
***Mansion Wijaya***
Rossy sedang berada di kamar Kelvin menemani kedua putra kembarnya.
"Vin Vin! Besok pagi setelah breakfast, kita kontrol ke Healing Hands Hospital ya," kata Rossy.
"Oke Bos mommy!" jawab Kelvin.
"Oke mommy!" jawab Chandra.
Beberapa saat kemudian, Chandra teringat akan sesuatu yang penting.
"Tunggu sebentar ya mommy, Kelvin!" kata Chandra dan turun dari tempat tidur.
Chandra berjalan menuju lemari pakaian dan menggeser pintu lemari pakaian yang merupakan pintu rahasia menuju kamar tidurnya.
Rossy dan Kelvin menatap punggung Chandra Wijaya yang menghilang dari pandangan mata mereka.
Lima menit kemudian, Chandra kembali ke kamar Kelvin sambil membawa empat buah kotak kecil dengan warna kotak yang berbeda-beda.
Ada kotak warna hitam, coklat, biru, dan merah muda. Chandra memberikan kotak merah muda ke Rossy dan kotak biru ke Kelvin.
"Ini hadiahku untuk mommy dan Kelvin," ucap Chandra.
"Terima kasih Chandra!" kata Rossy.
"Thank you brother!" kata Kelvin dengan antusias sambil membuka hadiah dari Chandra.
Chandra juga membuka dua kotak yang berada di tangannya. Ke empat kotak kecil itu berisi jam tangan dengan desain yang sama.
"Wah keren!" ujar Kelvin yang langsung memakai jam tangan itu ke pergelangan tangannya.
Rossy juga tersenyum melihat jam tangannya dan memakainya di pergelangan tangan.
Jam tangan itu adalah jam tangan unise* sehingga bisa dipakai oleh cowok maupun cewek.
"Ini punya daddy?" tanya Kelvin dengan penasaran sambil menunjuk jam tangan di kotak berwarna hitam.
"Iya. Kita sekeluarga memakai jam tangan yang sama," jawab Chandra.
"Brother is the best!" teriak Kelvin kegirangan.
"Betul sekali Vin Vin. Mommy sangat menyukai jam tangan ini," kata Rossy.
"Mulai sekarang kita akan memakainya bersama," kata Chandra dan memakai jam tangannya di pergelangan tangannya.
"Mommy! Aku ke ruang kerja daddy ya!" kata Chandra sambil menggoyangkan kotak jam tangan warna hitam.
"Oke!" jawab Rossy.
Rossy tahu Chandra ingin memberikan jam tangan baru ke Jackson.
***Ruang kerja Jackson Wijaya***
"Masuk!" kata Jackson dengan suara lembut setelah mendengar suara ketukan pintu dari luar.
__ADS_1
Jackson sedang memeriksa kontrak kerja dengan Perusahaan Adinata. Jackson mengira Rossy datang mencarinya.
"Daddy!" sapa Chandra.
Jackson mengalihkan perhatiannya dari kontrak kerja ke putra sulungnya.
"Chandra! Duduklah!" ucap Jackson.
Chandra duduk dengan tenang di hadapan Jackson. "Ini jam tangan untuk daddy!" kata Chandra sambil menyerahkan kotak kecil berwarna hitam di tangannya.
"Terima kasih Chandra!" ucap Jackson.
Jackson membuka kotak kecil berwarna hitam itu dan melihat jam tangan unise* yang sangat bagus.
Jackson melepaskan jam tangan yang lama dari pergelangan tangannya dan menggantinya dengan jam tangan hadiah dari Chandra.
Jackson melirik sekilas jam tangan di pergelangan tangan Chandra.
"Jam tangan ini Kelvin dan mommy juga ada?" tanya Jackson.
"Iya, daddy!" jawab Chandra.
"Daddy sangat menyukainya," kata Jackson sambil memajukan badannya dan memegang kepala Chandra dengan lembut, lalu Jackson menatap dengan intens jam tangan di pergelangan tangannya.
Ada sebuah tombol kecil yang menarik perhatian Jackson sehingga Jackson menekan tombol itu.
Tampilan jam tangan Jackson hilang. Bukan lagi menunjukkan jarum jam melainkan ada empat buah bulatan kecil dengan warna yang berbeda yaitu warna hitam, coklat, biru, dan merah muda.
Bulatan kecil warna hitam berdekatan dengan warna coklat, sedangkan bulatan kecil warna biru berdekatan dengan warna merah muda.
"Iya, Daddy!" jawab Chandra.
Chandra tahu Jackson yang pintar pasti akan mengetahui rahasia jam tangan itu dengan cepat.
Jackson menekan sekali lagi tombol kecil itu dan muncul tulisan lokasi keempat bulatan kecil itu berada. ' Mansion Wijaya'
"Bulatan kecil berwarna hitam adalah daddy, dan yang coklat adalah aku," kata Chandra.
"Warna merah muda adalah mommy dan biru adalah Kelvin kan?"tanya Jackson dengan nada yakin.
"Betul sekali daddy. Daddy bisa mengetahui lokasi kita semua," kata Chandra.
"Anak daddy sangat pintar," puji Jackson.
Pipi Chandra merona merah mendengar pujian Jackson. Sebenarnya semenjak mengetahui Wulan Sari menemui Boris secara diam-diam di malam hari, Chandra merasa tidak tenang.
Ke empat jam tangan ini memang sudah dipersiapkan oleh Chandra untuk dirinya dan keluarga kecilnya.
Chandra menambahkan lagi sinyal pelacak GPS di dalam jam tangan masing-masing untuk memudahkan Jackson mencari mereka jika terjadi sesuatu hal yang tidak baik.
Chandra kembali ke kamar tidurnya karena tidak mau mengganggu pekerjaan Jackson setelah memberikan jam tangan.
Sementara itu Rossy juga mengetahui jam tangan hadiah dari Chandra mempunyai sinyal pelacak GPS yang bisa menunjukkan lokasi keluarga kecilnya.
Kelvin bisa menemukan rahasia jam tangan hadiah dari Chandra dengan cepat dan menunjukkannya ke Rossy sewaktu Chandra ke ruang kerja Jackson.
__ADS_1
"Kedua jagoanku sangat pintar," puji Rossy sambil mencubit gemas hidung Kelvin.
***Kamar tidur Chandra Wijaya***
Chandra berbaring di atas tempat tidurnya dan bersiap-siap untuk tidur.
Terdengar suara pintu di geser sehingga Chandra melihat ke arah lemari pakaian yang merupakan pintu rahasia penghubung kamarnya dengan kamar Kelvin.
Dalam hitungan detik, Kelvin keluar dari sana dan tersenyum lebar ke Chandra.
"Brother!" sapa Kelvin.
"Ada apa Kelvin? Tidak bisa tidur kah?" tanya Chandra.
"Brother! Besok kita tukaran identitas lagi yuk!" kata Kelvin sambil tersenyum nakal.
Kelvin sudah tinggal beberapa hari di Mansion Wijaya sejak keluar dari Healing Hands Hospital.
Para pelayan Mansiion Wijaya dan juga Pak Lesmana dapat membedakan Kelvin dan Chandra dari warna pakaian yang mereka kenakan.
Kelvin suka memakai baju berwarna biru, sedangkan pakaian Chandra berwarna coklat sehingga muncul ide iseng dari Kelvin untuk mengerjai mereka.
"Oke! Apa rencanamu? " tanya Chandra.
"Besok kita bertukaran pakaian. Aku pakai baju warna coklat dan brother pakai baju warna biru," jawab Kelvin dengan antusias.
Tadi Rossy sudah menyiapkan dua baju couple putra kembarnya yang dibeli dari Butik Athena beberapa waktu yang lalu.
"Oke!" jawab Chandra.
"Pasti semuanya tidak tahu kita bertukar identitas. Termasuk mommy dan daddy," kata Kelvin sambil ketawa kecil membayangkan espresi wajah semua penghuni Mansion Wijaya serta Jackson dan Rossy yang tidak menyadari dirinya dan Chandra bertukar identitas.
"Mommy pasti bisa membedakan kita," ucap Chandra dengan santai.
"Masa sih?" kata Kelvin dengan nada tidak percaya.
Kelvin berencana akan meniru sikap Chandra yang tenang sehingga yakin Rossy tidak bisa membedakan mereka.
"Lihat aja besok," kata Chandra sambil tersenyum.
***
Halo readers tercinta.
Hari ini author up satu bab ya 🤗🤗🤗
Sesuai permintaan salah satu readers setia novel ANAK GENIUS : CEO & HIS PRIVATE CHEF , Kelvin Hartono dan Chandra Wijaya akan bertukar identitas untuk mengelabui pelayan Mansion Wijaya🤗
Kebetulan permintaan ini bisa sejalan dengan alur cerita novel ini sehingga author tambahkan ya 🥰🙏
Sebentar lagi novel ini akan tamat. Semoga readers setia membaca sampai tamat 🙏🙏🙏🤗
THANK YOU
SALAM SAYANG
__ADS_1
AUTHOR : LYTIE