
***Kantin Healing Hands Hospital***
Chandra bersikap tenang sambil makan lunch dan mendengar pembicaraan antara Rossy dan Michelle.
"Rossy. Di pesta pertunangan Violet nanti, kamu akan bertemu dengan Om Thomas. Apakah kamu siap?" tanya Michelle.
Michelle tahu sebelum melahirkan Chandra dan Kelvin, hubungan Rossy dan ayahnya sangat akrab.
Thomas sangat menyayangi Rossy. Apa pun yang di inginkan oleh Rossy, pasti di kabulkan oleh Thomas.
Hal inilah yang membuat Wulan Sari dan Violet iri dan cemburu terhadap Rossy sehingga ingin mengusir Rossy dari keluarga Hartono.
Wulan Sari takut Thomas akan menjadikan Rossy sebagai satu-satunya ahli waris .
Rossy pun sangat menyayangi ayahnya. Terbukti Rossy rela melakukan perjanjian kontrak untuk melahirkan bayi tabung IVF karena membutuhkan uang itu untuk mengeluarkan ayahnya dari penjara.
Rossy menghela napas panjang setelah mendengar pertanyaan Michelle.
"Sewaktu aku dan Kelvin tinggal di luar negeri, ayah mengirimkan uang untukku. Tetapi aku menolaknya karena ingin membuktikan kepada ayah bahwa aku bisa hidup mandiri dengan Kelvin. Aku tahu jelas walaupun ayah sulit menerima keberadaan Kelvin pada waktu itu, tetapi ayah tetap menganggapku sebagai putrinya," kata Rossy.
"Aku tidak membawa Kelvin pulang ke keluarga Hartono selain karena tidak ingin Kelvin dipersulit oleh Wulan Sari dan Violet, juga karena aku tidak ingin ayah merasa terbebani. Ayah pasti akan mencari tahu identitas ayah kandung Kelvin, sedangkan aku sama sekali tidak boleh memberitahukan hal itu kepada siapapun karena sudah menandatangani perjanjian. Aku yakin suatu saat nanti ayah pasti akan menerima Kelvin tanpa mempertanyakan asal usulnya lagi. Pada waktu itulah aku akan kembali ke keluarga Hartono," lanjut Rossy.
"Iya Rossy. Aku yakin suatu hari nanti Om Thomas pasti akan tahu Wulan Sari dan Violet sudah membohonginya. Kamulah yang menyelamatkan Om Thomas lima tahun yang lalu bukan mereka," kata Michelle dengan geram.
Setiap kali Michelle teringat akan Wulan Sari dan Violet berbohong tentang uang 200 juta itu, Michelle sangat emosi dan marah.
"Kebenaran pasti akan terungkap," kata Rossy dengan yakin dan memegang tangan Michelle untuk menenangkannya.
Rossy melihat ke arah Chandra yang masih bersikap tenang setelah mendengar pembicaraan antara Rossy dan Michelle.
Rossy mengambil keputusan untuk menjelaskan kepada Chandra tentang kejadian lima tahun yang lalu.
"Chandra. Thomas adalah ayah dari mommy dan juga kakekmu dan Kelvin," kata Rossy.
"Iya mommy. Aku sudah tahu mengenai hal itu," jawab Chandra.
"Lima tahun yang lalu kakekmu di masukkan ke dalam penjara karena ada kejadian di bisnis restorannya dan memerlukan uang 200 juta untuk mengeluarkannya dari penjara," jelas Rossy sambil menarik napas panjang supaya bisa melanjutkan perkataannya.
"Mommy menyetujui mengandung bayi tabung IVF untuk mendapatkan uang itu. Maafkan mommy yang sudah menyerahkanmu karena membutuhkan uang itu," lanjut Rossy sambil menitikkan air mata.
Tangan kecil Chandra mengelap air mata yang mengalir di pipi Rossy.
__ADS_1
"Mommy jangan sedih lagi. Aku tidak menyalahkan keputusan mommy pada waktu itu. Aku pun bersedia melakukan apapun untuk menyelamatkan mommy dan daddy," kata Chandra.
Rossy memeluk erat Chandra.
"Mommy berjanji akan selalu menyayangimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu lagi," kata Rossy.
Michelle melihat Rossy sangat emosional dan pasti tidak akan bisa melanjutkan ceritanya tentang kejadian lima tahun yang lalu.
"Mommymu harus bedrest di rumah sakit selama seminggu setelah melahirkanmu dan Kelvin sehingga meminta aunty untuk membantu menyerahkan cek 200 juta itu ke Wulan Sari karena tidak ingin Om Thomas berada di dalam penjara lebih lama lagi," kata Michelle.
"Tidak di sangka sewaktu mommymu membawa Kelvin pulang ke rumah, mereka berdua sudah menjelekkan nama baik mommymu. Mereka bilang ke Om Thomas bahwa mommymu sering tidak pulang rumah dan terjerumus pergaulan bebas. Om Thomas mempercayainya karena mommymu pulang dengan membawa Kelvin sehingga mommymu memutuskan meninggalkan keluarga Hartono dan pergi ke Amerika," lanjut Michelle.
"Ternyata Wulan Sari dan Violet yang menyebabkan mommy dan Kelvin tinggal di Amerika selama lima tahun," kata hati Chandra.
"Aku yakin tidak lama lagi kita bisa berkumpul dengan kakek. Kakek pasti akan menerimaku dan Kelvin dengan ikhlas," kata Chandra.
Chandra bertekad akan membantu Rossy menunjukkan keburukan Wulan Sari dan Violet ke Thomas.
"Iya. Mommy juga yakin ayah akan menerima kalian cucu-cucunya yang tampan dan pintar," kata Rossy sambil tersenyum.
"Ayo makan lagi Chandra. Nanti mommy yang mengantarmu ke ruang bermain anak," lanjut Rossy.
"Oke mommy," jawab Chandra dengan patuh.
"Thank you Michelle," kata Rossy.
***Mansion Wijaya***
Pak Lesmana sedang berada di taman mengatur pekerjaan tukang kebun untuk memperindah taman Mansion Wijaya.
Handphone Pak Lesmana berbunyi.
"Selamat siang tuan Agung," sapa Pak Lesmana dengan sopan ke orang yang meneleponnya.
Orang yang menelepon Pak Lesmana adalah Agung Wijaya, pendiri Perusahaan Wijaya dan juga kakek kandung Jackson.
Agung hanya mempunyai dua orang putra yaitu Satria Wijaya dan Kusuma Wijaya.
Satria adalah ayah kandung dari Jackson dan sudah meninggal dua puluh tahun yang lalu karena kecelakaan mobil bersama ibu kandung Jackson Wijaya.
__ADS_1
"Lesmana. Ada apa dengan Jackson? Kenapa dia mengambil cuti dua hari? Apakah Jackson baik-baik saja?" tanya Agung.
Sejak Agung mengangkat Jackson Wijaya menjadi CEO muda Perusahaan Wijaya lima tahun yang lalu, Agung sudah tidak pernah ke perusahaan lagi.
Jackson sangat kompeten menjalankan perusahaan Wijaya sehingg membuat Agung merasa puas dan tenang.
Sekarang Agung tinggal di Villa Wijaya sambil menikmati hari tuanya.
Pagi ini Agung menerima telepon dari Kusuma yang melaporkan Jackson mengambil cuti dua hari.
Kusuma sengaja memberitahukan hal itu ke Agung dengan harapan ayahnya akan marah ke Jackson dan mendukungnya di rapat direksi nanti.
Agung tahu jelas sifat Jackson yang suka bekerja keras dan tidak akan mungkin mengambil cuti kerja jika hanya masalah kecil.
Agung khawatir dengan Jackson sehingga menelepon Pak Lesmana untuk menanyakan terlebih dahulu keadaan Jackson.
"Tuan Agung. Semalam tuan Jackson mengalami cedera pinggang. Pak Felix menyarankannya untuk beristirahat," jawab Pak Lesmana.
"Cedera pinggang? Apakah ada yang mengurusnya selama cedera?" tanya Agung.
"Tenang saja Tuan Agung. Nona Rossy menjadi asisten pribadi tuan Jackson sekarang," jawab Pak Lesmana.
"Rossy? Koki pribadi yang baru itu kah?" tanya Agung.
"Iya tuan Agung," jawab Pak Lesmana.
Agung tahu tentang Rossy karena sudah mendapatkan laporan dari Pak Lesmana tentang masakan Rossy yang berhasil membuat Jackson tidak mual dan muntah sewaktu mencium aroma masakannya.
"Baiklah. Aku akan menelepon Jackson sekarang," kata Agung.
***
Selamat siang semuanya. Ini bab kedua ya. Author akan usahakan besok bisa up lebih dari satu bab .
Semoga aja tidak ada kesibukan lain yang membuat author sibuk besok ^~^
Jangan lupa klik 'like' setelah membaca bab ini 🤗🙏
Sampai jumpa besok ya ^~°
UP 2 BAB UP 2 BAB UP 2 BAB
__ADS_1
UP 2 BAB UP 2 BAB UP 2 BAB
UP 2 BAB UP 2 BAB UP 2 BAB