
***Di dalam mobil avanza biru***
Rossy melihat keluar jendela mobil. Cuaca hari ini sangat bagus. Langit berwarna biru dan matahari sangat cerah sehingga tidak mungkin akan turun hujan secara tiba-tiba.
Acara kencan pertama mereka di taman bermain pasti bisa berjalan lancar.
Rossy merasa gugup dan penuh harapan akan apa saja yang Jackson lakukan di kencan pertama mereka.
Setelah menempuh perjalanan hampir tiga puluh menit, mobil avanza biru berhenti di taman bermain.
Pak Benyamin turun dari mobil dan membukakan pintu belakang mobil untuk Rossy.
"Nona Rossy! Selamat berkencan dengan tuan Jackson," kata Pak Benyamin.
"Terima kasih Pak Benyamin," ucap Rossy sambil tersenyum.
Pak Benyamin mengemudikan mobil avanza biru meninggalkan Rossy karena tahu Rossy akan pulang bersama Jackson nantinya sehingga Pak Benyamin tidak perlu menunggu di tempat parkir taman bermain.
Rossy berdiri di depan pintu masuk taman bermain dan melihat jam tangan di pergelangan tangannya.
"Sudah jam satu siang," batin Rossy.
Rossy mengedarkan pandangan matanya di jalan yang berada di depan pintu masuk taman bermain dan belum terlihat mobil Land Rover Range Rover Velar berwarna hitam.
Rossy memutuskan menelepon Jackson. Sambungan telepon dengan cepat diangkat oleh Jackson.
"Halo Rossy," kata Jackson.
"Jackson. Aku sudah tiba di taman bermain dan berada di depan pintu masuk. Kamu sudah sampai mana?" tanya Rossy sambil matanya melihat jalan di depan pintu masuk taman bermain.
"Di belakangmu," jawab Jackson.
Rossy membalikkan badannya dengan cepat dan melihat Jackson sedang berjalan ke arahnya.
Tangan kiri Jackson sedang memegang handphone dan tangan kanannya di masukkan ke dalam kantong celananya.
Rossy tercengang melihat penampilan Jackson. Ini pertama kali Rossy melihat Jackson memakai pakaian casual.
Jackson memakai t-shirt hitam dipadu dengan jaket kulit berwarna hitam yang tidak di resleting dan juga celana jeans berwarna hitam yang memperlihatkan kaki panjangnya.
"Keren banget," kata hati Rossy.
Kemudian Rossy melihat pakaian yang sedang dikenakannya saat ini dan menyadari dirinya memakai baju couple dengan Jackson.
Warna kaos dan jaket mereka berdua senada. Senyum lebar mengembang di bibir Rossy di sertai dengan pipinya yang merona merah.
Jackson juga mengagumi penampilan Rossy hari ini. Tidak sia-sia dirinya mendengar ide dari Felix untuk memakai pakaian couple dengan Rossy.
Mereka berdua terlihat sangat serasi. Siapa pun yang melihat mereka pasti tahu mereka berdua adalah pasangan.
__ADS_1
"Ayo kita masuk," ajak Jackson sambil menggandeng tangan Rossy.
"Tetapi kita belum membeli tiket masuk," kata Rossy sambil menunjuk antrian di depan loket tiket masuk.
Hari ini malam minggu sehingga terlihat banyak pasangan anak muda yang mengantri di depan loket tiket masuk.
"Bagaskara sudah mengurus VIP Pass. Kita bisa langsung masuk sekarang," jawab Jackson.
"Oke," ucap Rossy.
Rossy mengambil brosur peta taman bermain yang berada di dekat pintu masuk taman bermain.
Di dalam brosur peta taman bermain berisi semua wahana permainan yang ada di dalam taman bermain sehingga memudahkan mereka untuk memilih ingin memainkan wahana apa saja.
Bagaskara bukan hanya sudah mengurus VIP Pass untuk Jackson dan Rossy,melainkan Bagaskara sudah berada di dalam taman bermain untuk menjalankan rencana Jackson hari ini.
Pada awalnya Jackson ingin booking penuh taman bermain ini sehingga hanya ada dirinya dan Rossy saja.
Rossy bisa bebas bermain permainan apa pun di taman bermain tanpa perlu mengantri lagi, tetapi Felix mencegah Jackson melakukan hal itu dan mengatakan bahwa taman bermain akan lebih menyenangkan jika banyak orang yang bermain bersama.
***
Jackson melihat wahana komedi putar kuda.
"Ayo kita coba itu," ajak Jackson ke Rossy.
Sebenarnya Rossy ingin langsung mencoba wahana permainan yang seru dan menegangkan.😅
Mereka berdua pun duduk di atas patung kuda yang berada di dalam komedi putar.
Mereka memilih patung kuda yang bersebelahan. Rossy tersenyum senang sambil melihat brosur peta taman bermain.
"Jackson. Aku ingin main sky swinger, kapal bajak laut, dan roller coaster," ucap Rossy sambil menunjuk brosur di tangannya dengan antusias.
"Oke," jawab Jackson dengan singkat.
Setelah turun dari komedi putar, Jackson dan Rossy mencoba wahana permainan yang di inginkan Rossy.
Berdasarkan peta taman bermain, mereka akan menaiki sky swinger terlebih dahulu, kemudian kapal bajak laut, dan yang terakhir roller coaster.
Rossy merasa ketagihan dengan wahana permainan yang seru dan menegangkan.
Rossy mengulang permainan sky swinger, kapal bajak laut, dan roller coaster sebanyak lima kali.
Sewaktu tiga kali bermain, Jackson ikut merasakan ketegangan yang keseruan dari wahana permainan itu, tetapi ketika wahana permainan itu di ulang terus menerus yang totalnya lima belas kali dari tiga wahana permainan, Jackson merasakan sedikit mual dan pusing 😂.
__ADS_1
Rossy dan Jackson turun dari wahana terakhir yaitu roller coaster sambil bergandengan tangan.
Rossy merasakan tangan Jackson berkeringat sehingga menghentikan langkah kakinya dan melihat ke wajah Jackson.
Rossy menyadari wajah Jackson yang terlihat sedikit pucat. "Jackson. Kamu tidak apa-apa kan?" tanya Rossy.
"Tidak apa-apa. Kamu mau naik lagi?" tanya Jackson.
Rossy tahu Jackson sedang memaksakan diri untuk menemaninya bermain lagi karena tidak ingin mengacaukan acara kencan mereka.
"Akh capek. Ayo kita duduk disana sebentar," ajak Rossy sambil menunjuk kursi yang berada tidak jauh dari mereka.
Jackson menganggukkan kepala.
Ketika akan berjalan menuju kursi, kaki Jackson terasa lemas dan tidak bertenaga sehingga berjalan dengan pelan.
Rossy menyadarinya dan tidak mengatakan apa pun karena tahu gengsi Jackson yang tinggi.
Rossy tersenyum tipis dan menarik tangan kanan Jackson ke arah pundaknya, lalu Rossy melingkarkan tangan kirinya ke pinggang Jackson sehingga posisi tubuh Jackson menopang ke pundaknya dan akan memudahkan Jackson berjalan.
Jackson menatap ke wajah Rossy dan Rossy balas menatapnya.
"Kenapa? Aku ingin memeluk pinggangmu," kata Rossy sambil tertawa kecil.
Jackson pun ikut tersenyum kecil karena tahu Rossy menyadari kakinya yang lemas dan ingin membantu memapahnya.
Jackson semakin menyukai Rossy sehingga memajukan wajahnya ke wajah Rossy.
Mata Rossy membulat besar karena mengira Jackson akan menciumnya di tempat umum.
Ternyata hanya hidung Jackson yang menyentuh hidungnya saja dalam hitungan detik.
Pipi dan telinga Rossy merona merah seketika karena sadar dirinya dijahili oleh Jackson.
Jackson menggunakan tangan kirinya mencubit pipi Rossy yang bersemu merah sambil tertawa kecil.
***
Halo readers. Bab ini author up pukul 18.20 WITA.
Gimana? Mau lanjut lagi gak kencan Jackson Wijaya dan Rossy Hartono?
😁😁😁 Di tunggu ya lanjutan ceritanya nanti malam.
Jujur nih. Author ngetik bab ini sampai senyum-senyum sendiri karena ikut ngehalu jauh 😂😂😂.
Semoga readers menyukainya ya.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
__ADS_1