil mulai melaju keluar dari pintu gerbang itu.
''Terima kasih mang.'' Ucap nina.
''Iya non sama-sama, hati-hati non dijalannya.'' Kata satpam tersebut.
''Iya mang, terima kasih.'' Jawab nina.
Setelah itu mobil honda jaz warna hitam yang dikendalikan oleh nina melaju meninggalkan satpam penjaga gerbang.
Sementara digang si'iran.
Motorpun sudah terdengar berbunyi, dan nandi lalu menaiki motornya itu, dengan perlahan nandi menarik gasnya, bersama'an dengan masuknya gigi pertama.
Setelah itu motor kini telah melaju menjauh dari orang-orang yang bekerja di bengkel dan tokonya itu.
Setibanya dipertiga'an jalan delima, nandi berhenti sejenak menunggu kendara'an agak kosong, untuk menyebarang belok arah kanan.
Setelah kendara'an agak sepi perlahan nandi menarik gasnya, dengan lampu sen kanan yang berkedip-kedip.
Dan nandipun kini sudah melaju dijalur kiri jalan delima.
Motor yamaha rx king dengan suaranya yang nyaring terdengar terus melaju dengan kecepatan maximal.
Tidak lama kemudian nandi telah tiba digudang logistik, motor terus melaju dengan pelan menuju area parkiran, sesudah itu nandipun turun dari motornya dan berjalan menuju gudang logistik tersebut.
''Assalam mualaikum.'' Sapa nandi sambil menucapkan salam.
''Wa alaikum salam, haii nandi alias bang kidal, tumben nih, biasanya doni yang kesini.'' Ucap lelaki yang bertubuh tegap dan berkumis.
''Iya pak andre, doninya lagi sibuk bantuin dibengkel, gimana nih barang yang akan saya kirim besok?.'' Tanya nandi.
''Beres pak nandi, ini setruk barang yang pak nandi pesan, coba dicek ulang siapa tau ada yang keliru.'' Ucap lelaki itu yang bernama andre.
Nandi terus melihat dengan teliti, dan menyesuaikan dengan perminta'annya itu.
''Oke disini sudah lengkap, boleh saya lihat barangnya.'' Ucap nandi.
''Ooh tentu saja, ayo ikut saya pak nandi.'' Kata pak andre.
Nandi dan pak andre berjalan masuk gudang tempatnya barang-barang tersebut.
Setelah nandi mengecek semua barang yang akan dikirim besok, semua akur tidak ada yang keliru.
''Okee, sesuai dengan pesanan, dan besok barangnya akan mulai saya kirim, dan seperti biasa paling doni besok yang kesini.'' Ucap nandi.
''Oke pak siap, saya selaku kepala logistik disini, sangat senag bekerja sama dengan pak nandi.'' Ucap pak andre.
Setelah semua beres, nandipun langsung pamitan, karena masih banyak urusan ditokonya dan mau ngontrol kebengkel yang ada dijalan ketupat.
Kini nandi sudah mulai lagi melajukan motornya keluar dari area pergudangan.
Nandi terus melaju menuju jalan ketupat.
Keberada'an nandi selama diarea pergudangan, dari arah pintu masuk dan keluar, ternyata ada yang mengawasi, dua pengendara sepeda motor dengan berpakaian jaket kulit warna hitam, kini telah membututi nandi.
__ADS_1
Entah apa yang akan dilakukan dua pengendara motor tersebut pada nandi, mereka terus mengikutinya dari jarak yang tidak terlalu jauh.
Nandipun terus asik melajukan sepeda motornya tanpa ada rasa curiga sedikitpun, bahwa dirinya lagi di'ikutin.
Tapi tiba-tiba, seperti apa yang terjadi dan di alaminya oleh nandi, ada selinting suara berbisik ditelinganya nandi.
''Anak muda hati-hati, ada bahaya mengincarmu dibelakang.'' Begitu suara yang terlintas dikupingnya nandi.
Nandipun kaget lalu nadi melihat pada sepionnya, ternyata nampak terlihat oleh nandi, dua pengendara berpakaian serba hitam lagi mengikutinya dari belakang.
''Astagpiruloh hal adzim, mau apa mereka mengikuti gua, kalau lihat dari berpakaiannya itu orang sangat tidak bersahabat, gua harus hati-hati.'' Gerutu nandi dalam hatinya.
Nandi pura-pura tidak tau, ia terus menarik gasnya pool, dan kedua prngendara itupun ikut kenceng juga.
Terus nandi mencoba menurunkan speednya, dan anehnya orang itupun ikut menurunkan kecepatannya.
''Bener-bener nih orang mau apa ya mereka, aneh? ya sudahlah gua gak perduli.'' Ucap nandi sambil menarik gasnya pool kembali.
Kedua pengendara itupun terus mengejar nandi dengan kecepatan yang maximal.
Lama-lama kelama'an nandi kesel merasa perjalanannya terganggu, dalam masalh penguasa'an dimedan jalanan nandi sudah punya sekilnya sendiri, setidaknya ia pernah menjadi penguasa jalanan sebelumnya.
Entah apa yang akan nandi lakukan nandi, ia terus menggeber-geber gasnya dalam kecepatan maximal dan tiba-tiba nandi memutar balikan motor dalam kecepatan tinggi, percikan kembang api nampak terlihat diatas aspal, kini motor nandi sudah menghadap kearah kedua pengendara itu.
Kedua pengendara itupun tidak terbayangkan sebelumnya bahwa yang lagi diikutinnya akan melakukan hal konyol seperti itu, saking kagetnya ditambah dalam kecepatan kencang, kedua pengendara itu menekan remnya, nampak kedua motor itu oleng kekiri dan ke kanan, dan akhirnya bertubrukan dengan temannya sendiri.
Serooodooott... Gupraak.
Kedua pengendara itu jatuh dan bertumpukan sesama temannya sendiri, nandi lalu tertawa puas melihat ulah mereka.
''Hahahaaha... Waaii bawa motor tuh yang bener, makanya jangan suka ngikutin orang, jadi apes dah.'' Teriak nandi.
Kedua pengendara itu lalu membangunkan motornya masing-masing, setelah itu ia membuka helmnya, nampak wajah sangar dengan kumis yang tebal, dan bermuka merah menyala, seperti merasa terhina oleh perlakuan nandi.
''Kurang ajar, jadi lo' yang bernama nandi alias sikidal?.'' Tanya lelaki itu.
''Iya gua nandi asli anak gang si'iran, mau apa lo' pade ngikutin gua terus?.'' Tanya nandi.
''Terserah gue mau ngikutin siapa, itu bukan urusan lo' kidal.'' Bentak lelaki tersebut.
''Terus mau kalian apa dari gua?.'' Tanya nandi.
''Gue pingin aja menjajal ilmu bela diri lo' yang katanya jago dan banyak nundukin para preman diwilayah kota ini.'' Jawabnya.
''Haii abang yang berkumis tebal, didunia ini tidak ada yang jago, dan gua gak merasa jago tuh, gua cuma orang biasa, yang banyak kekurangannya.'' Ucap nandi.
''Hah banyak omong lo' ayo Badar kita habisa sikidal itu.'' Ucap lelaki berkumis itu menyerukan pada temannya yang bernama badar.
Kini kedua lelaki itu menyerng nandi dari dua arah, nandi dengan waspada dan bersiap-siap menjaga dirinya dari serangan kedua lelaki itu.
Gempuran tinju dan tendangan kaki dari kedua lelaki itu terus dengan gencarnya mau menghabisi nandi.
Perkelahianpun tidak bisa dihindari lagi, jalananpun mulai agak macet karena menurut para pengemudi kendara'an, itu adalah sebuah pertunjukan yang seru.
''Wah ini baru perkelahian yang sangat menegangkan nih.'' Kata pengendara motor, sambil menghentikan kendara'annya.
Para sopir angkutan umum dan penumpangnya ikut menyaksikan perkelahian itu.
''Wah kaya bang kidal tuh, lagi dikeroyok oleh kedua lelaki itu.'' begitulah perbincangan dari yang menyaksikan perkelahiannya nandi dan kedua lelaki itu.
Kedua lelaki yang berjaketkan kulit warna hitam itu terus menyeranga nandi.
Suara kaperan dari kedua lawan masih terus saling baku hantam.
Hiuuukkk.
Pukulan dari lelaki berkumis mengincar tulan rahang, ditambah temenya lelaki berkumis alias badar menyusupkan tinjunya pada ulu hati.
Nandi yang cukuo tenang dalam mengahadapi mereka, hanga dengan menggunting pukulannya badar, oleh tangan kiri, dan sambil memiringkan tubuhnya menghindari pukulan lelaki berkumis, terus nandi meberi balasan dengan sebuah elbo mendarat di dagu lelaki berkumis itu.
Duuuuukkkk.
Jeregjeg, keseimbangan lelaki berkumis itu goyah karena merasakan sakit akibat benturan sikut nandi.
Disitulah tangan sikidal meluncur dengan cepaatt
Hiuuuukkk jrrooooottttt, deeaassss.
Pukulan sikidal dari nandi tidak bisa dielakan lagi menggedor tulang rahang lelaki berkumis.
''Aadaaawww tobaaaattttt.'' Teriakan dari lelaki berkumis berbarengan dengan melayangnya tubuh jatuh terlentang diatas trotoar jalanan.
☆☆☆☆☆☆🤺🤺🤺🤺🤺🤺🤺☆☆☆☆☆☆☆
___/_____/___/___/_____/___/
Bersambung.
Penasaran dengan kisahnya ikuti terus sampai tuntas, cukup dengan like, comentar, jadikan favorit bila suka, dan ranting, juga vote.
Terima kasih atas dukungannya, semoga sehat-sehat dan sukses selalu.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=Selamat membaca\=\=\=\=\=