Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 229.Bertamu ke rumah kontrakan Michelle


__ADS_3

***Ruang kantor Indra Wijaya***


Indra duduk di depan meja kerjanya sambil menangkupkan kedua tangannya. Pikirannya melayang ke kejadian di  depan resepsionis tadi.


Indra melihat dengan jelas Violet yang sedang menggoda dan berusaha menarik perhatian Jackson di tempat resespsionis.


Indra semakin yakin hubungan Violet dan Rossy sangatlah buruk karena terlihat jelas Violet ingin merebut Jackson dari tangan Rossy. Hal ini merupakan keberuntungan baginya.


"Tidak disangka bidak caturku muncul sendiri di hadapanku. Aku harus memanfaatkannya dengan baik," kata Indra sambil tersenyum lebar.


Sejak menghadiri pesta pertunangan bersama Agung beberapa waktu yang lalu, Indra sudah mengirim detektif swasta untuk menyelidiki apa yang dilakukan oleh Violet belakangan ini.


Dari penyelidikan detektif swasta, Indra tahu selama ini Violet selalu berada di rumah Hartono sehingga Indra belum mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan Violet.


Tidak disangka Violet muncul sendiri di hadapannya sebagai resepsionis baru Perusahaan Wijaya.


Indra yakin akan tiba waktunya dirinya memanfaatkan Violet untuk kepentingan pribadinya.


Semenjak video rekaman Jackson melamar Rossy di taman bermain tersebar, harga saham Perusahaan Wijaya melonjak naik dratis dan juga Jackson berhasil mendapatkan banyak kontrak kerja baru yang pastinya memberikan keuntungan yang besar bagi Perusahaan Wijaya.


Para pemegang saham dan karyawan Perusahaan Wijaya semakin mendukung Jackson sehingga membuat kedudukan Indra dan Kusuma terancam.


Indra dan Kusuma tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


Indra teringat akan pesan Agung yang memintanya untuk mengikuti Jackson dalam proyek kontrak kerja dengan Perusahaan Adinata.


Indra Wijaya tahu Dilan Adinata, CEO Perusahaan Adinata akan tiba di Bali dalam waktu dekat.


Ini adalah kesempatan emasnya untuk menggagalkan kontrak kerja Jackson dengan Dilan.


Kontrak kerja yang gagal akan mengurangi kepercayaan para pemegang saham terhadap kinerja Jackson di Perusahaan Wijaya.


Indra sudah mempunyai satu rencana bagus untuk menghalangi Jackson menandatangani kontrak kerja itu.


Sekarang hanya menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan rencananya.


***Supermarket***


Rossy dan Chandra sedang berada di supermarket dekat rumah kontrakan Michelle untuk membeli bahan makanan.


Rossy akan memasak lunch yang banyak di rumah kontrakan Michelle.


Hari ini Michelle shift kerja siang. Felix pun akan ikut lunch di rumah kontrakan Michelle.


Chandra berdiri dengan tenang di samping Rossy yang sedang  sibuk memilih bahan makanan.

__ADS_1


Entah mengapa Chandra mempunyai firasat yang tidak baik saat ini bahwa mereka pasti akan bertemu dengan Michael.😅


Firasat Chandra sangat tepat. Chandra melihat Michael juga berada di dalam supermarket yang sama.


Michael segera mendorong trolinya menghampiri Rossy.


"Rossy!" sapa Michael.


"Michael!" balas Rossy.


"Om  Michael!" sapa Chandra dengan sopan.


"Kamu ingin masak lunch lagi di rumah kontrakan Michelle?" tanya Michael.


"Iya," jawab Rossy sambil menganggukkan kepalanya.


"Masakanmu kemarin siang sangat lezat. Aku menghabiskan semuanya," ucap Michael sambil memberikan senyum simpati ciri khasnya.


Pujian Michael bukanlah omong kosong belaka karena dirinya benar-benar menyukai mac n cheese masakan Rossy.


Bahkan kelezatan mac n cheese itu bisa melebihi kelezatan indomie yang selama ini Michael rindukan.


Rossy tersenyum tipis mendengar pujian Michael, lalu melihat isi troli Michael.


"Michael. Ternyata kamu suka minum wine merah," kata Rossy.


"Pasti Dilan Adinata," kata hati Chandra yang ikut mendengar pembicaraan mereka dengan raut wajah tenang.


"Oh iya. Ini adalah kesempatan yang bagus untukku mengunjungi rumah kontrakan Michelle. Lagi pula aku shift kerja siang. Kalian tidak keberatan kan kalau saya berkunjung sekarang? " tanya Michael.


"Tentu saja kamu boleh berkunjung, tetapi aku masih perlu belanja lagi. Sekitar dua puluh menit deh," jawab Rossy sambil melihat jam tangan di pergelangan tangannya.


"Belanjaanku sudah selesai. Aku bergabung dengan kalian saja. Nanti kita barengan  ke rumah kontrakan Michelle," usul Michael.


"Baiklah," jawab Rossy.


Rossy dan Michael berjalan berdampingan sambil mendorong troli. Sesekali Michael mengajak Rossy mengobrol ringan.


"Mommy! Aku mau beli itu," kata Chandra sambil menarik tangan Rossy berjalan maju ke depan menjauhi Michael.


Michael tersenyum tipis dan berjalan di belakang mereka berdua.


Michael tahu Chandra sengaja menjauhkan Rossy darinya. "Putra Jackson memang pintar," kata hati Michael.


Langkah kaki Chandra samgat cepat sehingga Michael tertinggal jauh di belakang.

__ADS_1


Rossy mengambil satu kotak sereal yang ditunjuk oleh Chandra tadi.


"Vin Vin juga menyukai sereal ini. Kalian berdua bisa makan bersama di Mansion Wijaya nanti," kata Rossy sambil tersenyum.


Rossy merasa senang karena dalam waktu dekat Kelvin bisa pulang ke Mansion Wijaya sehingga mereka bisa melakukan banyak aktivitas bersama.


"Iya, Mommy. Mommy jangan terlalu akrab dengan Om Michael. Daddy bisa cemburu," kata Chandra dengan wajah serius.


"Oke Chandra," jawab Rossy sambil membelai kepala Chandra dengan lembut.


Setelah membayar barang belanjaannya di kasir, Rossy dan Chandra masuk ke dalam mobil avanza biru yang dikemudikan oleh Pak Benyamin, sedangkan Michael menyetir mobil xenia birunya mengikuti mobil avanza biru menuju rumah kontrakan Michelle.


Rossy mengirim sms LINE ke Michelle tentang kedatangan Michael untuk berkunjung di rumah kontrakan.


***


Sementara itu, Michael sedang bersiul riang di dalam mobil xenia nya.


Tadi pagi Dilan menelepon Michael untuk mengingatkannya membeli wine merah kesukaannya.


Michael tahu di supermarket itu menjual wine merah Australia yang merupakan wine kesukaan Dilan selama tinggal di Australia.


Michael memutuskan ke supermarket untuk membeli beberapa botol wine merah  Australia kesukaan Dilan dan menyimpannya di kulkas wine, yang berada di rumah kontrakannya  sebelum berangkat kerja ke Healing Hands Hospital.


Tidak di sangka keberuntungan berpihak kepadanya karena melihat Rossy sedang memilih bahan makanan di dalam supermarket.


Michael tahu Rossy pasti akan memasak lunch lagi di rumah kontrakan Michelle sehingga tidak mau melewatkan kesempatan emas ini untuk berhubungan akrab dengan Rossy dan Michelle.


***Rumah kontrakan Michelle Angela***


Michael memarkirkan mobil xenia birunya dan bergegas menghampiri Rossy, yang sedang turun dari mobil avanza biru bersama Chandra.


Michael membantu membawa beberapa kantong belanjaan supermarket.


"Terima kasih Michael," kata Rossy.


Rossy melihat mobil BMW X1 warna mediteranean blue yang sudah terparkir di depan rumah kontrakan Michelle.


"Felix sudah datang," kata Rossy sambil menunjuk mobil BMW X1 warna mediteranean blue.


Michael ikut melihat ke arah mobil Felix dan tersenyum tipis. "Baguslah. Aku bisa bertemu dengan Felix Wilson di sini," kata hati Michael.


Rossy mengeluarkan kunci dari dalam tasnya dan membuka pintu rumah kontrakan Michelle.


__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2