JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Balas dendam


__ADS_3

Dewi Kalinggi tertawa cekikikan,sumpah serapah mulai terdengar dari mulutnya.Ia pun berjanji akan menuntut balas kepada orang orang yang menjadi musuhnya yaitu Raja Ranaya Kandi dan Raja Jaya Wijaya beserta sekutunya.


Kumambang dan para siluman berlutut menyembah Dewi Kalinggi.


Sementara di dalam istana kerajaan Wisma kencana,sedang terjadi musyawarah atas usulan Resi Somala.Raja Jaya wijaya pun menyuruh semua untuk bersiap siaga,untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.Ia pun membagi para prajuritnya untuk berjaga di setiap kampung yang menjadi wilayah Wisma Kencana ,serta Taruna Jaya.


Resi Somala juga terlihat sibuk memberikan mantera mantera yang di tulis di lontar kepada para prajurit untuk di pasang di gerbang istana dan kampung wilayah Wisma Kencana.


Langit yang cerah karena terik matahari tiba tiba tertutup awan hitam,Resi Somala pun berujar kepada tamu yang hadir,ia sangat yakin bahwa Dewi Kalinggi telah bangkit kembali dan pastilah akan membuat kekacauan di tanah Jawa Dwipa.

__ADS_1


Sementara itu permaisuri Dewi Ambarwati terlihat diam,rupanya di dalam hatinya ia mengharapkan agar Jaka dan Dewi segera kembali .Karena hanya merekalah yang dapat mengimbangi kekuatan Dewi Kalinggi.Dewi Ambarwati kaget ketika sang Raja menepuk bahunya,ia pun segera mengungkapkan isi hatinya kepada sang Raja.


Patih Rangga Abang terlihat sedang membagi tugas para prajurit yang akan berjaga di setiap desa.Rupanya setiap desa akan di jaga sekitar dua puluh orang prajurit dengan di bantu penduduk sekitar.Patih Rangga Abang juga menjelaskan bahwa lawan yang di hadapi adalah bukan bangsa manusia,jadi ia menyuruh warga untuk memasang jimat penangkal yang sekiranya dapat membuat para siluman takut.


Malam pun kembali menyelimuti bumi,suara longlongan serigala menggema bersahut sahutan .Para penduduk banyak yang memilih untuk mengunci rumah dan tidur lebih cepat,sementara beberapa orang berpakean prajurit di bantu warga terlihat mondar mandir berkeliling untuk berpatroli.


Dewi Kalinggi pun sudah mengintruksikan kepada semua siluman yang menjadi pengikutnya ,supaya membuat kekacauan di setiap desa yang menjadi wilayah kekuasaan Raja Jaya Wijaya.


Sementara Dewi Kalinggi beserta anak buahnya akan mencoba membuat onar di dalam istana Wisma Kencana.Ia terbang di ikuti anak buahnya,mereka langsung mencoba memasuki benteng kerajaan.Resi Somala terlihat sedang khusyu bersila dan membaca mantera doa untuk membuat pagar gaib,agar para siluman tak bisa masuk ke dalam istana.

__ADS_1


Dewi Kalinggi nampak marah ketika mencoba menerobos mantera pelindung ia beserta anak buahnya merasakan panas yang luar biasa.Akhinya mereka pun mengurungkan niatnya dan memasuki desa desa sekitar istana.


Suara pertarungan terdengar di mana mana,bahkan korban sudah mulai berjatuhan.Rupanya jimat jimat yang terpasang di setiap gerbang desa tak berhasil menakuti para siluman.Kobaran api juga menyala di mana mana.Siluman banaspati terus membuat kobaran dengan lidah apinya mereka membakar rumah rumah penduduk yang terbuat dari anyaman bambu dan kayu yang beratapkan ilalang.


Sehingga dengan mudah api menghanguskanya.Suara tangis dan rintihan memenuhi keheningan malam ,para penduduk berlarian mencari tempat aman ,sementara para prajurit dan pemuda kampung masih berjibaku mencoba melakukan perlawanan.


Patih Rangga Abang juga mulai terdesak menghadapi Kumambang beserta serigala silumanya.Mereka juga berhasil menghancurkan Desa Randu Alas .Sungguh malam yang begitu terasa panjang dan mencekam bagi semua orang yang berada di luar istana Wisma Kencana.Hingga akhirnya suara kokok ayam tanda malam berganti,membuat Dewi Kalinggi menarik semua anak buahnya kembali ke alam Siluman.


Keesokan harinya Raja Jaya Wijaya berkeliling bersama Dewi Ambarwati untuk membantu para penduduk yang menjadi korban .Ia juga menyuruh sebagian prajurit untuk ikut membantu penduduk yang jadi korban.Mereka terlihat membopong para penduduk yang terluka dan mengobatinya.

__ADS_1


Sementara penduduk yang rumahnya hangus terbakar boleh menempati rumah rumah yang terletak di belakang istanakerajaan .Rumah rumah yang dulu di gunakan untuk para pengungsi sebelum perang pecah .Semua penduduk pun memilih kembali setelah di pastikan kekusaan Dasarupa runtuh dan Raja Jaya Wijaya kembali berkuasa.Jadi Raja Jaya Wijaya sedikit lega,karena ada tempat untuk menampung para penduduk yang kehilangan tempat tinggalnya.


Sementara meninggalkan alam dunia ,di alam lelembut Dewi Kalinggi nampak puas ,karena sudah dapat membuat kekacauan di dalam wilayah Wisma Kencana.Kali ini ia pun menyiapkan langkah selanjutnya untuk membuat huru hara di kerajaan Hutan Kayu Emas,di mana musuh bebuyutanya tinggal yaitu Raja Ranaya Kandi.


__ADS_2