
***Tempat penitipan anak dekat rumah kontrakan Michelle Angela***
Chandrs yang sedang memantau rekaman cctv di ballroom Hotel H tersenyum senang melihat Jackson memeluk pinggang Rossy dengan mesra dan berdiri di samping Rossy menghadapi barisan tamu undangan yang meminta maaf kepada Rossy.
Chandra menggunakan kesempatan ini untuk menelepon Kelvin sebentar dan memberitahukannya tentang masalah yang sudah berhasil dipecahkan oleh Chandra sehingga Kelvin tidak perlu khawatir akan berita Dokter Erik yang sudah siuman dari komanya diketahui oleh Jackson.
Chandra yakin Suster Lisa dan Dokter Erik pasti akan berinisiatif mengakui kesalahan mereka di rumah sakit bersalin lima tahun yang lalu ke Jackson sehingga Jackson tidak akan menyalahkan Rossy.
Setelah menutup sambungan telepon dengan Kelvin, Chandra memantau lagi keadaan di dalam ballroom Hotel H melalui handphonenya.
Chandra terkejut melihat kedua pria yang dicurigainya tadi masih berada di dalam ballroom Hotel H dan diam-diam mengawasi Rossy.
"Mereka berdua pasti ingin melukai mommy. Aku tidak boleh membiarkan hal itu terjadi," kata hati Chandra.
Dugaan Chandra sangatlah benar. Kedua preman itu telah menerima uang dari Wulan Sari sehingga walaupun mereka merasa takut terhadap wibawa Jackson, mereka tetap akan menjalankan rencana semula.
Ketika kedua preman itu melihat wajah cantik Rossy, membuat mereka berdua semakin tertarik untuk bersenang-senang bersama Rossy.
Kedua preman itu menunggu Rossy minum jus stroberi yang sudah dimasukkan pil kecil itu dan akan mencari kesempatan menculik Rossy dari ballroom Hotel H.
***Ballroom Hotel H***
Rossy menarik napas lega setelah antrian tamu undangan yang meminta maaf kepadanya akhirnya kosong.
Suasana di dalam ballroom menjadi sangat sepi dan hanya terlihat di beberapa meja masih ada tamu undangan yang meminta maaf kepadanya tadi, sedang makan makanan buffet yang disediakan di dalam ballroom Hotel H.
Felix dan Michelle juga sedang duduk sambil makan makanan buffet.
Sewaktu beberapa tamu undangan berbaris untuk meminta maaf kepada Rossy, Felix sudah menarik tangan Michelle dan berjalan kembali ke tempat duduk mereka semula.
Felix mengambilkan beberapa makanan dari meja buffet untuk dirinya dan Michelle. Kemudian mengajak Michelle untuk makan bersamanya.
Michelle yang sudah lapar tidak menolak ajakan Felix sehingga mereka berdua makan bersama sambil menonton siaran langsung acara 'permintaan maaf terhadap Rossy'. 😂
Jackson melepaskan tangan kanannya yang melingkar di pinggang Rossy.
"Rossy," panggil Jackson.
"I...ia," jawab Rossy dengan gugup.
"Saatnya membuat perhitungan denganmu," kata Jackson dengan suara datar dan berjalan ke arah tempat duduk khusus bagian depan yang kosong.
Jackson duduk di sana dengan wajah tanpa ekspresi. Rossy tahu Jackson ingin mendengarkan penjelasan darinya saat ini.
Rossy gugup dan melihat sekeliling untuk mencari apakah ada sesuatu yang bisa menyelamatkannya dari amarah Jackson saat ini.
Mata Rossy terpaku ke piring berisi butterrice dan beberapa potong chicken wing serta gelas jus stroberi yang diambilnya untuk Jackson tadi.
"Mungkin suasana hatinya akan lebih membaik setelah perutnya terisi makanan," kata hati Rossy.
__ADS_1
Rossy berjalan dengan perlahan menghampiri Jackson sambil membawa piring yang berisi butterrice dan gelas jus stroberi.
***
Michelle meletakkan sendok ke piringnya dan ingin berdiri dari tempat duduknya. Felix Wilson memegang tangan Michele dengan cepat.
"Michelle. Kamu mau ke mana?" tanya Felix.
"Aku ingin menemani Rossy," jawab Michelle.
"Mereka bisa menyelesaikan masalah pribadi mereka sendiri. Kamu tidak bisa ikut campur tangan," ucap Felix dengan suara lembut.
"Tetapi aku melihat ekspresi wajah Jackson sangat menakutkan. Aku takut dia akan menyakiti Rossy," kata Michele.
Jackson sudah terkenal sebagai CEO yang dingin, tegas, dan mempunyai ego serta harga diri yang tinggi.
Michelle takut kebohongan Rossy akan membuat Jackson merasa kehilangan muka dan dibodohi sehingga Michelle ingin menemani Rossy menghadapi Jackson bersama.
"Aku jamin Jackson tidak akan melukai Rossy. Kamu melihat dengan sendiri bagaimana Jackson menghukum mereka yang berani menindas Rossy tadi. Lagi pula Rossy adalah ibu kandung dari putra kembarnya," ucap Felix.
Wajah Michelle menjadi pucat mendengar perkataan Felix
"Felix...kamu...kamu..."
"Iya. Aku dan Jackson sudah tahu Rossy adalah Miss X dan melahirkan bayi kembar lima tahun yang lalu. Selama ini putra Rossy yang tinggal dirumahmu adalah Chandra, yang secara tidak sengaja tertukar dengan Kelvin di airport," ucap Felix dengan yakin.
"Iya," jawab Michelle dengan suara kecil.
"Maafkan aku yang sudah berbohong. Kamu pasti sudah menganggapku sebagai pembohong sekarang," lanjut Michelle sambil menunduk.
"Michelle. Aku sangat percaya diri dengan penilaianku terhadap seseorang. Kamu bukanlah pembohong. Itu hanya white lies yang kamu lakukan untuk melindungi Rossy," kata Felix sambil menatap Michele dengan tatapan lembut.
"Terima kasih Felix," kata Michelle sambil tersenyum tulus ke Felix.
***
Sementara itu Rossy berdiri di hadapan Jackson sambil memamerkan senyumannya yang paling manis ke arah Jackson.
"Tuan Jackson pasti sudah lapar. Ayo makan dulu," ucap Rossy l sambil meletakkan piring yang berisi butterrice dan beberapa potong chicken wing di hadapan Jackson.
Kemudian Rossy duduk dengan canggung di hadapan Jackson sambil kedua tangannya memegang erat gelas jus stroberi karena perasaannya masih gelisah dengan apa yang akan dilakukan oleh Jacksonnterhadapnya nanti.
Rossy tahu kebohongan yang dilakukan olehnya pasti melukai ego dan harga diri Jackson.
Jackson tidak menyentuh sama sekali makanan di hadapannya dan menatap tajam ke Rossy.
"Rossy. Jawab dengan jujur! Kamu adalah Miss X yang melahirkan bayi tabung IVF ku lima tahun yang lalu?" tanya Jackson.
Rossy menganggukkan kepalanya dengan pelan.
"Kamu sengaja menyamar jelek ke Mansion Wijaya?" tanya Jackson.
__ADS_1
"Iya," jawab Rossy dengan jujur.
Sewaktu interview sebagai koki pribadi di Mansion Wijaya, Rossy memang menyamar menjadi jelek karena kesalahpahaman yang terjadi antara dirinya dan Jackson di airport.
"Kamu tahu aku adalah Mister W?" tanya Jackson dengan nada menyelidiki.
Rossy menganggukkan kepalanya kemudian menggeleng dengan keras.
"Maksudmu?" tanya Jackson.
"Aku... aku tidak tahu kamu adalah Mister W sewaktu pertama kali bekerja di Mansion Wijaya. Aku baru tahu belakangan ini," jawab Rossy dengan gugup.
"Bayi yang kamu lahirkan kembar dan kamu mengambil salah satunya tanpa sepengetahuanku?" tanya Jackson.
Jackson mulai mencurigai rahasia yang disimpan oleh Dokter Erik adalah mengenai bayi kembarnya sehingga Jackson ingin mengetahui dengan jelas dari mulut Rossy, mengapa bayinya bisa dibawa pergi oleh Rossy lima tahun yang lalu.
"Tidak! Aku tidak mengetahuinya sama sekali!" ucap Rossy dengan suara gemetar.
Kemudian Rossy menunduk sambil berpikir keras bagaimana menjelaskan semuanya ke Jackson.
"Apakah dia akan percaya kalau aku bilang Dokter Erik yang memberikan Kelvin kepadaku saat itu?" kata hati Rossy.
Rossy masih belum tahu Dokter Erik sudah siuman dari komanya sekarang sehingga merasa serba salah di hadapan Jackson.
Jackson bersikap melunak setelah melihat Rossy tegang.
"Dia pasti sangat ketakutan sekarang. Aku harus memberinya waktu untuk mengatakan kebenaran lima tahun yang lalu," kata hati Jackson.
Jackson tidak mengajukan pertanyaan lagi terhadap Rossy dan hanya terdiam sambil menatap Rossy yang menunduk.
Jackson memutuskan menunggu Rossy tenang terlebih dahulu.
Keringat sudah bercucuran di dahi Rossy. Rossy merasakan dirinya sedang berada di dalam ruang sidang. Di ruang sidang ini Jackson adalah hakim dan Rossy adalah terdakwa yang melakukan kesalahan.
Rossy yang gelisah tanpa sadar mengangkat gelas jus stroberi yang dipegangnya sejak tadi dan meminum habis jus stroberi yang berada di dalam gelas itu.
***
Selamat siang readers. Bab ini author up pukul 17.00 WITA.
Dari judul bab ini, readers tercinta pasti sudah menebak tentang jus stroberi yang berisi pil kecil dari dua preman suruhan Wulan Sari.
Apa yang akan dilakukan oleh Rossy Hartono setelah minum jus stroberi?
Apakah Jackson akan mendapat berkah seperti harapan readers sebelumnya? 😆
Jawabannya ada di bab nanti malam ya.
Di tunggu ya.
THANK YOU
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE