Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 91. Keluarga


__ADS_3

***Ruang bermain anak Healing Hands Hospital***


Rossy menemui Chandra di ruang bermain anak setelah mengobrol sebentar dengan Michelle, sedangkan Michelle ke kamar pasien VVIP Dokter Erik untuk memeriksa keadaan Dokter Erik.


Rossy ingin melihat hasil tes DNA bersama Chandra. Rossy melihat Chandra duduk dengan tenang di dalam ruang bermain anak.


Chandra sedang serius dengan handphonenya.


Entah apa yang sedang di kerjakannya tetapi Rossy yakin Chandra bukanlah bermain game di handphonenya. Setelah percakapan handphone dengan Chandra semalam, Rossy tahu Chandra pasti menggunakan handphonenya untuk menghacker cctv sehingga mengetahui Rossy di culik.


Hanya saja Rossy ingin mendengar cerita semuanya dari mulut Chandra secara langsung. Rossy sangat antusias ingin mengetahui bagaimana keahlian hacker Chandra.


Seperti dugaan Rossy, Chandra memang sedang menghacker sesuatu yang penting. Setelah menguping pembicaraan Thomas dan Wulan Sari di Restoran Hartono kemarin, Chandra ingin memberitahukan hal itu ke Rossy hari ini sehingga Chandra menggunakan keahlian hackernya untuk menemukan bukti yang bisa di perlihatkan ke Rossy.


Chandra berhasil menemukan bukti itu dengan cepat. Benar seperti perkataan Thomas bahwa pemilik Restoran Hartono sekarang adalah Rossy dan Thomas sehingga Restoran Hartono tidak bisa di jual tanpa persetujuan Rossy.


Chandra Wijaya akan memperlhatkan bukti itu kepada Rossy karena Chandra yakin Rossy belum mengetahuinya sama sekali.


"Chandra." Rossy memanggil Chandra.


"Iya mommy," jawab Chandra. Chandra menyimpan handphonenya ke dalam saku celananya dan melihat ke arah Rossy.


"Ayo makan breakfast dulu," ajak Rossy sambil berjalan menuju meja yang ada di dalam ruang bermain anak.


Chandra mengikuti Rossy dari belakang dan dengan patuh duduk di kursi.


Rossy mengeluarkan masakannya dari dalam termos penghangat yang bersusun empat tingkat.


Di dalam empat tingkat itu berisi makanan yang berbeda-beda. Nasi putih, sup jagung manis, egg chicken roll, dan udang goreng.


Semua jenis masakan itu disesuaikan dengan selera anak-anak. Kelvin sangat menyukainya dan Rossy yakin Chandra pun akan menyukainya.


Rossy mengeluarkan kotak kecil dari dalam tasnya. Kotak yang berukuran persegi panjang itu adalah kotak alat makan. Di dalamnya ada sepasang sendok dan garpu.

__ADS_1


Rossy sengaja menyiapkannya karena tahu di ruang bermain anak tidak ada peralatan makan. Hanya ada meja dan kursi di sudut ruangan saja.


Meja dan kursi itu di gunakan oleh anak-anak yang ingin makan camilan ataupun minum susu.


Meja dan kursi itu sengaja disediakan di ruang bermain anak sehingga anak-anak tidak akan memakan makanan sambil bermain.


Anak-anak yang bermain di ruang bermain anak akan duduk di  kursi  yang sudah di sediakan apabila mereka ingin makan dan minum.


Ada petugas kebersihan yang rutin datang ke ruang bermain anak untuk membersihkan ruangan itu.


Chandra makan dengan tenang dan  Rossy menemaninya. Sambil menunggu Chandra selesai makan, Rossy membuka amplop hasil tes DNA dan membacanya.


Ada dua lembar hasil tes DNA yaitu milik Kelvin dan Chandra. Rossy membaca hasil tes DNA di dalam hatinya.


"Hasil Tes Paternitas. Hasil analisa menunjukkan bahwa tigabelas alel Loci marka STR terduga ayah cocok dengan alel paternal dari anak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa probabilitas terduga ayah sebagai ayah biologis dari anak adalah >99,99%. Oleh karena itu, terduga ayah tidak dapat disingkirkan dari kemungkinan sebagai ayah biologis anak."


Kedua lembar kertas itu mempunyai tulisan yang sama sehingga sekarang Rossy yakin Jackson adalah Mister W dan juga ayah kandung dari Kelvin dan Chandra.


Hati kecil Rossy bersyukur karena Jackson adalah ayah kandung dari kedua putra kembarnya dan tanpa sadar senyum tipis mengembang di bibir Rossy.


Setelah Chandra selesai makan breakfast, Chandra membantu Rossy menata kembali ke empat tingkat termos penghangat makanan itu.


"Thank you Chandra," kata Rossy sambil membelai kepala Chandra dengan lembut.


"Hari ini suasana hati mommy sangat baik," kata Chandra.


"Iya Chandra. Mommy sangat senang hari ini karena hasil tes DNA kamu dan Kelvin sudah ada. Kali ini mommy tidak akan melakukan kesalahan lagi.Jackson Wijaya memang ayah kandung kamu dan Kelvin," jawab Rossy.


Rossy semakin tersenyum lebar sambil menatap Chandra. Anugerah terbesar dari Tuhan untuk Rossy adalah kedua anak kembarnya, Kelvin dan Chandra.


Walaupun kedua putranya mempunyai sifat dan kepribadian yang berbeda, namun keduanya sangat mencintai Rossy.


Rossy pun sangat mencintai Kelvin dan Chandra dengan rasa cinta yang sama. Rossy tidak ingin pilih kasih terhadap salah satu dari mereka.

__ADS_1


Sampai saat ini Rossy masih merasa dirinya sedang bermimpi karena bisa berkumpul kembali dengan Chandra yang terpisah dengannya lima tahun yang lalu.


Kalau saja Rossy tidak membawa Kelvin pulang ke Bali maka dirinya sama sekali tidak akan pernah bertemu dengan putranya yang sudah dibawa pergi oleh Jackson sejak dilahirkan.


Penyakit Kelvin bisa dikatakan musibah dan juga keberuntungan karena penyakit Kelvin itulah yang membuat Rossy memutuskan kembali ke Bali untuk mendapat darah tali pusat sehingga akhirnya Rossy bisa menemukan Chandra yang tidak sengaja tertukar dengan Kelvin di airport.


Rossy memeluk Chandra dengan erat.


"Mommy senang sekali bisa berkumpul denganmu Chandra. Maafkan mommy yang tidak mengetahui keberadaanmu selama ini," kata Rossy dengan mata berkaca-kaca.


Chandra adalah anak yang tenang dan sensitif. Dia bisa merasakan perasaan bersalah Rossy terhadapnya karena melakukan kesepakatan  dengan Jackson lima tahun yang lalu.


Chandra sama sekali tidak ada perasaan membenci Rossy. Seperti yang dikatakan oleh Chandra kepada Rossy dan Michelle sewaktu di kantin beberapa waktu yang lalu, Chandra pun bersedia melakukan hal apa pun untuk menyelamatkan Rossy dan Jackson.


Sekarang Chandra sangat bersyukur bisa berkumpul kembali dengan Rossy dan Kelvin.


Chandra berusaha menenangkan   Rossy yang masih merasa sedih dan merasa bersalah terhadapnya.


"Mommy. Aku sangat senang bisa berkumpul dengan  mommy dan  Kelvin. Mommy tidak boleh merasa sedih dan bersalah lagi. Lagi pula penyakit leukimia Kelvin pasti bisa disembuhkan sehingga mommy tidak ada hal lagi yang perlu di khawatirkan," kata Chandra.


Rossy melepaskan pelukannya dan menatap wajah Chandra dengan terkejut. Rossy tidak menyangka Chandra mengetahui Kelvin mengidap penyakit leukimia.


"Chandra. Kamu mengetahui penyakit Kelvin?" tanya Rossy.


"Iya mommy. Aku khawatir dengan keadaan Kelvin sehingga menghacker komputer Om Felix dan mengetahui penyakit Kelvin," jawab Chandra dengan jujur.


"Chandra. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan penyakit Kelvin.  Mommy dan daddy akan menemukan cara untuk mengobati Kelvin," kata Rossy.


***


Selamat siang readers. Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya nanti malam ya.


Terima kasih dukungannya untuk novel ini baik berupa like, vote maupun komentar positifnya.

__ADS_1


NOTE : Tulisan hasil tes DNA , author mendapatkannya dari google ya. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah atau tidak sama dengan ilmu kedokteran 🙏🙏🙏



__ADS_2