JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Prahara di Wisma Kencana episode 2


__ADS_3

Kumambang terus berusaha menyerang prajurit yang berdiri membuat blokade melindungi Raja Jaya Wijaya.Satu persatu mereka di bunuh dan tubuhnya di lemparkan.


Dewi Kalinggi tertawa ,menyaksikan para prajurit jadi bulan bulanan Kumambang.


"Ayo,habisi mereka semua,buat kematian mereka lebih cepat,ha ha ha he he he he,"Dewi Kalinggi berbicara sambil terus tertawa.


Melihat para prajurit yang terus berjatuhan Raja Jaya Wijaya dan Ratu Dewi Ambarwati memutuskan untuk melompat melewati blokade prajurit.


Dengan sekuat tenaga keduanya melakukan perlawanan,Raja Jaya Wijaya menjabut pedangnya dan menyerang Kumambang.Kumambang meringis kesakitan tanganya terpisah dari badan terkena tebasan Raja Jaya Wijaya.


Namun kembali lagi tiupan angin berhembus semilir dan menyatulah tangan Kumambang dengan badanya.


"Ajian panca sona,ati ati dinda,kita tak mungkin bisa mengalahkanya,hanya Jaka yang mampu melakukanya," ucap raja kepada Dewi Ambarwati.


"Ya kanda tapi kita harus mengulur waktu sampe kedatangan Jaka,dan semoga kita bisa bertahan,"jawab Dewi Amabarwati.


Mereka pun terus berusaha melakukan perlawanan.Sementara Dewi Kalinggi mulai bosan ,melihat kedua musuhnya masih bertahan .

__ADS_1


Ia pun melompat mendekati pertarungan.


"Sekarang terimalah ajalmu Jaya Wijaya,semoga kau tenang dapat mati bersama istrimu, ha ha ha ha,"Dewi Kalinggi berbicara dengan keras.


"Jangan sombong kau nenek peot,aku tidak mungkin kalah olehmu,aku manusia dan kau jin aku lebih mulia dari dirimu,"jawab Jaya Wijaya.


Dewi Kalinggi marah bukan kepalang mendengar jawaban Raja Jaya Wijaya.


"Sekarang matilah kalian,"ucap Kalinggi sambil mengangkat kedua tanganya mengeluarkan Ajian Penghisap Jiwa.


Asap hitam kembali keluar dari Kalinggi dan mengarah kepada Raja Jaya Wijaya dan Dewi Ambarwati.Tubuh keduanya tiba tiba kaku dan tidak bisa di gerakan ,mereka pun pasrah kalau memang harus meregang nyawa.


Ia pun segera menarik ajian penghisap jiwa dan berusaha menotok urat telinganya,Raja Jaya Wijaya dan Ratu Ambarwati menarik nafas lega.


Suara elang semakin mendekat,dan tiba tiba dari atas tubuh elang melompatlah Jaka Kelana tepat di hadapan Dewi Kalinggi.


"Aku lah lawanmu nenek peott,"ucap Jaka dengan nada sedikit mengejek.

__ADS_1


"Ha ha ha ha,baguslah kau datang tepat waktu,jadi aku bisa membunuhmu,bersama kedua orang tuamu,ha ha ha ha,"ucap kalinggi sambil melotot.


Jaka,"ayo buktikan ucapanmu si nenek peott".


Dewi kalinggi semakin marah karena Jaka terus mengejeknya,ia pun langsung menyerang Jaka dengan gerakan yang begitu cepat.


Kumambang pun berniat membantu Kalinggi ,namun Dewi kumalasari sudah berdiri di hadapanya.


Dewi,"akulah lawanmu siluman serigala,urusan kita belum selesai,aku sudah menderita karena ulahmu".


Kumambang," oh rupanya kau cantik,kau sudah sembuh dari kutukanku,baiklah aku akan meringkusmu dan akan aku bawa kau ke tempatku untuk di jadikan istri".


Kali ini Dewi terlihat sangat marah dan langsung menyerang Kumambang,keduanya pun terlibat pertarungan yang sangat sengittt.


Sementara Rupanya Raja Ranaya juga ikut datang membantu melawan para siluman,ia pun segera menggunakan ajian raga sewu dan bermunjulah bayangan yang mirip denganya dan menyerang para siluman.


Sementara pertarungan Jaka dan Kalinggi menjadi pertarungan yang paling Dasyat bahkan Raja Jaya Wijaya dan Dewi Ambarwati menyuruh para prajurit agar sedikit menjauh dari pertarungan keduanya.

__ADS_1


Asap dari ledakan terus mengepul karena tenaga dalam yang saling beradu.Udara yang dingin pun seakan ikut memanas.


Pertarungan Dewi dan Kumambang juga tak kalah seru ,mereka terlibat pertarungan di angkasa keduanya terbang di antara awan awan yang menghiasi malam.


__ADS_2