Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 153. Jackson Wijaya


__ADS_3

***Ballroom Hotel H***


Wajah Stella menjadi pucat seperti warna kertas setelah mendengar perkataan Jackson.


Semula Stella mengira dirinya beruntung karena berhasil membohongi Jackson untuk membayar ganti rugi gaunnya sepuluh kali lipat dari harga sebenarnya.


Ternyata Jackson memberikan ganti rugi kepadanya dengan mudah karena ingin mempermalukannya di depan para tamu undangan.


Stella menggenggam cek di tangannya dengan erat dan menatap Jackson dengan mata memelas.


"Tuan! Aku tidak mempunyai gaun untuk diganti sekarang. Bagaimana mungkin aku melepaskan gaunku?" ucap Stella.


Malam ini Stella hanya mengenakan gaun putih yang sangat seksi dengan rok yang super mini karena menginginkan mendapatkan  sugar daddy di pesta pertunangan Violet dan Febrian sehingga jika gaun pesta dilepaskan sekarang maka hanya tersisa bahan tipis yang menutup badannya.


Jackson tersenyum sinis menatap ke arah Stella.


"Sekarang lepaskan gaun itu!" kata Jackson dengan tegas.


Stella merasa terintimidasi oleh Jackson dan ketakutan sehingga melihat ke arah para tamu undangan sambil menahan isak tangisnya dan terlihat sangat menyedihkan.


Para tamu undangan itu sama sekali tidak ada yang berani membela Stella  karena masih meraba-raba identitas asli dari pria yang duduk di atas kursi roda itu.


Bahkan Violet juga membisu sambil melihat ke arah Jackson.


Violet menganggap Jackson adalah penipu ulung karena akting Jackson sangat nyata sehingga Violet berusaha mencari celah dari sikap Jackson untuk membuktikan pemikirannya.


Violet yakin cek yang diberikan oleh Jackson ke Stella hanyalah cek kosong dan tidak akan dapat diuangkan oleh Stella.


Beberapa saat kemudian Stella sadar bahwa tidak akan ada tamu undangan yang maju ke depan untuk membelanya saat ini.


"Kenapa kamu menindasku?" ucap Stella sambil menangis tersedu-sedu di hadapan Jackson.


Stella mencoba berakting lemah di hadapan Jackson dengan harapan Jackson akan melepaskannya dan tidak memaksanya melepaskan gaunnya di dalam ballroom pesta pertunangan Violet dan Febrian. Stella sangat yakin setiap pria menyukai wanita yang lemah.


"Tadi kalian berkomplot menindas wanitaku. Kamu beruntung hanya aku seorang saja yang  menindasmu sekarang!" ujar Jackson dengan tegas sambil melihat sekeliling para tamu undangan yang tadi ikut menindas  Rossy dengan kata-kata hinaan.


Para tamu undangan spontan menunduk dan tidak ada yang berani melihat tatapan tajam dari balik topeng wajah Jackson.


"Kesabaranku terbatas. Aku hanya memberimu lima detik untuk melepaskannya sendiri. Jika kamu tidak melepaskannya, aku akan memanggil orang untuk membantumu," ucap Jackson dengan tenang.


Bagaskara yang mendengar perkataan Jackson merasa tegang karena tahu pasti orang yang dimaksud oleh Jackson adalah dirinya 😂😂


"Nona. Aku anjurkan kamu melepaskannya segera. Aku tidak ingin turun tangan langsung!"


Bagaskara berusaha membujuk Stella melepaskan gaunnya sendiri atas perintah Jackson.


Dengan keahlian bela dirinya, Bagaskara yakin hanya perlu mengeluarkan sepertiga dari tenaganya untuk menarik gaun Stella, maka gaun itu akan terlepas dengan mudah dari tubuh Stella.


Bagaskara tidak bisa menolak perintah Jackson sehingga hanya bisa membujuk Stella untuk melakukannya sendiri.


"SATU!"

__ADS_1


" DUA !"


"TIGA!"


Jackson mulai menghitung waktu dengan suara yang tegas.


"EMPAT!"


Tepat hitungan ke empat, Stella semakin panik dan berlari ke arah Violet. Stella menarik tangan Violet dengan keras.


"Violet! Kamu harus menolongku. Kamu yang...."


Belum sempat Stella mengucapkan semua perkataannya, tangan Violet menutup mulut Stella dengan cepat.


"Dasar bodoh!" kata hati kecil Stella.


"Tuan. Ini adalah pesta pertunanganku dengan Febrian. Masalah antara Stella dan Kak Rossy hanya salah paham saja. Tidak perlu dibesar-besarkan," kata Violet ke Jackson.


Violet terpaksa harus membela Stella karena tahu pasti Stella akan mengatakan semua rencana jahatnya ke para tamu undangan.


"Salah paham!" ucap Jackson sambil tertawa sinis.


"Aku mendengar dengan jelas semua perkataan kalian sewaktu menindas wanitaku! Aku adalah seorang yang pendendam dan  tidak akan melepaskan siapa pun yang sudah menindas Rossy sayangku!" ujar Jackson sambil memegang tangan Rossy dengan lembut.


Rossy tersenyum manis mendengar perkataan Jackson dan menatap Jackson dengan mata yang berbinar-binar.


Perasaan Rossy berbunga-bunga karena merasakan dirinya  seperti harta karun yang dilindungi oleh Jackson dengan erat.


Tatapan mesra Rossy terhadap Jackson membuat Febrian menjadi marah dan cemburu.


Lima tahun yang lalu, Rossy sama sekali tidak pernah memberikan tatapan mesra itu terhadap Febrian.


Febrian yakin hubungan antara  Rossy dan pria yang berada di atas kursi roda itu pastilah sangat dekat dan intim.


Febrian semakin penasaran dengan identitas Jackson sehingga berjalan ke arah Jackson.


"Siapa kamu!" teriak Febrian sambil menarik topeng wajah Jackson.


Kejadian ini terjadi secara tiba-tiba sehingga Bagaskara tidak sempat mencegah perbuatan Febrian.


Wajah tampan, kaku, dan dingin Jackson terlihat dengan jelas setelah topeng wajahnya terlepas.


Febrian mundur tiga langkah dengan wajahnya  yang pucat setelah melihat jelas pria yang duduk di atas kursi roda adalah Jackson Wijaya.


Topeng wajah Jackson yang berada di tangan Febrian pun jatuh ke lantai ballroom sehingga menimbulkan suara yang nyaring.


Para tamu undangan menahan napas karena mengenali wajah Jackson.


"Jack..Jackson Wijaya," teriak salah satu tamu undangan.


Para tamu undangan sama sekali tidak menyangka Jackson Wijaya, CEO muda Perusahaan Wijaya bisa berada di pesta pertunangan antara Violet dan Febrian.

__ADS_1


Para tamu undangan mengenali wajah Jackson yang sering muncul di majalah ataupun internet.


Mereka tidak pernah bertemu secara langsung dengan Jackson karena kebanyakan hanyalah perusahaan kecil yang tidak setara dengan Perusahaan Wijaya. Bahkan Joni Iskandar pun terkejut melihat wajah Jackson.


Joni tidak menyangka pria yang duduk di atas kursi roda adalah Jackson, CEO muda Perusahaan Wijaya yang terkenal dingin dan sangat kompeten dalam berbisnis.


"Bagaimana mungkin Jackson Wijaya bisa menjadi pasangan Rossy?" teriak Violet dengan histeris.


Violet lah orang yang paling terpukul dengan kenyataan yang ada di depan matanya saat ini.


Violet tidak menyangka Rossy yang sudah berubah menjadi jelek, bisa mendapatkan Jackson sebagai pasangannya.


"Iya benar. Itu tidak mungkin. pasti wanita itu menggunakan tipu muslihat untuk  membohongi Jackson Wijaya," ujar Jessi.


"Rossy pasti menutupi skandal buruknya lima tahun yang lalu. Jackson Wijaya yang terkenal pasti tidak mengetahui Rossy pernah terlibat pergaulan bebas dan melahirkan anak haram!" ucap Victoria.


Victoria dan Jessi cemburu dengan keberuntungan Rossy sehingga mencoba menjelek-jelekkan Rossy di depan Jackson.


"Kenapa tidak mungkin? Rossy sangat cantik dan baik hati. Jackson Wijayalah yang beruntung karena mendapatkan Rossy sebagai pasangannya," kata Michelle sambil berkacak pinggang di depan Victoria dan Jessi.


Michelle sudah tidak bisa menahan diri lagi untuk memberi pelajaran kepada Victoria dan Jessi.


Felix berdiri di samping Michelle sambil menatapnya dengan lembut.


Felix merasakan Michelle yang sedang marah sangatlah imut dan menawan 😆


Sementara itu Stella yang mencoba melarikan diri dari ballroom setelah mengetahui identitas asli Jackson Wijaya, di tangkap oleh salah satu bodyguard yang berjaga-jaga di sekitar Jackson.


"Bagaskara! Catat semua nama orang yang menindas Rossy hari ini. Aku akan membuat perhitungan dengan mereka semua!" perintah Jackson.


"Baik Tuan Jackson," jawab Bagaskara.


Michelle yang mendengarkan perkataan Jackson, mengacungkan jempolnya ke arah Rossy secara spontan sehingga membuat Rossy tertawa kecil.


Hati Jackson terasa hangat  mendengar suara tawa Rossy.


***


Halo para readers setia novel Anak Genius : CEO & His Private Chef.


Bab ini author up pukul 17.20 WITA.


Yeay... topeng wajah Jackson Wijaya sudah terbuka.


Penasaran kan kapan topeng wajah Rossy Hartono terbuka dan bagaimana reaksi Jackson Wijaya?


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya nanti malam ya.


SALAM SAYANG


LOVE YOU ALL

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2