Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef
BAB 92. Rencana menaklukkan Jackson Wijaya


__ADS_3

***Ruang bermain anak Healing Hands Hospital***


Rossy tidak mau Chandra yang masih kecil ikut mengkhawatirkan penyakit Kelvin sehingga memberitahu Chandra bahwa dia dan Jackson akan mencari cara untuk menyembuhkan penyakit Kelvin untuk membuat Chandra merasa tenang.


"Iya mommy. Aku tahu mommy dan daddy sudah mempunyai cara untuk menyembuhkan penyakit leukimia Kelvin yaitu dengan darah tali pusat," ucap Chandra.


"Iya Chandra. Kamu mengetahui tentang darah tali pusat juga ya?" tanya Rossy dengan gugup.


Rossy sadar anak kecil di hadapannya bukanlah anak kecil biasa melainkan anak yang genius sehingga Rossy ingin tahu sejauh mana Chandra mengetahui tentang darah tali pusat.


"Iya mommy. Aku sudah memeriksanya di berbagai artikel kedokteran mengenai penyakit leukimia. Dikarenakan Kelvin masih kecil maka pengobatan yang paling baik, aman, dan yang tidak akan mengganggu perkembangan tubuh Kelvin adalah  dengan darah tali pusat," jawab Chandra.


"Iya benar sekali Chandra. Darah tali pusat adalah obat yang paling aman untuk menyembuhkan penyakit Kelvin," jawab Rossy sambil menganggukkan kepalanya.


Dokter di rumah sakit Amerika memberitahukan Rossy bahwa darah tali pusat bisa menyembuhkan penyakit leukimia Kelvin sehingga membuat Rossy memutuskan pulang ke Bali  bersama Kelvin dengan harapan rumah sakit bersalin tempat dirinya melahirkan menyimpan darah tali pusat Kelvin dan ternyata tidak ada.


"Mommy bekerja di Mansion Wijaya untuk mendapatkan darah tali pusat kan?" tanya Chandra.


"Iya Chandra," Rossy menjawab pertanyaan Chandra dengan jujur.


Pada waktu itu Rossy yang semula masih ragu-ragu untuk bekerja di Mansion Wijaya menjadi yakin untuk bekerja di sana setelah menduga besar kemungkinan Mister W adalah Felix yang mempunyai hubungan dekat dengan Jackson.


Untung saja waktu itu Rossy tidak melakukan perbuatan fatal yang akan membuatnya menyesal hari ini.


"Apakah mommy sudah berhasil mendapatkannya?" tanya Chandra dengan antusias.


"Itu..ah...eh..," jawab Rossy dengan terbata-bata.


Chandra mengira Rossy tidak mengerti pertanyaannya sehingga mengulangi lagi bertanya ke Rossy.


Kali ini Chandra meletakkan tangan kecilnya di depan perutnya sendiri.


" Apakah di perut mommy sudah ada bayi kecil?" tanya Chandra dengan polos.


Rossy hampir tersedak air ludahnya sendiri karena pertanyaan polos yang diajukan oleh Chandra.

__ADS_1


"Chandra. Kenapa kamu bisa tahu begitu banyak hal?" tanya Rossy.


"Darah tali pusat disebut juga dengan darah plasenta. Darah tali pusat adalah darah yang tersisa di plasenta dan tali pusat yang hanya ada saat bayi lahir. Jadi mommy harus mengandung bayi dari daddy sehingga bisa menggunakan darah tali pusat dari adik bayi untuk menyembuhkan penyakit Kelvin."


Chandra menjelaskan dengan lancar kepada Rossy. Rossy merasakan seperti mendapatkan ceramah dari profesor cilik di hadapannya.


"Chandraku sangat pintar," puji Rossy secara spontan dan membuat pipi Chandra bersemu kemerahan karena mendapat pujian dari mommynya.


Chandra semakin bersemangat ingin membantu Rossy karena mendapat pujian dari mommy kesayangannya.


"Mommy. Apakah ingin aku membantu memberi ide supaya mommy dan daddy bisa segera mempunyai bayi?" tanya Chandra dengan polos.


"Tidak usah Chandra."


Rossy menolak dengan spontan sambil menggelengkan kepalanya. Wajah Rossy sudah memerah karena merasa malu.


Bagaimana mungkin dirinya yang seorang wanita dewasa harus meminta ide dari seorang anak kecil tentang bagaimana cara mempunyai bayi bersama Jackson.


"Mommy tidak perlu merasa malu. Aku ingin membantu mommy dan daddy supaya bisa segera mempunyai adik bayi sehingga penyakit Kelvin bisa di sembuhkan," ucap Chandra.


Rossy tidak mau mengecewakan Chandra sehingga memutuskan akan mendengarkan terlebih dahulu apa ide dari Chandra.


"Malam ini mommy bisa berpura-pura mabuk dan salah masuk ke dalam kamar daddy sehingga mommy bisa menginap di kamar daddy,"  jawab Chandra.


"Bagaimana kalau daddymu mengusirku keluar dari kamarnya?" tanya Rossy.


Rossy tidak sadar dirinya sudah mulai membayangkan menjalankan ide yang diberikan oleh Chandra dan pastinya Jackson akan mengusirnya dari dalam kamar tidur Jackson.


"Mommy. Kamu harus tahu daddy tidak pernah berpacaran sama sekali. Daddy juga tidak tahu bagaimana cara merayu wanita. Jadi jika mommy ingin menaklukkan dan mendapatkan hati daddy, cara yang paling ampuh adalah mommy harus lebih agresif, agresif, dan agresif!"


Chandra sangat bersemangat memberi dukungan kepada Rossy supaya bersikap agresif terhadap Jackson.


"Iya Chandra. Mommy akan berusaha keras. Mommy baru saja bekerja semingguan di Mansion Wijaya. Jika mommy terlalu agresif, daddymu akan menganggap mommy sebagai wanita mesum," kata Rossy.


Rossy yang belum melakukan apapun terhadap Jackson sampai saat ini pun sudah disalahartikan oleh Jackson.

__ADS_1


Bagaimana reaksi Jackson jika mengetahui dirinya sedang berdiskusi dengan Chandra tentang cara menaklukkan Jackson.


Rossy bisa membayangkan wajah Jackson pasti akan sehitam wajan di dapur Mansion Wijaya jika mengetahui apa yang sedang mereka lakukan.


Chandra tahu Rossy malu bersikap agresif terhadap Jackson sehingga berniat memberi dukungan keberanian untuk Rossy lagi.


"Mommy. Penyakit Kelvin tidak bisa menunggu lama. Seorang bayi lahir memerlukan waktu selama sembilan bulan lebih dalam masa kehamilan. Semakin cepat mommy menaklukkan daddy, Kelvin akan semakin cepat disembuhkan."


Chandra memulai lagi ceramahnya sebagai profesor cilik.


"Benar perkataan Chandra. Penyakit Kelvin tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Walaupun sekarang keadaan Kelvin stabil karena perawatan insentif dari Felix, semakin cepat mendapatkan darah tali pusat akan semakin baik. Demi kesembuhan Kelvin, aku akan melakukan apa pun." Rossy bertekad di dalam hatinya.


"Baiklah Chandra. Mommy akan berusaha  keras untuk menaklukkan daddymu," kata Rossy dengan yakin.


"Aku percaya mommy pasti akan bisa menaklukkan daddy. Oh ya mommy, kali ini aku mau adik perempuan. Aku sudah mempunyai Kelvin sebagai saudara laki-lakiku. Aku dan Kelvin pasti akan melindunginya dengan baik, mengajarinya membaca, menulis, dan menjadikannya putri kecil yang paling bahagia," ucap Chandra dengan antusias dam mata berbinar-binar menatap Rossy.


Rossy ketawa kecil mendengar permintaan Chandra.


"Mommy tidak bisa memastikan bayi yang akan lahir nanti adalah bayi perempuan," kata Rossy.


"Aku tahu untuk melahirkan bayi perempuan atau laki-laki ditentukan oleh kromosom yang dihasilkan oleh seorang pria apakah X atau Y yang  terlebih dulu mencapai sel telur tetapi aku percaya banyak hal di dunia ini yang tidak dapat dijelaskan dengan sains," tutur Chandra.


Rossy setuju dengan pemikiran Chandra. Sekarang Rossy sudah memiliki dua putra kembar sehingga jika melahirkan bayi perempuan akan membuat hidupnya lebih lengkap dan sempurna karena mempunyai anak laki-laki dan juga anak perempuan.


"Baiklah. Mommy akan mengusahakannya," jawab Rossy sambil tersenyum.


***


Selamat malam readers.


Bab ini author up pukul 22.40 wita ya. Semoga bisa cepat muncul bab ini ya


Sampai ketemu di cerita selanjutnya besok.


Thank you

__ADS_1


Salam sayang


Author : LYTIE


__ADS_2