Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 79. Sikap hangat dari Pak Lesmana


__ADS_3

***Healing Hands Hospital***


Michelle sedang menunggu Wijaya di depan Healing Hands Hospital.


Chandra mengirim sms kepada Michelle untuk tidak menjemputnya di Perusahaan Wijaya karena Chandra akan di antar oleh kakek buyutnya ke Healing Hands Hospital. Selesai makan bakmi ayam legendaris di Restoran Hartono, Agung langsung mengantar Chandra pulang ke Healing Hands Hospital.


Walaupun Agung masih ingin lebih lama berduaan dengan Chandra tetapi Agung tidak ingin membuat Chandra dimarahi oleh Jackson apabila Jackson mengetahui Chandra diam-diam keluar dari rumah sakit untuk menemuinya.


Michelle melihat mobil mercedes benz putih berhenti di depan Healing Hands Hospital.


Chandra turun dari mobil, sedangkan Agung menurunkan kaca mobil untuk melihat Chandra.


"Bye bye kakek buyut," kata Chandra.


"Bye Chandra. Cepat sembuh ya supaya bisa menginap di vila kakek buyut lagi," kata Agung.


"Baik kakek buyut," jawab Chandra dengan patuh.


Michelle menghampiri Chandra setelah mobil mercedes benz putih meninggalkan Healing Hands Hospital.


"Chandra. Kakek buyutmu tidak curiga kan?" tanya Michelle.


"Tidak aunty Michelle," jawab Chandra.


"Ayo kita pulang sekarang," ajak Michelle sambil mengandeng Chandra menuju tempat parkir mobil.


Di dalam mobil Chandra mencoba menghacker cctv Apartemen Royal Residance untuk mengetahui bagaimana keadaan Rossy sekarang.


Chandra merasa tenang setelah melihat Jackson membawa Bagaskara dan lima bodyguard ke Apartemen Royal Residance untuk menyelamatkan Rossy.


Dari rekaman cctv Royal Residance terlihat Rossy dalam keadaan baik-baik saja dan sedang mendorong kursi roda Jackson.


Chandra semakin mengagumi Jackson yang bisa dengan mudah menyelesaikan masalah apapun.


Walaupun penculik Rossy belum tertangkap,  Chandra yakin Jackson pasti sudah mempunyai cara untuk menghadapi penculik itu.


 


***Mansion Wijaya***


Rossy berada di dapur untuk memasak dinner Felix, sedangkan Jackson dan Felix berada di ruang makan mengobrol tentang kejadian hari ini.


Jackson memberitahukan Felix tentang dirinya yang telah makan satu mangkuk mac n cheese masakan Rossy sewaktu rapat direksi.


Walaupun akhirnya Jackson memuntahkan juga semua mac n cheese nya tetapi Felix merasa gembira mendengarkan hal itu.


Jackson bisa menahan makanan itu lebih lama daripada biasanya sehingga Felix semakin yakin penyakit eating disorder Jackson bisa disembuhkan dan orang yang bisa membantu Jackson adalah Rossy.


Felix ingin berunding dengan Rossy tentang cara menyembuhkan penyakit eating disorder Jackson.

__ADS_1


"Jadi semua pemegang saham termasuk kakek, paman, dan sepupumu mengira penyakit eating disordermu sudah sembuh?" tanya Felix.


"Iya," jawab Jackson dengan singkat.


"Jackson. Paman dan sepupumu pasti belum menyerah. Mereka akan mencoba mencari tahu apakah penyakitmu benar-benar sudah sembuh atau belum. Kamu harus berhati-hati," kata Felix.


Semua perbuatan licik Kusuma dan Indra diketahui dengan jelas oleh Felix.


Ketika Jackson pertama kali menjabat CEO di perusahaan Wijaya, banyak pemegang saham yang berpihak kepadanya karena melihat dengan jelas kemampuan Jackson memimpin Perusahaan Wijaya dan menghasilkan keuntungan yang besar untuk mereka.


Kusuma dan Indra sengaja memanfaatkan penyakit eating disorder Jackson untuk membuat kepercayaan para pemegang saham terhadap Jackson berkurang.


Sewaktu Jackson sedang melakukan kesepakatan dengan kolega bisnis yang akan mendatangkan keuntungan lebih besar untuk para pemegang saham, Kusuma sengaja mengantarkan cake dengan alasan ingin menjamu kolega bisnis itu.


Kolega bisnis itu sangat senang dan meminta Jackson makan bersamanya. Karena penyakit eating disordernya, Jackson tidak bisa makan cake itu dan muntah di hadapan kolega bisnisnya.


Jackson tidak bisa menahan diri untuk muntah karena pada waktu itu Kusuma dan Indra sengaja menghalangi Jackson meninggalkan ruangan sehingga akhirnya kolega bisnis itu membatalkan kesepakatannya dengan Perusahaan Wijaya.


Hal itu membuat beberapa pemegang saham mulai curiga dengan kemampuan Jackson dalam memimpin Perusahaan Wijaya.


Kusuma dan Indra berhasil membuat kepercayaan para pemegang saham terhadap Jackson berkurang.


Felix takut mereka berdua akan merencanakan sesuatu yang lebih buruk lagi apabila mengetahui Jackson berbohong di rapat direksi tadi.


"Jackson. Kamu harus meminta Rossy menyimpan rahasia ini. Semua pelayan di Mansion Wijaya sama sekali tidak boleh tahu penyakitmu belum sembuh," saran Felix.


Jackson menganggukkan kepalanya karena dirinya pun menyadari akan pentingnya menjaga rahasia ini.


"Pak Lesmana," kata Jackson dengan singkat.


"Iya ya betul. Pak Lesmana. Aku tahu Pak Lesmana sangat setia kepadamu tetapi tetap harus dirahasiakan darinya," kata Felix.


Jackson dan Felix tahu hubungan antara Agung dan Pak Lesmana yang sangat baik sehingga besar kemungkinan Pak Lesmana akan keceplosan bicara ke Agung tentang penyakit Jackson yang belum sembuh.


Jackson tidak mau Agung khawatir terus dengan kesehatannya sehingga mereka harus menyimpan rahasia ini terhadap Pak Lesmana juga.


"Pak Lesmana pasti sudah tahu tentang penyakitku yang sudah sembuh dari kakek," kata Jackson.


Jackson yakin seratus persen kakeknya sudah menelepon Pak Lesmana. Dugaan Jackson sangatlah benar.


Agung menelepon Pak Lesmana dan memberitahukannya tentang Jackson yang sudah sembuh dari penyakit eating disorder setelah mengantarkan Chandra ke Healing Hands Hospital.


Mereka berdua adalah orang yang paling senang dan bahagia dengan kesembuhan penyakit Jackson.


Agung dan Pak Lesmana memuji kehebatan  Rossy yang bisa menyembuhkan penyakit Jackson hanya dalam waktu semingguan.


***


Pak Lesmana tersenyum lebar menemui Rossy yang sedang menuangkan masakannya ke dalam piring.

__ADS_1


"Nona Rossy," kata Pak Lesmana dan menatap wajah Rossy dengan mata berbinar-binar.


"Iya Pak Lesmana. Ada apa ya?" tanya Rossy.


"Terima kasih banyak nona Rossy," kata Pak Lesmana sambil tersenyum tulus.


"Terima kasih? Apa yang sudah aku lakukan pak Lesmana?" tanya Rossy dengan bingung.


"Kamu berhasil menyembuhkan penyakit tuan Jackson. Kata tuan Agung, tuan Jackson hari ini makan mac n cheese masakanmu di ruang rapat direksi. Nona Rossy memang adalah malaikat yang dikirim untuk tuan Jackson," jawab Pak Lesmana dengan semangat.


"Ternyata tuan Agung memberitahukan pak Lesmana  tentang kejadian di rapat direksi tadi. Aku tidak boleh menyangkalnya di depan Pak Lesmana," kata hati Rossy.


"Itu adalah kewajibanku, Pak Lesmana. Aku adalah koki pribadi tuan Jackson dan juga asisten pribadinya sekarang. Kesehatan tuan Jackson adalah hal terpenting bagiku," kata Rossy.


"Iya nona Rossy. Betul sekali. Kesehatan tuan Jackson paling penting. Aku harap nona Rossy akan berusaha memasak lebih banyak macam masakan lagi supaya tuan Jackson bisa memakannya lebih banyak," kata Pak Lesmana dengan antusias.


"Iya Pak Lesmana. Aku pasti akan menggunakan semua keahlian memasakku dan pasti bisa membuat tuan Jackson sangat menyukai masakanku seperti Felix sekarang," kata Rossy.


"Mari aku bantu nona Rossy menghidangkan masakannya ke meja makan," kata Pak Lesmana dengan semangat.


"Terima kasih Pak Lesmana," kata Rossy.


***


Rossy dan Pak Lesmana membawa semua masakan ke ruang makan dan menghidangkannya di atas meja.


Felix segera menghentikan pembicaraannya dengan Jackson. Matanya menatap  intens ke meja makan yang penuh dengan masakan Rossy.


Felix sudah tidak sabar ingin mencicipi semua hidangan di atas meja makan. Felix mengambil makanan dan meletakkannya di atas piringnya. Dalam sekejap piring Felix sudah penuh tetapi pria muda itu masih saja menambahkan makanan ke dalam piringnya .


Jackson hanya bisa menggelengkan kepala melihat sikap Felix.


Pak Lesmana juga menyadari sikap Felix dan teringat akan percakapannya dengan Rossy tadi yaitu Rossy ingin membuat Jackson sangat menyukai masakannya sama seperti Felix.


Pak Lesmana sudah tidak sabar melihat Jackson akan bersikap seperti Felix suatu saat nanti. Karena hal itulah membuat Pak Lesmana memandang wajah Rossy dengan mata berbinar-binar lagi.


***


Selamat siang readers. Tanpa terasa sekarang hari senin lagi dan para readers mendapatkan satu vote lagi dari noveltoon.


Para readers jangan lupa menggunakan votenya ya karena setiap senin akan ada vote yang baru. Vote yang lama apabila tidak terpakai akan hilang.


Para readers yang baik hati, kalau bisa author Lytie ingin meminta bantuan vote nya di berikan kepada karya ini ya ^~°. 🤗🤗🤗


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya yang akan author up hari ini juga.


Spoiler bab berikutnya : Felix akan memberitahukan Rossy tentang masa kecil Jackson dan juga rencana Felix untuk menyembuhkan penyakit Jackson, yang pastinya dengan bantuan Rossy.


Thank you

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2