
***Taman bermain***
Rossy sangat menikmati waktu berduaan dengan Jackson di dalam bianglala sambil makan permen kapas berbentuk hati yang terasa semakin manis.
"Jackson! Bianglala kita sudah hampir mencapai puncak," kata Rossy sambil berdiri dan berjalan mendekat ke kaca dalam bianglala.
Rossy bisa melihat dengan jelas gumpalan awan-awan di atas langit yang berwarna merah kekuning-kuningan karena terpancar dari matahari yang terbenam.
"Cantik sekali!" puji Rossy sambil meletakkan kedua telapak tangannya di dinding kaca dan memandangi pemandangan alam yang indah di hari kencan pertamanya bersama Jackson.
Jackson juga berdiri dari tempat duduknya dan berdiri di belakang Rossy.
"Rossy!" panggil Jackson.
Rossy membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Jackson. "Iya," jawab Rossy.
Jackson mendekatkan tubuhnya ke Rossy sehingga tubuh wanita muda itu mundur bersandar di dinding kaca dalam bianglala.
Telapak tangan kanan dan kiri Jackson menyentuh dinding kaca bianglala yang berada di belakang tubuh Rossy sehinga terlihat seperti memeluk Rossy dari luar kaca transparan bianglala.
Jackson menatap wajah Rossy dengan intens. "Rossy. Kamu tahu tidak tentang mitos pasangan kekasih di dalam bianglala?" tanya Jackson.
"Tidak tahu," jawab Rossy sambil menggelengkan kepalanya.
"Pasangan kekasih yang berciuman di saat bianglala berada di puncaknya, maka pasangan kekasih itu akan bersama selamanya," ucap Jackson dengan suara lembut.
Walaupun selama ini Jackson selalu melakukan semua hal dengan logikanya, tetapi kali ini Jackson sangat mempercayai mitos ini dan ingin bersama Rossy selamanya sehingga memilih bianglala sebagai wahana permainan terakhir mereka.
Pipi Rossy bersemu merah mendengar perkataan Jackson. Rossy mengalungkan kedua tangannya ke leher Jackson secara spontan.
Rossy ingin bersama Jackson selamanya dan mempercayai mitos yang dikatakan oleh Jackson.
Jackson tersenyum melihat pipi merah Rossy. "Ayo kita lakukan," kata Jackson ketika bianglala mereka berhenti tepat di atas puncaknya.
Jackson mencium bibir Rossy dengan lembut dan perlahan. Ciuman yang penuh dengan perasaan dan bukanlah ciuman karena darah mudanya yang bergelora.
Rossy menyambut ciuman Jackson dan membalasnya sambil mempererat rangkulan di leher Jackson.
Rossy terbuai dengan ciuman Jackson hingga kakinya terasa lemas dan tidak bertenaga.
Jackson menyadarinya dan langsung mengangkat pinggang Rossy dengan kedua tangannya.
Rossy terkejut dan memeluk erat Jackson serta tanpa sadar kedua kakinya melingkar di pinggang Jackson agar tidak jatuh.
Jackson melanjutkan lagi ciuman mesranya ke bibir stroberi Rossy sambil menggendong Rossy.
"Tidak sia-sia aku nge gym setiap pagi," kata hati Jackson Wijaya. 😂
__ADS_1
***
Jackson dan Rossy berciuman dalam waktu yang sangat lama hingga akhirnya Jackson menurunkan Rossy dari gendongannya secara perlahan.
Mereka berdua berusaha menenangkan detak jantung masing-masing yang berdegup sangat kencang.
Matahari sudah terbenam sehingga langit menjadi gelap. Bianglala mereka secara perlahan mulai turun ke bawah.
"Rossy! Lihatlah !" seru Jackson sambil menunjuk taman bermain yang berada di bawah bianglala mereka. Karena hari sudah malam dan gelap, lampu-lampu menghiasi taman bermain dan terdengar suara musik mengalun dengan indah di dalam taman bermain.
Setiap wahana permainan menjadi terang karena cahaya yang dipancarkan dari lampu-lampu itu.
Rossy merasa takjub dan melihatnya dengan antusias.
Rossy merasakan dirinya berada di dalam dunia fantasi yang sangat indah. Kemudian Rossy mendengarkan suara kembang api di angkasa.
Percikan kembang api yang indah muncul di hadapan Rossy. Pada awalnya Rossy mengira itu hanyalah kembang api yang dipersiapkan oleh taman bermain.
Mata Rossy membulat besar ketika percikan kembang api itu membentuk huruf yang sangat dikenalinya.
JACKSON ❤️ ROSSY
Tanpa sadar Rossy menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena sangat syok.
Pandangan mata Rossy tidak bisa terlepas dari kembang api yang terlihat jelas mengukir namanya dan Jackson di langit.
Jackson memeluk Rossy dari belakang dan menopang dagunya di pundak wanita yang sangat dicintainya ini.
"Iya. Aku menyukainya," jawab Rossy sambil tersenyum.
Jackson mempererat pelukannya dan mencium pipi kanan Rossy dengan lembut.
Mereka berdua menikmati kembang api di dalam bianglala yang sedang bergerak turun ke bawah.
***
Sewaktu bianglala berhenti, Jackson menggenggam erat tangan Rossy berjalan keluar dari bianglala. Senyum masih tersungging di wajah Rossy.
Jackson yang melihatnya tahu Rossy sangat bahagia hari ini. Tidak sia-sia persiapan yang dilakukannya selama hampir seminggu untuk memberi kejutan kepada Rossy dan tentu saja idenya dari Jackson, tetapi yang melaksanakannya adalah Bagaskara 😂.
Di taman hiburan masih terlihat banyak pengunjung yang kebanyakan adalah pasangan anak muda yang sedang bergandengan tangan.
"Wow!"
Teriakan dari para pengunjung taman bermain membuat Rossy menoleh ke arah mereka, sedangkan Jackson hanya berdiri tenang di samping Rossy.
Ternyata ada sebuah proyektor besar yang menyinari salah satu dinding taman bermain yang berukuran besar.
__ADS_1
Proyektor itu menampilan foto sepasang kekasih yang terlihat sangat serasi dan mesra.
Foto-foto itu bisa bergerak dan berputar seperti video animasi di iringi lagu 'LOVE ME TENDER'
Rossy melihat dengan jelas sepasang kekasih dalam foto itu adalah dirinya dan Jackson.
Ada foto ketika Rossy memapah Jackson berjalan ke kursi di taman bermain, foto saat Rossy menyuapi kentang goreng ke mulut Jackson, foto mereka berdua bermain di setiap wahana permainan dan juga foto kemesraan mereka di dalam bianglala.
Rossy merasa terharu dan menatap wajah Jackson dengan mata berkaca-kaca.
Jackson menggengam erat kedua tangan Rossy dan menatap wajah Rossy dengan intens.
"Rossy! Aku ingin bersamamu selamanya. Aku berjanji seumur hidupku hanya mencintaimu seorang. Apakah kamu bersedia menemaniku selamanya?" tanya Jackson dengan suara lembut.
Air mata bahagia berlinang di pipi Rossy tanpa bisa ditahan olehnya.
"Aku bersedia," jawab Rossy Hartono dengan suara bergetar.
Jackson memeluk tubuh Rossy dengan erat dan mencium kening Rossy berkali-kali. Kemudian Jackson berbisik di telinga Rossy.
"Rossy! Mulai sekarang kamu milikku! Matamu tidak boleh melihat pria lain selain diriku. Pikiran dan hatimu hanya boleh memikirkanku seorang saja!" ucap Jackson dengan tegas.
Rossy tertawa kecil mendengar perkataan Jackson. Hampir saja Rossy lupa pria yang sedang memeluknya sekarang adalah seorang yang narsis dan arogan.
"Bagaimana dengan Kelvin dan Chandra? Mereka akan menjadi pria juga setelah dewasa nanti," kata Rossy sambil tersenyum.
Jackson menatap mata Rossy dengan intens. "Mereka juga tidak boleh!" ujar Jackson dengan yakin.
"Kamu milikku seorang!" lanjut Jackson sambil menggosokkan hidungnya ke hidung Rossy dengan lembut.
"Kamu juga milikku! Matamu, pikiranmu, dan hatimu semuanya adalah milikku," balas Rossy sambil bersandar ke dada atletis Jackson.
***
Halo readers.
Bab ini author up pukul 18.15 WITA.
Author up dulu bab ini supaya readers ga penasaran dan ikut tersenyum-senyum sewaktu membacanya.
Semoga readers menyukai bab ini ya.
Semoga readers bisa membayangkan romatis ala Jackson Wijaya 🤗
Jangan lupa masih ada satu bab lagi nanti malam.
TERIMA KASIH
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE