
***Vila Wijaya***
Agung hanya tersenyum melihat ekspresi kebingungan di wajah Rossy.
Agung tidak berinisiatif memberitahu Rossy bahwa sewaktu Rossy kecil pernah bertemu dengan Satria, Eva, dan juga Jackson di Restoran Hartono.
Agung ingin Rossy sendiri menemukan jawaban itu di Restoran Hartono.
Rossy pasti akan mengingatnya setelah melihat foto polaroid yang tertempel di dinding Restoran Hartono.
"Rossy. Ayahmu sedang mencarimu," kata Agung dengan wajah serius.
Rossy terkejut dengan perkataan Agung.
"Ayah mencariku?" tanya Rossy dengan suara kecil.
Wajah Rossy menjadi pucat seketika karena teringat akan pertunangan Violet yang dibatalkan oleh Febrian.
Rossy yakin Violet dan Wulan Sari pasti akan memfitnahnya lagi di depan Thomas.
Violet dan Wulan Sari pasti menuduhnya sebagai penyebab Febrian membatalkan pertunangan dan juga mengacaukan pesta pertunangan Violet.
Sama seperti kejadian lima tahun yang lalu. Wulan Sari dan Violet memfitnah Rossy terlibat pergaulan bebas dan melahirkan anak haram. Pada waktu itu Thomas mempercayai ucapan Wulan Sari dan Violet karena Rossy membawa pulang Kelvin dan tidak bisa menyebutkan identitas ayah kandung Kelvin.
Rossy merasa takut Thomas akan mempercayai ucapan Wulan Sari dan Violet kali ini sehingga Thomas mencarinya.
Agung menyadari Rossy menjadi gelisah karena perkataannya.
"Rossy. Ayahmu mencarimu karena merindukanmu dan ingin bertemu denganmu," ucap Agung dengan tegas.
"Benarkah? Wulan Sari dan Violet pasti sudah memfitnahku merusak pesta pertunangan Violet sabtu lalu. Apakah ayah mempercayai mereka?" tanya Rossy.
Rossy yakin Thomas pasti sudah berteman akrab dengan Agung sehingga masalah keluarga Hartono, Agung mengetahuinya dengan jelas.
"Memang benar mereka memfitnahmu tetapi ayahmu tidak mempercayai perkataan mereka dan bilang hanya kesalahpahaman karena ayahmu yakin kamu tidak akan melakukan hal itu," jawab Agung.
Agung tahu Rossy dan Thomas saling menyayangi satu sama lain. Hubungan mereka berdua menjadi renggang karena campur tangan dari Wulan Sari dan Violet sehingga Agung ingin memberitahukan Rossy akan perasaan Thomas terhadapnya selama ini.
"Syukurlah ayah tidak percaya dengan perkataan mereka kali ini," kata Rossy sambil mengelap air mata yang mulai berlinang di sudut matanya.
Chandra segera membantu mengelap air mata Rossy dengan tangan mungilnya.
Agung terdiam sebentar sambil menunggu Rossy menenangkan diri terlebih dahulu.
Rossy berusaha menahan tangisnya. Kali ini dirinya menangis karena Thomas mempercayainya dan tidak termakan hasutan dari Wulan Sari dan Violet.
Rossy masih mengingat dengan jelas pandangan mata kecewa dari Thomas lima tahun yang lalu terhadapnya yang membawa Kelvin pulang ke rumah Hartono.
Pada saat itu Rossy tidak menangis sama sekali dan bersikap tegar meninggalkan rumah Hartono sambil mengendong Kelvin yang masih bayi.
Rossy tidak menyangka setelah lima tahun berlalu dan dirinya tidak pernah berhubungan sama sekali dengan Thomas, ternyata Thomas masih membelanya di depan Wulan Sari dan Violet.
__ADS_1
Setelah berhasil menenangkan perasaan hatinya, Rossy melihat ke arah Agung.
Rossy yakin masih ada hal lain yang ingin Agung katakan kepadanya mengenai Thomas.
"Ayahmu ingin mengetahui keberadaanmu dari Michelle teman dekatmu melalui Violet, tetapi Violet tidak memberitahukannya kepada ayahmu," lanjut Agung.
Setelah mendengar penjelasan Agung, Rossy semakin yakin Wulan Sari dan Violet menyembunyikan keberadaannya di Bali dari Thomas.
Wulan Sari dan Violet tidak ingin Thomas bertemu dengan Rossy dan salah satu penyebabnya adalah Restoran Hartono.
Rossy masih mengingat dengan jelas minumannya diberi pil obat oleh preman yang diutus Wulan Sari.
Wulan Sari bersikap kejam dan ingin menjebaknya pastilah karena Wulan Sari ingin merebut Restoran Hartono dari tangannya dan Rossy tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
Restoran Hartono adalah satu-satunya tempat yang memiliki kenangan indah dari Isabella sehingga Rossy tetap akan mempertahankannya dan bersiap untuk melawan Wulan Sari dan Violet.
"Kakek. Terima kasih sudah mengatakan hal ini kepadaku sekarang. Sekarang aku semakin yakin apa yang harus saya lakukan," ucap Rossy sambil tersenyum.
"Sama-sama Rossy. Kakek sangat mengharapkan bisa secepatnya berkumpul dengan kalian semua di Restoran Hartono," kata Agung sambil tersenyum.
Pada awalnya Rossy memang sudah berencana menemui Thomas di Restoran Hartono dalam waktu yang dekat setelah acara pesta pertunangan Violet dan Febrian.
Sekarang Rossy mengambil keputusan untuk menemui Thomas besok.
Rossy melihat jam tangan di pergelangan tangannya.
"Kakek. Aku akan memasak lunch sekarang. Kakek dan Chandra bisa bersantai di sini," ucap Rossy.
"Baiklah. Kakek dan Chandra akan menunggu masakanmu yang lezat," jawab Agung sambil tersenyum lebar.
***Dapur Vila Wijaya***
Dapur Vila Wijaya berada di depan balkon yang pintu dan jendelanya bisa terbuka semua sehingga terlihat pemandangan yang menakjubkan dan bernuansa asri.
Dapurnya berdesain interior modern dengan latar belakang yang asri membuat Rossy merasa senang dan nyaman sewaktu memasak.
Beberapa pelayan Vila Wijaya membantu Rossy di dapur Vila Wijaya.
Sambil menunggu hasil masakannya selesai, Rossy mengirim sms LINE ke Jackson.
"Aku sedang memasak lunch di dapur Vila Wijaya. Apakah kamu mau diantar lagi lunch ke kantor?" tanya Rossy ke Jackson di dalam sms LINE.
Beberapa saat kemudian handphone Rossy berbunyi dan tentu saja nama panggilan yang muncul di layar handphone adalah ' Bos J yang narsis&arogan'
Senyum tipis mengembang di sudut bibir Rossy sewaktu dirinya mengangkat telepon.
"Halo Jackson," sapa Rossy.
__ADS_1
"Rossy. Siang ini kamu tidak perlu mengantar lunch untukku. Aku harus meeting dengan rekan bisnis. Nanti malam aku akan pulang dinner di Mansion Wijaya," kata Jackson dengan suara lembut.
"Baiklah," jawab Rossy dengan tidak bersemangat.
Entah mengapa perasaan Rossy menjadi lesu dan tidak semangat dalam sekejap. Jackson menyadari perubahaan suara Rossy di telepon.
"Kenapa? Rossyku kecewa karena tidak bisa bertemu denganku sewaktu lunch?" tanya Jackson diiringi suara ketawa kecil.
Jackson sangat percaya diri dengan pemikiran narsisnya bahwa Rossy rindu kepadanya dan ingin bertemu dengannya di Perusahaan Wijaya.
Pipi Rossy bersemu merah seperti warna tomat karena isi hatinya terbaca oleh Jackson yang berada jauh darinya.
"Aku sedang masak! Bye bye," kata Rossy sambil menutup sambungan teleponnya dengan Jackson
Suara handphone Rossy beederinf beberapa detik kemudian karena Jackson meneleponnya lagi.
"Ada apa?" tanya Rossy dengan ketus sewaktu mengangkat teleponnya.
"I miss you too my Rossy," kata Jackson.
Jantung Rossy berdetak kencang dan hatinya berbunga-bunga setelah mendengar perkataan Jackson.
"Iya," jawab Rossy dengan suara kecil setelah terdiam beberapa saat.
"Aku akan pulang secepatnya nanti malam," lanjut Jackson.
"Iya," jawab Rossy sambil menganggukkan kepalanya. Walaupun Rossy sadar Jackson tidak mungkin bisa melihat anggukkan kepalanya, tetapi Rossy merasakan Jackson sedang berada di sampingnya dan berbicara dengannya.
Setelah menutup sambungan telepon, Rossy melanjutkan memasak lunch dengan suasana hati yang riang.
Rossy memasak sambil bernyanyi kecil. Rossy tidak menyadari Agung dan Chandra melihatnya dari kejauhan.
Agung dan Chandra sudah berada di dalam Vila Wijaya ketika Rossy sedang berbicara di telepon dengan Jackson.
"Suasana hati Rossy sangat senang," kata Agung ke Chandra.
"Iya kakek buyut. Pasti karena telepon dari daddy," jawab Chandra dengan yakin. Mereka berdua pun tersenyum lebar bersamaan.
***
Halo readers. Bab ini author up pukul 19.10 WITA.
Masih ada satu bab lagi ya.
Spoiler bab berikutnya : Jackson Wijaya ingin memberikan bunga kepada Rossy Hartono.
Tentu saja bunga yang 'spesial'.
Kira-kira bunga 'spesial' apa yang akan diberikan oleh Jackson Wijaya ke Rossy Hartono? Apakah Rossy Hartono menyukainya?
TERIMA KASIH
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE