Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 204. We Time


__ADS_3

***Kamar mandi hotel***


Setelah berendam beberapa saat, Rossy merasakan tubuhnya lebih segar dan tidak begitu sakit lagi.


Rossy memutar keran untuk menyalakan shower yang berada di atas bathtub.


Tangan kiri dan kanan Rossy memegang erat kedua sisi bathtub karena ingin berdiri dari bathtub untuk keramas dan membersihkan badannya dengan shower.


Pintu kamar mandi terbuka secara tiba-tiba dan Jackson berjalan masuk ke dalam dengan santai.


Rossy terkejut dan duduk kembali ke dalam bathtub untuk menyembunyikan tubuh polosnya di bawah gelembung sabun yang memenuhi bathtub.


Rossy mematikan keran shower. Pipi Rossy merona merah melihat Jackson yang langsung masuk ke dalam kamar mandi tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu seolah-olah kamar mandi adalah ruangan yang bisa keluar masuk sesuka hati.😂


Jackson sudah mengenakan kemeja putih dan celana panjang berwarna coklat. Rambutnya sudah tersisir rapi sehingga terlihat semakin tampan di mata Rossy.



Jackson berjalan ke arah meja wastafel dan meletakkan sesuatu di atasnya. Kemudian Jackson melihat ke arah Rossy yang  wajahnya merona merah di dalam bathtub.


"Rossy. Ini baju baru untuk kamu pakai nanti," kata Jackson.


"Iya," jawab Rossy sambil menganggukkan kepalanya.


Jackson berdiri di depan cermin wastafel dan menggunakan alat cukur listrik untuk mencukur kumis tipis di wajahnya.


Beberapa saat kemudian Jackson menoleh ke arah Rossy yang masih duduk di dalam bathtub.



Rossy semakin terpana melihat ekspresi Jackson yang sangat maskulin sewaktu sedang menggunakan alat cukur listrik.


Jackson mematikan alat cukur listrik dan berjalan mendekati bathtub sehingga secara spontan Rossy semakin menundukkan badannya ke dalam bathtub.


Jackson tersenyum tipis melihat sikap malu-malu Rossy dan membuatnya semakin ingin menggoda Rossy.


"Rossy. Kamu perlu aku menunggumu di sini supaya bisa menggendongmu keluar?" tanya Jackson sambil memasang wajah seriusnya.


"Ah...ti..tidak perlu. Aku bisa keluar sendiri," jawab Rossy dengan terbata-bata.


"Kakimu masih lemas kan? Aku tunggu di sini saja. Aku khawatir kamu akan terjatuh lagi seperti di kamar tadi," ucap Jackson dengan wajah serius


"Jackson! Keluarlah! Please!" pinta Rossy dengan nada memelas.


Rossy merasa malu apabila harus digendong oleh Jackson dalam keadaan polos.


"Iya, Rossyku sayang. Aku tidak akan menggodamu lagi," kata Jackson sambil memegang tangan kanan Rossy dan memberi kecupan ringan di punggung tangan wanita muda itu sebelum berjalan meninggalkan kamar mandi.


Rossy menarik napas lega dan menunggu beberapa menit di dalam bathtub terlebih dahulu karena merasa 'deja vu' Jackson akan berjalan masuk ke dalam kamar mandi lagi.

__ADS_1


Setelah merasa yakin Jackson tidak akan masuk lagi, Rossy memutar keran untuk menyalakan shower dan berdiri dari bathtub dengan perlahan .


Rossy keramas dengan sampo dan membersihkan tubuhnya dengan sabun aroma bunga mawar yang tersedia di kamar mandi.


 ***


Rossy mengambil handuk untuk melilit tubuhnya sebelum keluar dari bathtub dan berjalan menuju meja wastafel.


Rossy tersenyum tipis melihat gaun formal yang dipersiapkan Jackson untuknya.


Tentu saja gaun formal dari butik Athena dengan kancing di bagian kerah untuk menutupi jejak gigitan cinta di leher Rossy Hartono,  yang ditinggalkan oleh Jackson dalam petualangan fantasi semalam dan tadi pagi. 😆


Sewaktu Rossy tertidur pulas tadi pagi karena petualangan fantasinya, Jackson menelepon Butik Athena untuk mengantarkan pakaian baru untuknya dan Rossy.


Kali ini Jackson tidak memilih pakaian couple untuk mereka berdua karena Rossy tidak akan bisa memakainya saat ini sehingga Jackson memilih gaun formal dengan kancing di kerahnya untuk Rossy.


Pipi Rossy merona merah sewaktu melihat sepasang pakaian 'utama' berwarna merah muda, yang melekat langsung di tubuhnya juga dipersiapkan oleh Jackson bersama gaun formal itu.


Rossy menyalakan hair dryer untuk mengeringkan rambutnya terlebih dahulu sebelum mengenakan pakaiannya. Setelah itu Rossy berjalan perlahan keluar dari kamar mandi.


 ***


Jackson yang sedang duduk di sofa segera menghampiri Rossy dan menggendongnya. Secara reflek Rossy mengalungkan kedua tangannya ke leher Jackson.


Jackson menggendong Rossy ke balkon kamar hotel, tempat mereka dinner semalam dan mendudukkan Rossy di atas kursi.


Rossy melihat di atas meja sudah di hidangkan beberapa jenis makanan yang menggugah selera.


"Ayo kita lunch," ucap Jackson dengan suara lembut.


"Brunch bukan lunch," kata Rossy dengan suara kecil.


Jackson tertawa kecil sambil menggosok-gosokkan kepala Rossy dengan tangannya.


Jackson tahu Rossy sedang melakukan aksi protes kecil-kecilan karena tadi pagi dirinya membuat Rossy melewatkan waktu breakfast sehingga mereka baru bisa makan sekarang.


"Iya. Sayangku memang koki yang profesional. Sekarang waktunya brunch dan bukanlah lunch," kata Jackson.


***Brunch adalah istilah yang digunakan saat makan di antara waktu sarapan dan makan siang***


Jackson mengambil sepotong omelet dan meletakkannya di atas piring Rossy.


"Terima kasih," kata Rossy.


Rossy makan dengan lahap karena sangat lapar dan seluruh energinya sudah terkuras habis tadi pagi.


Setelah selesai brunch, Jackson menggendong Rossy ke dalam kamar dan meletakkan Rossy di atas tempat tidu, lalu Jackson pun ikut naik ke atas tempat tidur.


Jackson menyandarkan kepala Rossy ke dadanya dan mengambil remote tv yang berada di atas meja nakas.

__ADS_1


"Kamu ingin menonton apa? Film atau acara dokumenter?" tanya Jackson ke Rossy.


Di dalam kamar hotel, tersedia tv LED besar dan tersedia banyak jenis film dan acara dokumenter.


Rossy mengangkat kepalanya dari dada Jackson dan menatap wajah pria muda itu


"Jackson. Kita tidak pulang ke Mansion Wijaya?" tanya Rossy.


"Kita pulang nanti sore. Sekarang aku ingin berdua denganmu tanpa di ganggu oleh siapa pun," jawab Jackson.


"Baiklah. Aku ingin nonton film komedi," ucap Rossy sambil menyandarkan kembali kepalanya ke dada atletis Jackson.


Jackson memegang tangan Rossy dan meletakkan remote tv di genggaman Rossy. Rossy menekan remote tv dan memilih film komedi yang sedang hits.


"Hari ini Pak Simon dan Bu Liana yang bertugas memasak seharian. Selain itu Pak Lesmana akan mengantarkannya untuk Kelvin. Tugasmu hari ini adalah menemaniku," ujar Jackson sambil mencium puncak kepala Rossy.


"Oke Bos. Hari ini kita akan menikmati  we time di kamar hotel ini," jawab Rossy sambil tersenyum dan memeluk erat pinggang Jackson.


Hari ini Rossy pun ingin menghabiskan waktu berduaan dengan Jackson. Karena Rossy tahu Jackson adalah seorang pekerja keras dan pastinya akan sibuk bekerja di kantor setiap hari sehingga mereka hanya bisa bertemu di malam hari saja.


Jackson tersenyum tipis dan merasa senang Rossy mempunyai keinginan yang sama dengannya yaitu menghabiskan waktu berdua.


Pada awalnya Jackson berencana membawa Rossy berkeliling hotel mewah ini.


Mereka berdua bisa menikmati fasilitas di hotel seperti berenang di kolam renang hotel ataupun berjalan di pantai yang berada di dalam hotel mewah ini, tetapi dikarenakam petualangan fantasinya yang agresif menyebabkan kaki Rossy lemas sehingga Jackson memutuskan menghabiskan we time di dalam kamar hotel saja.


Sesekali terdengar suara ketawa kecil dari bibir stroberi Rossy karena kelucuan film yang sedang di tontonnya, sedangkan Jackson hanya tersenyum tipis mendengar suara ketawa Rossy.


Sekarang Jackson yakin dunianya menjadi sempurna karena kehadiran Rossy, yang akan menemaninya selamanya.


Hanya melihat wajah gembira Rossy saja, sudah bisa membuat suasana hati Jackson menjadi sangat baik.


Hanya Rossy seorang saja yang bisa membuat sisi hangat dan lembut dari dalam lubuk hatinya terpancar keluar dan semua itu hanya akan dipersembahkannya untuk Rossy seorang saja.🥰


***


Halo Readers.


Pasti readers ketawa ngakak deh lihat author iklan 'VOTE' di foto abang Jackson dan alat cukur listrik 😁😁😁.


Semoga bab ini bisa menghibur readers dan membuat readers senyum-senyum dengan keromantisan ala Jackson ya.


Di tunggu ya kelanjutan ceritanya nanti malam.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2