Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 139. Dua kejutan


__ADS_3

Mobil Land Rover Range Rover Velar berwarna hitam berhenti di depan butik yang sangat besar.


'Butik Athena'


Rossy terkesima melihat butik itu  dari dalam mobil  dan tanpa sadar matanya membulat besar dan mulutnya terbuka lebar.


Di etalase butik terpajang jas, gaun, sepatu, tas, dan semua perlengkapan pesta yang terlihat cantik dan menarik.


Rossy yakin semua barang yang di jual di butik ini pasti sangat mahal.


Sewaktu di Amerika, Rossy sering mengunjungi butik milik Cindy, teman sharing apartemennya.


Luas butik Cindy hanyalah sepertiga dari butik yang berada di hadapannya sekarang. Rossy yakin jika Cindy sedang bersamanya sekarang, pasti akan terkagum dengan butik ini.


Jackson menyadari reaksi Rossy yang terkagum berat terhadap butik ini dan tetap bersikap tenang.


Pemilik butik ini adalah Athena. Athena termasuk salah satu desainer terkenal dan hanya menerima pesanan dari sepuluh klien terbesarnya selama ini.


Keluarga Wijaya dan Adinata termasuk klien besar Athena. Hal itulah yang membuat Arum membawa Michael pulang ke rumahnya karena mengira Michael adalah anak dari keluarga kaya yang di culik dan terpaksa menjadi pengemis di jalanan dua puluh tahun yang lalu.


Athena bisa mendesain berbagai macam pakaian. Pakaian bayi, pakaian anak-anak, dan pakaian dewasa. Jas dan gaun pesta rancangan Athena selalu pas dan terlihat menawan di tubuh  kliennya.


Itulah alasan Jackson meminta ukuran baju dan sepatu Rossy waktu itu karena Jackson yakin Athena bisa menyiapkan gaun pesta yang  sempurna untuk Rossy.


Semua pakaian Jackson dari kecil di beli dari butik Athena. Pakaian yang di desain oleh Athena hanya di jualnya kepada sepuluh klien besar langganannya, sedangkan jas, gaun, dan perlengkapan pesta yang terpajang di etalase toko hanyalah rancangan dari murid Athena yang berprestasi.


Jackson yakin Rossy pasti akan semakin senang dan terkagum dengan gaun pestanya yang merupakan rancangan dari Athena.


Pak Kuncoro turun dari mobil dan membukakan pintu mobil belakang.


"Tuan Jackson," kata Pak Kuncoro sambil mempersilahkan Jackson turun dari mobil.


Rossy menghentikan tepukan tangannya di atas kaki Jackson dan turun dari pintu mobil bagian berlawanan.


Jackson masih ingin Rossy menepuk-nepuk kakinya sehingga muncul rasa kesal dalam diri Jackson dan menyalahkan Pak Kuncoro menyetir mobilnya terlalu cepat sampai ke tempat tujuan.😂


Jackson tetap duduk di dalam mobil. Rossy yang tidak menyadari apa pun berjalan ke belakang mobil dan membuka bagasi mobil.


"Pak Kuncoro lupa menurunkan kursi roda tuan Jackson," kata Rossy dan berusaha mengeluarkan kursi roda dari bagasi mobil.


"Tetapi tuan Jackson....." Perkataan Pak Kuncoro terhenti karena merasakan Jackson menatapnya dengan tajam.


Pak Kuncoro mengira Jackson akan berjalan masuk ke dalam butik dan tidak perlu menggunakan kursi rodanya lagi seperti sewaktu Jackson ke toko perhiasan.


Selama dua hari ini Jackson sudah berjalan kaki masuk ke dalam  Perusahaan Wijaya dan hanya menggunakan kursi roda di Mansion Wijaya saja.


"Pakai kursi roda!" perintah Jackson dengan tegas.


"Baik tuan Jackson," kata Pak Kuncoro dan bergegas menghampiri Rossy untuk membantu menurunkan kursi roda dari bagasi mobil.


Rossy mendorong kursi roda Jackson ke pintu masuk Butik Athena.

__ADS_1


Seorang pegawai butik membuka pintu butik lebar-lebar sambil tersenyum ramah ke arah Jackson.


"Tuan Jackson," sapa pegawai butik.


Selama ini Jackson tidak pernah datang ke butik Athena secara langsung. Biasanya pegawai butik yang akan datang ke Mansion Wijaya untuk mengukur tubuh Jackson dan mencatat pesanan pakaian apa yang di inginkan oleh Jackson.


Ketika semua pakaian pesanan Jackson sudah jadi, pegawai butik akan mengantarnya ke Mansion Wijaya.


Pegawai butik mengantar Jackson menemui Athena yang sudah menunggu kedatangan Jackson Wijaya di ruang VVIP.


Athena tersenyum ramah menyambut kedatangan Jackson.


" Tuan Jackson. Ini jas tuan Jackson dan dua gaun pesta pesanan tuan Jackson," kata Athena sambil menunjuk ketiga pakaian yang berada di patung manekin.


"Wow! Cantik sekali gaunnya!" puji Rossy.


Rossy tidak bisa menahan diri untuk memuji gaun buatan Athena.


"Terima kasih pujiannya nona," ucap Athena.


Mata Rossy berbinar-binar melihat dua gaun indah yang terpasang di patung manekin. Kedua gaun itu berwarna merah.


"Kedua gaun ini untukku?" kata hati Rossy.


Sudut bibir Jackson terangkat sedikit ketika mendengar perkataan Rossy yang memuji kedua gaun pesanannya.


Jackson tidak perlu menoleh ke belakang sudah bisa membayangkan ekspresi wajah Rossy yang senang sehingga membuat suasana hati Jackson menjadi sangat baik.


"Tuan Jackson bisa mencoba jas nya di ruang ganti. Kedua gaun ini akan aku minta pegawai untuk memasukkannya ke dalam kotak supaya tuan Jackson bisa membawanya pulang," kata Athena.


"Tidak perlu!" jawab Jackson dengan singkat.


Athena menjadi bingung dengan jawaban Jackson. Athena sangat yakin Jackson menyukai kedua gaun pesta rancangannya dan merasa heran Jackson menolak untuk membawa pulang kedua gaun itu.


"Rossy. Kamu coba dulu kedua gaun itu," kata Jackson sambil menoleh ke arah Rossy yang berdiri di belakangnya.


Mata Athena membulat besar memandang Rossy karena tidak menyangka ibu-ibu tua yang mendorong kursi roda Jackson lah yang akan mencoba kedua gaun yang di desainnya.


Sejak menerima pesanan gaun pesta dari Jackson, Athena bertanya-tanya di dalam hatinya siapa gadis beruntung yang bisa mendampingi Jackson ke pesta.


Selama ini tidak pernah tersebar berita bahwa  Jackson mempunyai pasangan. Jackson hanya mempunyai satu putra yang berumur lima tahun.


Athena tahu seorang perias wajah terkenal sedang berada di butiknya menunggu Jackson.


Semula Athena mengira Jackson akan membawa kedua gaun pesta rancangannya dan perias wajah terkenal itu ke Mansion Wijaya  untuk menemui si gadis yang beruntung. Ternyata gadis beruntung itu sudah ada di depan mata Athena sejak Jackson masuk ke dalam ruang VVIP.


Athena melihat Rossy dari atas kepala hingga ke ujung kaki dan semakin yakin kedua gaun yang di rancangnya memang untuk Rossy karena gaunnya di buat sesuai dengan ukuran tubuh Rossy.


"Merry. Antar nona ini ke ruang ganti," kata Athena sambil tersenyum ke Rossy.


"Baik Bu Athena," jawab Merry dan melepas salah satu gaun di patung manekin terlebih dahulu sebelum mengantar Rossy ke ruang ganti.

__ADS_1


"Silahkan nona," kata Merry dengan ramah.


Rossy mengikuti Merry ke ruang ganti.


Athena melepaskan jas Jackson dari patung manekin dan teringat akan Jackson yang masih duduk di kursi roda sehingga bermaksud memanggil pegawai prianya untuk membantu memapah Jackson ke ruang ganti.


"Tuan Jack...."


Athena menghentikan perkataannya karena Jackson sudah berada di depannya dan mengambil jas dari tangan Athena.


Tanpa basa basi, Jackson berjalan ke ruang ganti dan meninggalkan Athena yang sedang kebingungan.


Athena merasa syok melihat Jackson bisa berjalan cepat meninggalkan kursi rodanya menuju ruang ganti.


Selama ini Athena sudah mendengar gosip tentang kesehatan Jackson yang semakin memburuk dan lemah karena penyakit eating disordernya sehingga Athena memaklumi keadaan Jackson ketika pria itu muncul di butik Athena dengan menggunakan kursi roda.


Hari ini Athena mendapatkan dua kejutan dari Jackson yaitu mengenai gadis beruntung dan kesehatan Jackson.


***


Selamat siang readers


Maaf ya kalau kena prank sama author karena judulnya 😅😅🙏.


Athena yang mendapat dua kejutan bukan Rossy.


Sabar deh. Kejutan untuk Rossy di bab berikutnya ya.


Di tunggu ya up nya malam ini 🤗🤗🤗🙏.


Author nanti kasih bonus foto yang cakep😄😄


Oh iya. Author mau share kabar baik ke readers.


Author sudah lulus menjadi dubber di level S bulan ini.



Untuk naik dari level S ke level SS , syaratnya lebih sulit 😅😅😅



Kalau readers berkenan, dengerin audio / rekaman suara author di novel dan follow author ya 🙏🤗 supaya author bisa naik level dan rekaman lebih banyak novel lagi 😁



Suara author LYTIE ada di ketiga novel ini.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2