Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 168. Drama keluarga


__ADS_3

***Mansion Wijaya***


Pak Kuncoro membukakan pintu belakang  mobil Land Rover Range Rover Velar untuk Jackson.


"Pagi tuan Jackson. Pagi nona," sapa Pak Kuncoro sambil tersenyum.


Pak Kuncoro masih belum menyadari wanita cantik dihadapannya adalah Rossy, si koki pribadi Jackson di Mansion Wijaya.


"Pagi Pak Kuncoro," sapa Rossy.


Jackson menjawab sapaan Pak Kuncoro dengan anggukkan kepala dan masih belum masuk ke dalam mobil Land Rover Range Rover Velar, sedangkan Rossy sudah masuk ke dalam mobil.


"Pak Kuncoro. Aku yang menyetir hari ini," ucap Jackson.


"Baik tuan Jackson," jawab Pak Kuncoro dan menutup pintu belakang mobil.


Di dalam mobil, Jackson melihat Rossy melalui kaca spion mobil dan belum menjalankan mobilnya sama sekali.


"Ada apa Jackson?" tanya Rossy.


"Rossy.  Aku pacarmu atau pak sopir?" tanya Jackson.


"Hah? Pa....pacarku," jawab Rossy dengan terbata-bata.


"So?" tanya Jackson.


Rossy terdiam dan berpikir keras akan maksud perkataan Jackson.


"Oh iya," ujar Rossy dan turun dari mobil dengan cepat dan pindah duduk ke kursi penumpang depan tepatnya di sebelah Jackson yang duduk di kursi pengemudi.


Jackson tersenyum puas melihat reaksi Rossy dan menyetir mobilnya keluar dari Mansion Wijaya menuju rumah kontrakan Michelle.


***Rumah Hartono***


Thomas dan Wulan Sari terkejut dengan  kepulangan Violet ke rumah Hartono dengan kondisi yang menyedihkan.


Violet mengenakan pakaian yang dipakainya kemarin sebelum diganti menjadi gaun pesta berwarna merah.


Mata Violet terlihat sembab dan eyeshadownya luntur seolah-olah Violet menangis dan tidak tidur  semalaman.


Padahal itu hanyalah trik make up yang sengaja Violet lakukan untuk mendapatkan rasa iba dan simpati Thomas.


Violet yakin pagi ini Thomas pasti sudah mengetahui kabar tentang pertunangannya dengan Febrian Idibatalkan dari tamu undangan kenalan Thomas sehingga Violet memainkan dramanya terlebih dahulu sebelum Thomas menyalahkannya.


Benar dugaan Violet, Thomas sudah mengetahui tentang pertunangannya yang dibatalkan oleh Febrian dari salah satu pelanggan setia  Restoran Hartono yang di undang oleh Thomas ke pesta itu.


Thomas sedang meminta Wulan Sari untuk menghubungi Violet dan terkejut melihat kedatangan Violet dalam keadaan menyedihkan.


"Mom!" teriak Violet sambil memeluk Wulan Sari dan berakting menangis tersedu-sedu di pelukan Wulan Sari.

__ADS_1


"Ada apa Violet?" tanya Wulan Sari sambil menepuk-nepuk punggung Violet.


Wulan Sari tahu Violet sedang berakting di depan Thomas sehingga mengikuti drama yang sedang dimainkan oleh Violet.


"Febrian memutuskan pertunangan," jawab Violet.


"Kenapa bisa begitu? Apa yang terjadi di ballroom semalam?" tanya Wulan Sari.


Pagi ini Thomas di telepon oleh pelanggan setia Restoran Hartono yang mengabarkan tentang pesta pertunangan putrinya di batalkan oleh Febrian semalam dan tidak mengatakan jelas apa yang terjadi di dalam ballroom Hotel H.


Wulan Sari mempunyai firasat pasti berhubungan dengan Rossy.


"Semua karena Kak Rossy," jawab Violet.


"Rossy? Apa maksudmu Violet? Jangan menyalahkan Rossy atas pertunanganmu yang batal," ujar Thomas dengan suara tegas.


Violet terkejut dengan reaksi Thomas yang membela Rossy secara terang- terangan.


"Semalam Kak Rossy datang ke pesta pertunangan dan membuat kekacauan di sana sehingga Febrian membatalkan pertunangan," ucap Violet.


"Rossy sudah pulang ke Bali? Bagaimana mungkin Rossy mengacaukan pesta pertunanganmu. Pasti ada kesalahpahaman," kata Thomas.


"Malangnya nasibmu putriku. Kalau saja aku berada di ballroom semalam, aku pasti tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Kenapa Rossy bisa berbuat jahat terhadap adiknya sendiri?" ujar Wulan Sari sambil menangis tersedu-sedu memukul dadanya sendiri.


Thomas menjadi serba salah melihat ibu dan anak yang menangis tersedu-sedu di hadapannya dan keduanya menuduh Rossy.


Thomas yakin kejadian semalam pasti hanya kesalahpahaman dan mungkin Febrian membatalkan pertunangan karena masih mencintai Rossy.


"Aku akan mencari Febrian sekarang!" ujar Wulan Sari secara tiba-tiba.


Wulan Sari merasa kesal karena Thomas sangat mempercayai Rossy sehingga tidak memedulikan perkataan Violet. Oleh karena itu Wulan Sari berinisiatif mencari Febrian demi kebahagiaan Violet.


"Tidak perlu mom. Akutahu di dalam hati Kak Febrian hanya ada Kak Rossy saja. Aku tidak mau lagi menjadi pengganti Kak Rossy," kata


Violet sambil memegang erat tangan Wulan Sari.


Violet memberi isyarat mata ke Wulan Sari supaya lebih tenang dan tidak bertindak gegabah.


Violet tidak ingin Wulan Sari bertindak gegabahmencari Febrian lagi karena target Violet sekarang adalah merebut Jackson Wijaya dari tangan Rossy.


Thomas menghela napas panjang sambil melihat ke arah Violet dan Wulan Sari.


"Kalau memang Febrian sudah memutuskan pertunangan, biarkan saja. Aku yakin Violet akan menemukan pasangan yang tepat untuknya nanti," kata Thomas ke Wulan Sari.


"Violet. Ayah mau ke Restoran Hartono sekarang. Kamu temanin ibumu di rumah," pesan Thomas.


"Baik ayah," jawab Violet dengan patuh.


***

__ADS_1


Violet duduk di atas kursi sofa dan mendengus kesal setelah Thomas meninggalkan rumah Hartono. Kemudian mengeluarkan cermin dari dalam tasnya memperbaiki riasan wajahnya yang berantakan.


"Sialan! Ayah masih saja membela wanita brengsek itu! Hanya salah paham!  Salah paham apaan! Gara-gara putri tercintanya, pesta pertunanganku rusak!" pekik Violet dengan emosi.


Wulan Sari duduk di samping Violet.


"Violet. Apa yang terjadi semalam?" tanya Wulan Sari.


Wulan Sari sangat penasaran dengan orang yang menjadi beking Rossy semalam.


"Kita dibohongi oleh Rossy, Mom! Dia sama sekali tidak berubah menjadi jelek. Malahan semakin cantik! Bahkan Jackson Wijaya kepelet sama susuk pemikatnya sehingga membelanya mati-matian semalam!" ujar Violet dengan marah dan mengepalkan kedua tangannya.


"Jackson Wijaya? Maksudmu CEO muda dari Perusahaan Wijaya?"tanya Wulan Sari.


"Iya Mom. CEO muda yang bodoh! Mengakui putra Rossy adalah putranya! Gila! Itu semua pasti bohong!" kata Violet dengan suara yang melengking tinggi.


"Apa? Anak haramnya Rossy putranya Jackson Wijaya? Tidak mungkin!" Wulan Sari pun ikut berteriak histeris.


Wulan Sari dan Violet menyangkal keras kebenaran yang sudah terpampang jelas di depan mata mereka.


"Bagaimana dengan kedua preman itu, mom? Mereka berhasil bersenang-senang dengan Rossy?" tanya Violet dengan mata berbinar-binar.


Violet baru teringat akan adanya rencana kedua dari Wulan Sari yang dijalankan oleh dua preman pria yang menyelinap ke dalam ballroom pesta pertunangannya.


"Mereka gagal," jawab Wulan Sari dengan wajah yang pucat karena mengingat ancaman Boris semalam.


"Sialan! Beruntung sekali wanita brengsek itu!" teriak Violet seperti orang gila.


"Tenanglah Violet. Kita pasti akan menemukan rencana untuk menghancurkan Rossy. Kamu yakin tidak mau rujuk dengan Febrian?" tanya Wulan Sari.


"Yakin seratus persen, Mom. Sekarang tujuanku adalah merebut Jackson Wijaya dari tangan Rossy," jawab Violet sambil tersenyum licik.


***


Selamat malam readers.


Maaf ya bab kedua ini di up agak malam, pukul 21.30 WITA.


Semoga bisa cepat muncul di aplikasi.


Reuni keluarga kecil Jackson Wijaya akan berlanjut besok ya.


Malam ini hanya ada drama keluarga saja 😂😂🙏


SEE YOU TOMORROW


THANK YOU


SALAM SAYANG

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2