
***Healing Hands Hospital***
Felix mendorong kursi roda Jackson ke dalam ruangan untuk melakukan full medical check up.
Sementara itu Rossy mengantarkan breakfast Kelvin ke kamar pasien VVIP Healing Hands Hospital.
Rossy hanya sebentar berada di dalam kamar pasien menemani Kelvin karena tahu Jackson pasti akan datang menjenguk Kelvin setelah selesai full medical check up.
Rossy tidak ingin Kelvin keceplosan memanggilnya mommy di depan Jackson.
Sekarang belum saat yang tepat untuk Jackson mengetahui kebenaran dan juga Dokter Erik belum siuman dari komanya.
Rossy sedang merencanakan mendapatkan darah tali pusat terlebih dahulu dan kebetulan ada saat yang tepat dalam waktu dekat ini. Setelah pesta pertunangan Violet dan Febrian nanti, Rossy akan pura-pura mabuk dan masuk ke dalam kamar tidur Jackson seperti saran dari Chandra beberapa waktu yang lalu.
Hanya itu rencana yang terpikirkan oleh Rossy karena dirinya sama sekali tidak punya pengalaman menggoda laki-laki. Setelah berjanji kepada Kelvin akan mengantar breakfast besok pagi, Rossy meninggalkan kamar pasien VVIP Healing Hands Hospital.
Rossy ingin menemui Michelle terlebih dahulu sebelum ke ruang bermain anak menemui Chandra.
Hari ini Michelle bekeja shift pagi sehingga Rossy menumpang mobil Jackson.
Rossy berencana membawa Chandra pulang ke rumah kontrakan Michelle dan akan memasak lunch di sana sambil menunggu Michelle pulang sehingga Rossy ingin bertemu dengan Michelle untuk memberitahukan teman baiknya tentang rencananya.
Rossy melihat Michelle dan tiga suster sedang mendapatkan pengarahan dari dokter senior di Healing Hands Hospital, Dokter Anna.
Tiga suster itu adalah suster baru yang terpilih oleh HRD Healing Hands Hospital bersamaan Suster Lisa. Karena Suster Lisa sudah berpengalaman kerja dalam waktu yang lama , dia bisa langsung membantu dokter spesialis kandungan dan sekarang suster Lisa sedang berada di poli obygyn, sedangkan ketiga suster ini pengalaman kerjanya kurang sehingga Dokter Anna ingin mereka membantu Michelle untuk sementara waktu.
Rossy berjalan menghampiri Michelle setelah Dokter Anna pergi.
"Michelle," panggil Rossy.
"Rossy," jawab Michelle sambil tersenyum.
Michelle melihat Rossy dari atas kepala sampai ke ujung kaki.
Michelle tahu kemarin Rossy sakit perut karena menstruasinya. Rossy mengirim sms LINE untuk memberitahukan Michelle kemarin.
"Rossy. Kamu sudah baikkan?" tanya Michelle.
"Sudah Michelle," jawab Rossy.
"Baguslah. Kemarin Chandra khawatir ketika aku memberitahukannya kamu sakit perut dan tidak bisa video call dengannya," kata Michelle.
"Aku akan menemuinya sebentar lagi," kata Rossy.
"Oh ya Rossy. Kamu gak bohong kan sudah dapat pasangan untuk ke pesta pertunangan Violet sabtu ini?bSiapa pria itu?" tanya Michelle.
Rossy menolak niat Michelle untuk meminta bantuan Dokter Michael menjadi pacar bohongan sehingga membuat Michelle penasaran dan kepo Rossy akan membawa siapa ke pesta pertunangan Violet.
"Benar. Aku sudah mendapatkan pria yang tepat untuk menghadiri pesta pertunangan Violet," jawab Rossy sambil tersenyum karena wajah Jackson muncul di pikirannya.
Michelle semakin penasaran karena Rossy terlihat senang sewaktu menyebutkan pria itu.
__ADS_1
"Siapa dia?" tanya Michelle dengan antusias.
"Bos ku," jawab Rossy sambil tersipu malu.
Rossy sengaja tidak menyebutkan nama Jackson karena dirinya sedang berada di tempat umum dan bukan berdua dengan Michelle.
Mata Michelle membulat besar dan menatap Rossy dengan intens.
"Serius nih? Kamu benar-benar luar biasa berhasil mengajaknya ke pesta pertunangan Violet. Aku sudah bisa membayangkan wajah kesal dan marah Violet di pesta pertunangannya nanti," ucap Michelle sambil tertawa kecil.
"Pesta pertunangannya bertema topeng. Wajahnya tidak akan terlihat oleh siapa pun," kata Rossy.
"Kamu kira Violet akan membiarkanmu tenang-tenang saja di pesta pertunangannya? Aku yakin Violet mempunyai rencana jahat terhadapmu. Identitasnya akan sangat membantumu dan bisa menjadi backingmu dalam menghadapi Violet nanti," kata Michelle.
Rossy menganggukkan kepalanya pertanda setuju dengan perkataan Michelle.
"Violet pasti akan sangat marah dan kesal ketika mengetahui Jackson Wijaya, CEO muda Perusahaan Wijaya adalah pacarku, walaupun hanya pacar satu hari saja," kata hati Rossy.
"Bagaimana denganmu Michelle? Siapa yang akan menjadi pasanganmu di pesta pertunangan Violet?" tanya Rossy.
Violet juga mengundang Michelle ke pesta pertunangannya sehingga Rossy ingin Michelle mempunyai pasangan ke sana.
Rossy teringat akan calon nomor dua yang di sarankan oleh Michelle untuk menjadi pacar bohongan.
"Oh iya! Aku ingat. Kan ada Dokter Michael. Kamu bisa memintanya menjadi pasanganmu di pesta pertunangan Violet," saran Rossy.
Belum sempat Michelle menjawab, salah satu suster yang tadi ikut mendapat pengarahan dari Dokter Anna menghampiri mereka dan menatap Michelle dengan pandangan marah.
Michelle merasa bingung karena suster baru di hadapannya terlihat sangat membencinya padahal Michelle baru mengenalnya hari ini.
"Dokter Michael tidak akan menemanimu ke mana pun. Urungkan niatmu . Kamu tidak pantas untuknya," jawab Suster Amanda dengan marah.
Suster Amanda sudah menyukai Dokter Michael sejak bekerja sebagai suster di Medical Health. Selain karena tampan, Dokter Michael termasuk dokter bedah yang handal di Medical Health dan akan bisa dengan cepat menggantikan posisi dokter bedah senior.
Suster Amanda merasa kecewa ketika Dokter Michael mendadak meninggalkan Medical Health dan bekerja di Healing Hands Hospital.
Pada saat Suster Amanda mengetahui Healing Hands Hospital merekrut suster baru, Suster Amanda pun segera mendaftarkan dirinya dan berhasil menjadi suster baru.
Suster Amanda benci dan cemburu kepada Michelle karena melihat Dokter Michael selalu mendekati Michelle serta mereka berdua terlihat sangat akrab.
Dari tadi Suster Amanda menguping pembicaraan antara Michelle dan Rossy sehingga tidak bisa menahan amarahnya ketika mendengar Michelle akan mengajak Dokter Michael ke pesta.
"Apanya yang tidak pantas? Michelle cantik dan sangat menarik. Michelle bisa mengajak siapapun ke pesta," ujar Rossy.
Suster Amanda menjadi semakin marah karena perkataan Rossy yang benar dan tepat.
Justru karena Michelle cantik yang membuat Suster Amanda semakin iri dan takut Dokter Michael benar-benar akan menjadi pacar Michelle sehingga ingin mencegah Michelle mengajak Dokter Michael ke pesta.
"Diam kamu! Dasar wanita tua yang jelek!" teriak Suster Amanda ke Rossy.
"Kamu yang diam!" Michelle pun terpancing emosinya karena Suster Amanda memarahi Rossy.
__ADS_1
Suster Amanda ingin memarahi Michelle lagi dan terpaksa menghentikannya karena seorang pira muncul di hadapan mereka semua.
Pria yang sangat tampan sehingga membuat Suster Amanda dan kedua suster lainnya merasa kagum.
"Kamu suster baru?" tanya Felix ke Suster Amanda. Setelah mengantarkan Jackson ke ruangan untuk full medical check up, dari kejauhan Felix melihat Michelle dan Rossy sedang bersama dan ingin menghampiri mereka.
Teriakan Michelle terhadap suster di hadapannya membuat Felix mempercepat langkah kakinya.
"Iya dokter. Aku suster baru di Healing Hands Hospital," jawab Suster Amanda sambil tersipu malu karena mengira pria yang berdiri di depannya tertarik kepadanya.
Suster Amanda akui Felix lebih tampan dari Dokter Michael. Akan tetapi, Felix hanya mengenakan jas dokter tanpa name tag sehingga Suster Amanda mengira Felix adalah dokter umum dari rumah sakit lain yang magang di Healing Hands Hospital selama sebulan.
Suster Amanda lebih memilih Dokter Michael di bandingkan Felix karena Dokter Michael adalah dokter spesialis bedah yang pastinya lebih unggul daripada dokter umum biasa.
"Kamu di pecat!" ucap Felix dengan tenang.
"Apa? Kamu hanya dokter umum biasa. Jangan sok jagoan memecatku," teriak Suster Amanda dengan sombong.
Felix menatap tajam dengan wajah tanpa ekspresi ke Suster Amanda.
Jurus ini dipelajari oleh Felix dari Jackson Wijaya yang di yakininya pasti bisa membuat Suster Amanda ketakutan.
Suster Amanda memang merasa terintimidasi dan takut sehingga mundur ke belakang dan memegang tangan salah satu suster yang bersamanya tadi.
"Stella. Kamu harus membelaku. Kamu kan tunangannya Felix Wilson. Minta tunanganmu memecat mereka berdua," ucap Suster Amanda sambil menunjuk Felix dan Michelle.
Suster Amanda tersenyum senang melihat Michelle dan Rossy terkejut dengan perkataannya.
Rossy dan Michelle bersamaan melirik ke arah Felix karena perkataan Suster Amanda, sedangkan Felix tetap bersikap tenang seolah-olah bukan namanya yang disebut tadi.
"Suster Stella adalah tunangan Felix?" kata hati Michelle.
Michelle tidak mau karena dirinya dan Rossy membuat hubungan Felix dengan tunangannya menjadi buruk, sedangkan Rossy melihat Suster Stella dari atas kepala sampai ujung kaki.
Rossy teringat perkataan Felix tentang adanya wanita yang di sukainya sewaktu di pesta wine Hotel S sehingga menjadi ragu-ragu untuk melanjutkan pertengkaran lagi.
***
Selamat siang readers,
Benarkah Stella adalah tunangan Felix Wilson?
Jawabannya ada di bab berikutnya ya .
Jackson yang sedang full medical check up akan muncul dengan Kelvin di bab berikutnya.
Happy Saturday Day
SALAM SAYANG
AUTHOR: LYTIE
__ADS_1