
***Ruang kantor Jackson Wijaya***
Suasana ruang kantor Jackson menjadi tenang dan sepi.
Bahkan Venesia yang mengantarkan teh hangat untuk Felix hanya meletakkan teh hangat di atas meja dan menganggukkan kepalanya kepada Felix sebelum keluar dari ruang kantor Jackson.
Setelah menunggu beberapa saat, Jackson mengalihkan perhatiannya dari handphone ke Felix yang duduk dengan tenang menikmati teh hangat.
"Felix! Aku memerlukan bantuanmu," kata Jackson sambil memajukan badannya ke arah Felix karena mereka terhalang oleh meja kerja Jackson.
"Oke. Tentang apa?" tanya Felix dan meletakkan cangkir tehnya di atas meja dan melihat Jackson dengan serius.
Walaupun dirinya tidak mengetahui apa pun soal perusahaan, tetapi Jackson meminta bantuannya sehingga Felix akan berusaha sebisanya untuk membantu Jackson.
"Ini! Tolong bantu pilih yang mana lebih bagus!" ucap Jackson sambil memberikan handphone miliknya ke Felix.
Felix menerima handphone Jackson dan melihatnya. Mata Felix membulat besar ketika melihat isi handphone Jackson yang berupa galeri foto.
Di dalamnya berisi semua foto-foto kencan pertama Jackson dan Rossy di taman bermain. Semuanya adalah foto-foto terbaik yang dipilih oleh Bagaskara dan dikirimkan ke handphone Jackson.
"Aku kira kamu sibuk dengan urusan pekerjaan. Ternyata sibuk memilih foto mesramu dengan Rossy," ujar Felix sambil menggelengkan kepalanya.
"Urusan pekerjaan penting. Memilih foto juga penting," jawab Jackson dengan santai.
"Semuanya bagus," jawab Felix dengan kesal dan mengembalikan handphone Jackson.
"Aku tahu perpaduan wajahku yang tampan dan Rossy yang cantik, pasti semua hasil fotonya bagus. Aku pun bingung harus memilih foto yang mana untuk di jadikan background handphone ku," kata Jackson dengan pe de.
Kalau saja Felix tidak teringat dengan tujuannya datang ke Perusahaan Wijaya, Felix ingin segera meninggalkan ruang kantor Jackson karena tidak tahan dengan kenarsisan Jackson yang luar biasa. 🤣
Sudut bibir Jackson terangkat sedikit melihat wajah kesal Felix.
Biasanya Felix yang selalu membuat Jackson merasa pusing akan kebawelan dan sifat ingin tahu Felix.
"Kamu belum pacaran sama angel mu?" tanya Jackson dengan nada datar.
Pertanyaan Jackson yang terus terang membuat Felix terdiam sejenak memikirkan hubungannya dengan Michelle.
"Belum. Dalam waktu dekat aku akan mengungkapkan perasaanku kepadanya," jawab Felix dengan jujur.
Belakangan ini Felix sudah melakukan pendekatan ke Michelle dengan gencar dan hubungan mereka berdua pun sudah mulai lebih dekat dibandingkan sebelumnya.
Felix yakin Michelle juga menyukainya sehingga tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengutarakan perasaan hatinya ke Michelle.
__ADS_1
"Wish you luck," ucap Jackson dengan singkat.
"Thank you," jawab Felix.
"Ada apa kamu mencariku? Tentang Kelvin kah? " tanya Jackson.
"Iya. Aku dan beberapa dokter spesialis sudah melakukan meeting mengenai kondisi Kelvin di Healing Hands Hospital. Kita akan mengontrol lagi perkembangan Kelvin selama dua hari lagi. Jika tidak ada masalah apa pun, Kelvin boleh pulang dan melakukan rawat jalan saja," jawab Felix dengan nada serius.
"Rossy pasti senang mendengar kabar ini," kata Jackson sambil membayangkan wajah Rossy yang tersenyum.
Bersamaan dengan itu, terdengar suara ketukan dari luar ruang kantor Jackson.
"Masuk!" perintah Jackson.
Venesia berjalan masuk ke dalam ruang kantor di ikuti oleh Rossy dan Chandra.
"Tuan Jackson! Nona Rossy dan tuan muda Chansra datang," kata Venesia.
Kebanyakan karyawan di Perusahaan Wijaya sudah melihat video lamaran Jackson ke Rossy di taman bermain termasuk Venesia sehingga ketika Rossy datang ke Perusahaan Wijaya, para karyawan menyambut kedatangannya dengan ramah dan senyuman lebar di sudut bibir mereka.
Jackson menganggukkan kepalanya ke Venesia. Venesia berjalan keluar dari ruang kantor menuju pantry untuk menyiapkan minuman.
"Daddy! Om Felix!" sapa Chandra.
"Halo Felix!" balas Rossy.
Rossy meletakkan kotak aluminium foil untuk lunch Jackson di atas meja.
Mata Felix berbinar-binar melihat kotak aluminium foil itu karena tahu pasti apa isi di dalamnya.
Rossy tersenyum kecil melihat reaksi Felix.
"Kelvin bilang kamu dan beberapa dokter spesialis memeriksanya tadi pagi," kata Rossy ke Felix.
"Felix datang untuk membicarakan hal itu. Selama dua hari Kelvin akan di kontrol kondisi kesehatannya. Jika tidak ada masalah apa pun, Kelvin bisa keluar dari Healing Hands Hospital dan melakukan rawat jalan," ucap Jackson.
Jackson ingin dirinya yang menyampaikan kabar baik ini ke Rossy.
"Syukurlah! Akhirnya Kelvin tidak perlu tinggal di rumah sakit lagi," kata Rossy sambil tersenyum.
Jackson menatap intens senyuman di wajah Rossy. Kalau saja tidak ada Felix dan Chandra di sana, Jackson pasti akan segera memeluk Rossy dan mencium bibir stroberinya saat ini. 😅
Rossy sangat senang mendengar kabar ini. Pada awalnya Kelvin sendiri yang memutuskan untuk tetap tinggal di Healing Hands Hospital karena tidak ingin membuat Rossy merasa sedih jika melihat penyakitnya kambuh, tetapi sekarang Felix dan dokter spesialis lainnya akan mengizinkan Kelvin rawat jalan sehingga keluarga kecil mereka bisa berkumpul di Mansion Wijaya.
__ADS_1
"Mommy! Kita segera ke Healing Hands Hospital memberitahukan Kelvin tentang hal ini," ucap Chandra dengan antusias.
"Iya Chandra," jawab Rossy.
"Jackson! Aku pulang dulu ya. Mau cari makan untuk lunch," kata Felix sambil melirik sekali lagi kotak aluminium foil di atas meja Jackson.
Felix tahu Rossy hanya menyediakan lunch untuk Jackson saja sehingga kali ini dirinya tidak beruntung untuk mencicipi masakan Rossy.
"Felix! Di rumah kontrakan Michelle masih ada banyak mac n cheese masakanku. Kamu bisa lunch di sana. Aku akan beritahu Michelle melalui sms sekarang," kata Rossy.
Rossy merasa tidak enak hati dengan Felix yang sudah pagi-pagi ke Healing Hands Hospital bersama dokter-dokter spesialis memeriksa keadaan Kelvin Hartono.
Michelle pasti tidak akan merasa keberatan membagi mac n cheese nya ke Felix.
Lagi pula Rossy bisa merasakan Michelle juga menyukai Felix sehingga ingin memberi kesempatan kepada mereka berdua supaya lebih dekat.
Rossy tahu Felix adalah pria yang baik dan bertanggung jawab sehingga sangat cocok menjadi pasangan Michelle.
"Oke. Aku ke rumah kontrakan Michelle sekarang. Bye bye," kata Felix dan secepat kilat meninggalkan ruang kantor Jackson.
Jackson hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat Felix yang terburu-buru menemui angel nya. 😂
Rossy mengeluarkan handphone dan mengirim sms LINE ke Michelle tentang Felix yang akan lunch mac n cheese di rumah kontrakan Michelle, lalu Rossy melihat ke arah Jackson.
"Jackson! Aku memasak chicken cordon bleu dan mashed potato untuk lunch mu. Kamu harus menghabiskannya ya. Aku dan Chandra ke Healing Hands Hospital sekarang," kata Rossy.
Rossy tahu Jackson sangat sibuk sekarang sehingga memang berencana hanya mengantarkan lunch untuk Jackson saja sekaligus melepas rindu dengan melihat Jackson sebentar.
"Oke. Aku akan memakannya segera," jawab Jackson dan berdiri dari kursinya untuk mengantar Rossy dan Chandra keluar dari ruang kantornya.
Jackson mengenggam tangan Rossy sambil berjalan ke pintu dengan langkah kaki perlahan.
***
Halo readers. Masih ada satu bab lagi nanti malam ya.
See you soon
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
__ADS_1