Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 134. Rencana jahat


__ADS_3

***Rumah kontrakan Michelle Angela***


Michelle dan Chandra sedang duduk di ruang tamu sambil menunggu kedatangan Rossy.


Ketika mendengar suara pintu di buka dari luar, Chandra berlari kencang  ke arah pintu untuk menyambut kedatangan Rossy.


"Mommy," panggil Chandra sambil memeluk Rossy dengan erat.


"Chandra. Michelle," ucap Rossy sambil tersenyum.


Michelle dan Chandra terkejut dengan keadaan Rossy.


"Rossy. Kenapa kamu bisa kehujanan?" tanya Michelle.


"Mobil taxi onlinenya mogok di depan gang sehingga aku berlari menuju rumah kontrakanmu," jawab Rossy.


"Ayo cepat mandi dan keramas. Kalau tidak, nanti kamu bisa sakit," ujar Michelle.


"Baiklah,"  jawab Rossy dan bergegas masuk ke dalam kamar tidur yang di persiapkan oleh Michelle untuknya dan Kelvin sewaktu mereka tiba di Bali.


Sekarang kamar tidur itu menjadi kamar tidur Chandra selama tinggal di rumah kontrakan Michelle.


Rossy mengambil satu set pakaian bersih dan kering dari lemari pakaian sebelum ke kamar mandi, sedangkan Chandra yang berada di ruang tamu melihat ke arah Michelle.


"Aunty Michelle. Aku ingin membuat segelas susu hangat untuk mommy," kata Chandra.


"Oke," jawab Michelle dan berjalan mengikuti Chandra ke dapur.


Beberapa saat kemudian Rossy yang sudah selesai mandi ke ruang tamu untuk bergabung dengan Chandra dan Michelle yang masih menunggunya di sana.


"Mommy, minum susu hangat dulu," kata Chandra.


"Thank you Chandra," ucap Rossy sambil memegang kepala Chandra dengan lembut.


"Oh ya Michelle. Kamu pasti tidak tahu Michael tetanggaan denganmu. Rumah kontrakannya  hanya berjarak lima rumah dengan rumah kontrakanmu ini," kata Rossy.


"Benarkah? Dari mana kamu bisa tahu, Rossy?"tanya Michelle.


"Michael tadi melihatku berlarian di jalan dan memberi tumpangan untuk ke rumah kontrakanmu," jawab Rossy.


"Oh gitu. Rumah kontrakannya yang berpagar warna coklat kah? Kalau tidak salah, rumah itu memang sedang di sewakan. Ternyata Michael yang menyewanya," ujar Michelle.


"Iya. Michael baru menempatinya seminggu yang lalu karena dekat dengan Healing Hands Hospital," kata Rossy.


Michelle menganggukkan kepalanya, sedangkan Chandra tetap bersikap tenang seperti biasanya.

__ADS_1


Walaupun begitu Chandra mempunyai perasaan yang tidak baik ketika mengetahui Michael tinggal di dekat rumah kontrakan Michelle.


Chandra merasa Michael sengaja menyewa rumah kontrakan itu karena mempunyai niat tersembunyi terhadap Michelle ataupun Rossy.


Chandra tidak mempercayai alasan yang di katakan oleh Michael ke Rossy.


Ketika Michael menyelamatkannya  di supermarket, Chandra sempat mencurigai kecelakaan kecil itu di lakukan oleh Michael sehingga malam harinya Chandra menghacker cctv supermarket itu untuk memeriksa kejadiannya.


Chandra menemukan kejadian tumpukan tisu yang jatuh di supermarket bukanlah perbuatan dari Michael.


Michael tidak terekam di dalam cctv dan muncul tepat saat tumpukan tisu itu jatuh dan akan menimpa Chandra. Seolah-olah Michael sedang  memperhatikan  Rossy dan Chandra di dalam supermarket sehingga bisa langsung bergerak menyelamatkan Chandra pada saat itu.


Chandra menghacker data pribadi Michael untuk mencari tahu identitas Michael karena masih merasa tidak tenang dan mencurigai Michael.


Chandra terkejut dengan data yang berhasil di dapatkannya. Chandra tidak menyangka Michael adalah anak asuh dari Salim Adinata dan menetap di Australia selama dua puluh tahun.


Michael pulang ke Bali tiga bulan yang lalu dan bekerja di rumah sakit Medical Health sebagai dokter bedah.


Michael yang melamar untuk menjadi dokter bedah di Healing Hands Hospital minggu lalu semakin membuat Chandra curiga karena rumah sakit Medical Health akan menjadikan Michael sebagai dokter bedah senior dalam waktu dekat sehingga tidak masuk akal jika Michael mau meninggalkan masa depannya yang bagus di rumah sakit Medical Health dan memulai lagi dari awal di Healing Handa Hospital.


Chandra tidak menyerah dengan rasa curiganya dan memeriksa  informasi mengenai orang terdekat Michael yaitu orang tua asuh dan kakak laki-laki Michael yang tinggal di Australia.


Chandra menemukan informasi bahwa Dilan, kakak laki-laki Michael akan datang ke Bali untuk melakukan penandatangannya kontrak kerja dengan Jackson.


Hanya saja Chandra belum berhasil menemukan penyebab Michael mendekati mereka.


"Aku harus lebih berhati-hati. Jangan sampai dia mengetahui tentang aku dan Kelvin adalah kembar," kata hati Chandra.


 


***Rumah Hartono***


Sementara Rossy dan Michelle sedang mengobrol di rumah kontrakan Michelle, Wulan Sari dan Violet sedang berbicara serius di rumah Hartono.


Seperti biasa Thomas pergi ke Restoran Hartono dan Wulan Sari tidak keluar dengan teman sosialitanya hari ini karena ingin membuat rencana dengan Violet.


Rencana untuk menghancurkan Rossy dan merebut Restoran Hartono dari tangan Rossy.


"Violet. Kamu yakin Rossy akan datang di pesta pertunanganmu dengan Febrian sabtu ini? tanya Wulan Sari.


"Pasti mom. Aku menyerahkan kartu undangannya secara langsung ke tangan Rossy. Dia pasti akan datang dengan pacar bohongannya. Siap-siap saja untuk aku permalukan nanti," jawab Violet.


"Baguslah dia mau datang. Aku bisa menjalankan rencanaku," ujar Wulan Sari sambil tersenyum licik.


"Apa rencana mom?" tanya Violet dengan antusias.

__ADS_1


Rencana awal Violet adalah akan membuka topeng wajah Rossy di pesta pertunangannya sehingga wajah Rossy yang jelek akan terlihat oleh semua tamu undangan.


Para tamu undangan pasti akan  mengejek dan menertawai Rossy. Violet juga akan menyebarkan tentang anak haram Rossy di pesta pertunangannya.


Selama ini Wulan Sari hanya membiarkan Violet menjalankan rencananya dan tugas Wulan Sari hanyalah berpura-pura sakit dan membohongi Thomas untuk membawanya pulang. Akan tetapi, sekarang Wulan Sari mempunyai rencana baru terhadap Rossy sehingga Violet sangat antusias ingin mengetahuinya.


Violet yakin rencana Wulan Sari pasti lebih bagus dan bisa membuat Rossy lebih menderita.


Beberapa hari yang lalu Violet sudah mengetahui dari Wulan Sari tentang Rossy merupakan pemilik Restoran Hartono bersama ayahnya, Thomas.


Violet tahu Wulan Sari pasti akan merebut Restoran Hartono dari tangan Rossy.


Wulan Sari mengeluarkan handphonenya dan memperlihatkan foto dua pria yang berada di dalam galeri fotonya ke Violet.


"Siapa mereka, mom ?" tanya Violet.


"Mereka adalah preman yang akan ikut hadir di pesta pertunanganmu sabtu ini," jawab Wulan Sari.


Violet menatap bingung ke arah Wulan Sari karena merasa heran ibunya mengundang preman ke pesta pertunangannya.


"Sewaktu Rossy datang, kamu harus memasukkan obat ini ke dalam minumannya," jelas Wulan Sari sambil mengeluarkan satu butir pil kecil dari dalam tas nya.


"Kedua pria ini akan membawa Rossy pergi dan bersenang-senang dengan mereka berdua. Apa yang mereka lakukan bersama Rossy akan di foto, lalu nereka akan menggunakan ancaman menyebarkan foto-foto itu dan memaksa Rossy menandatangani sebuah berkas. Rossy yang bodoh pasti akan ketakutan dan menandatanganinya," jelas Wulan Sari sambil ketawa.


"Pasti surat pengalihan kepemilikan Restoran Hartono ke tangan Mom," ucap Violet dengan yakin.


"Tentu saja. Setelah Rossy menandatangani berkas itu, foto-fotonya tetap akan di sebarkan sehingga Rossy pasti akan meninggalkan Bali secepatnya," kata Wulan Sari.


"Rencana yang bagus sekali mom. Lebih bagus dari rencanaku," ucap Violet sambil ketawa.


Violet sudah bisa membayangkan penderitaan Rossy yang akan terwujud dalam waktu yang dekat.


***


Selamat malam readers.


Apakah rencana jahat Wulan Sari dan Violet Hartono akan berhasil?


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2