Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 234. Paper bag cantik


__ADS_3

***Kamar tidur Jackson Wijaya***


Rossy menduga permintaan Jackson pastilah berhubungan dengan keahlian memasaknya sehingga dengan cepat mengiyakannya.


Jackson bangun dari tempat tidur  sambil tersenyum lebar dan mengambil paper bag cantik dari atas meja nakas dengan sigap.


Rossy juga ikut bangun dari tempat tidur dan duduk bersandar di tempat tidur sambil memperhatikan Jackson yang membuka paper bag cantik itu dengan ekspresi wajah serius.


***


"Rossy. Kemarilah," panggil Jackson.


Rossy mendekatkan badannya ke Jackson. Jackson memberikan satu kecupan di bibir Rossy.


"Rossy. Ini adalah pakaian tidur baru untukmu. Permintaanku adalah kamu memakainya setiap malam. Gantilah di kamar mandi sekarang," ucap Jackson sambil memberikan paper bag cantik itu ke Rossy.


"Pakaian tidur? Ternyata isi paper bag bukan dasi," kata hati Rossy.


"Oke," jawab Rossy dan turun dari tempat tidur sambil membawa paper bag menuju kamar mandi.


***Kamar mandi***


Mata Rossy membulat besar ketika mengambil salah satu pakaian tidur dari paper bag cantik.


Pakaian tidurnya dari bahan kain yang lembut sesuai dengan standar kualitas pakaian di  Butik Athena, tetapi bahan kainnya transparan dan juga terlihat jelas sangat kekurangan bahan. 😂


Sekarang Rossy baru sadar dirinya telah masuk perangkap yang dirancang dengan mantap oleh Jackson. 😅


Rossy mengeluarkan semua isi paper bag cantik dan pipinya semakin merona merah.


Semuanya adalah pakaian tidur yang berwarna warni dengan berbagai macam model. Semuanya terbuat dari kain transparan yang sangat kekurangan bahan.


Rossy yakin Jackson sudah mengetahui dirinya akan melakukan negosiasi tentang petualangan fantasi sehingga membeli pakaian tidur ini dari Butik Athena.


"Benar-benar bisnisman yang sukses," gumam Rossy sambil menggelengkan kepalanya.


Sekarang keputusan terakhir ada di tangan Rossy. Jika dirinya menolak memakai pakaian tidur yang baru maka petualangan fantasinya akan menjelajah sampai ke tata surya.


Rossy berjalan mondar- mandir di dalam kamar mandi sambil berpikir keras.


Akhirnya Rossy membulatkan tekat hatinya untuk mengenakan pakaian tidur yang baru.


Rossy mengganti pakaian tidurnya dengan cepat dan tidak berani melihat pantulan tubuhnya di depan cermin kamar mandi.


Rossy menarik napas berkali-kali dan membuka pintu kamar mandi.


***


"Ah!" Rossy berteriak terkejut karena Jackson berdiri tepat di depan pintu kamar mandi, saat dirinya membuka pintu.


Jackson memeluk pinggang ramping Rossy dan melihat penampilan Rossy dari atas kepala sampai ujung kaki.


Rossy menggigit bibir bawahnya tanpa sadar karena merasa sangat malu dan gugup.

__ADS_1


"Cantik sekali!" puji Jackson dengan suara serak dan seksi.


Jackson mengangkat tubuh Rossy secara tiba-tiba. Rossy segera mengalungkan kedua tangannya ke leher Jackson dan kedua kakinya merangkul di pinggang Jackson.


Jackson mencium bibir stroberi Rossy dengan antusias dan berjalan pelan menuju tempat tidur. Kemudian Jackson membaringkan tubuh Rossy di atas tempat tidur dan mereka berdua memulai petualangan fantasi yang sangat memabukkan.


***Hari kepulangan Kelvin Hartono***


Sekitar jam sebelas pagi, Rossy dan Chandra yang sudah berpakaian rapi masuk ke dalam mobil avanza biru yang dikemudikan oleh Pak Benyamin menuju Healing Hands Hospital.


Rossy menenteng satu paper bag yang berisi pakaian baru untuk Kelvin pakai sewaktu keluar dari Healing Hands Hospital.


Terdengar suara handphone Rossy berdering di dalam tasnya. Rossy mengeluarkan handphone sambil tersenyum karena sudah bisa menebak siapa yang meneleponnya sekarang.


"Halo Jackson," sapa Rossy melalui sambungan telepon.


"Rossy. Kamu dan Chandra sedang dalam perjalanan ke Healing Hands Hospital?" tanya Jackson.


"Iya," jawab Rossy.


"Dua puluh menit lagi aku akan menyusul ke sana. See you soon. Muach," ucap Jackson.


Rossy segera menutup mulutnya dengan tangan kanan dan menjauhkan tubuhnya dari Chandra. Kemudian dengan suara kecil membalas perkataan Jackson.


"See you soon too. Muach," balas Rossy.


Rossy menutup sambungan telepon sambil tersenyum lebar.


Semalam Jackson berjanji akan ikut menjemput Kelvin di Healing Hands Hospital.


Rossy mengirim sms LINE ke grup chat yang dibuat oleh Felix.


"Michelle, Felix. Aku dan Chandra sedang menuju ke Healing Hands Hospital," ketik Rossy.


Dalam waktu singkat terdengar suara sms balasan di handphone Rossy.


"Oke Rossy. Aku akan ke kamar VVIP Kelvin setelah selesai shift kerja," ketik Michelle.


"Aku sudah menunggu kedatangan kalian di ruang praktikku," ketik Felix.


Michelle dan Felix sangat antusias untuk melihat Kelvin pulang dari Healing Hands Hospital.


Beberapa saat kemudian mobil avanza biru berhenti di depan Healing Hands Hospital.


Rossy dan Chandra menuju kamar pasien VVIP Kelvin sambil menunggu kedatangan Jackson.


***Ruang praktik Felix Wilson***


Jackson sudah tiba di Healing Hands Hospital dan menemui Felix untuk menanyakan lebih detail tentang keadaan Kelvin.


"Jackson. Seminggu dua kali Kelvin harus datang ke Healing Hands Hospital untuk kontrol kondisi kesehatannya. Sebenarnya sih dokter spesialisnya menyarankan seminggu satu kali, tetapi aku rasa dua kali lebih baik supaya kondisi kesehatan Kelvin bisa terpantau dengan baik," jelas Felix dengan nada serius.


"Terima kasih Felix," ucap Jackson dengan tulus.

__ADS_1


"Sama-sama Jackson," balas Felix sambil tersenyum. Kemudian Felix melihat jam tangan di pergelangan tangannya.


"Michelle sudah selesai shift pagi," kata hati Felix.


"Jackson! Ayo kita ke kamar pasien Kelvin sekarang. Rossy dan Michelle pasti sudah menunggu di sana," ajak Felix.


"Oke," jawab Jackson.


Mereka berdua pun berjalan berdampingan meninggalkan ruang praktik.


Dari kejauhan Felix melihat Michael. "Jackson! Dokter Michael yang kamu curigai ternyata akrab dengan Rossy. Aku rasa dia ada maksud tersembunyi mendekati Rossy," kata Felix.


"Michael Adinata? " tanya Jackson sambil melihat ke arah Felix yang berdiri di sampingnya.


"Iya. Dia sedang berjalan menuju ke arah kita," jawab Felix.


Jackson melihat ke depan dan terlihat jelas sosok Michael yang sedang menatap intens ke arahnya.


Mereka berdua saling beradu pandangan. Ini pertama kali Jackson melihat jelas wajah pria yang membuntuti mobilnya beberapa waktu yang lalu.


Jackson Wijaya hanya pernah melihat foto Michael Adinata yang dikirim oleh Bagaskara ke handphonenya.


Jarak antara mereka bertiga semakin dekat . Jackson Wijaya bisa merasakan pria di hadapannya tidak mengerjapkan mata sama sekali dan menatap tajam kepadanya.


Jackson berjalan dengan tenang dan melihat Michael dari atas kepala sampai ujung kaki.


Seingat Jackson, dirinya sama sekali belum pernah bertemu dengan Michael. Akan tetapi, ketika mereka sedang beradu pandangan saat ini, Jackson berfirasat mereka berdua mempunyai hubungan yang sulit di jelaskan.


Jackson bisa merasakan hubungan kedekatan yang muncul secara tiba-tiba terhadap Michael. Seolah-olah mereka berdua sudah mengenal lama dan terikat dengan sesuatu.


Sesuatu yang mengalir di dalam tubuhnya dan juga mengalir di tubuh Michael.


Perasaan ini membuat tubuh dan hati Jackson sangat tidak nyaman dan ingin menolak  perasaan ini jauh-jauh.


***


Selamat malam readers tercinta. Bab ini author up pukul 19.40 WITA.


Pertemuan Jackson Wijaya dan Michael Adinata akan berlanjut di cerita besok.


DON'T MISS IT


HAPPY WEEKEND 🥰



JACKSON VERSI KARTUN



ROSSY VERSI KARTUN


TERIMA KASIH

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2