Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 170. Chandra Wijaya&Kelvin Hartono


__ADS_3

Michael melihat mobil Land Rover Range Rover Velar berwarna hitam berhenti di belakang mobil BMW X1 warna mediteranean blue.


Michael tahu mobil Land Rover Range Rover Velar berwarna hitam itu adalah mobil Jackson.


Michael pernah melihat Jackson masuk ke dalam mobil hitam itu, tepatnya di depan Apartemen Royal Residence ketika dirinya menculik Rossy ke sana sehingga Michael tidak mengalihkan perhatiannya dari mobil Land Eover Range Rover Velar.


Michael terkejut melihat seorang wanita cantik keluar dari dalam mobil Land Rover Range Rover Velar hitam dan Jackson mengandeng tangan wanita cantik itu.


"Wanita itu Rossy?" kata hati Michael.


Sama seperti Felix, Michael sudah mencurigai wajah Rossy selama ini adalah hasil make up dan bukan wajah aslinya.


Tangan dan kaki Rossy yang diikat olehnya pada waktu itu, warna kulitnya sangat berbeda jauh dengan warna kulit wajah Rossy. Apa lagi ada foto Rossy asli dan Kelvin yang dilihat oleh Michael melalui dompet Rossy.


"Sialan! Pasti terjadi sesuatu di pesta semalam," kata hati Michael.


Michael mengetahui Michelle dan Felix menghadiri pesta semalam.


Kemungkinan besar Jackson dan Rossy juga menghadiri pesta itu karena Michael melihat kepala pelayan Mansion Wijaya yang mengantar dinner ke kamar pasien VVIP bukan Rossy.


Semula Michael mengira dirinya berkesempatan menghadiri pesta itu karena Michelle pernah menyinggung tentang pesta itu di hadapan Michael.


Pada saat itu Michelle ingin meminta bantuan Michael untuk menjadi pasangan Rossy ke pesta pertunangan Febrian dan Violet sehingga menanyakan jadwal kerja Michael di hari sabtu terlebih dahulu.


Michael dengan senang hati memberi tahu Michelle jadwal kerjanya dan mengira Michelle akan mengajaknya ke pesta itu.


Pada akhirnya Michelle sama sekali tidak mengungkit lagi tentang pesta di hari sabtu dan akhirnya Michael tahu Felix lah yang menjadi pasangan Michelle ke pesta itu.


Michael merasa kesal karena puzzle yang sudah disusunnya dan hampir membentuk bingkai yang sempurna, ternyata Jackson sudah mengetahui semuanya terlebih dahulu.


Michael mengeluarkan handphonenya dan menelepon ke Healing Hands Hospital.


"Halo. Saya Dokter Michael akan terlambat  tiba di Healing Hands Hospital karena ban mobilku kempes. Saya akan usakan secepatnya ke sana. Terima kasih."


Michael memutuskan menunggu Jackson keluar dari rumah kontrakan Michelle.


Michael tidak ingin lagi terlewat satu hal pun mengenai Jackson.


 


***Rumah kontrakan Michelle Angela**


Chandra duduk dengan tenang di ruang tamu ketika mendengar suara pintu rumah kontrakan Michelle dibuka dari luar.


"Rossy!"


Michelle berlari ke pintu masuk menyambut kedatangan Rossy.


"Chandra sudah menunggumu di ruang tamu," ucap Michelle.


Michelle ingin menarik tangan Rossy menuju ruang tamu dan mengurungkan niatnya ketika melihat tangan kanan Rossy sedang digenggam erat oleh Jackson.

__ADS_1


Michelle menyapa Jackson dengan anggukkan kepala karena merasa tidak akrab dan canggung menyapa Jackson secara langsung.


"Pagi Michelle."


Felix menyapa Michelle dengan riang dan senyum yang lebar.


"Felix," kata Michelle dengan raut wajah bingung.


Michelle tahu Rossy akan datang bersama Jackson karena sudah mendapat telepon dari Rossy tadi pagi, tetapi Michelle tidak menyangka Felix akan ikut muncul di rumah kontrakannya.


"Aku datang membawamu untuk makan breakfast bersama," kata Felix.


Felix bisa membaca arti  raut wajah Michelle yang kebingungan.


"Makan breakfast?" tanya Michelle.


"Iya. Rossy hanya membawakan breakfast untuk Chandra  saja," jawab Felix sambil menunjuk tangan Rossy yang memegang satu termos penghangat makanan.


Rossy membawa turun dari mobil satu  termos penghangat makanan untuk Chandra dan meninggalkan termos penghangat makanan untuk Kelvin di dalam mobil Land Rover Range Rover Velar.


Felix tahu Jackson pasti ingin berbicara secara pribadi dengan Rossy dan Chandra sehingga berinisiatif mengajak Michelle keluar.


"Michelle. Kamu ikut Felix makan breakfast di luar ya. Aku akan menunggumu di Healing Hands Hospital," kata Rossy.


"Baiklah," kata Michelle sambil melihat kening Rossy yang mulai bercucuran keringat sehingga Michelle berjalan  mendekati Rossy dan membuka syal yang melilit di leher Rossy sambil berbicara.


"Rossy. Cuaca pagi ini sangat panas. Kenapa kamu memakai....."


Mata Michelle membulat besar melihat jejak dua gigitan cinta di leher jenjang Rossy.


"Ah..ah..tidak disangka ada nyamuk besar yang menggigitmu di Mansion Wijaya," ujar Michelle dengan canggung dan melilit kembali syal ke leher Rossy.


"Iya...iya...," ucap Rossy terbata-bata. Pipi Rossy pun sudah merona merah seperti tomat.


Rossy tidak menyangka usahanya untuk menutup jejak gigitan cinta Jackson tidak berhasil sama sekali.


Felix tersenyum simpul karena melihat dengan jelas jejak gigitan cinta hasil karya Jackson semalam.


"Gila! Jackson yang angkuh dan dingin ternyata bisa menjadi panas dan ganas," kata hati Felix.


"Pasti nyamuk jantan," ucap Felix sambil melirik ke arah Jackson Wijaya.


Jackson tetap bersikap tenang seperti biasanya.


"Om Felix salah! Hanya nyamuk betina yang menggigit dan menghisap darah karena membutuhkan darah itu untuk  mendapatkan nutrisi dan protein yang dibutuhkan telurnya," ucap Chandra.


Chandra berjalan ke arah mereka dan menjelma menjadi proffesor cilik lagi.


"Daddy, mommy," panggil Chandra dengan raut wajah yang gembira.


"Chandra! Mommy membawakan breakfast  untukmu. Ayo! makan dulu," kata Rossy sambil melepaskan tangan kanannya dari genggaman tangan Jackson dan memegang tangan Chandra.

__ADS_1


Rossy dan Chandra berjalan menuju ruang makan, sedangkan Jackson menatap tangannya yang dilepaskan oleh Rossy tadi sambil memikirkan sesuatu.


Felix ketawa kecil melihat reaksi Jackson karena tahu pemikiran Jackson saat ini.


"Jackson! Jackson! Bisa aja cemburu sama putra sendiri," kata hati Felix.


"Ayo Michelle," ajak Felix sambil memegang tangan Michelle.


"Tungu sebentar Felix. Aku mau ambil kunci mobilku dulu," ucap Michelle


"Tidak perlu, Michelle. Aku yang akan mengantarmu pulang dari Healing Hands Hospital setelah kamu selesai kerja," kata Felix.


Felix tidak akan melewatkan kesempatan emas untuk menjadi sopir pribadi Michelle.


"Baiklah," kata Michelle.


Pada awalnya Michelle ingin menggunakan mobilnya sendiri karena mempertimbangkan dirinya pulang kerja dari Healing Hands Hospital dengan mobilnya nanti. Akan tetapi, karena Felix sudah menawarkan diri untuk mengantarnya pulang setelah selesai bekerja, Michelle pun menyetujuinya.


***


Michael melihat Michelle masuk ke dalam mobil BMW X1  mediteranean blue bersama Felix dan meninggalkan rumah kontrakannya.


"Kenapa Jackson dan Rossy belum keluar?" kata hati Michael.


 ***Ruang makan rumah kontrakan Michelle Angela***


Rossy duduk di samping Chandra dan melihat putranya makan breakfast dengan tenang, sedangkan Jackson yang  duduk di samping Rossy


pun ikut mengamati Chandra dengan intens.


Saat inilah Jackson baru menyadari sifat Chandra dan Kelvin sangat bertolak belakang.


Chandra mempunyai sikap yang tenang dan pendiam, sama seperti dirinya. Sementara Kelvin lebih lincah dan cerewet, sangat mirip dengan sifat Rossy.


"Makan yang kenyang," ucap Jackson sambil memegang lembut kepala Chandra.


"Oke daddy," jawab Chandra sambil tersenyum senang.


Selama ini Jackson tidak mencurigai Kelvin bukan Chandra karena mengira putranya berubah menjadi lebih manja dan cerewet disebabkan oleh penyakit yang sedang dideritanya.


Dalam hati kecilnya, Jackson bersyukur Kelvin dan Chandra tertukar di airport sehingga dirinya memiliki kesempatan untuk berkumpul dengan Kelvin. Karena sifat ceria Kelvin lah yang membuat Jackson tidak lagi bersikap kaku dan dingin terhadap putranya saat ini.


***


Selamat malam readers.


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya.


Author janji besok Kelvin Hartono bisa makan breakfastnya 😁😁😁 karena hari ini ga keburu muncul di cerita 😅🙏


TERIMA KASIH

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2