
Setelah berhasil mengangkat pohon yang menindih mangsanya..
segera siluman kera hitam,memegang keduanya..
jaka dan dewi merasakan sakit yang luar biasa..
Ternyata siluman kera,menggegam mereka dengan erat..
ia berjalan menuju goa tempat tinggalnya..
jaka dan dewi terus merintih ,bahkan jaka merasa ajalnya semakin dekat..
Rupanya siluman kera berubah pikiran ,ia hendak meremukan tulang belulang keduanya,,..
ia terus meremas tubuh jaka dan dewi dengan kuat..jaka dan dewi pun menahannya dengan sisa kekuatan yg ada..
Namun genggaman raja kera hitam semakin kuat ,,pandangan mata keduanya mulai samar..
jaka dan dewi pun sudah pasrah kalau lah ia harus matii..
Tiba tiba siluman kera melepaskan gegaman tanganya..
jaka dan dewi pun terlempar..
siluman raksasa kera hitam tiba tiba ,mengerang kesakitan..
ia jatuh sambil bertetiak..untung saja jaka dan dewi masih memiliki sisa tenaga..
jadi ia mampu berlari ketika tubuh si kera raksasa jatuh dan hampir menimpanya..
jaka dan dewi pun kebingungan melihat siluman kera ya terkapar di tanah ..
Namun tiba tiba sebuah suara memanggil mereka..
__ADS_1
Anaku anaku apa kalian baik baik saja..
Raja ranaya kandi melompat sambil memegang mustika kujang hitam..
Rupanya ia berhasil menusuk bagian punggung kera raksasa itu..
Jaka dan dewi pun tidak menyangka kalau yang menolong mereka ternyata ayahnya sendiri..
segera raja ranaya kandi memeluk keduanya..
Dewi pun terlihat begitu gembira ,melihat siluman kera telah mati..
Namun raja ranaya kandi berkata bahwa ,mereka harus mencari pintu keluar dari hutan kematian..
mengingat siluman kera raksasa sudah mati..
raja ranaya kandi teringat ketika dulu ia mengalahkan siluman kera untuk pertama kalinya..
kemudian siluman kera melemparnya keluar dari hutan kematian..
segera raja ranaya kandi menyuruh jaka kelana dan dewi kumalasari, untuk memulihkan tenaga mereka..
sementara sang raja akan berjaga..
jikalau ada bahaya yang mengancam..
jaka dan dewi segera bersila untuk mengatur hawa murninya,sehingga tenaganya kembali pulih,seperti sedia kala..
Raja ranaya kandi terus bersiaga,ia memegang mustika kujang hitam dengan kuatt..
Namun setelah sekian lama ternyata ,tak ada kawanan kera raksasa yang mendekat..
Ia pun berpikir jikalau raksasa kera hitam hanya seekor saja..
__ADS_1
Dewi dan jaka pun terlihat sudah berhasil memulihkan tenaganya..
sang raja mendekati keduanya,dan mengajak mereka menuju pohon kayu raksasa..
Sekian lama mereka mengitari pohon kayu itu.
Namun tak nampak ada tanda atau pentunjuk tentang jalan keluar dari hutan kematian..
Akhirnya jaka mengusulkan ,agar mencarinya di goa tempat kera raksasa hitam ..
Segera ketiganya melesat ke goa tempat raksasa kera hitam ..
Goa yang begitu besar dan lorongnya begitu gelap.
jaka kemudian mengumpulkan dahan dan daun kering,ia menaruh tepat di dalam mulut goa..
jaka kemudian membuat ranting itu menyala menggunakan hawa panas pukulan matahari..
Lorong yang gelap mulai samar samar terlihat,nampak lorong itu begitu panjang nyaris tiada ujung..
Akhirnya setelah melihat lorong itu tak ada bahaya ,ketiganya masuk ..
Tercium bau bangkai yang begitu menyengat,bahkan beberapa kali jaka juga menabrak tulang belulang yang berserakan..
mereka terus masuk ,menyusuri lorong..
Namun sekian lama berjalan ,tak nampak lorong itu memiliki ujung..
Raja ranaya kandi akhirnya ,menyuruh agar mereka keluar..
karena memang seakan akan lorong itu tak memiliki ujung..
Tiba tiba kotak kayu yang berisi lontar suci bergerak gerak,cahaya putih keluar dari dalam kotak lontar..
__ADS_1
jaka juga seolah olah mendengar bisikan di telinganya agar berjalan mengikuti cahaya dari kotak lontar..