
***Kamar tidur Jackson Wijaya***
Rossy mengembalikan handphone Jackson setelah melihat semua informasi yang dikirim oleh Bagaskara.
"Iya. Chandra yang memberitahuku semuanya," jawab Rossy dengan jujur.
"Putraku memang hebat," kata Jackson.
Jackson sangat mengagumi kemampuan hacker Chandra yang tidak kalah dari Bagaskara. Bahkan kemampuan Chandra melebihi Bagaskara.
Jackson tahu sampai sekarang Bagaskara tidak bisa membongkar akun hacker yang Chandra gunakan untuk mengirim video penculikan Rossy dan juga video rekaman cctv Hotel H pesta pertunangan Violet dan Febrian Ike handphone Bagaskara.
Rossy tersenyum mendengar pujian Jackson terhadap Chandra.
"Kedua putra kembarku memang hebat. Chandra pintar hacker dan Kelvin mempunyai daya ingatan yang kuat, " kata Rossy sambil tersenyum.
"Iya. Putra kita," ucap Jackson dan memberikan kecupan singkat di bibir stroberi Rossy.
"Jackson. Kamu sudah tahu kejadian tadi siang?" tanya Rossy.
"Iya," jawab Jackson.
"Kamu akan menuntut mereka atas pencemaran nama baik?" tanya Rossy lagi.
Rossy masih mengingat jelas perkataan Robin di Healing Hands Hospital tadi siang.
Rossy yakin ancaman Robin terhadap Wulan Sari dan Violet bukanlah omong kosong belaka.
Menuntut Wulan Sari dan Violet atas pencemaran nama baik hanyalah masalah kecil yang bisa dilakukan oleh Jackson tanpa perlu Jackson turun tangan secara langsung.
"Yang aku pedulikan adalah kamu dan anak-anak. Aku tahu kamu mempunyai rencana sendiri terhadap mereka dan mendukungmu seratus persen," jawab Jackson dengan nada serius.
Jackson tahu Rossy ingin turun tangan sendiri menghadapi Wulan Sari dan Violet yang telah memfitnah dan menyebabkan Rossy dan Kelvin harus pergi dari Bali dan menetap di Amerika selama lima tahun sehingga Jackson akan membiarkan Rossy menjalankan rencananya dan dirinya akan menjadi beking yang berdiri di belakang Rossy untuk membantu menjalankan rencana itu.
Jackson sudah tahu uang 200 juta dari kesepakatan bayi tabung IVF lima tahun yang lalu digunakan untuk mengeluarkan Thomas dari penjara.
Jackson kagum dengan sikap tegar Rossy yang berani mengambil keputusan besar untuk hamil di usianya yang muda hanya demi menyelamatkan ayah kandungnya.
Bahkan Rossy tidak menelantarkan Kelvin yang merupakan beban besar yang harus ditanggungnya, melainkan membawa Kelvin ke Amerika dan menjadi single parent selama lima tahun.
Semua hal itu membuat Jackson semakin mencintai dan menyayangi Rossy.
Rossy tersenyum lebar mendengar perkataan Jackson. Dukungan dari Jackson membuatnya semakin tegar dan kuat untuk menghadapi Wulan Sari dan Violet.
"Terima kasih Jackson," kata Rossy sambil mengalungkan tangannya ke leher Jackson.
__ADS_1
Rossy mencium bibir Jackson dengan menggebu-gebu. Jackson sangat menyukai keagresifan Rossy dan membalas ciuman Rossy.
Jackson memegang kepala belakang Rossy sehingga ciumannya terasa semakin dalam.
Mereka berdua saling menikmati manisnya rasa bibir masing-masing.
Setelah berciuman dalam waktu yang lama, Rossy berinisiatif duduk di atas badan Jackson Wijaya.
"Aku ingin melihat dada atletismu," kata Rossy dengan suara lembut sambil memberikan senyuman menggoda.
"Iya ratuku," jawab Jackson sambil melepaskan baju tidurnya dan membuangnya ke lantai.
Rossy menatap intens dada atletis Jackson yang lama kelamaan semakin kekar dan membentuk perut six pack yang seksi.
Rossy menyentuh perut six pack Jackson. Tubuh inilah yang setiap pagi dan malam dipeluk olehnya.
Rossy mendekatkan wajahnya ke wajah Jackson. "Tubuh ini milikku! Kamu tidak boleh memperlihatkannya kepada orang lain!" perintah Rossy.
"Oke," jawab Jackson dengan suara yang serak. Jackson sangat menyukai sikap posesif Rossy terhadapnya.
Rossy tersenyum puas mendengar jawaban Jackson.
"Good boy!" kata Rossy sambil menepuk pipi Jackson dengan lembut.
Rossy mengecup kening Jackson,
kemudian secara perlahan bibir Rossy turun dari kening ke hidung, lalu pipi dan telinga Jackson.
Rossy menggigit pelan telinga Jackson dan meniru apa yang selama ini Jackson lakukan terhadap telinganya.
Rossy tersenyum tipis mendengar suara napas Jackson yang menggebu-gebu dan tidak teratur.
"Rossy yang nakal," gumam Jackson.
Perkataan Jackson membuat Rossy semakin ingin menggoda Jackson.
Rossy melepaskan telinga Jackson dari bibir stroberinya dan memberikan ciuman yang dalam di bibir Jackson. Kemudian Rossy menatap intens wajah Jackson.
"Aku akan tunjukkan kenakalan sesungguhnya," kata Rossy dengan mata berbinar-binar.
Rossy mencium leher Jackson. Ciuman yang sangat intens dan menyeluruh.
Kemudian bibir Rossy mencium dada ateltis Jackson dan meninggalkan gigitan cinta di sana.
Rossy sengaja tidak meninggalkan gigitan cinta di leher Jackson karena Jackson masih harus bekerja besok pagi .😆 Rossy tidak ingin bukti cinta mereka terlihat oleh orang lain.
__ADS_1
Lama kelamaan semakin banyak gigitan cinta yang terlihat di tubuh atletis Jackson.
Rossy sangat menikmatinya dan menjadi mengerti mengapa Jackson suka sekali meninggalkan gigitan cinta di lehernya.
Jackson merasakan darah mudanya semakin menggelora. Jackson memeluk tubuh Rossy dan membalikkan posisi tubuh mereka berdua.
Sekarang Rossy yang berada di bawah tubuh Jackson.
"Jackson. Aku belum selesai," kata Rossy dengan suara manja.
Rossy tahu Jackson sudah tidak bisa menahan gejolak darah mudanya sehingga sengaja menggoda Jackson.
"Giliranku membawamu ke petualangan fantasi," kata Jackson dan langsung mencium bibir Rossy dengan menggebu-gebu.
Rossy memeluk erat punggung polos Jackson dan mengikuti petualangan fantasi yang dipersiapkan oleh Jackson.
***Ruang praktik Felix Wilson***
Michelle mengetuk pintu ruang praktik Felix beberapa kali dan tidak ada jawaban dari Felix sama sekali.
Michelle membuka pintu ruang praktik Felix dan berjalan masuk ke dalam dengan perlahan.
Felix duduk bersandar di sofa yang berada di dalam ruang praktiknya sambil memejamkan rapat kedua matanya.
"Dia tertidur," kata hati Michelle.
Michelle berjalan mendekati sofa dan duduk di samping Felix. Michelle menatap intens wajah Felix yang sedang tidur.
"Sangat tampan dan baby face," kata hati Michelle.
Michelle mengagumi wajah Felix dan tanpa sadar mengulurkan tangannya memegang pipi Felix.
Felix tertidur dengan pulas dan tidak merasa terganggu sama sekali dengan sentuhan Michelle di wajah baby face nya.
***
Halo readers. Ini bab pertama hari ini. Selamat membaca ya.
Apa yang akan terjadi antara Felix dan Michelle? 😊😊😊
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
__ADS_1