
Nini kalinggi masih terlihat panik ,melihat senjata kujang hitam yang di pegang oleh Raja Ranaya Kandi.Ia kembali mengingat kedasyatan senjata kujang hitam yang berhasil membunuh suaminya.
Namun belum selesai Nini Kalinggi dari lamunanya ,Raja Ranaya Kandi segera menyerangnya.Akhirnya pertarungan terjadi ,berkali kali Nini Kalinggi memukul Raja Ranaya kandi dengan tenaga dalamnya,namun dengan mudah sang Raja menepisnya menggunakan kujang hitam.
Kali ini Nini Kalinggi berusaha menggunakan ajian penarik roh kegelapan ,asap hitam kembali keluar dari tubuhnya dan menutupi tubuh Raja Ranaya Kandi ,namun sang raja malah tersenyum dan sengaja ia masuk ke alam ilusi ciptaan Dewi Kalinggi.
Sang raja terkejut mendapati kedua insan manusia yang sedang terjebak di dalamnya,nampaknya Resi Somala dan Ki Samber Gledeg masih berusaha mencari jalan keluar,namun keduanya masih kesulitan.Raja Ranaya Kandi menghampiri keduanya ,ia kemudian mengeluarkan sebuah bingkisan di balik bajunya,rupanya sebuah tulisan mantra yang di tulis pada sebuah kulit binatang.Ia pun segera membaca mantera itu dan seketika senjata kujang hitam berubah menjadi putih dan mengeluarkan cahaya ,sehingga ruang yang gelap menjadi benderang ,ia segera mengajak Resi Somala dan Ki Samber Gledeg keluar dari ilusi Dewi kalinggi.
__ADS_1
Ketiganya pun seakan melayang melesat dengan begitu cepat ,dan ketika mereka membuka matanya ,rupanya sudah kembali ke alam nyata.
Nini Kalinggi Semakin terlihat panik,bagaimana tidak ia harus menghadapi ke tiga lawan yang sangat berat.Kali ini Resi somala tak menyiakan kesempatan ia duduk bersila dan membaca mantera suci,sementara Ki Samber Gledeg dan Ranaya Kandi bergantian menyerang Nini Kalinggi.Dewi Kalinggi masih terlihat mampu menahan serangan keduanya ,namun tiba tiba sebuah cahaya putih keluar dari tubuh Resi Somala dan menyelumuti Dewi Kalinggi.Kali ini Dewi kalinggi menjerit kepanasan,Raja Ranaya pun tak menyiakan kesempatan ,ia menggenggam kujang hitam dengan kuat dan menusukanya tepat di dada Dewi Kalinggi.
Dewi kalinggi semakin menjerit kesakitan ,kujang hitam menancap tepat ke jantungnya ,dengan cepat Raja Ranaya kandi menarik tubuh dewi kalinggi dan membawanya terbang ke tengah lautan ,kemudian ia mencabut kujangnya dan melempar tubuh Nini kalinggi.Rupanya sebelum tersentuh air laut tubuh Dewi kalinggi meledak dan seketika hilang dari pandangan mata.
Dasarupa terpekik dadanya terasa sesak ia berusaha bangkit setelah terlempar cukup jauh.Kali ini ia berusaha menggunakan ajian pancasona untuk memulihkan tubuhnya namun alangkah terkejutnya ia rupanya sukmanya sudah berpisah dengan raga.Ia melihat tubuhnya yang hancur berkeping keping.Ia pun kembali merapalkan mantera ajian pancasona namun rupanya potongan tubuhnya tak mau menyatu.
__ADS_1
Segera sukma Jaka dan Dewi mendekatinya ,kali ini Dasarupa merasakan ketakutan yang luar biasa,rupanya Dasarupa melihat rupa Jaka dan Dewi seperti bayangan hitam yang sangat besar dengan membawa pedang terhunus yang seakan siap untuk membunuhnya.Dasarupa pun berusaha berlari sekuat tenaga,namun dengan mudah kedua bayangan itu menangkapnya,Ia terus menjerit dan meronta.
Kali ini Jaka dan Dewi membaca mantera suci hingga sukma Dasarupa bisa melihat wujud keduanya,ia pun menangis dan membayangkan dosa dosa masalalunya,namun sebuah bayangan hitam mendekat dan membawanya terbang menghilang.
Jaka dan Dewi saling berpandangan ,akhirnya mereka berpikir bahwa bayangan hitam itu munkin adalah malaikat pencabut nyawa.
Ia tak mau berpikir panjang dan memilih kembali masuk ke raga masing masing.
__ADS_1