
***Healing Hands Hospital***
Violet sangat percaya diri bahwa dirinya bisa menggoda Jackson setelah berada di dalam pelukan hangat Jackson. Rossy pasti akan tersingkir dalam waktu dekat.
Tepat ketika tubuh Violet akan menyentuh dada atletis pria tampan yang diincarnya saat ini, Jackson menggunakan kedua tangannya mendorong pundak Violet ke arah Michael.
Michael pun tidak mau menangkap tubuh Violet sehingga mengikuti apa yang baru saja Jackson lakukan.
Michael mendorong punggung Violet ke arah Jackson.
Jackson dengan sigap mendorong lagi tubuh Violet Hartono ke arah Michael, begitupun sebaliknya Michael melakukan hal yang sama sehingga terjadi saling dorong mendorong tubuh Violet yang berada di tengah mereka berdua.😂
Felix Wilson terpana melihat Violet bagaikan 'bola pingpong' yang di oper oleh Jackson dan Michael.
Violet si 'bola pingpong' merasakan pusing dan sakit di tubuhnya karena Jackson dan Michael mendorong tubuhnya dengan kuat.
Beberapa suster yang bergosip tadi juga ikut melihat permainan 'bola pingpong' oleh Jackson dan Michael.
Jackson mengenali Violet sebagai adik tiri Rossy dan yakin Violet pasti membuntutinya sejak dirinya keluar dari Perusahaan Wijaya.
***
Setelah beberapa operan 'bola pingpong, saat Michael mendorong tubuh Violet ke arah Jackson, Jackson menggeser tubuhnya ke samping secara perlahan sehingga Violet yang di dorong keras oleh Michael, langsung jatuh telungkup di atas lantai Healing Hands Hospital.
Violet merasakan kedua siku tangan dan lututnya sangat perih ketika berusaha bangun dari lantai.
Bahkan wajah Violet juga terbentur lantai. Pipi dan hidung Violet memar. Hak sepatu high heels nya yang sebelah kanan patah.
Keadaan Violet saat ini sangat cocok dengan peribahasa ' Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula'.
Violet hanya bisa duduk di lantai sambil melihat luka lecet di siku dan lututnya.
"Sakit sekali!" teriak Violet dengan keras.
Violet melihat ke arah Jackson. "Siku dan lututku berdarah," kata Violet dengan nada memelas dan air mata berjatuhan di pipinya.
Violet ingin Jackson merasa kasihan kepadanya dan memapahnya berdiri, tetapi Jackson sama sekali tidak melihat ke arah Violet.
Lagi-lagi Jackson dan Michael saling beradu pandangan dengan tatapan mata tajam setelah menyingkirkan 'bola pingpong' ke lantai Healing Hands Hospital.
***
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, Jackson teringat akan tujuannya ke Healing Hands Hospital siang ini.
Jackson ingin menemui Rossy dan kedua putra kembarnya sehingga tidak mau menghabiskan waktu meladeni Michael.
"Michal Adinata! Hilangkan niat terselubungmu terhadap Rossy! Ini peringatan dariku!" ujar Jackson dengan nada tegas dan ingin berjalan menuju kamar pasien VVIP Kelvin.
Michael tidak mau begitu saja melepaskan Jackson pergi sehingga mencoba memprovokasi Jackson.
"Kenapa? Kamu pasti tidak percaya diri dan takut karena aku adalah sainganmu yang kuat!" ucap Michael.
"Menggelikan! Aku yang sempurna bisa tidak percaya diri terhadapmu? Kamu menilai dirimu terlalu tinggi," kata Jackson dengan tenang.
"Kamu hanya beruntung lahir di Keluarga Wijaya! Tanpa Keluarga Wijaya sebagai bekingmu, kamu bukan siapa-siapa!" teriak Michael.
"Tidak semua orang mempunyai keberuntungan sepertiku. Aku akui keberuntungan dipadu kerja keras yang membuatku menjadi sukses sekarang. Kamu hanya bisa iri dan benci terhadap statusku dan aku tidak peduli sama sekali, " tukas Jackson dengan ekspresi wajah datar.
Sebagai CEO muda yang sukses dan juga adanya bekingan dari Keluarga Wijaya, Jackson sudah sadar dirinya menjadi target keirian setiap orang yang tidak bisa sesukses dirinya maupun seberuntung dirinya.
Jackson menganggap Michael pun termasuk salah satu orang itu.
"Aku tidak iri!" bantah Michael sambil mengepalkan kedua tangannya.
Michael tidak bisa menahan kemarahannya lagi karena perkataan Jackson sangat benar dan melukai lubuk hatinya yang paling dalam.
Sementara dirinya? Sama sekali tidak ada orang yang mengetahui dirinya juga putra Satria Wijaya bahkan ibu kandungnya, Susan dianggap sebagai orang gila yang menculik dan menyiksa Jackson kecil.
Mengapa Tuhan tidak adil terhadapnya? Apa kesalahan yang telah dilakukannya sehingga harus mengalami nasib buruk kehilangan ibu kandungnya di usianya yang masih kecil? Semuanya karena Keluarga Wijaya.
Agung Wijayalah yang datang mengancam Susan dan memberitahukan Susan bahwa Keluarga Wijaya tidak akan menerimanya walaupun dirinya adalah putra kandung Satria Wijaya.
Ucapan Agung memprovokasi Susan menculik Jackson yang menyebabkan semua kejadiaan naas di kemudian hari.
Michael sama sekali tidak memedulikan dirinya tidak diakui oleh Keluarga Wijaya. Asalkan ada Susan yang selalu menemani di sisinya. Bahkan kalau bisa Michael ingin mengulang kembali ke saat Susan mengajaknya ke Mansion Wijaya.
Jika saat itu Michael tahu takdir hidupnya akan pahit dan kehilangan Susan, Michael pasti akan menolak ajakan Susan ke Mansion Wijaya.
Michael rela tinggal selamanya di tempat kost terpencil itu bersama Susan, tanpa perlu mengetahui identitasnya sebagai putra dari Satria. Akan tetapi, takdir yang digariskan oleh Tuhan memang tidak dapat dihindari oleh siapa pun.
***
Violet yang masih duduk di lantai mengelap air matanya dengan kasar karena merasa kesal tidak dapat menarik perhatian Jackson sama sekali.
__ADS_1
Bahkan Felix maupun beberapa suster yang bergosip tadi, tidak ada seorang pun yang menghampiri dan memapahnya.
Mereka semua fokus melihat perdebatan antara Jackson dan Michael.
"Apakah mereka semua gila dan tidak memiliki belas kasihan sama sekali?" kata hati Violet.
Violet meringis kesakitan dan meniup luka lecet di siku tangannya.
Violet sengaja tidak mau berdiri dari lantai karena yakin Jackson pasti akan memapahnya setelah selesai berargumen dengan dokter tampan yang juga mendorongnya tadi.😂
Violet tidak mau menyia-nyiakan kesempatan berakting menyedihkan. Luka-luka di tubuhnya adalah pendukung kuat drama yang sedang diperankannya saat ini.
***
Felix yang mengamati perdebatan mereka berdua menyadari Michael sudah tidak bisa menahan emosinya lagi.
Jika perdebatan antara Jackson dan Michael tidak segera dihentikan, Felix yakin akan terjadi perkelahian dan pertumpahan darah di Healing Hands Hospital.
Felix tidak ingin citra Healing Hands Hospital menjadi buruk, tetapi dirinya tidak berani maju untuk melerai mereka berdua karena Felix yakin Jackson maupun Michael tidak akan mendengar bujukannya.
Felix juga tidak mau dirinya menjadi samsak tinju oleh kedua pria yang sedang bersitegang tidak jauh darinya.😂
"Felix! Apa yang sedang terjadi? Ada apa dengan Jackson dan Michael? " Mata Felix berbinar-binar mendengar suara wanita yang sangat dikenalnya.
Rossy berdiri di samping Felix. Tangannya menunjuk ke arah Jackson dan Michael yang sedang berbicara, tetapi terlihat jelas pembicaraannya berjalan dengan tidak baik.
Michelle sudah datang ke kamar pasien VVIP Kelvin sehingga Rossy menitipkan kedua putra kembarnya ke Michelle sebentar karena ingin menemui Jackson.
Rossy tahu Jackson sudah tiba di Healing Hands Hospital dan berada di ruang praktik Felix. Jackson mengirim sms memberitahu hal itu ke Rossy tadi.
***
Halo readers tercinta. Ini bab kedua hari ini ya.
Jujur author ngakak sendiri saat mengetik naskah Violet Hartono menjadi bola pingpong.😂😂😂
Semoga readers terhibur ya.🤗🤗🤗
Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya nanti malam.
TERIMA KASIH
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR: LYTIE