
***Rumah Hartono***
Wulan Sari terdiam setelah mendengar perkataan Thomas. Wulan Sari tahu Thomas melarangnya secara halus untuk ikut dinner bersama sabtu ini.
"Ayah dinner sama Rossy saja?" tanya Violet.
Violet tidak bisa menahan rasa penasarannya lagi karena merasakan firasat yang tidak baik dengan dinner sabtu ini.
"Sama kedua putra kembarnya dan calon suami Rossy," jawab Thomas dengan jujur.
Violet meletakkan sendoknya dengan kasar di atas piringnya.
"Aku sudah kenyang!" ujar Violet dan berjalan meninggalkan ruang makan menuju kamar tidurnya.
Violet menutup pintu kamarnya dengan keras. Thomas menatap pintu kamar Violet dengan perasaan bingung.
Thomas tahu Violet sedang marah, tetapi tidak tahu penyebabnya. "Wulan. Kenapa Violet marah?" tanya Thomas.
"Mungkin karena Violet teringat akan pertunangannya yang batal. Sementara Rossy akan menikah tidak lama lagi," jawab Wulan Sari.
Wulan Sari menduga Thomas pasti sudah mengetahui hubungan antara Rossy dan Jackson sehingga menggunakan alasan itu untuk sikap Violet yang tidak sopan tadi.
"Violet masih muda. Pasti bisa mendapatkan pendamping hidup yang cocok nantinya," kata Thomas.
"Iya Thomas. Aku akan ngomong baik-baik dengannya nanti," jawab Wulan Sari.
Mereka berdua pun melanjutkan dinner dengan perasaan hati yang berbeda.
Thomas dengan perasaan hati gembira sambil memikirkan dinner sabtu nanti, sedangkan Wulan Sari berpikir keras bagaimana menghalangi Rossy bertemu dengan Thomas sabtu ini.
Dengan adanya Jackson Wijaya yang ikut dalam dinner sabtu ini, Wulan Sari berfirasat merebut Restoran Hartono dari tangan Rossy akan menjadi hal yang mustahil.
Dirinya harus membuat Rossy menandatangani surat pengalihan sebagian kepemilikan Rossy atas Restoran Hartono ke dirinya secepatnya.
Wulan Sari memutuskan menjalankan rencana terakhirnya.
Sebenarnya rencana akhir itu sangat berisiko besar karena harus melibatkan Boris lagi, tetapi Wulan Sari mau tidak mau harus menjalankan rencana itu supaya dirinya bisa terlepas dari jeratan Boris.
"Sial! Besok Boris ke luar kota!" kata hati Wulan Sari.
***
Thomas membersihkan meja makan dan membawa piring kotor ke dapur untuk di cuci setelah selesai dinner.
Selama ini memang Thomas yang mencuci piring kotor karena Wulan Sari pernah mengeluh kuku cantiknya patah setelah mencuci piring.😔
Wulan Sari berjalan mondar mandir di ruang tamu dengan gelisah. Beberapa saat kemudian Wulan Sari duduk di atas sofa ruang tamu dan mengeluarkan handphone dari dalam tasnya.
Wulan Sari memutuskan mengirim pesan kepada Boris.
"Boris! Aku mau ketemu sekarang! Segera! Balas!" ketik Wulan Sari di sms nya.
***
"Wulan!" Wulan Sari terkejut ketika Thomas tiba-tiba muncul di hadapannya.
"Iya," jawab Wulan Sari dengan gugup sambil memegang erat handphone di tangannya.
"Buah apel ini untuk Violet. Dia pasti masih lapar, " kata Thomas sambil menyerahkan sepiring apel yang sudah di potong kecil.
Sewaktu di dapur, Thomas sengaja memotong buah apel untuk Violet karena tadi Violet hanya makan sedikit makanan.
"Baiklah. Aku akan membawanya ke kamar Violet," ucap Wulan Sari.
***Kamar tidur Violet Hartono***
__ADS_1
"Masuk!" jawab Violet dengan nada malas ketika mendengar suara ketukan pintu kamar.
"Violet! Ayo makan apel dulu. Ayahmu yang memotongnya," kata Wulan Sari.
"Ngak selera Mom. Aku sudah kenyang dengan amarah," ucap Violet dengan ketus.
Violet masih tidak bisa menerima kekalahannya yang telak dari Rossy.
"Kenapa Rossy selalu lebih beruntung dariku? Semua orang lebih memilih Rossy! Febrian, Jackson Wijaya bahkan ayah! Ayah selalu pilih kasih sama Rossy. Mom lihat kan wajah bahagia ayah ketika membicarakan tentang dinner sabtu ini bersama Rossy. Apakah aku bukan anak kandungnya?" ucap Violet dengan amarah memuncak.
"Diam Violet! Kamu anak Thomas!" teriak Wulan Sari secara spontan.
Violet terkejut dengan reaksi Wulan Sari yang berlebihan.
"Ada apa Mom? Jangan-jangan aku benar-benar bukan anak ayah?" tanya Violet sambil menatap intens Wulan Sari.
"Bagaimana mungkin Violet? Jangan berpikiran macam-macam. Thomas sangat menyayangimu. Buktinya Thomas memotong apel untukmu karena tahu kamu hanya makan sedikit tadi. Maaf ibu emosi tadi karena kamu berkata yang tidak-tidak," kata Wulan Sari.
Violet terdiam sebentar. Violet tahu jelas emosinya tidak terkontrol tadi sehingga mengucapkan perkataan sesuka hatinya.
"Iya Mom! Maafkan Violet juga," kata Violet.
Wulan Sari menarik napas lega karena Violet tidak mencurigainya.
"Ayo makan dulu apelnya," kata Wulan Sari sambil membelai lembut rambut Violet.
Violet yang memang masih lapar, mengambil garpu dari atas piring dan menusuk satu potong kecil apel untuk memakannya.
"Tenanglah Violet. Walaupun Rossy mempunyai Jackson Wijaya, tetapi Restoran Hartono akan aku rebut dari tangannya. Kita bisa memiliki banyak uang setelah menjual Restoran Hartono. Pada saat itu aku akan membawamu ke luar negeri dan membeli rumah yang bagus untukmu. Kamu bisa mencari pasangan hidupmu di sana," kata Wulan Sari.
"Benarkah Mom? " tanya Violet dengan mata berbinar-binar.
"Benar!" jawab Wulan Sari dengan yakin.
"Aku mau, Mom! Dengan uang yang banyak, aku lebih hebat dari Rossy," kata Violet sambil tersenyum lebar.
Wulan Sari merasa senang karena Violet sudah lebih tenang sekarang.
***
Terdengar suara sms dari dalam tas Wulan Sari.
Wulan Sari segera mengeluarkan handphone dari kantong celana dan membaca sms dari Boris.
"Oke! Akusedang makan di Pondok Tempo Doeloe Sunset Road," ketik Boris di sms.
"Oke! Aku ke sana sekarang!" ketik Wulan Sari di sms.
Wulan Sari yang fokus dengan sms dari Boris, tidak menyadari Violet yang sedang makan potongan apel menatap intens ke arahnya.
"Kenapa mom terlihat tegang?" kata hati Violet.
Wulan Sari membuka aplikasi taxi online untuk memesan taxi online.
"Mom mau keluar?" tanya Violet secara tiba-tiba dan melihat ke layar handphone Wulan Sari untuk mengetahui lokasi yang di tuju.
Wulan Sari terkejut dan berusaha untuk tenang. "Iya. Rina mengajak berkumpul di Pondok Tempoe Doeloe. Lukamu masih belum sembuh jadi kamu di rumah saja ya. Nanti mom beliin ikan gurame goreng," jawab Wulan Sari gugup.
Wulan Sari takut Violet akan meminta untuk ikut keluar dengannya. Padahal selama ini Wulan Sari selalu mencegah Violet bertemu dengan Boris.
"Oke Mom!" jawab Violet dengan patuh.
""*
Sewaktu Wulan Sari keluar dari kamar tidur, Violet segera mengambil tas tangannya dan memesan taxi online . Kemudian menyimpan handphone ke dalam tas.
__ADS_1
Violet yakin Wulan Sari sedang berbohong kepadanya sehingga memutuskan untuk membuntuti ibunya secara diam-diam.
Violet memakai jaket serta mengambil syal dan kacamata hitam sebagai penyamarannya nanti.
***Ruang Keluarga***
Wulan Sari menghampiri Thomas yang sedang duduk santai di ruang keluarga sambil membaca koran.
"Thomas! Rina sedang makan di Pondok Tempoe Doeloe. Aku berkumpul dengannya sebentar ya. Nanti aku beli satu porsi ikan gurame goreng untuk Violet. Kamu mau makan lagi?" tanya Wulan Sari.
Selama ini Wulan Sari memang sering keluar berkumpul dengan teman sosialitanya sehingga Thomas tidak merasa curiga sama sekali.
"Tidak perlu beli makanan untukku. Sekarang sudah malam. Aku antar kamu ke sana ya, " ucap Thomas Hartono.
"Tidak perlu Thomas! Kamu beristirahat di rumah saja. Kamu sudah bekerja seharian di Restoran Hartono. Lagi pula aku sudah memesan taxi online, " ucap Wulan Sari.
"Baiklah. Hati-hati di jalan," kata Thomas.
"Iya," kata Wulan Sari.
Baru saja Wulan Sari menutup pintu rumah, Violet menghampiri Thomas.
"Ayah! Aku ke indomaret sebentar ya," kata Violet.
Toko Indomaret berada di dekat rumah Hartono sehingga Violet menggunakan alasan itu.
"Hati-hati di jalan ya," pesan Thomas.
"Baik Ayah," jawab Violet.
Thomas melanjutkan membaca koran di tangannya tanpa mengetahui kedua wanita yang berpamitan kepadanya berbohong kepadanya dan mereka berdua menuju tempat yang sama.
***
Halo readers tercinta.
Semakin penasaran kan apa rencana Wulan Sari? Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya.
Ceritanya semakin mendekat ke konflik terakhir.
Konflik yang sangat menguras tenaga otak Author 😂😂😂. Semoga lancar sampai ending 🙏🙏🙏
Oh iya , Author LYTIE mau promosi novel baru yang memang dipersiapkan untuk menggantikan novel ini yang akan tamat awal Januari 2022.
Mampir ya readers ke novel REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH.
Author memang ingin membuat cerita tentang reinkarnasi dan kali ini bisa di wujudkan . Kebetulan ada lomba di Noveltoon dengan tema reinkarnasi.
Pemeran utama di novel ketiga author ini adalah cowok. Kemarin naskah author sudah di oke in sama editor sehingga sudah up sampai bab 10 , sesuai arahan editor.
Ceritanya tidak akan berat dan diselilingi lelucon dikit.😂
Setelah novel ANAK GENIUS : CEO & HIS PRIVATE CHEF tamat, author akan fokus di novel baru dan usahakan up setiap hari .
Mampir ya readers dan favorit, like, komentar positif ke novel REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH
Di tunggu ya 🥰🥰🥰
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
__ADS_1
AUTHOR : LYTIE