Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 119. Kecelakaan kecil


__ADS_3

***Supermarket***


Rossy dan Chandra berada di supermarket untuk membeli bahan makanan yang akan di masak oleh Rossy untuk lunch di rumah kontrakan Michelle I'm


"Chandra paling suka masakan apa? Mommy akan memasaknya nanti," ucap Rossy.


"Aku menyukai semua masakan mommy," jawab Chandra.


Rossy tersenyum kecil mendengar jawaban Chandra dan membelai kepala Chandra dengan lembut.


Rossy pun sibuk memilih bahan-bahan makanan dan memasukkannya ke dalam troli yang sedang di dorongnya, sedangkan Chandra mengikuti Rossy dari belakang sambil menunduk sehingga wajahnya tidak terlihat jelas karena topi Kelvin yang di pakainya.


Supermarket ini sangat dekat dengan Healing Hands Hospital dan juga rumah kontrakan Michelle sehingga Chandra bersikap hati-hati karena tidak ingin ada orang lain yang mengenalinya.


Tiba-tiba tumpukan tisu yang di pajang  ambruk dan jatuh ke arah Chandra tepat setelah Rossy melewatinya.


Rossy baru menyadarinya setelah mendengar suara keras benda jatuh di belakangnya sehingga Rossy membalikkan badannya ke arah belakang dengan panik.


Tumpukan tisu berserakan di lantai, sedangkan Chandra berdiri tidak jauh dari tumpukan itu dan berada di dalam pelukan seorang pria.


Rossy tahu pria itu lah yang menyelamatkan Chandra.


"Terima kasih Om," ucap Chandra sambil melepaskan diri dari pelukan pria itu dan ketika melihat wajah pria itu, Chandra terkejut.


Chandra segera berlari ke arah Rossy yang menatapnya dengan pandangan khawatir.


"Mommy!" kata Chandra.


"Chandra. Apakah kamu terluka?"  tanya Rossy sambil menatap Chandra dari atas kepala sampai ujung kaki. Chandra menggelengkan kepalanya.


Tiga orang sales girl tisu itu bergegas menata kembali tumpukan tisu yang berserakkan di lantai. Salah satu sales girl berjalan mendekati Rossy.


"Maaf ibu. Kami tidak tahu kenapa tumpukan tisu itu bisa terjatuh. Padahal sudah di tata dengan baik. Apakah putra ibu terluka?" tanya sales girl itu dengan nada bersalah dan membungkuk berkali-kali di depan Rossy untuk meminta maaf.


Rossy tahu kecelakaan kecil kali ini bukan di lakukan dengan sengaja karena sewaktu Rossy berjalan melewatinya, semuanya masih terlihat baik-baik. Tidak ada orang yang menyangka tumpukan tisu yang kokoh itu bisa tiba-tiba roboh.


"Anakku tidak terluka. Untung ada orang yang menolongnya," jawab Rossy sambil menoleh ke arah pria yang menolong Chandra tadi sehingga melihat jelas wajah pria itu.


Sales girl menganggukkan kepalanya dan berjalan meninggalkan Rossy untuk kembali membantu rekan kerjanya menata kembali tisu yang berserakan di lantai.


Tadi Rossy hanya fokus dengan keadaan Chandra dan tidak melihat dengan jelas wajah pria yang menolong putranya.


"Dokter Michael?" kata Rossy.

__ADS_1


"Halo Rossy. Halo juga Kelvin. Tidak di sangka bisa bertemu dengan kalian berdua di sini," sapa Dokter Michael sambil tersenyum ramah.


"Kelvin? Dokter Michael pernah bertemu Chandra di Healing Hands Hospital," kata hati Rossy.


"Iya Dokter Michael. Terima kasih sudah menyelamatkan Kelvin tadi," kata Rossy.


"Sama-sama Rossy. Kita berteman. Tidak perlu begitu sungkan," jawab Dokter Michael.


"Apakah tadi dia mendengar aku memanggil nama Chandra? Baru saja dia memanggil Chandra dengan Kelvin. Berarti dia tidak menyadarinya," kata hati Rossy.


"Aku sering ke supermarket ini karena tinggal di sekitar sini. Kebetulan saja aku melihat tumpukan tisu itu jatuh dan hampir menimpa seorang anak. Ternyata anak itu adalah Kelvin," jelas Dokter Michael sambil melirik ke arah Chandra yang sedang menunduk.


"Lain kali aku akan mentraktirmu makan karena telah menyelamatkan Kelvin tadi," janji Rossy.


Walaupun Dokter Michael meminta Rossy untuk tidak perlu merasa sungkan terhadapnya, tetapi Rossy tidak ingin berhutang budi kepada pria di depannya ini.


Sekarang Rossy sadar kenapa Suster Amanda bisa tergila-gila kepada Dokter Michael dan marah-marah ke Michelle sewaktu di Healing Hands Hospital.


Dokter Michael adalah tipe pria yang ramah dan simpati kepada siapa pun serta sering mengumbar senyum manis di wajahnya sehingga bisa membuat lawan jenisnya salah paham  terhadap perhatian yang di berikan oleh Dokter Michael kepada mereka.


Tipe Dokter Michael yang seperti ini lah yang bisa membuat banyak wanita mengidolakannya dan tergila-gila kepadanya.


Rossy bersyukur dalam hati kecilnya karena Jackson berpenampilan kaku dan dingin sehingga walaupun banyak wanita yang menyukainya, mereka tidak akan berani mendekati Jackson.


"Baiklah," jawab Dokter Michael.


Rossy menggandeng tangan Chandra dengan tangan kirinya dan mendorong trolinya dengan tangan kanan. Rossy tidak ingin terjadi kecelakaan kecil lagi yang akan melukai putra sulungnya.


Sementara itu Dokter Michael melihat punggung ibu dan anak yang mulai menghilang dalam pandangannya.


"Chandra? Very Interesting," gumam Dokter Michael sambil tersenyum penuh arti.


 


***Mansion Wijaya***


Rossy sudah berada di Mansion Wijaya jam enam sore dan sedang sibuk memasak dinner untuk Jackson dan Felix.


Malam ini Felix akan ikut Jackson pulang ke Mansion Wijaya sehingga Felix tidak akan melewatkan kesempatan untuk makan dinner masakan Rossy.


Hasil full medical check up Jackson sangatlah bagus dan tidak ada masalah apa pun dengan pinggangnya.


Dokter hanya menyarankan Jackson m tetap memakai kursi roda selama beberapa hari ke depan dan setelah itu Jackson bisa berjalan normal tanpa memerlukan bantuan kursi roda lagi.

__ADS_1


Sebelumnya Felix sudah mengirim sms LINE ke Rossy dan memintanya memasak makanan spesial malam ini.


Hari ini  Rossy sangat senang karena Jackson memberinya cuti sehingga Rossy bisa berkumpul dengan Michelle dan Chandra.


Rossy pun ingin memasak makanan spesial yang super lezat untuk Jackson sebagai tanda terima kasih dan tentu saja Felix kecipratan rejeki masakan super lezat itu.


Rossy memutuskan untuk memasak masakan barat yang di pelajarinya dari Mister Gordon, gurunya dan juga chef terkenal di Amerika.


Selama bekerja di Mansion Wijaya, Rossy belum pernah memasak masakan barat yang mewah.


Malam ini Rossy akan memasak steak daging sapi dengan saus barbeque, spaghetti bolognese, chicken cordon blue, dan sup tomat italia.


Semula Rossy ingin membuat potongan steak sapi dengan bentuk hati untuk Jackson. Akan tetapi, karena Felix ikut dinner malam ini, Rossy mengurungkan niatnya.


Pak Lesmana berada di dapur Mansion Wijaya melihat hasil masakan Rossy dengan rasa kagum.


"Semuanya terlihat sangat lezat. Tuan Jackson pasti akan menyukainya," kata hati Pak Lesmana.


Pak Lesmana sangat senang dengan perkembangan kesehatan Jackson sekarang. Jackson sudah bisa makan makanan walaupun hanya beberapa suap saja.


Pak Lesmana yakin Jackson bisa makan makanan dalam porsi yang besar di masa yang akan datang. Semuanya karena andil dari Rossy, koki pribadi baru Mansion Wijaya.


***


Selamat siang readers,


Bab ini author up jam 15.40 wita. Semoga bisa segera muncul di noveltoon ya. Ada beberapa teman author yang lain memberi info, noveltoon sedang error sehingga karya mereka masih belum up di noveltoon


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya malam ini.


Cover Novel Anak Genius : CEO & His Private Chef sudah ganti ya readers.



Ini cover baru Novel Anak Genius : CEO & His Private Chef.


NT belum memberikan cover baru untuk novel ini sehingga author memakai cover yang di buatkan oleh teman author.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2