Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 185. Perasaan wanita


__ADS_3

***Ruang makan Mansion Wijaya***


"Jackson. Kapan kamu akan menikah dengan Rossy? Aku sudah tidak sabar mempunyai cucu menantu segera," kata Agung sambil ketawa kecil.


Rossy terkejut dengan pertanyaan Agung sehingga secara refleks melihat ke arah Jackson.


Rossy memberi isyarat mata kepada Jackson dengan harapan Jackson bisa mengalihkan pembicaraan ke topik yang lain sehingga tidak perlu menjawab pertanyaan dadakan dari Agung itu.


Jackson menganggukkan kepalanya kepada Rossy sehingga Rossy merasa tenang dan menghadap kembali ke arah Agung sambil tersenyum manis.


"Dalam waktu dekat," jawab Jackson dengan tenang.


Mata Rossy membulat besar dan melihat ke arah Jackson lagi. Kaki kiri Rossy yang berada di bawah kolong meja makan, menginjak kaki kanan Jackson secara spontan .


Jackson membungkuk sebentar dan menepuk kaki kiri Rossy menggunakan tangan kanannya dengan perlahan.


Kemudian Jackson duduk tegak dan merangkul bahu Rossy sehingga tubuh mereka semakin dekat.


"Hore!" teriak Chandra kegirangan.


Karena Chandra sangat senang, Rossy menyimpan rasa kekesalannya terhadap Jackson dan tersenyum lebar di hadapan Agung.


Gerak gerik kecil antara Jackson dan Rossy dilihat dengan jelas oleh Agung.


Agung Wijaya bisa merasakan Rossy Hartono belum siap menikah dengan Jackson Wijaya.


Mungkin ada satu alasan yang membuat Rossy ragu-ragu sehingga Agung memutuskan akan membantu Jackson.


Agung yakin Jackson yang kaku dan dingin pasti tidak mengerti dengan jelas keinginan wanita.


"Baiklah.Kakek akan menunggu kabar baik dari kalian," ucap Agung.


"Baik kakek," jawab Jackson.


Mereka pun melanjutkan makan dinner bersama.


Setelah selesai makan, Agung melihat ke arah Jackson.


"Jackson. Kakek ingin mengobrol sebentar denganmu," kata Agung.


"Baik kakek. Kita ke ruang kerja sekarang," ajak Jackson.


Sebelum meninggalkan ruang makan, Jackson menghampiri Rossy yang sedang mengobrol bersama Chandra.


Beberapa pelayan sedang membereskan meja makan sehingga Rossy mempunyai waktu luang menemani Chandra.


"Rossy. Kamu dan Chandra bisa beristirahat di kamar. Pelayan yang akan membereskan semuanya," kata Jackson.


Rossy hanya menganggukkan kepalanya tanpa melihat ke arah Jackson karena masih merasa kesal.


Jackson bisa merasakan Rossy sedang merajuk kepadanya dan dirinya sama sekali tidak tahu karena masalah apa.


 


***Ruang kerja Jackson Wijaya***


"Jackson. Apa penyakit Kelvin?" tanya Agung dengan terus terang.


"Kelvin mengidap penyakit leukimia," jawab Jackson dengan jujur.

__ADS_1


"Apa? Kasihan sekali cicitku. Apakah penyakitnya sedang  diobati di Healing Hands Hospital?" tanya Agung dengan nada khawatir.


"Felix bilang darah tali pusat adalah obat yang paling baik untuk menyembuhkan penyakit Kelvin tanpa efek samping di masa yang akan datang," jawab Jackson.


"Darah tali pusat," kata Agung.


Agung tahu jelas darah tali pusat hanya ada pada bayi yang baru lahir.


"Kamu dan Rossy merencanakan mempunyai bayi?" tanya Agung.


"Iya kakek," jawab Jackson jujur.


Setelah mendengar jawaban Jackson, Agung mulai mengerti kenapa Rossy merasa ragu-ragu untuk menikah dengan Jackson.


"Jackson. Kamu menyukai Rossy?" tanya Agung.


Jackson menganggukkan kepalanya.


"Kamu ingin menikah dengannya karena darah tali pusat?" tanya Agung dengan nada mrnyelidiki.


"Tentu saja bukan!" jawab Jackson dengan tegas.


Jackson merasa heran mengapa Agung mengkaitkan masalah darah tali pusat dengan keinginannya menikahi Rossy.


"Jackson. Kakek akui kamu adalah seorang CEO yang sukses dan sangat pintar berbisnis, tetapi kamu kurang mengerti tentang perasaan wanita," kata Agung.


"Maksud kakek?" tanya Jackson.


Jackson memang menyadari dirinya sangatlah tidak peka terhadap hubungan dengan lawan jenis. Kalau saja tidak ada buku 'Pakar Cinta' yang dibelikan oleh Felix, Jackson yakin sampai sekarang pun dirinya tidak akan menyadari perasaannya terhadap Rossy.


"Kamu harus lebih mengekspresikan perhatian dan kasih sayangmu terhadap Rossy. Mengenai masalah pernikahan juga harus kamu rundingkan dengan Rossy, bukan tergantung keputusanmu. Kamu harus tahu apa yang Rossy inginkan saat ini," saran Agung.


Jackson terdiam sebentar sambil memikirkan saran dari Agung.


"Jackson. Kamu harus meluangkan waktumu untuk berpacaran dengan Rossy sehingga hubungan kalian akan semakin erat," usul Agung.


Sebenarnya Jackson sangat ingin berduaan dengan Rossy dan berpacaran seperti pasangan kekasih, tetapi Jackson merasa bingung harus membawa Rossy ke tempat apa.😅


"Iya kakek. Aku akan meminta saran dari Felix," jawab Jackson.


"Tentang tempat berpacaran bersama Rossy? Kakek bisa memberimu saran," ujar Agung dengan antusias.


Jackson mengernyitkan alisnya melihat ke arah Agung.


Jackson tahu kakeknya sangat mencintai neneknya sehingga setelah neneknya meninggal dunia, Agung tidak mencari istri baru lagi.


Jackson sangat meragukan saran tempat berpacaran dari Agung karena Agung sudah puluhan tahun tidak dekat dengan wanita mana pun.


"Jangan meragukan kakek! Kakek mengetahuinya dari drakor yang kakek nonton selama ini," kata Agung yang mengerti maksud pandangan mata Jackson.


Agung sering menonton drakor di Vila Wijaya pada saat mempunyai waktu luang.


"Kamu bisa membawa Rossy ke taman bermain, menonton di bioskop,dan romantis candle light dinner di hotel," saran Agung.


"Kakek yakin jika kamu dan Rossy melakukan semuanya dalam satu hari, hubungan kalian berdua akan semakin erat," lanjut Agung sambil mengangkat jempol kanannya ke arah Jackson.


"Baiklah," jawab Jackson.


Agung tersenyum puas melihat reaksi Jackson yang mau mendengarkan saran darinya.

__ADS_1


***Kamar tidur Jackson Wijaya***


Setelah Agung pulang, Jackson ke kamar tidurnya dan tidak menemukan sosok Rossy di sana.


"Rossy masih di kamar Chandra," kata hati Jackson.


Jackson mengambil pakaian tidurnya dan membawanya ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi, Jackson duduk bersandar di tempat tidurnya sambil membaca dokumen perusahaan dan menunggu Rossy.


Rossy masuk ke dalam kamar tidur Jackson setelah waktu menunjukkan pukul sebelas malam.


Rossy mengunci pintu kamar tidur karena tidak ingin kejadian semalam terulang kembali.


Rossy tidak berbicara satu kata pun ke Jackson dan langsung naik ke atas tempat tidur dan berbaring membelakangi Jackson serta menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya.


Sewaktu Rossy berjalan masuk ke kamar, Jackson melihat Rossy sudah mengenakan baju tidur piyama.


Jackson bisa mencium   aroma sabun cair anak-anak dari tubuh Rossy.🤣


Jackson tahu Rossy pasti mandi di kamar Chandra karena ingin menghindarinya.


Ini adalah bentuk unjuk rasa kecil dari Rossy terhadapnya. Jackson merasa Rossy sangat menggemaskan karena bertingkah seperti anak kecil, tetapi Jackson tidak suka membiarkan hal ini berlarut panjang dan akan membuat hubungan mereka berdua renggang nantinya.


Jackson meletakkan dokumennya di atas meja nakas dan membuka selimut yang menutupi tubuh Rossy. Jackson tahu Rossy sedang berpura-pura tidur.


"Rossy!" panggil Jackson sambil menepuk lembut punggung Rossy.


"Apa?" tanya Rossy tanpa membalikkan tubuhnya.


"Kamu sedang marah padaku?" tanya Jackson.


"Tidak," jawab Rossy singkat.


Jackson berbaring di samping Rossy dan memeluk Rossy dari belakang.


"Kalau tidak marah, kenapa tidak menghadap ke arahku?" tanya Jackson dengan suara lembut dan tenang.


Sebenarnya Rossy sadar dirinya bersikap kekanak-kanakan saat ini.  Jackson sama sekali tidak melakukan kesalahan apa pun di ruang makan tadi.


Walaupun Rossy terkejut dengan jawaban yang diberikan oleh Jackson terhadap Agung, tetapi hati kecilnya terasa berbunga-bunga karena Jackson ingin menikah dengannya.


Rossy membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Jackson.


"Aku tidak marah," kata Rossy dengan suara kecil dan menempelkan kepalanya ke dada ateltis Jackson serta membalas memeluk Jackson dengan erat.


Jackson tersenyum kecil dan mencium puncak kepala Rossy dengan lembut.


***


Halo readers. Bab ini author up pukul 17.40 WITA.


Bab berikutnya akan ada sesi curhat antara Jackson Wijaya dan Rossy Hartono. Don't miss it 🤗🤗🤗


Untuk beberapa bab yang akan datang, akan berisi liku-liku percintaan Jackson Wijaya dan Rossy Hartono yang tentunya dibumbui dengan sedikit komedi konyol dari author 🤣🤣🤣


Setelah itu akan mulai muncul konflik lagi ya.


TERIMA KASIH

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2