Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 65. Kabar baik di rapat direksi


__ADS_3

***Ruang rapat direksi Perusahaan Wijaya***


Rossy sangat ingin mengacungkan jempol untuk Jackson karena pria itu bisa bersikap tenang dan tanpa ekspresi apapun.


Padahal Rossy sendiri sudah merasakan kepalanya sangat tertekan dan berkeringat dingin.


Para pemegang saham menatap Jackson dan kursi rodanya secara intens. Terlihat jelas mereka tidak senang melihat keadaan Jackson yang lemah sekarang ini.


Bukan hanya Rossy yang bisa merasakan perasaan para pemegang saham lainnya melainkan Agung, Kusuma, dan juga Indra bisa merasakannya.


Kusuma dan Indra lah yang paling senang melihat keadaan ini. Mereka tidak menyangka kondisi Jackson sangat parah dan memerlukan kursi roda. Hal ini akan memudahkan mereka mengambil posisi CEO Jackson, sedangkan Agung semakin khawatir dan iba dengan kondisi kesehatan Jackson.


Jackson sudah sangat menderita karena penyakit eating disorder. Sekarang di tambah lagi kemungkinan akan menjadi lumpuh karena cedera pinggangnya.


Padahal Jackson masih muda dan bisa mempunyai masa depan yang lebih cerah lagi.


Agung merasa bersalah kepada kedua orang tua Jackson yang sudah meninggal karena dirinya tidak bisa melindungi dan menjaga Jackson dengan baik.


"Jackson. Aku mendengar kamu mengalami cedera pinggang. Sekarang kamu berada di atas kursi roda. Sepertinya cederamu sangat serius. Kesehatan tubuhmu selama ini sudah tidak baik. Kenapa kamu memaksakan diri menghadiri rapat direksi?" tanya Kusuma sambil memberi tatapan iba ke Jackson.


"Dasar serigala tua. Perkataannya seolah-olah sangat khawatir dengan kesehatan tuan Jackson. Padahal sebenarnya dia sedang mengejek kesehatan tuan Jackson yang buruk," kata hati Rossy.


"Aku masih muda. Walaupun ada penyakit ringan, aku bisa pulih dengan cepat. Tidak seperti paman. Setiap malam paman selalu minum minuman alkohol bersama teman , hati-hati akan mengalami gagal ginjal," kata Jackson dengan tenang.


Rossy hampir saja tertawa keras mendengar jawaban Jackson yang ketus ke pamannya. Rossy yakin Kusuma pasti sangat marah karena di sumpahi gagal ginjal.


"Jackson! Kamu!"  Kusuma berdiri dari kursinya dan menunjuk Jackson dengan wajah memerah karena emosi.


Para pemegang saham yang berada di ruangan hanya diam saja karena sudah tahu jelas hubungan antara Jackson dan Kusuma selama ini memang sangat buruk.


Indra segera berdiri dari tempat duduknya dan memegang tangan Kusuma untuk menenangkannya.


Tujuan mereka memaksa diadakan rapat direksi ini adalah untuk mengambil posisi CEO Jackson.


Indra Wijaya tidak ingin Kusuma mengamuk dan marah-marah di rapat direksi.


Mereka harus memberikan penampilan yang baik di hadapan para pemegang saham perusahaan Wijaya.


Kusuma menjadi lebih tenang dan duduk kembali ke kursinya sambil menahan emosinya.

__ADS_1


"Jackson. Ayahku hanya mengkhawatirkan kesehatanmu. Kamu mulai mengidap  penyakit eating disorder sejak umur lima tahun. Sekarang sudah dua puluh tahun dan masih belum sembuh penyakitmu. Walaupun kamu masih muda, kondisi kesehatan tubuhmu sudah mulai lemah," kata Indra.


Lima tahun yang lalu Indra bersaing ketat dengan Jackson untuk mendapatkan posisi CEO di perusahaan Wijaya.


Agung berusaha mencegah hubungan Jackson dan Indra yang semakin memburuk, sengaja mengajukan syarat bahwa cucu yang bisa memberikannya cicit akan dijadikan CEO baru perusahaan Wijaya. Setelah Agung mengajukan syarat itu, keadaan Perusahaan Wijaya menjadi lebih tenang karena pada saat itu baik Jackson maupun Indra sama sekali belum mempunyai pacar sehingga akan memerlukan waktu untuk mendapatkan pacar, menikah, dan mempunyai anak.


Pada saat itu Indra mulai mencari wanita yang bisa dijadikan pasangan hidupnya. Tetapi kriteria wanita idaman  yang Indra inginkan sangatlah tinggi sehingga memerlukan waktu untuk menemukan wanita yang tepat.


Indra pun tidak terburu-buru mencari pasangan hidupnya karena melihat Jackson selalu sibuk bekerja dan tidak pernah kelihatan berhubungan dengan wanita manapun.


Indra yakin dirinya lah yang akan menikah duluan kemudian mempunyai anak. Setelah itu posisi CEO Perusahaan Wijaya akan menjadi milik Indra.


Indra tidak pernah menyangka berselang sembilan bulan lebih, Agung mengumumkan Jackson sebagai CEO baru di perusahaan Wijaya.


Agung harus menepati janjinya karena Jackson memberikannya seorang cicit laki-laki yaitu Chandra.


Indra dan ayahnya, Kusuma sangat terkejut dan tidak percaya bayi itu adalah anak kandung dari Jackson.


Agung memperlihatkan bukti tes DNA kepada mereka sehingga Kusuma dan Indra sama sekali tidak bisa berkutik lagi dan merelakan posisi CEO di ambil oleh Jackson.


Kusuma sudah mencoba mencari identitas ibu kandung Chandra melalui rumah sakit bersalin tetapi semua data tentang ibu kandung Chandra sudah di hilangkan oleh Jackson.


Sampai sekarang Kusuma, Indra Wijaya, dan juga Agung sama sekali tidak tahu siapa ibu kandung dari Chandra.


Hari ini mereka yakin bisa mengalahkan Jackson karena Jackson datang dalam keadaan di atas kursi roda.


Kusuma dan Indra menertawakan Jackson dalam hati karena berani datang ke rapat direksi dengan memakai kursi roda.


Hal ini malahan akan membuat para pemegang saham yang berada di pihak Jackson selama ini menjadi ragu akan kemampuan Jackson mengelola perusahaan Wijaya nantinya.


Indra sudah tidak sabar mendapatkan posisi CEO Perusahaan Wijaya.


Kusuma merasa senang mendengar perkataan Indra yang memojokkan Jackson.


"Apa yang di katakan oleh Indra sangat benar, Jackson. Gagal ginjal bisa operasi transplantasi ginjal, sedangkan penyakit eating disorder kamu sudah puluhan tahun tidak membaik. Dunia kedokteran tidak ada transplantansi mulut," kata Kusuma dengan semangat karena bisa membalas perkataan Jackson tadi yang menyumpahinya gagal ginjal.


"Jackson. Perusahaan Wijaya sudah menjadi salah satu perusahaan besar di Bali dan mempunyai ribuan karyawan. Tidak mungkin mempunyai seorang pemimpin yang berpenyakitan. Kita putuskan untuk memilih CEO baru menggantikanmu mengurus perusahaan Wijaya sampai penyakitmu sembuh," kata Indra.


"Betul sekali Jackson," kata Kusuma.

__ADS_1


Jackson menatap mereka dengan raut wajah yang tenang tanpa emosi apapun seolah-olah perkataan Kusuma dan Indra hanyalah angin yang lewat dan tidak mempengaruhi suasana hatinya.


Rossy sangat salut kepada pendirian Jackson yang kuat dan teguh. Kalau saja Rossy yang  berada di posisi Jackson, Rossy pasti sudah berargumen dengan mereka.


"Sudah selesai bicaranya?" tanya Jackson dengan suara tegas.


Rossy melihat para pemegang saham di dalam ruang rapat direksi terkejut dengan pertanyaan Jackson dan semuanya melihat Jackson dengan tegang.


Rossy bisa merasakan para pemegang saham merasa segan dan takut dengan wibawa Jackson.


"Jackson. Kita melakukan itu demi kebaikanmu dan perusahaan Wijaya. Sekarang kamu sudah duduk di kursi roda, bagaimana kalau cederamu tidak sembuh dan menjadi lumpuh? Pengaruhnya sangat besar terhadap saham Perusahaan Wijaya nantinya," kata Indra.


Nilai saham turun adalah mimpi buruk bagi para pemegang saham  dan mereka tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


"CEO Jackson. Kesehatanmu lebih penting. Kita akan membantumu mengelola Perusahaan Wijaya. Kamu bisa beristirahat dengan tenang di Mansion Wijaya."


"Betul sekali CEO Jackson. Kamu harus menjaga kesehatanmu demi putramu."


Dalam sekejap di ruang rapat direksi, terdengar suara para pemegang saham yang bergantian berbicara. Mereka meminta Jackson meninggalkan Perusahaan Wijaya demi kesehatan Jackson.


Kusuma dan Indra tersenyum senang mendengar perkataan para pemegang saham.


Agung tidak bisa berkata apapun untuk mencegah perkataan para pemegang saham. Agung tahu jelas para pemegang saham hanya mementingkan mendapatkan uang yang banyak dan nilai saham naik.


Rossy yang berdiri di belakang Jackson merasa sangat emosi dan ingin berbicara membela Jackson.


Rossy mengurungkan niatnya karena Jackson sudah berbicara terlebih dahulu.


"Aku menghadiri rapat direksi hari ini untuk mengumumkan kabar baik!" kata Jackson dengan suara tegas.


***


Selamat siang para readers. Terima kasih banyak ya para readers yang sudah mendukung karya ini dengan memberikan like, vote, hadiah dan komentar positif.


Ceritanya mulai ada konflik . Hari ini author akan meng up 3 bab supaya para readers merasa puas membacanya.


Walaupun sampai tengah malam, author akan usahakan ter up 3 bab hari ini.


Di tunggu ya readers

__ADS_1


Thank You


Author : LYTIE


__ADS_2