Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 23. Rossy adalah mommy Chandra Wijaya


__ADS_3

***Kamar tidur Rossy Hartono di Mansion Wijaya***


Rossy termenung mendengar pertanyaan Michelle.


Kalau saja lima tahun yang lalu Mister W langsung mengambil pergi Kelvin sesuai kesepakatan awal, mungkin Rossy tidak mempunyai keberanian dan hak untuk merebut Kelvin dari tangan Mister W. Akan tetapi, kenyataannya adalah Mister W sudah melepaskan haknya terhadap Kelvin lima tahun yang lalu.


Selama lima tahun ini Kelvin lah yang menjadi semangat hidup Rossy dalam menghadapi semua rintangan sebagai single parent.


Kasih sayang Rossy terhadap Kelvin sangat dalam dan tidak ada yang bisa menggantikannya.


"Aku tidak akan membiarkan Felix mengambil Kelvin dariku!" jawab Rossy dengan tegas.


"Aku mendukungmu, Rossy. Lima tahun yang lalu Felix sendiri yang tidak jadi mengambil Kelvin. Felix tidak mempunyai hak untuk mengambil Kelvin sekarang," ucap Michelle.


Chandra yang menguping dari luar akhirnya tahu jelas kenapa nama Felix di sebutkan oleh Michelle dan Rossy.


"Mommy salah paham dan mengira Mister W adalah Om Felix. Nama lengkap Om Felix adalah Felix Wilson. Ada inisial W di nama lengkapnya. Padahal Mister W adalah daddy, Jackson Wijaya. Aku harus berusaha membuat mommy menyadari kesalahan ini," kata hati Chandra.


"Terima kasih dukunganmu Michelle. Aku ingin meminta pertolonganmu," kata Rossy.


"Katakan saja Rossy. Jangan sungkan. Aku akan melakukan apapun untukmu," ucap Michelle.


Sampai sekarang Michelle masih merasa bersalah kepada Rossy karena memberitahukannya tentang Mister W yang menginginkan bayi tabung IVF sehingga Rossy mengorbankan masa mudanya dan menjadi single parent sekarang.


Michelle akan berusaha semampunya melindungi Rossy dan Kelvin.


"Aku ingin kamu membantuku memantau perkembangan Dokter Erik. Jika Dokter Erik siuman, kamu harus segera memberitahuku. Aku ingin menemuinya dan meminta bantuannya untuk menutupi identitasku dari Felix," kata Rossy.


"Oke Rossy! Serahkan masalah Dokter Erik kepadaku. Aku akan segera menghubungimu apabila Dokter Erik siuman ," janji Michelle.


Rossy dan Michelle tahu dengan jelas, selama Dokter Erik belum siuman maka Felix tidak mungkin mengetahui identitas asli Miss X.


"Di mana Kelvin?" tanya Rossy.


"Kelvin sedang berada di kamar mandi. Aku memintanya cuci muka dan menggosok gigi sebelum tidur, "jawab Michelle.


Rossy melihat jam tangan di pergelangan tangannya.


"Baiklah. Aku akan menelepon besok lagi untuk berbicara dengan Kelvin," kata Rossy.


"Good night Rossy," kata Michelle.


"Good night Michelle," balas Rossy sambil menekan tombol end call di handphonenya.

__ADS_1


Chandra pun segera berlari kembali ke dalam toilet setelah mendengar Michelle menutup sambungan teleponnya dengan Rossy.


Di dalam kamar mandi, Chandra mencuci muka dan menggosok giginya sambil berpikir.


"Tadi aunty Michelle bilang Kelvin tidak jadi diambil dan diserahkan kepada mommy lima tahun yang lalu. Padahal daddy mengambilku lima tahun yang lalu dari rumah sakit bersalin. Pasti kesalahan dokter yang melakukan persalinan mommy waktu itu," kata hati Chandra.


Chandra sangat yakin Jackson akan mengambil kedua bayi nya apabila mengetahui bayi yang dilahirkan oleh Rossy adalah bayi kembar.


Chandra pun bersyukur dengan keteledoran dokter itu yang menyebabkannya bisa menemukan ibu kandungnya sekarang.


"Dokter Erik lah yang mengetahui dengan jelas bayi yang dilahirkan oleh mommy adalah bayi kembar. Aku harus menelepon Kelvin besok untuk memberitahukannya hal ini m," kata hati Chandra.


Malam ini Chandra tidur dengan nyenyak karena sudah mengetahui dengan jelas Rossy adalah ibu kandungnya dan Kelvin adalah saudara kembarnya.


***


Sementara Rossy sama sekali tidak bisa tidur dan masih memikirkan tentang kemungkinan Felix akan merebut Kelvin darinya. Penyakit leukimia Kelvin yang tidak jelas ada atau tidak pun membuat Rossy memutuskan khawatir.


"Sebelum Dokter Erik siuman, aku harus berhasil mengandung bayi dari Felix sehingga bisa menyimpan darah tali pusatnya. Setelah itu aku harus meninggalkan Bali supaya Felix tidak merebut Kelvin dariku," tekad hati Rossy.


Rossy dengan pikirannya yang melayang ke mana-mana terkejut dengan ketukan pintu kamarnya.


"Nona Rossy! Tuan Jackson sudah pulang dan ingin makan supper. Tuan Jackson menunggu supper nya di ruang kerja." Terdengar suara Pak Lesmana dari luar kamar.


Rossy Hartono melihat jam tangannya. Pukul 11.30 malam.


Rossy duduk di depan cermin dan mulai memakai foundation berwarna gelap serta menambahkan flek-flek hitam di wajahnya. Setelah merasa wajahnya cukup jelek, Rossy menuju ke dapur dan mulai memasak supper untuk Jackson.


Rossy memasak martabak telur isi daging ayam untuk Jackson dan membawanya ke ruang kerja.


Jackson sedang membaca dokumen perusahaan. Setelah melihat Dokter Erik di Healing Hands Hospital, Jackson pun mengunjungi Kelvin dan membacakannya dongeng tentang saham lagi.


Jackson sendiri yang berinisiatif membacakan dongeng itu. Sejak meminta di bacakan dongeng pertama kali, Kelvin tidak pernah merengek ke Jackson untuk di bacakan dongeng lagi.


Jackson membacakan dongeng karena merasa bersalah kepada Kelvin bahwa dirinya belum bisa menemukan Miss X sehingga penyakit Kelvin masih belum bisa di sembuhkan.


Jackson tidak tahu Kelvin merasa bosan mendengar dongengnya sehingga tidak pernah memintanya membacakan dongeng lagi.


Besok Jackson ingin mengambil cuti sehari dan meluangkan waktu untuk menemani Kevin sehingga malam ini harus menyelesaikan pekerjaan kantor untuk besok.


Tok Tok Tok


Rossy mengetuk pintu ruang kerja Jackson.

__ADS_1


"Masuklah!" perintah Jackson.


"Tuan Jackson! Aku memasak martabak telur isi daging ayam," kata Rossy sambil meletakkan piring di depan Jakcson.


Jackson menatap martabak telur isi daging ayam di hadapannya. Aroma masakan Rossy tidak membuat Jackson merasa mual.


Jackson bisa mencium harum masakan Rossy. Akan tetapi, Jackson masih belum bisa mencicipi masakan itu .


"Aku tidak lapar. Untukmu saja," jawab Jackson dengan nada datar.


"Again?"" kata hati Rossy.


Rossy sudah mulai merasakan timbangan berat badannya pasti naik karena selalu menjadi cleaning service, menghabiskan makanan yang tidak di makan Jackson.


Rossy ? tidak mau mubazir makanan tetapi kalau terus-terusan makan, tubuhnya akan menjerit minta tolong.


"Tuan Jackson! Bisakah kamu mencoba mencicipinya? Aku sudah jelek dan tidak mau menjadi gemuk lagi."


Rossy berusaha membujuk Jackson. Pria itu menatap wajah Rossy dengan saksama. Wajah yang penuh dengan flek hitam. Jackson merasa ada yang aneh dengan flek hitam itu. Letak flek hitam di wajah Rossy berbeda tempat dengan hari sebelumnya.


Rossy merasa risih di perhatikan dengan saksama oleh Jackson. Pikiran Rossy teringat kembali kejadian di airport dengan Jackson.


"Apakah dia mengenaliku?" kata hati Rossy.


"Baiklah,tuan Jackson. Akuakan memakannya," ucap Rossy sambil mengambil piring dari meja dan ingin segera melarikan diri dari ruang kerja Jackson.


"Tunggu sebentar!" ujar Jackson.


Rossy berdiri mematung menunggu kelanjutan perkataan Jackson.


"Makan di hadapanku!" perintah Jackson.


Seperti terhipnotis, Rossy menuruti perkataan Jackson dan duduk kembali di depan Jackson.


***


Apa yang akan terjadi antar Jackson dan Rossy? Apakah benar seperti dugaan Rossy bahwa Jackson menyadari Rossy adalah wanita bar-bar yang ditemuinya di airport??


Nantikan kelanjutan ceritanya ya.


Mohon dukungannya untuk Author dan karya ini dengan memberi like di setiap bab dan klik favorit supaya bisa segera membaca cerita ini setelah author up.


Thank You

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE



__ADS_2