
***Kamar pasien VVIP Kelvin Hartono***
Suasana hangat menyebar di dalam kamar pasien VVIP. Masih terdengar suara ketawa khas anak kecil dari mulut Kelvin. Hari ini Kelvin sangat bahagia karena akhirnya dirinya bisa merasakan kasih sayang dari seorang ayah yang sudah di inginkannya selama ini.
Selama ini Kelvin berusaha tegar dan patuh untuk tinggal di rumah sakit karena tidak mau melihat Rossy menangis karena penyakitnya.
Bagaimana pun juga Kelvin hanyalah anak kecil berumur lima tahun. Kelvin sangat mengharapkan dirinya bisa segera keluar dari rumah sakit dan berkumpul dengan Rossy lagi.
Sekarang Kelvin bisa mendapatkan kasih sayang seorang ayah dari Jackson dan Rossy juga berada di dalam kamar ini sehingga Kelvin merasakan mempunyai keluarga yang utuh.
Tidak akan ada lagi orang lain ataupun teman sebayanya yang berani mempergunjingkan Rossy dan Kelvin di belakang mereka.
Kelvin yakin Jackson akan melindunginya dan Rossy.
Kelvin sudah tidak sabar mengetahui hasil tes DNA yang sudah diyakininya pastilah dirinya dan Chandra adalah putra dari Jackson dan Rossy.
Kelvin sudah bisa membayangkan tidak lama lagi keluarga kecilnya akan berkumpul dan tinggal bersama.
Beberapa saat kemudian Jackson merasakan ada sepasang mata yang menatapnya dengan intens sehingga Jackson mengalihkan pandangannya dari Kelvin dan dugaan Jackson tidaklah salah.
Jackson melihat Rossy sedang tersenyum sambil melihat ke arahnya. Rossy yang sadar dirinya tertangkap basah sedang menatap Jackson dengan intens, buru-buru mengalihkan pandangannya dan melihat ke arah Kelvin.
"Tuan muda Chandra. Ayo makan breakfast," kata Rossy sambil berjalan ke arah meja menghindari tatapan Jackson.
"Aunty chef. Aku sangat menyukai masakanmu," kata Kelvin dan mengikuti Rossy dari belakang.
Kelvin sangat merindukan masakan Rossy karena lunch dan dinner kemarin hanya makan makanan yang di belikan dari restoran favorit Chandra.
Walaupun makanan dari restoran favorit itu terasa enak tetapi tidak bisa mengalahkan masakan Rossy yang sudah di makannya sejak kecil.
Jackson tahu Rossy sedang menghindarinya karena tertangkap basah melihatnya secara diam-diam.
Jackson hanya bisa menyalahkan wajahnya yang terlalu tampan sehingga Rossy tidak bisa menghindari pesona yang dipancarkan olehnya.
Rossy mengeluarkan makanan dari dalam termos penghangat makanan dan menyiapkan piring serta sendok dan garpu untuk Kelvin.
"Thank you mom...aunty chef," kata Kelvin.
Lidah Kelvin menjulur keluar sebentar ketika melihat Rossy menatapnya yang memberi isyarat supaya Kelvin lebih berhati-hati lagi sewaktu memanggil Rossy nantinya.
"Daddy. Ayo makan bersamaku," ajak Kelvin sambil melambaikan tangannya ke arah Jackson.
__ADS_1
Kelvin masih mengingat dengan jelas perkataan Chandra dan juga Felix yang meminta Kelvin untuk lebih sering mengajak Jackson makan bersama supaya penyakit Jackson bisa cepat sembuh.
Kelvin tidak ingin melihat Jackson sakit seperti dirinya sekarang ini sehingga mencoba mengajak Jackson untuk makan lagi.
Rossy berjalan mendekati Jackson dan membantu mendorong kursi rodanya menuju arah Kelvin. Kemudian Rossy mengambil satu piring kosong dan mengisinya dengan nasi putih.
Rossy meletakkan piring itu di depan Jackson.
"Tuan Jackson. Coba makanlah sedikit," kata Rossy.
Kelvin yang sedang makan dengan lahap melirik ke samping dan melihat Jackson hanya menatap nasi yang diberikan oleh Rossy.
"Daddy. Masakan aunty chef sangatlah enak. Daddy bisa mencoba mencicipinya sedikit saja. Aku jamin daddy pasti akan menyukainya," kata Kelvin.
"Aku tidak lapar," jawab Jackson.
Kelvin meletakkan sendoknya ke dalam piringnya dan memegang tangan Jackson dengan erat.
"Daddy. Cobalah makan sesuap. Sesuap saja. Ayolah daddy," kata Kelvin sambil menggoyang-goyangkan tangan Jackson yang di pegangnya.
Jackson melihat Kelvin menatapnya dengan pandangan penuh harapan sehingga Jackson tersentuh.
Jackson merasakan mendapatkan kekuatan dari kedua tangan kecil Kelvin yang sedang memegangnya.
Jadi hal yang paling utama harus Jackson lakukan adalah mengobati penyakit eating disordernya.
Walaupun akan terasa sulit, Jackson harus mencoba memakan makanan apapun
Itu adalah satu-satunya cara untuk menyembuhkan penyakitnya.
Tentang penyakit eating disordernya yang masih belum sembuh hanya bisa ditutupi sementara waktu. Suatu saat nanti pastilah akan terbongkar.
Pada saat terbongkar nanti dan penyakitnya masih belum sembuh, maka pada saat itulah Jackson akan kehilangan segalanya.
Perusahaan Wijaya pasti akan jatuh ke tangan Kusuma dan para pemegang saham tidak akan ada yang percaya lagi dengan Jackson.
Jackson tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
"Baiklah. Demi kamu, aku akan mencoba makan sesuap." Jackson berkata sambil mengusap kepala Kelvin dengan lembut.
"Hore!" teriak Kelvin kegirangan.
__ADS_1
Mata Rossy berkaca-kaca melihat interaksi antara Jackson dan Kelvin.
Rossy bisa melihat dengan jelas ikatan hubungan ayah dan anak yang terjalin di depan matanya.
Dalam hati kecilnya Rossy yakin Jackson adalah ayah kandung Kelvin.
Chandra dan Kelvin memang tertukar karena ketidak sengajaan tetapi ketidak sengajaan itulah yang membuat Kelvin dan Jackson bisa berkumpul kembali serta mereka berdua saling menyembuhkan satu sama lain.
Karena Jackson lah, penyakit leukimia Kelvin mendapatkan perawatan insentif di Healing Hands Hospital sehingga kondisi kesehatan Kelvin sekarang stabil dan penyakitnya tidak memburuk.
Selain itu Kelvin juga mendapatkan kasih sayang ayah yang selama ini selalu Kelvin inginkan dan belum pernah Kelvin miliki.
Rossy sangat mengetahui keinginan hati kecil Kelvin. Walaupun Kelvin tidak pernah menanyakan tentang siapa ayah kandungnya ke Rossy, Rossy tahu Kelvin sering merasa sedih dan iri melihat teman-temannya mempunyai ayah, sedangkan Kelvin dengan semangat dan kelincahannya menemani dan membantu Jackson melawan penyakit eating disorder yang sudah puluhan tahun mengikuti Jackson.
Kehadiran Kelvin bagaikan sinar mentari yang bisa melenyapkan bayangan kegelapan yang di hadapi oleh Jackson sewaktu kecil.
Jackson memegang sendok dan mengarahkannya ke dalam piringnya yang berisi nasi putih yang disediakan oleh Rossy tadi dengan perlahan.
Rossy merasa tegang dan teringat akan kejadian di ruang rapat direksi kemarin. Jackson bisa memaksakan diri makan mac n cheese tetapi pada akhirnya mac n cheese itu di muntahkan keluar.
Kali ini Rossy sangat mengharapkan makanan yang di makan oleh Jackson tidak akan di muntahkannya kembali.
"Tuan Jackson. Kamu pasti bisa," kata Rossy sambil mengepalkan tangannya, memberi semangat kepada Jackson.
Kelvin juga tidak mau kalah setelah melihat mommynya menyemangati Jackson.
"Ayo daddy. Kamu pasti bisa. Go go go. Aja aja fighting," kata Kelvin dengan semangat sambil menatap ke wajah Jackson.
Jackson melihat ke mata Kelvin yang berbinar-binar menyemangatinya membuat Jackson tidak mau mengecewakan Kelvin.
Jackson membulatkan tekadnya dan mengambil nasi di piringnya dengan sendok.
***
Selamat sore readers.
Hari ini author sudah up 2 bab ya.
Sampai ketemu besok untuk kelanjutan ceritanya.
Thank You
__ADS_1
Salam sayang
Author : LYTIE