Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 32. Topeng


__ADS_3

***Kamar tidur Rossy Hartono di Mansion Wijaya***


Rossy berada di dalam kamarnya setelah pulang dari Hotel S dan sedang berbicara dengan Chandra melalui handphone.


"Vin Vin. Kamu sudah promise ke mommy tidak akan main game di handphone terus menerus. Kamu harus menepati janjimu, " ucap Rossy ke Chandra dengan tegas.


"Sorry mommy. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Tadi aku terlalu senang karena mempunyai handphone baru dan bermain game sampai kelupaan waktu mommy." Chandra meminta maaf dengan tulus.


Chandra tahu Rossy pasti khawatir kepadanya karena tidak bisa menghubunginya tadi.


Walaupun pada saat itu Chandra menggunakan handphonenya untuk membantu membalas dendam terhadap Joko dan juga menghapus data Rossy yang terekam di cctv hotel, Chandra tetap merasa bersalah karena telah membuat Rossy khawatir padanya sehingga meminta maaf dengan tulus.


"Iya. Mommy memaafkanmu . Jangan di ulangi lagi ya," kata Rossy dengan suara lembut.


"Baik mommy, " jawab Chandra dengan patuh.


Saat ini Chandra dan Michelle sudah berada di rumah kontrakan Michelle.


"Mommy akan meneleponmu lagi besok. Good night Vin Vin," kata Rossy.


"Good night mommy. I love you," kata Chandra.


Setelah menutup pembicaraan telepon dengan Chandra, Rossy melihat di layar handphonenya muncul tulisan lima panggilan tidak terjawab .


"Siapa yang meneleponku malam-malam begini?" kata hati Rossy sambil memeriksa handphonenya.


"Lima panggilan tidak terjawab dari Bos J yang narsis & arogan!" teriak Rossy secara spontan.


"Aduh! Kenapa tuan Jackson meneleponku?" keluh Rossy sambil menelepon handphone Jackson.


Rossy menunggu dalam waktu yang lama baru terdengar panggilan teleponnya di angkat oleh Jackson.


"Halo," kata Jackson dengan suara datar.


"Sorry tuan Jackson. Tadi saya sedang menelepon putraku. Ada apa tuan Jackson mencariku?" tanya Rossy.


"Kamu sudah di Mansion Wijaya?" tanya Jackson tanpa membalas pertanyaan Rossy.


"Iya tuan Jackson. Aku sudah lama kembali ke Mansion Wijaya. Tadi aku menelepon putraku untuk mengucapkan selamat malam kepadanya," jawab Rossy.


Suasana hati Jackson menjadi lebih baik setelah mendengar penjelasan Rossy.


"Besok pagi jam 6.30 breakfast untuk Chandra sudah harus disiapkan. Aku akan membawakannya ke Healing Hands Hospital," pesan Jackson.


"Baik tuan Jackson. Bagaimana dengan breakfast tuan?" tanya Rossy.


"Besok pagi kamu hanya perlu mempersiapkan breakfast untuk Chandra saja," jawab Jackson.


"Baik tuan Jackson," jawab Rossy.


Rossy teringat akan dirinya yang buru-buru meninggalkan ballroom Hotel S tanpa berpamitan kepada Jackson dan Felix.


"Apakah tuan Jackson dan Felix masih berada di Hotel S?' tanya Rossy.


"Pestanya membosankan. Aku sedang di dalam mobil menuju Mansion Wijaya," jawab Jackson.


"Apakah aku perlu menunggu tuan Jackson pulang untuk memasak supper?" tanya Rossy lagi.


"Tidak perlu! Kamu sudah boleh beristirahat sekarang," jawab Jackson.


"Baik tuan Jackson. Good night," kata Rossy.

__ADS_1


"Night," jawab Jackson dengan suara datar dan menekan tombol call end di handphonenya.


Rossy meletakkan handphonenya di atas meja nakas.


"Yes! Waktunya tidur," kata Rossy sambil memeluk erat gulingnya.


Bersamaan itu terdengar bunyi pesan LINE masuk di handphone Rossy.


Rossy mengambil lagi handphone yang sudah diletakkannya di atas meja nakas dan membaca pesan itu yang ternyata berasal dari Michelle .


"Rossy! Besok aku shift pagi. Aku akan mencoba mengambil rambut Felix," ketk Michelle di dalam pesan LINE.


"Okay Michelle. Aku tunggu kabar baikmu ya bestie. Muachhh Muachhh," balas Rossy di dalam pesan LINE.


Michelle yang membaca balasan Rossy pun tersenyum kecil.


"Good night Rossy," ketik Michelle.


"Good night Michelle, "balas Rossy di dalam pesan LINE.


Rossy sangat bersyukur mempunyai teman baik seperti Michelle yang bersedia membantunya tanpa pamrih.


"Aku akan membalas kebaikanmu suatu saat nanti, Michelle." Rossy berjanji di dalam hatinya.


***


Pak Kuncoro yang sedang menyetir mobil, tanpa sengaja dari kaca spion mobil melihat sudut mulut Jackson naik ke atas sebentar setelah menutup teleponnya.


"Tuan Jackson tersenyumkah tadi?" kata hati Pak Kuncoro.


Selama bekerja sebagai supir pribadi Jackson, Pak Kuncoro sama sekali tidak pernah melihat Jackson tersenyum.


Jackson selalu memperlihatkan wajah yang dingin dan datar tanpa ekspresi apapun.


"Aku harus membicarakannya ke Pak Lesmana nanti," kata hati Pak Kuncoro dengan penasaran yang besar. Mungkin saja Pak Lesmana bisa mengetahui apa penyebab suasana hati Jackson menjadi baik.


 


***Rumah kontrakan Michelle Angela***


Setelah mencuci muka dan menggosok giginya, Chandra masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamar Chandra menelepon Kelvin dan memberitahukannya tentang keberhasilannya membantu Rossy membalaskan dendam terhadap om mesum.


"Wow! Kamu keren sekali brother. Aku tidak bisa menghacker. Aku hanya memiliki daya ingatan yang kuat," kata Kelvin.


"Kamu pun bisa membantu mommy dengan menggunakan daya ingatanmu yang kuat," kata Chandra.


"Iya. Aku bisa menghafal semua resep masakan mommy," kata Kelvin sambil tersenyum senang.


"Oh ya Kelvin. Sewaktu kamu mau melihat Dokter Erik, kamu harus hati-hati jangan sampai ketahuan aunty Michelle. Besok aunty Michelle shift pagi dan akan kontrol ke kamar Dokter Erik," pesan Chandra.


Chandra sudah menghacker jadwal shift kerja rumah sakit Healing Hands Hospital sehingga bisa mengetahui jadwal kerja Michelle.


"Okay. No problem! Don't worry brother. Walaupun aku tidak sengaja berpapasan dengan aunty Michelle, dia pasti tidak akan bisa mengenaliku," kata Kelvin dengan pede.


" Kamu yakin?" tanya Chandra.


"Calm down brother. Even though mommy pun tidak akan bisa mengenaliku," kata Kelvin sambil tertawa kecil.


"Kita video call sekarang. Aku akan memperlihatkannya padamu," lanjut Kelvin.

__ADS_1


"Okay," jawab Chandra dan menutup teleponnya kemudian menelepon lagi dengan memilih video call .


"Kelvin!" Chandra terkejut sewaktu melihat Kelvin melalui video call.


Kelvin memakai topeng Captain America dan hanya bagian mata serta mulut saja yang kelihatan.


Kelvin melepaskan topeng Captain Amerika dari wajahnya dan menunjukkannya ke Chandra sambil ketawa kecil.



"You are so smart. Darimana kamu mendapatkan topeng Captain America?" tanya Chandra dengan antusias.


"Aku meminta bantuan Om Robin untuk  membelikannya ," jawab Kelvin.


Kelvin rindu permen kesukaannya lollipop, sehingga meminta Robin membelikannya beserta topeng Captain Amerika.


"Sip. Walaupun kamu memakai topeng, kamu harus tetap berhati-hati jangan sampai identitasmu terbongkar ya."


Chandra berpesan kepada Kelvin.


"Okay brother. Good night," kata Kelvin.


"Good night Kelvin, " kata Chandra.


 


***Mansion Wijaya***


Pagi hari Rossy sudah menyiapkan bubur ayam kampung yang akan dibawa ke Healing Hands Hospital di dalam termos penghangat makanan.


Rossy berada di kamar Jackson membantu mempersiapkan pakaian dan tas kerja Jackson.


Hari ini Rossy berinisiatif sendiri membantu Jackson mempersiapkan semuanya.


Jackson yang merasa heran dan melihat Rossy dari atas kepala sampai ke ujung kaki.


"Apakah kamu ingin minta cuti lagi?" tanya Jackson dengan nada menyelidiki.


"Aku hanya ingin ikut tuan Jackson ke Healing Hands Hospital untuk menjenguk tuan muda Chandra," jawab Rossy.


"Setelah itu?" tanya Jackson lagi.


"Sekalian melihat putraku sebentar. Temanku shift pagi hari ini," jawab Rossy dengan jujur.


"Baiklah," kata Jackson.


"Terima kasih tuan Jackson. Kamu adalah bos yang paling baik sedunia," kata Rossy sambil tersenyum manis.


Rossy pun ikut masuk ke dalam mobil Jackson di iringi tatapan dan senyuman ramah dari Pak Lesmana.


Semalam Pak Lesmana sudah mendengar gosip dari Pak Kuncoro.


Mereka berdua pun menduga ada hubungan spesial antara Jackson dan Rossy.


Mereka berdua sangat mendukung Jackson bisa mendapatkan pendamping hidup.


***


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya. Spoiler bab besok : Kelvin akan bertemu dengan Rossy. Apakah Rossy mengenali Kelvin yang menyamar atau Kelvin bisa mengelabui Rossy?


Terima kasih dukungannya untuk karya ini baik berupa hadiah, vote maupun komentar positif.

__ADS_1


Happy Sunday All ^~^



__ADS_2