JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
mencari sumber mata air suci bagian 9


__ADS_3

Dewi terus melesat mencari hutan di sekitar pantai,untuk beristirahat dan mengisi perut yang mulai keroncongan.Ia pun menemukan sebuah hutan yang cukup jauh dari pemukiman penduduk.Dewi mendarat Jaka pun segera melompat untuk mencari ayam atau kelinci untuk di panggang sebagai santap siang mereka.Dewi pun menunggu sambil bertengger di sebuah dahan pohon hingga tertidur pulas.


Tak selang berapa lama Jaka membawa dua ekor kelinci,dan seekor ayam hutan.Melihat isterinya tertidur lelap Jaka pun tak mau mengganggunya.Ia kemudian meletakan hasil buruanya di atas dahan.Kemudian ia bergegas mencari ranting kering untuk di jadikan kayu bakar.Setelah ranting di kumpulkan Jaka membuat api dengan menggunakan pukulan matahari.Hawa panas dari dalam telapak tanganya berhasil membakar ranting yang bertumpuk di hadapanya.


Jaka buru buru mengambil ayam dan kelinci yg sudah ia sembelih.Kemudian ia menusuknya menggunakan ranting yang runcing .Kemudian ia meletakanya di atas api.Bau khas bebakaran mulai tercium.Dewi pun terbangun dari tidurnya karena mencium bau ayam panggang.

__ADS_1


Ia pun turun dari pohon dan mendekat ,Jaka segera menyodorkan kelinci panggang di depan paruh Dewi.Ia pun makan dengan lahap sampe menghabiskan dua ekor kelinci.Sementara Jaka menyantap seekor ayam hutan yang ia bakar.Setelah selesai makan Jaka pun mulai berpikir kemana ia harus memulai pencarian.Ia pun teringat akan sahabatnya Sri Lodaya yang berasal dari sumatera.


Jaka pun mengajak Dewi kembali terbang untuk mencari kerajaan Karang Kekal.Dewi pun terbang melewati hutan dan pemukiman penduduk.Dengan menggunakan mata elangnya Dewi dapat melihat dengan jelas walaupun jaraknya cukup jauh.


Setelah berputar mencari istana karang Kekal hampir seharian.Dewi Kumalasari melihat bangunan menjulang tinggi dan paling besar di antara yang lainya.Dewi mulai mendekati untuk memastikan bahwa itu adalah istana Karang Kekal.Setelah memastikan bahwa itu sebuah istana,Dewi segera menurunkan Jaka di hutan yang terletak di belakang benteng .Jaka segera melompat ke atas bangunan,sementara Dewi tetap menunggu bertengger di sebuah pohon besar.Matanya tajam mengikuti gerak langkah tubuh Jaka,yang melompat di antara atap bangunan istana.

__ADS_1


Lembu Ireng lantas melompat ke arena pertarungan,ia pun langsung ikut menyerang Jaka bersama para prajurit.Jaka rupanya masih mengenali wajah Lembu Ireng.Ia pun segera naik kembali ke atap bangunan dan berseru kepada Lembu Ireng.


"Paman Ireng ,aku Jaka paman,"ucap Jaka sambil membuka tutup muka yang ia kenakan.Lembu Ireng menatap wajah Jaka dengan seksama,akhirnya ia pun mengenalinya dan membungkuk memberi hormat.


Lembu Ireng menyuruh prajurit untuk melaporkan kedatangan Jaka Kelana kepada Ratu Sri Cempaka.Seorang prajurit berjalan masuk untuk melaporkan kedatangan Jaka Kelana.Melihat prajurit tergesa gesa,Sri Lodaya yang berpapasan denganya pun menghentikan langkahnya.Ia segera bertanya gerangan apa yang terjadi,hingga ia tergesa gesa.

__ADS_1


Prajurit pun segera memberi tau bahwa di luar ada orang yang mengaku bernama Jaka Kelana.Sri Lodaya terkejut,tanpa pikir panjang ia berlari ke halaman istana.Mata Sri Lodaya berbinar,mengetahui yang datang memang Jaka Kelana yang sudah ia anggap seperti kakaknya.Ia lantas berlari dan memeluk Jaka.


Para prajurit yang menyerang Jaka terlihat bingung,mengetahui yang ia serang adalah seorang tamu agung.Kepala prajurit pun meminta maaf kepada Jaka.Sri Lodaya juga terlihat kesal dengan perlakuan prajuritnya kepada Jaka.Jaka pun menyuruh Sri Lodaya untuk memaafkan para prajuritnya.Ia pun beranggapan bahwa,semua terjadi karena kesalahanya .Karena Jaka memasuki istana seperti penyusup dengan menggunakan penutup kepala.


__ADS_2