
Kumambang di bawa oleh anak buahnya menuju goa,mereka langsung menyatukan kekuatan mereka untuk membuka jaring yang membungkus tubuh kumambang.Akhirnya kekuatan mereka beradu dengan mantera doa.Sekelebat bayangan terlihat keluar dari dalam jaring,rupanya ia jin pengikat mantera doa.
Anak buah Kumambang segera mengeroyok dan melumpuhkan jin penunggu mantera doa.Jin itu pun akhirnya menghilang,Kumambang segera mengoyak jaring yang melilit tubuhnya,ia pun segera keluar.Waktu sudah hampir fajar,namun Kumambang belum mendapatkan janin untuk persembahan.
Kali ini ia pun menyebar anak buahnya untuk mencari janin bayi di kampung di luar desa Randu Alas.Anak buah kumambang segera melesat menuju perkampungan.Suara kokok ayam pun berbunyi Kumambang terlihat gelisah ,karena anak buahnya belum ada yang kembali membawa janin bayi.Ia pun kesal dan mengacak acak rambutnya serta memukul batu yang ada di hadapanya .
Sementara itu akhirnya anak buahnya pun kembali ,tapi tanpa hasil ,Kumambang pun marah dan menendang mereka satu demi satu.
Seorang anak buahnya berusaha membela diri ,ia pun berkata bahwa hampir setiap rumah penduduk yang mempunyai anak hamil,rumahnya di pagari dengan mantera doa,dan mereka pun tak bisa memasukinya.
Kumambang sedikit menahan amarahnya,ia pun menyuruh anak buahnya untuk mencari janin bayi di luar wilayah kerajaan Wisma Kencana.Ia pun menyuruh anak buahnya untuk mencari di wilayah Taruna Jaya,yang wilayahnya cukup dekat dengan goa tempat ia tinggal.Kali ini ia pun akan berusaha menggenapkan ke tujuh janin bayi,mengingat malam ini merupakan puncak purnama,jadi ia pun memperintahkan semua anak buahnya untuk mencari tumbal buat membangkitkan Dewi kalinggi.
__ADS_1
Kumambang melonglong ,aaauuuuu aauuu,memecah kesunyian hutan.Sementara anak buahnya melesat pergi mencari janin untuk persembahan.
Patih Rangga Abang juga kembali berpatroli berkeliling kampung beserta para prajurit di bantu dengan para pemuda desa Randu Alas.
Sementara itu di dalam istana Wisma kencana nampak lengang,hanya terlihat beberapa prajurit yang berjaga.Resi Somala nampak gelisah,ia sepertinya susah untuk tidur .Ia pun akhirnya memutuskan untuk keluar melihat lihat suasana malam di dalam istana.
Ia berjalan sambil menengadah ke atas melihat cahaya purnama yang hampir sempurna karena masih ada sedikit awan yang menutupinya.Hatinya rupanya semakin gelisah,Resi Somala merasakan sebuah energi ke gelapan yang seperti bergerak menuju suatu tempat.Ia pun teringat akan kejadian yang menimpa desa Randu Alas .
Resi Somala memejamkan mata ,ia melakukan kontak batin untuk berkomunikasi dengan Patih Rangga Abang.Selain memanggil sang Patih,Resi Somala juga berkomunikasi dengan Ki Samber Gledek agar bisa hadir di istana Wisma Kencana.
Sementara para prajurit yang berjaga keheranan melihat sang resi berbicara sendiri,mereka pun malah bergosip,bahwa jangan jangan sang Resi sudah sedikit gila.Resi Somala pun menunjuk sebuah arah ke pada Patih dan juga ki Gledek.Ia juga berkata kemungkinan ada sebuah kekuatan yang menarik para lelembut atau siluman untuk menuju suatu tempat.Karena Resi Somala berkali kali merasakan energi kegelapan bergerak dengan tujuan yang sama.
__ADS_1
Ia pun mengambil kesimpulan bahwa kemungkinan besar Dewi kalinggi masih hidup.Patih Rangga Abang dan Ki Samber Gledek nampat terkejut mendengar nama Dewi Kalinggi,tubuh keduanya bahkan bergetar hebat mengingat kengerian tentang sepak terjang Dewi kegelapan.
Mereka pun akhirnya sepakat ,memberi tahukan kejadian itu kepada Raja Jaya Wijaya.
Kumambang sudah tidak sabar menunggu purnama bercahaya dengan sempurna,altar persembahanpun sudah di siapkan untuk membangkitkan Dewi Kalinggi.Sementara para lelembut yang di undang oleh Kumambang terus berdatangan,mereka juga terlihat tak sabar menunggu kebangkitan Dewi Kalinggi.
Anak buah Kumambang mulai berdatangan dan berhasil membawa empat janin muda.Mereka pun segela meletakan ke empatnya di tempat yang sudah di sediakan.
Awan yang menutupi bulan sudah mulai berjalan menjauhinya.Kumambang maju ke depan ia pun mengambil janin satu persatu dan mulai meneskan darah mereka di atas potongan tubuh Dewi Kakinggi.
Darah mulai membasahi,kini potongan potongan tubuh Dewi Kalinggi yang tadinya hancur mulai bergerak membentuk satu kesatuan dan lama lama menjadi sebuah sosok manusia yang utuh.Setelah sosok Dewi Kalinggi utuh Kumambang menyuruh anak buah dan para tamu undangan memberikan sedikit energi hitamnya untuk membangkitkan Dewi Kalinggi.Tubuh Dewi Kalinggi mulai bergerak gerak asap hitam pun kini memenuhi tubuhnya hingga tubuh itu melayang layang di udara.
__ADS_1
Mata Dewi Kalinggi yang semula terpejam tiba tiba terbuka dan memancarkan cahaya yang berwarna merah,suara tawa khasnya pun kembali menggema.
Kumambang mengaung menyambut kembalinya Dewi Kalinggi,para lelembutpun nampak gembira menyambut kembalinya ratu mereka ,ratu kegelapan ,Ratu Dewi Kalinggi.