
**Kamar tidur Jackson Wijaya***
Rossy terbangun oleh suara alarm dari handphone. Selimut membungkus rapat tubuh Rossy.
Rossy melihat ke samping tempat tidur dan tidak terlihat sosok Jackson di sana.
Rossy meletakkan tangannya di atas tempat tidur di bagian Jackson berbaring semalam dan tidak terasa hangat sama sekali, yang membuktikan Jackson sudah meninggalkan tempat tidur dalam waktu yang lama.
"Di mana Jackson?" kata hati Rossy.
Rossy tahu Jackson lah yang membungkus rapat tubuhnya dengan selimut sewaktu Jackson bangun duluan.
Rossy turun dari tempat tidur dan mengambil satu gaun formal dengan kancing di leher dari lemari pakaiannya.
Semalam Jackson meninggalkan dua gigitan cinta di lehernya sehingga hari ini Rossy harus mengenakan pakaian yang bisa menyembunyikan bekas gigitan cinta itu dari orang lain.
Beberapa saat kemudian Rossy keluar dari kamar mandi dengan gaun formal.
Rossy merapikan tempat tidur dan meletakkan satu set pakaian kerja Jackson di atas tempat tidur sebelum berjalan menuju dapur Mansion Wijaya untuk memasak breakfast.
***Dapur Mansion Wijaya***
"Pagi nona Rossy."
"Pagi nona Rossy."
Dua orang koki baru menyapa Rossy dengan ramah.
Pak Lesmana yang memperkerjakan kedua koki baru itu sebagai asisten Rossy atas perintah Jackson.
Pak Lesmana mengenal kedua koki baru itu karena kedua koki itu pernah bekerja di Mansion Wijaya dan mereka mengundurkan diri setelah bekerja tiga bulan.
Mereka mengundurkan diri atas inisiatif sendiri karena hasil masakan mereka tidak bisa membuat Jackson tertarik untuk mencicipi masakan itu.
Ketika Pak Lesmana mencari mereka berdua untuk menjadi asisten Rossy, mereka berdua langsung menyetujuinya karena penasaran dengan masakan Rossy yang berhasil menyembuhkan penyakit eating disorder Jackson.
Kedua koki baru itu adalah pasangan suami istri yaitu Pak Simon dan Bu Liana. Selama ini mereka bekerja sebagai koki di restoran Hotel.
Pak Simon dan Bu Liana kagum dengan masakan Rossy yang enak dan semakin takjub ketika melihat Jackson menghabiskan dinner masakan Rossy semalam walaupun dalam porsi yang kecil.
"Nona Rossy. Bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak breakfast sudah kita persiapkan," kata Bu Liana.
"Terima kasih Bu Liana dan Pak Simon," ucap Rossy sambil tersenyum.
Rossy menyiapkan breakfast di bantu oleh Pak Lesmana dan Bu Liana.
***
Beberapa saat kemudian Pak Lesmana berjalan masuk ke dalam dapur Mansion Wijaya.
"Pagi nona Rossy. Pak Agung ingin berbicara sebentar dengan Nona Rossy," kata Pak Lesmana sambil menyerahkan handphone miliknya.
"Terima kasih Pak Lesmana," ucap Rossy.
"Pak Simon, Bu Liana. Aku tinggal sebentar ya," kata Rossy.
"Baik nona Rossy," jawab Pak Simon dan Bu Liana bersamaan.
***
Rossy berjalan keluar dari dapur Mansion Wijaya sambil memegang handphone Pak Lesmana.
__ADS_1
"Pagi kakek," sapa Rossy dengan sopan.
"Pagi Rossy. Aku tidak mempunyai nomor handphone mu sehingga menelepon ke handphone Pak Lesmana," kata Agung.
"Iya kakek," jawab Rossy.
"Nanti kamu akan mengantar breakfast untuk Kelvin ke Healing Hands Hospital kah?" tanya Agung.
"Iya kakek. Aku dan Chandra akan mengantar breakfast untuk Kelvin," jawab Rossy.
"Jam berapa kamu akan tiba di Healing Hands Hospital?" tanya Agung.
"Sekitar jam delapan. Setelah Jackson berangkat kerja, aku dan Chandra akan berangkat ke Healing Hands Hospital," jawab Rossy.
"Baiklah. Aku ingin menjenguk Kelvin dan akan tiba di Healing Hands Hospital jam delapan ," kata Agung.
"Baik kakek," jawab Rossy.
Setelah menutup sambungan telepon dengan Agung, Rossy Hartono mengembalikan handphone Pak Lesmana.
Pak Lesmana sedang memberi arahan kepada beberapa pelayan Mansion Wijaya.
"Nona Rossy. Aku akan memberitahukan nomor handphone nona Rossy ke tuan Agung," kata Pak Lesmana
"Baiklah Pak Lesmana. Terima kasih," ucap Rossy sambil tersenyum.
"Kakek pasti sudah mengetahui penyakit Kelvin dari Jackson semalam sewaktu mereka mengobrol di ruang kerja," kata hati Rossy.
Rossy melihat sekeliling dan masih tidak menemukan sosok Jackson.
"Pak Lesmana tahu tidak Jackson ada di mana? Apakah di ruang kerjanya?" tanya Rossy.
Rossy menduga Jackson pastilah berada di ruang kerjanya untuk mengurus pekerjaan kantornya sebelum berangkat ke Perusahaan Wijaya.
"Nona Rossy. Tuan Jackson ada di ruang gym," jawab Pak Lesmana.
"Iya nona Rossy. Di lantai dua ada satu kamar yang dijadikan ruang gym. Selama ini tuan Jackson jarang memakainya karena kondisi tubuhnya yang lemah. Mungkin karena belakangan ini tuan Jackson sudah bisa makan banyak makanan sehingga tuan Jackson berolahraga," kata Pak Lesmana.
"Oh begitu," ucap Rossy.
"Pantas saja dada Jackson sangat atletis. Ternyata selama ini Jackson rajin berolahraga. Hanya saja karena penyakit eating disorder membuat Jackson mengurangi aktivitas berolahraganya," kata hati Rossy.
"Nona Rossy. Ada yang ingin aku tanyakan," kata Pak Lesmana dengan ragu-ragu.
"Iya Pak Lesmana. Apa yang ingin Pak Lesmana ketahui," jawab Rossy.
"Semalam aku mengantar dinner untuk Kelvin, putra nona Rossy di Healing Hands Hospital. Wajah Kelvin sangat mirip dengan tuan muda Chandra," kata Pak Lesmana dengan polos.
Semalam Pak Lesmana sangat syok sewaktu melihat wajah Kelvin yang mirip sekali dengan wajah Chandra.
Pak Lesmana ingin menanyakannya ke Rossy Hartono ketika pulang dari Healing Hands Hospital dan tidak mempunyai kesempatan untuk berbicara dengan Rossy karena acara dinner bersama Agung.
Setelah itu Rossy ke kamar Chandra sehingga Pak Lesmana memutuskan menanyakannya pagi ini.
"Iya Pak Lesmana. Kelvin dan Chandra berwajah mirip karena mereka anak kembar," kata Rossy dengan jujur.
"Tuan muda Chandra mempunyai saudara kembar?"
Pak Lesmana menanyakannya lagi ke Rossy.
"Iya Pak Lesmana," jawab Rossy sambil menganggukkan kepalanya.
Pak Lesmana berdiri mematung dengan mulut menganga membentuk huruf O besar.
__ADS_1
Pikiran Pak Lesmana masih memproses perkataan Rossy.😅
"Pak Lesmana. Aku ke dapur dulu," kata Rossy.
Rossy berjalan ke dapur Mansion Wijaya untuk melanjutkan memasak breakfast hari ini meninggalkan Pak Lesmana yang masih saja berdiri mematung di sana.
***Ruang makan Mansion Wijaya***
"Pagi mommy," sapa Chandra yang sudah berpakaian rapi dan duduk dengan tenang di ruang makan.
"Pagi Chandra," balas Rossy sambil duduk di samping Chandra.
Rossy kagum dengan sifat mandiri Chandra.
Setiap hari Chandra bisa bangun pagi sendiri tanpa perlu dibangunkan oleh orang lain. Kemudian mandi, menggosok gigi, dan berpakaian rapi.
Rossy sudah mengetahui kebiasaan Chandra dari Michelle yang selama ini tinggal bersama Chandra di rumah kontrakan.
Beberapa saat kemudian terlihat Jackson yang sudah berpakaian kerja rapi berjalan masuk ke dalam ruang makan.
"Pagi daddy," sapa Chandra.
"Pagi Chandra," jawa Jackson dan berjalan ke arah Rossy.
Jackson membungkukkan badannya dan mencium pipi Rossy.
"Good morning kiss," kata Jackson dengan suara kecil. Kemudian Jackson duduk di kursi yang biasa digunakan olehnya.
Rossy berdiri dari kursinya dan mengambilkan breakfast untuk Jackson dengan pipi merona merah, sedangkan Chandra tersenyum lebar melihat kemesraan Jackson dan Rossy.
"Tidak lama lagi aku akan mempunyai dedek baby girl," kata hati Chandra.
Mereka bertiga pun makan breakfast bersama. Rossy teringat akan telepon dari Agung tadi.
"Jackson. Tadi kakek menelepon dan bilang akan mengunjungi Kelvin pagi ini," kata Rossy.
"Oke. Semalam kakek sudah mengetahui tentang penyakit Kelvin," kata Jackson.
Rossy menganggukkan kepalanya karena dugaannya tadi benar.
Setelah makan breakfast, Jackson berangkat kerja ke Perusahaan Wijaya dan mencium kening Rossy terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam mobil Land Rover Range Rover Velar berwarna hitam.
Pak Lesmana dan Pak Kuncoro yang melihat perlakuan mesra Jackson terhadap Rossy tersenyum lebar.
Pak Lesmana dan Pak Kuncoro yakin tidak lama lagi akan ada Nyonya Wijaya di dalam Mansion Wijaya.
***
Halo Readers. Bab ini author up pukul 17.25 WITA.
Masih ada satu bab lagi ya nanti malam.
Judul babnya ruang gym karena mulai hari ini Jackson Wijaya akan rutin berolahraga di gym setiap pagi.
Apa tujuan Jackson Wijaya berolahraga setiap pagi? Kita main tebak-tebakan lagi yuk.
Jawabannya akan muncul sejalan dengan alur cerita 😁
Oh iya. Author mau info audiobook baru yang di isi oleh suara Author LYTIE
TERIMA KASIH
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE