
***Di dalam mobil Land Rover Range Rover Velar Jackson Wijaya***
Jackson melihat jam tangan di pergelangan tangannya yang menunjukkan pukul delapan malam.
"Rossy pasti sudah dinner bersama Chandra," kata hati Jackson.
"Pak Kuncoro! Berapa lama lagi kita akan tiba di Mansion Wijaya?" tanya Jackson.
"Sekitar empat puluh lima menit, Tuan Jackson!" jawab Pak Kuncoro sambil fokus menyetir mobil.
"Oke," jawab Jackson dengan singkat.
Tadi Jackson menemui rekan bisnis di luar Perusahaan Wijaya untuk membahas kontrak kerja dan menghabiskan waktu yang lama. Setelah kontrak kerja berhasil di tandatangani, rekan bisnis itu mengajak Jackson dinner bersama.
Jackson hanya makan sedikit saja karena ingin segera pulang untuk bertemu dengan Rossy.
***
Jackson mengeluarkan handphone untuk menelepon Rossy.
"Halo Jackson," sapa Rossy saat menerima panggilan telepon.
"Rossy! Kamu sudah dinner sama Chandra?" "tanya Jackson.
"Iya. Kamu sudah dinner atau masih meeting?" tanya Rossy.
"Tadi dinner sedikit dengan rekan bisnis. Sekarang sedang dalam perjalanan pulang. Sekitar empat puluh lima menit tiba di Mansion Wijaya," jawab Jackson.
"Hanya makan sedikit? Kamu masih mau makan masakan apa? Aku akan masakin untukmu," kata Rossy.
"Kamu," jawab Jackson dengan suara lembut.
Rossy terdiam sejenak karena perkataan Jackson. Jackson sudah bisa membayangkan pipi Rossy yang merona merah seperti tomat.
"Aku bukan makanan," ucap Rossy.
"Kamu bisa mengenyangkan rasa haus dan laparku setiap malam," kata Jackson sambil tertawa kecil.
"Oh iya, Jackson. Kamu tahu tidak? Michelle dan Felix resmi pacaran hari ini," kata Rossy.
Rossy mencoba mengalihkan topik pembicaraan untuk menenangkan jantungnya yang berdetak cepat dan rasa malunya karena perkataan Jackson membuatnya mengingat akan petualangan fantasi mereka.
"Iya. Felix sudah mengirim sms kepadaku," jawab Jackson.
"Tidak disangka aku yang mengirimkan pangeran siang bolong ke Michelle hari ini," kata Rossy sambil tertawa kecil.
Jackson ikut tersenyum mendengar suara tertawa Rossy.
Felix dan Michelle adalah sahabat akrab mereka masing-masing.
__ADS_1
Kebetulan kali ini keduanya bisa menjadi pasangan kekasih dan itu memang kabar yang baik dan menggembirakan.
"Jackson. Aku video call ke Kelvin dulu ya. Kelvin sudah kirim sms LINE ke Chandra," kata Rossy.
Setiap malam setelah selesai dinner, Rossy akan berada di kamar Chandra.
Mereka berdua akan menelepon Kelvin dan mengobrol dengannya. Kemudian Rossy akan membacakan dongeng sebelum tidur untuk kedua putra kembarnya sebelum kembali ke kamar tidur Jackson untuk beristirahat.
Jackson tahu rutinitas Rossy setiap malam. "Baiklah. See you soon Rossyku," jawab Jackson.
"See you soon," kata Rossy.
Setelah menutup sambungan telepon, Jackson menatap cincin emas putih yang melingkar di jari manisnya dengan sudut bibir yang terangkat sedikit.
Suasana hati Jackson menjadi sangat baik karena tidak lama lagi dirinya bisa bertemu dengan Rossy di Mansion Wijaya.
Rasa lelah tubuhnya yang seharian sibuk meeting dan bekerja keras menjadi hilang seketika saat ini.
Pikirannya dipenuhi dengan bayangan Rossy yang tersenyum, tersipu malu maupun saat tidur pulas di dalam pelukannya setiap malam.
Beberapa saat kemudian, Jackson melihat tidak jauh dari laju mobilnya, ada sebuah bangunan yang mengingatkannya akan sesuatu benda yang harus dibelinya.
"Pak Kuncoro! Berhenti di depan Apotek K-24 itu," kata Jackson sambil menunjuk Apotek K-24 yang berada di sebelah kanan jalan.
"Baik Tuan Jackson," jawab Pak Kuncoro dengan patuh.
***
Pak Kuncoro membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Jackson yang duduk di kursi belakang mobil.
"Tuan Jackson ingin membeli obat apa? Aku akan turun untuk membelinya," kata Pak Kuncoro.
"Tidak perlu! Aku beli sendiri," jawab Jackson dengan suara datar.
"Baik Tuan Jackson," ucap Pak Kuncoro dan segera turun dari mobil untuk membukakan pintu mobil Jackson.
Jackson berjalan masuk ke dalam Apotek K-24. Jackson melihat sekeliling ke semua obat-obatan yang terpajang di dalam Apotek K-24, laluJackson berjalan ke arah seorang wanita yang berdiri di depan meja kasir.
"Anda adalah apoteker?" tanya Jackson ke wanita itu.
"Betul Pak. Apa yang bisa aku bantu?" tanya wanita itu dengan ramah.
"Tes apa saja yang harus dilakukan untuk mengetahui kehamilan?" tanya Jackson.
"Ada dua jenis tes kehamilan, Pak. Bisa menggunakan tes darah ataupun tes urin," jawab apoteker wanita.
"Tes darah? Berarti harus ke rumah sakit untuk melakukan tes darah?" tanya Jackson.
"Betul sekali Pak, tetapi biasanya banyak orang yang lebih suka melakukan tes urin terlebih dahulu di rumah karena hanya memerlukan waktu yang singkat dan hasilnya akurat. Setelah yakin hamil, dianjurkan untuk ke dokter kandungan di rumah sakit supaya dilakukan pemeriksaan yang lebih lengkap," jawab apoteker wanita.
__ADS_1
"Bagaimana cara tes urin?" tanya Jackson.
"Bisa menggunakan test pack, Pak. Lebih mudah dan simpel," jawab apoteker wanita.
"Aku mau membeli test pack," kata Jackson.
"Baik Pak. Bapak ingin membeli yang mana? Test pack strip atau test pack digital?" tanya apoteker wanita.
Jackson merasa bingung dengan pertanyaan apoteker wanita karena dirinya sama sekali tidak tahu apa perbedaan kedua jenis test pack itu ataupun cara pemakaiannya.
Jackson yakin pasti ada cara petunjuk pemakaian di dalam kemasan test pack sehingga berniat membacanya sendiri nanti.
Apoteker wanita tersenyum dan mengerti akan kebingungan Jackson sehingga mengambil kedua jenis tes pack itu dan meletakkannya di atas meja.
"Pak! Yang ini namanya tes pack strip karena berbentuk strip plastik. Hanya perlu mencelupkannya ke dalam urin yang sudah ditampung wadah selama 5 sampai 10 detik. Jika muncul dua garis merah artinya positif hamil," jelas apoteker wanita.
Jackson menganggukkan kepalanya petanda mengerti dan matanya menatap ke arah test pack lainnya di atas meja.
"Yang ini tes pack digital berupa stick panjang dengan bagian ujungnya yang bisa diberi strip untuk menyerap urin. Stripnya bisa diganti dengan yang baru dan alatnya tetap bisa digunakan.Hasilnya akan muncul tulisan yes atau no," kata apoteker wanita.
Jackson menganggukkan kepalanya sekali lagi. Saat ini Jackson baru tahu ternyata untuk tes kehamilan pun memerlukan banyak langkah-langkah yang harus di lakukan.
"Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan kedua test pack ini?" tanya Jackson.
"Biasanya seorang wanita yang telat datang menstruasinya, bisa melakukan test pack urinnya," jawab apotek wanita.
"Kalau ingin tahu secepatnya?" tanya Jackson.
"Di atas hari ke tujuh setelah berhubungan mesra, bisa mengujinya dengan test pack. Tetapi kadang hasilnya tidak akurat benar karena biasanya hormon hCG yang diproduksi dalam tubuh setiap wanita berbeda-beda. Banyak pasangan muda yang melakukan tes pack pada saat itu dan hasilnya negatif. Beberapa hari kemudian dilakukan tes pack lagi dan hasilnya positif," jawab apoteker wanita.
Jackson mengerti penjelasan dari apoteker wanita. Hasil tes kehamilan paling akurat jika dilakukan sewaktu menstruasi Rossy tidak datang, tetapi Jackson memiliki perasaan ingin mengetahui secepatnya apakah Rossy sudah mengandung anaknya.
"Baiklah. Aku beli semua test pack yang ada di apotek ini," kata Jackson dengan nada datar.
"Semuanya, Pak? " tanya apoteker wanita sambil menatap Jackson dengan tatapan tidak percaya.
"Iya," jawab Jackson dengan singkat.
"Baik Pak. Silakan tunggu sebentar!" kata apoteker wanita.
***
Halo Readers tercinta. Ini bab kedua hari ini ya.
Jackson Wijaya memborong semua test pack di apotek nih 😂😂😂.
Jangan lupa like ya sambil menunggu bab berikutnya nanti malam.
TERIMA KASIH
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE