Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 143. Bunga


__ADS_3

***Rumah kontrakan Michelle Angela***


Mobil BMW X1 warna mediteranean blue berhenti di depan rumah kontrakan Michelle.



Felix turun dari mobilnya sambil merapikan jasnya terlebih dahulu.


Felix membuka pintu belakang mobil dan  mengambil sebuket bunga dari atas kursi belakang mobilnya.


Kemudian Felix berdiri di depan rumah kontrakan Michelle sambil memeriksa sekali lagi lokasi google map yang muncul di handphonenya menunjukkan alamat yang di tujunya memang sudah benar.


Semalam Felix meminta Michelle mengirimkan google map rumah kontrakan Michelle karena Felix akan ke rumah kontrakan Michelle untuk menjemputnya ke pesta pertunangan Violet dan Febrian di Hotel H malam ini.


Felix menelepon Michelle Setelah merapikan dasi kupu-kupunya.


"Halo Felix," sapa Michelle di sambungan telepon.


"Michelle. Aku sudah di depan rumah kontrakanmu," kata Felix.


"Kamu sudah di depan? Tunggu sebentar. Aku akan membukakan pintu," kata Michelle dengan terburu-buru.


Ketika Michelle membukakan pintu, Felix terpana melihat penampilan Michelle dengan gaun berwarna hitam yang sangat pas dengan tubuh Michelle.


Michelle terlihat sangat cantik dan manis sehingga membuat Felix tidak rela mengalihkan perhatiannya dari Michelle satu detik pun.


Michelle tidak menyangka Felix akan datang lebih cepat dari waktu yang mereka janjikan semalam.


Michelle merasa beruntung dirinya telah mengantar Chandra terlebih dahulu ke tempat penitipan anak sehingga Felix tidak akan bertemu dengan Chandra di rumah kontrakannya.


"Maaf Felix. Aku belum selesai merias wajahku. Bisakah kamu menunggu di dalam rumah kontrakanku?" tanya Michelle.


"Tidak apa-apa Michelle. Aku yang datang lebih awal tiga puluh menit dari waktu yang kita janjikan. Aku akan menunggumu," jawab Felix sambil tersenyum.


Felix sengaja berangkat lebih awal ke rumah kontrakan Michelle karena sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Michelle dan menemaninya ke pesta pertunangan Violet dan Febrian.


Felix ingin bersama dengan Michelle dalam waktu yang lebih lama dan merasa puas dengan keputusannya untuk datang lebih awal karena bisa melihat Michelle yang semakin cantik hari ini dalam waktu yang lebih lama.


Felix mengikuti Michelle berjalan masuk ke dalam rumah kontrakan Michelle dan duduk di ruang tamu.


Michelle bergegas menuangkan segelas air putih dan menghidangkannya di atas meja.

__ADS_1


"Felix. Minum dulu air putihnya dan tunggu di sini ya. Aku tidak akan lama," kata Michelle.


" Oke. Ini untukmu Michelle," ucap Felix sambil memberikan sebuket bunga yang berada di tangannya ke Michelle.


"Terima kasih Felix," kata Michelle sambil mencium harum bunga segar yang berada di tangannya.



Setelah Michelle meninggalkan ruang tamu, Felix mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan di dalam rumah kontrakan Michelle.


Rumah yang minimalis dan tertata dengan rapi. Felix tahu Michelle tinggal di rumah kontrakan ini sendirian sebelum Rossy dan putranya pulang ke Bali.


Felix kagum dengan kemandirian Michelle yang bisa menyewa rumah kontrakan dan menyicil mobil yang di pakainya setiap hari untuk berangkat bekerja di Healing Hands Hospital.


Michelle adalah tipe wanita yang polos, rajin bekerja, dan tidak suka berpesta di club malam . Hal inilah yang membuat Felix semakin menyukai Michelle.


Dua puluh menit kemudian Michelle menemui Felix di ruang tamu dengan penampilan yang lebih sempurna.


"Kamu cantik sekali Michelle," kata Felix sambil  menatap wajah Michelle dengan intens.


"Terima kasih pujiannya Felix," kata Michelle dengan pipi merona merah karena malu.


Selama menunggu Michelle di ruang tamu,Felix tidak melihat sosok anak kecil di rumah kontrakan Michelle.


Felix penasaran dengan putra Rossy dan ingin berkenalan dengannya.


"Dia..dia berada di tempat penitipan anak. Rossy merasa khawatir jika meninggalkannya di rumah kontrakan sendirian," jawab Michelle dengan gugup.


"Benar juga. Ada orang yang bisa menjaga putranya di tempat penitipan anak sehingga kamu dan Rossy tidak perlu khawatir. Siapa nama anaknya Rossy?" tanya Felix.


Felix sengaja menanyakan nama putra Rossy karena Felix yakin Jackson belum mengetahui nama putra Rossy sehingga Felix bisa menggunakan hal ini untuk menggoda Jackson lagi.


"Kelvin," jawab Michelle dengan singkat.


"Michelle. Ayo kita berangkat," ajak Felix.


Michelle menganggukkan kepalanya dan merasa lega karena Felix tidak menanyakan pertanyaan yang pribadi mengenai Kelvin.


***Hotel H***


Suasana di Hotel H mulai terlihat ramai karena para undangan berdatangan ke pesta pertunangan Violet dan Febrian.

__ADS_1


Joni Iskandar mengundang banyak kolega bisnisnya untuk menghadiri pesta pertunangan putranya, Febrian.


Setiap tamu undangan akan mengisi nama di buku tamu yang tersedia di atas meja penerima tamu. Topeng wajah yang menarik dan warna warni juga berada di atas meja penerima tamu.


Para undangan yang sudah mengisi nama di buku tamu akan mendapatkan sebuah topeng dan harus mengenakan topeng wajah itu selama berada di dalam ballroom pesta pertunangan Violet dan Febrian.


Para tamu undangan sangat senang dan antusias dengan pesta topeng karena akan menebak-nebak bertemu siapa saja yang hadir di dalam ballroom Hotel H.


Ada tiga orang wanita yang duduk di bagian penerima tamu. Mereka adalah teman dekat Violet dan semuanya memakai gaun pesta yang sangat seksi dengan rok yang super mini sehingga paha mereka terlihat dengan jelas oleh setiap tamu undangan yang mengisi nama di buku tamu.


Di wajah ketiga wanita itu juga terpasang topeng yang hanya memperlihatkan sepasang mata dan bibir yang berlipstik merah menyala.


Mereka bertiga adalah Victoria, Stella, dan Jessi. Mereka bertiga selalu menemani Violet clubbing setiap malam tanpa sepengetahuan Febrian.


Stella, si suster yang berani mengaku sebagai tunangan Felix di Healing Hands Hospital harus menerima kenyataan pahit dari perilakunya itu.


Stella bukan hanya di pecat langsung dari Healing Hands Hospital melainkan namanya juga masuk blacklist di rumah sakit terkenal lainnya sehingga sampai sekarang Stella masih menganggur.


Ketiga teman dekat Violet tahu malam ini akan banyak kolega bisnis Joni Iskandar yang datang menghadiri pesta pertunangan Violet dan Febrian sehingga mereka ingin menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan pasangan yang kaya .


Satu-satunya dari mereka bertiga yang mengenal Rossy adalah Victoria. Victoria adalah teman SMA Rossy dan Michelle.


Victoria lah yang menelepon Michelle beberapa waktu yang lalu  untuk menanyakan tentang kepulangan Rossy dan putranya ke Bali.


Violet memberi tugas kepada Victoria untuk menunggu kedatangan Rossy ke pesta pertunangannya.


Victoria akan memberitahukan kepada Violet tentang warna gaun pesta dan aksesoris yang dipakai oleh Rossy sehingga Violet bisa mengenali Rossy yang sudah mengenakan topeng wajah di dalam ballroom pesta pertunangannya.


***


Selamat siang readers.


Tidak lama lagi pasangan Rossy Hartono + Jackson Wijaya dan Felix Wilson + Michelle Angela akan tiba di pesta pertunangan Violet Hartono dan Febrian Iskandar.


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya nanti malam ya.


Thank You


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2