Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 211. Rasa iri dan belenggu hati


__ADS_3

Setelah mobil avanza biru yang dikemudikan oleh Pak Benyamin menghilang dari pandangannya, Michelle mengunci pintu rumah kontrakannya dan berjalan kaki menuju rumah kontrakan Michael.


Michelle menekan bel rumah kontrakan Michael. Beberapa saat kemudian Michael keluar dari dalam rumah kontrakannya.


"Michelle," sapa Michael sambil tersenyum.


"Michael. Ini lunch buatan Chef Rossy untukmu. Kamu pasti akan ketagihan setelah memakannya," kata Michelle.


"Terima kasih Michelle. Tolong sampaikan salam dan terima kasihku untuk Rossy ya," ucap Michael.


"Jangan sungkan. Rossy sudah pergi tadi. Aku pulang dulu ya. Sudah lapar nih," kata Michelle sambil memegang perutnya.


"Oke Michelle . Sampai jumpa di Healing Hands Hospital," kata Michael sambil memberikan senyum khasnya ke Michelle.


Michael berdiri di depan pintu masuk rumah kontrakannya,  melihat Michelle berjalan sampai ke dalam rumah kontrakan.


Michelle tersenyum dan melambaikan tangan ke arah Michael sebelum membuka pintu dengan kunci dan berjalan masuk ke dalam rumah kontrakannya.


Setelah sosok Michelle hilang dari pandangannya, Michael baru berjalan masuk ke dalam rumah kontrakannya sambil memikirkan sesuatu.


***Rumah kontrakan Michael Adinata***


Michael berjalan ke arah ruang makan dan meletakkan kedua kotak aluminium foil di atas meja makan.


Michael membuka kedua kotak aluminium foil itu dan terkejut ketika melihat salah satu kotak aluminium foil berisi sirloin steak sapi. Michael menutup kembali kotak aluminium foil yang berisi sirloin steak sapi.


Dalam sekejap di pikirannya muncul bayangan Susan yang sedang memaksa Jackson kecil makan steak sapi saus barbeque dan juga saat Jackson kecil memuntahkan steak sapi saus barbeque.


Kejadian dua puluh tahun yang lalu, bukan hanya membuat Jackson trauma dengan steak sapi saus barbeque melainkan Michael sendiri pun akan merasa mual setiap kali melihat masakan steak sapi rasa apa pun.


Michael memejamkan matanya dan  mengingat kembali pertemuannya secara tidak sengaja dengan Michelle tadi pagi di supermarket.


Michael sedang berada di supermarket untuk membeli beberapa barang yang di persiapkan untuk Dilan yang akan menginap di rumah kontrakannya nanti setelah Dilan tiba di Bali.


Michael juga membeli banyak bungkusan indomie, yang sudah menjadi list belanjaannya setiap kali ke supermarket walaupun di lemari dapurnya sudah terisi penuh bungkusan indomie.


Michael melihat Michelle mengambil daging dari freezer sambil berbicara di handphone.

__ADS_1


Dari raut wajah Michelle Michael bisa menebak orang yang sedang berbicara dengan Michelle adalah Rossy sehingga Michael sengaja berjalan mendekati Michelle.


Video lamaran Jackson ke Rossy di taman bermain, sudah di lihat oleh Michael.


Saat itu muncul perasaan iri Michael terhadap Jackson. Michael iri karena Jackson bisa menjalani hidupnya dengan baik walaupun mengalami trauma mengerikan yang ditinggalkan oleh Susan.


Jackson bisa mendapatkan Rossy sebagai pasangan hidupnya dan juga mempunyai dua putra kembar yang tampan, sedangkan dirinya?Sampai sekarang masa lalu kelamnya masih mengikuti dan menerornya terus menerus.


Michael sama sekali tidak bisa melepaskan ikatan belenggu yang mengikat erat hatinya.


Michael sama sekali tidak berani mencari pasangan hidup karena merasa takut akan mengalami kejadian sama seperti Susan.


Susan, ibu kandungnya yang sangat mencintai Satria Wijaya sampai rela melakukan hal yang kejam dan juga mengakhiri nyawanya sendiri karena tidak bisa menerima kenyataan bahwa Satria meninggal.


Michael tahu Susan memaksa Satria menceraikan Eva karena Susan ingin menghabiskan sisa hidupnya yang pendek karena penyakit tumor otaknya sebagai istri Satria. Karena harapan Susan itulah yang membuat semuanya menjadi hancur dua puluh tahun yang lalu.


Michael sangat penasaran bagaimana cara Jackson bisa menghadapi trauma masa lalunya karena Michael pun ingin terlepas dari ikatan belenggunya.


Michael sangat bersyukur menjadi anak asuh Keluarga Adinata. Perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh anggota keluarga Adinata kepadanya membuatnya bisa tumbuh menjadi anak yang normal.


Di dalam hati kecil Michael memang ada rasa benci terhadap Agung Wijaya, tetapi demi keluarga Adinata ,Michael masih bisa berpikir dengan logikanya dan tidak berniat membalas dendam maupun melakukan perbuatan yang melanggar hukum.


Seperti dugaan Dilan di telepon sebelumnya, Michael penasaran akan semua hal tentang Jackson hanya untuk mendapatkan jawaban yang bisa membuatnya terlepas dari ikatan belenggu hatinya.


"Jackson masih trauma dengan steak sapi," batin Michael sambil membuka kedua matanya yang terpejam rapat.


Michael mendengar dengan jelas ucapan Michelle yang akan membeli daging lain dan meletakkan kembali satu potong sirloin steak sapi ke dalam freezer supermarket.


"Atau mungkin Jackson masih terikat belenggu dua puluh tahun yang lalu, sama seperti diriku?" kata hati Michael.


Michael mengambil kotak aluminium foil yang berisi mac n chesse dan memakannya secara perlahan.


Michael akui masakan Rossy sangat enak. Semakin dirinya mencicipi masakan Rossy, semakin membuatnya menyukai masakan Rossy.


Michael yakin Rossy lah yang berperan penting dalam menyembuhkan penyakit eating disorder Jackson.


***Ruang kantor Jackson Wijaya***

__ADS_1


Venesia  berjalan menghampiri Felix yang sedang menunggu Jackson di ruang tunggu Perusahaan Wijaya.


Hari ini pagi-pagi Felix sudah meeting dengan beberapa dokter spesialis Healing Hands Hospital yang selama ini ikut dalam perawatan insentif terhadap penyakit leukimia Kelvin.


Mereka melakukan meeting di ruang praktik Felix setelah terlebih dahulu mengunjungi Kelvin di kamar pasien VVIP. Setelah meeting intern selama satu jam, Felix mendapatkan hasilnya dan segera menelepon Jackson, tetapi Jackson tidak menjawab panggilan handphone nya.


Felix tahu Jackson pasti sedang sibuk meeting sehingga memutuskan datang ke Perusahaan Wijaya untuk menemui Jackson secara langsung.


Ketika sampai di Perusahaan Wijaya, Venesia, sektretaris utama Jackson memberitahukan  Felix bahwa Jackson harus melakukan dua meeting penting pagi ini sehingga Felix menunggu di ruang tunggu.


***


"Pak Felix! Tuan Jackson sudah selesai meeting dan berada di ruang kantornya sekarang," kata Venesia.


"Baiklah. Terima kasih," jawab Felix.


Felix berdiri dari kursi dan berjalan menuju ruang kantor Jackson.


***Ruang kantor Jackson Wijaya***


Felix duduk di depan Jackson. Saat ini Jackson terlihat sedang serius menatap layar handphone di tangannya.


"Ini lebih bagus! Atau yang ini saja?" Jackson bergumam sendiri sambil memegang dagunya dengan tangan kanannya.


Sesekali terdengar suara helaan napas keras dari hidung Jackson.


Felix sebagai dokter psikater profesional, sudah terbiasa membaca sikap tubuh setiap orang sehingga Felix menduga Jackson sedang kesulitan membuat pilihan yang mungkin berhubungan dengan meeting yang baru saja selesai dilakukan oleh Jackson tadi.


Felix duduk dengan tenang di hadapan Jackson karena Felix sama sekali tidak bisa membantu Jackson dalam hal pekerjaan perusahaan.


***


Jackson Wijaya sedang serius memilih apa ya? Apakah Felix Wilson bisa membantunya ?


Sampai ketemu besok ya readers tercinta.


THANK YOU

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2